Pencari Kerang Ditemukan Tