Gunakan Speed Boat Penumpang, Penyelundup Amatir Terciduk di Pelabuhan Pelindo

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sepasang suami istri (pasutri) tertangkap oleh pihak penegakan hukum saat melintas di Sungai Indragiri membawa ratusan barang elektronik ilegal.

Tertangkapnya pasutri ini menjadi indikasi nyata penyelundupan barang elektronik ilegal dari Batam masuk ke wilayah Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Perjalanan aksi penyeludupan yang dilakukan pasutri ini terbilang amatir, tersudut saat membawa barang ilegal, nekat menggunakan speedboat penumpang.

Pasutri itu tersudut di Sungai Indragiri saat speedboat yang ditumpangi berlabuh di pelabuhan Pelindo Tembilahan, dan diperiksa oleh Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP).

Terungkap, pasutri itu berbekal koper untuk menyimpan barang elektronik seludupan dari Kota Batam menggunakan speedboat penumpang menuju Sungai Guntung dan Kota Tembilahan.

Kasus penyelundupan barang ilegal sangat jarang terungkap, padahal sungai Indragiri diduga kuat menjadi pintu masuk para penyelundup liar melalui ribuan jalur tikus.

Tidak dengan pasutri ini, nekat menyelundupkan barang elektronik melalui jalur resmi, tetap tertangkap walaupun ada upaya mengelabui petugas dengan menyimpan barang ilegal di 2 buah koper, 3 tas, dan 2 plastik.

Pasutri itu berinisial DK (48) dan S (44) tertangkap pada Sabtu 28 Mei 2022, sekitar pukul 16.00 WIB, di Pelabuhan Pelindo, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau.

Salah seorang masyarakat, Avrizon buka suara mengenai kasus penyelundupan ini. Ia meminta Direktorat Jenderal Bea Cukai harus mengambil peran dalam pencegahan penyelundupan.

Bea Cukai sebagai pihak yang memiliki tanggung jawab sebagai filter masuknya barang ilegal di pelabuhan laut maupun dari transportasi udara di Indragiri Hilir, khususnya di Riau harus bergerak.

“Harus betul-betul diawasi pelabuhan-pelabuhan yang ada di Inhil ini. Apalagi pelabuhan tikus sangat rentan menjadi jalur masuk penyelundupan,” kata Evrizon saat berdiskusi dengan media, Minggu (29/5).

Dikatakan Evrizon, maraknya kasus penyelundupan barang elektronik ilegal berbagai modus dalam menghindari petugas di Indragiri Hilir berpotensi merugikan negara dengan kehilangan pajak dan konsumen.

Barang elektronik seperti handphone, lektop, komputer dan barang elektronik lainnya sangat murah dipasaran yang dijual ‘kanibal’, diduga hasil beli karungan dari negara tetangga yang masuk ke wilayah Batam.

“Barang beli karungan, kemudian dikerjakan sendiri oleh teknisinya. HP rusak istilahnya refurbish, dibongkar, dipasang lagi, hidup lagi, lalu dijual dipasaran,” sebut Evrizon.

Berikut kronologi penangkapan pasutri pembawa 243 unit handphone berbagai merek, 5 unit kamera digital dan 1 unit laptop ilegal yang diduga kuat hasil selundupan dari Kota Batam Kepulauan Kepri.

Menurut penuturan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah, pengungkapan itu berawal informasi dari masyarakat adanya dua orang membawa barang ilegal.

Dua orang tersebut diduga pasutri menggunakan speedboat penumpang, membawa handphone dalam jumlah banyak, yang tidak memenuhi surat izin atau tidak sesuai dengan standar dipersyaratkan.

“Mereka berhasil ditangkap saat diperiksa petugas ditemukan 2 buah koper, 3 tas dan 2 bungkusan plastik berisi barang elektronik ilegal,” sebut AKP Amru Abdullah.

Kasat Reskrim menuturkan bahwa kedua orang tersebut mengaku suami istri dengan inisial DK (48) dan S (44) dan mengakui barang elektronik dalam koper yang di turunkan porter pelabuhan dari speedBoat adalah miliknya.

“Pada saat dilakukan penggeledahan terhadap barang – barang tersebut di temukan 243 unit handphone berbagai merek, 5 unit kamera digital dan 1 unit laptop,” sebutnya.

Saat ini, kata AKP Amru Abdullah, pasangan suami istri tersebut bersama dengan barang bukti di bawa ke Polres Inhil guna penyidikan lebih lanjut. (Mdd)




Pelaku Penikaman Kakek di Jalan H Said Tertangkap

ARB Indonesia, INDRAGIRI HILIR – Sat Reskrim Polres Inhil akhirnya berhasil menangkap pelaku penikaman terhadap seorang kakek di Tembilahan. Pelaku penikaman itu berinisial Ar (18) warga Jalan M. Boya Tembilahan Kota. Ia ditangkap pada Jum’at (27/5/2022) malam.

Untuk diketahui, peristiwa penikaman berawal dari pelaku meminta uang seribu rupiah kepada korban, inisial Id (54) di Jalan H. Said yang terjadi pada 25 Mei 2022, tengah malam lalu.

Korban mengatakan tidak ada uang lalu membelangi pelaku, saat itulah korban ditikam oleh pelaku menggunakan sebilah pisau pada bagian punggung. Pelaku meninggalkan korban begitu saja.

Tak lama berselang seorang warga melihat korban dalam keadaan terluka dengan posisi pisau masih menancap di punggung, warga tersebut lalu membawa korban ke rumah sakit, dan saat ini sedang menjalani perawatan.

Mendapat kabar ayahnya ditikam, anak korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Inhil untuk pengusutan lebih lanjut.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah mengungkapkan pelaku berhasil ditangkap di sebuah warung makan, Jalan M Boya Tembilahan.

“Setelah melakukan penyelidikan atas tindak penganiayaan ini diketahui pelaku berinisial Ar. Pelaku berhasil kami tangkap di sebuah warung Jalan M. Boya Kelurahan Tembilahan Kota Kecamatan Tembilahan,” ungkapnya.

Kasat Reskrim menuturkan, dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya melakukan penganiayaan tersebut sendirian.

“Pelaku dibawa ke Polres Inhil untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tukasnya. ***




Dipalak Preman, Kakek di Tembilahan Ditikam Dari Belakang

ARB INdonesia, TEMBILAHAN – Seorang kakek di Kota Tembilahan jadi korban penikaman oleh oknum preman.

Kakak itu bernama Idrus tumbang seketika setelah ditikam menggunakan senjata tajam (sajam) pisau dapur.

Peristiwa penganiayaan berat tersebut pada Rabu (25/05/2022), sekira pukul 23.30 WIB, di jalan H Said kecamatan Tembilahan.

Waktu itu korban, Idrus, sedang membeli nasi goreng di Jalan H Said, korban berjalan kaki kearah Surau Al Iktiat sebelum ditikam.

Sebelum sampai di Surau Al Iktiat ada orang yang tidak dikenal diduga meminta uang Rp 1.000, dan korban mengatakan tidak ada uang.

“Setelah korban membelakangi pelaku, pelaku langsung menikamnya di bagian punggung,” kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah, Kamis (26/5).

Setelah menikam korban, pelaku langsung pergi meninggalkan korban. Tidak lama setelah itu saksi Asril lewat dan melihat korban dalam keadaan kena tikam dengan posisi pisau masih menancap di Punggung.

“Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Inhil untuk pengusutan lebih lanjut,” ungkapnya.

Untuk saat ini pelaku masih dalam proses lidik. Sedangkan korban yang merupakan warga Jalan Soebrantas Gang Pulai Indah Kelurahan Tembilahan Hilir itu dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan. *** (Mdd)




Soal Studi Banding ke Lombok, Besok Mahasiswa Inhil Angkat Toa di Kantor DPRD

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dilatarbelakangi kegiatan studi banding kepala desa se-Kabupaten Indragiri Hilir ke Lombok, Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Inhil (AMI) angkat Toa alias menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD pada Rabu (25/5/2022) pagi.

Dikatakan Koordinator Lapangan (Korlap), Bung Rio bahwa aksi unjuk rasa Mahasiswa ini bertujuan untuk meminta penjelasan maksud dan tujuan atas kegiatan studi banding kepala desa se-Inhil di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Tuntutan kami fokus meminta statmen DPRD terkait kegiatan keberangkatan kepala desa se-Inhil ke Lombok. Sejauh ini kita belum mendapat penjelasan itu,” tutur Bung Rio saat di hubungi ARB INdonesia, Selasa (24/5/2022).

IMG_20220524_203652
Seruan aksi Aliansi Mahasiswa Inhil.sc foto fb@Langit Juang.

Untuk diketahui, dalam pemberitaan yang kutip dari laman gagasanriau.com, Ketua Asosiasi Persatuan Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Said Khairul Hanifiah menyatakan bahwa kegiatan studi banding kepala desa se-Inhil ke Lombok tersebut bertujuan untuk peningkatan kemampuan aparatur desa.

“Studi banding itu untuk pengembangan ekonomi, serta tertib administrasi. Ekonomi tidak bisa berkembang jika tidak diikut sertakan tertib admintrasi,” kata Ketua APDESI Inhil, Said Khairul Hanifiah, Kamis (19/5).

(Arbain)




Kadin Inhil dan Bulog Tembilahan akan jalin kerjasama

ARB INdonesia, TEMBILAHAN – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjajaki kerjasama dengan Bulog Tembilahan.

Kedatangan Ketua Kadin Inhil, Edy Indra Kesuma dan anggota disambut langsung Kepala Bulog Tembilahan, Faisal Fahmi.

Ketua Kadin Inhil, Edy Indra Kesuma melalui Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan UMKM Zainal Arifin Hussein, Senin mengatakan bahwa kedatangan pihak mereka ke Bulog Tembilahan untuk menjalin kemitraan serta bentuk sinergi.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisi Tembilahan ini mengungkapkan bahwa pada pertemuan tersebut Bulog Tembilahan memberikan kesempatan kepada Kadin Inhil untuk menjadi mitra udaha pangan dalam membantu proses pemulihan ekonomi.

“Pertemuan Kadin Inhil tadi disambut positif oleh pihak Bulog Tembilahan. Kedepan keduanya akan bermitra dalam mencukupi serta memantau suplai bahan pangan khususnya di Kabupaten Inhil,” ujar Zainal.

Dalam waktu dekat ini Kadin Inhil dan Bulog Tembilahan akan melakukan MoU dalam kemitraan tersebut.

Fungsi Kadin Inhil, lanjut Zainal dalam kerjasama itu antara lain memfasilitasi antara pihak Petani dan rekan pengusaha yang ingin bermitra dengan Bulog Tembilahan.

“Insya Allah, dalam waktu dekat ini kami akan melakukan MoU. Semoga hal ini bisa membantu masyarakat Inhil,” sebutnya.

Disamping itu, Zainal mengungkapkan bahwa pada pertemuan bersama Bulog Tembilahan pihaknya juga membicarakan kendala-kendala yang sering dihadapi oleh para petani beras di lapangan.

“Dalam pertemuan tadi kita juga membicarakan kendala–kendala yang dihadapi para petani sehingga kedepannya kita berharap beras yang dihasilkan petani Lokal/UMKM dapat diserap oleh Perum BULOG Cabang Tembilahan,” sebut Zainal.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya juga membahas persoalan yang dihadapi para pelaku usaha mengenai jalur distribusi kebutuhan pangan terutama di daerah perairan yang menelan biaya cukup tinggi.

“Hal ini bertujuan agar suplai pangan bisa tercukupi dan sampai ke masyarakat luas dan kegiatan ekonomi dapat berjalan dengan baik terutama dimasa pemulihan ekonomi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Tembilahan, Faisal Fahmi sangat menyambut baik niat Kadin Inhil untuk bermitra bersama Bulog Tembilahan.

“Saya mengucapkan terimakasih dan apresisasi yang setinggi-tingginya atas kunjungan Ketua Kadin Inhil bersama rekan-rekan,” tutur Faisal Fahmi

“Semoga kedepan silaturahmi ini bisa ditingkatkan menjadi sinergi untuk memajukan perekonomian Kabupaten Inhil terutama dalam bidang pangan pokok. Sehingga ketersediaan dan pengendalian inflasi bahan pokok di Kabupaten Inhil dapat lebih dikendalikan dengan baik,” tambahnya.

Selain itu, Ia juga berharap sinergi antara Bulog Tembilahan dan Kadin Inhil bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat.

“Kedepannya diharapkan juga sinergi ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat Inhil,” harapnya. ***




Buka Turnamen Voli, Ketua DPRD Katakan
Olahraga Harus Menjadi Perhatian Semua Pihak

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Setelah sukses memubuka turnamen Voli di Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh pada Rabu 19/05/2022 yang lalu, Ketua DPRD Inhil H. Ferryandi, ST., MM., MT kembali secara resmi membuka pelaksanaan Open Tournamen Bola Voli Supper Rosmel Cup 2022 di Desa Rotan Semelur, Kecamatan Pelangiran, Minggu (22/05/2022).

Pada sambutannya, H. Ferryandi mengatakan, olahraga memiliki andil besar dalam peletakan dasar pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karenanya, pembangunan bidang olahraga harus menjadi perhatian semua pihak, untuk bisa terus dikembangkan di masa-masa mendatang.

Selain sebagai ajang untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan, menurutnya, pelaksanaan turnamen ini dapat dijadikan momentum untuk terus menggelorakan, memasyarakatkan dan membudayakan olah raga sekaligus mengembangkan silaturahmi.

Dengan digelarnya turnamen bola voli tersebut, diharapkan dapat memotivasi desa, kelurahan, dan kecamatan lain untuk turut menggelarnya, sehingga akan menarik minat pemuda untuk menjadi atlet bola voli. Dengan demikian, sambungnya, akan banyak lahir atlet-atlet bola voli berprestasi di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Semoga dengan banyak digelarnya turnamen bola voli di desa-desa, bisa menarik minat anak-anak untuk menjadi atlet voli. Sehingga akan banyak bibit-bibit atlet voli yang berkualitas di masa yang akan datang,” ujar Ferryandi.

Dalam kegiatan ini dirinya berpesan kepada para orang tua, untuk anak-anaknya Ilmu yang bermanfaat yang merupakan bekal untuk hidup dikemudian hari yang jauh lebih berguna dibandingkan dengan harta yang semu semata.

“Semoga Turnamen ini sukses dan saya harapkan bertandinglah dengan jiwa sportifitas yang tinggi,” harapnya

Sementara itu, ketua panitia pelaksana yang juga merupakan Kepala Desa Rotan Semelur, Said Zubir mengucapkan terimakasih kepada Ketua DPRD Inhil yang telah bersedia hadir dan membuka secara resmi turnamen Supper Rosmel Cup 2022 di Desa Rotan Semelur, Kecamatan Pelangiran ini.

“Turnamen bola voli ini ini bukan menang dan kalah, tapi diharapkan menjadi ajang keakraban dan silaturahmi, serta dalam rangka memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat,” tuturnya. (*)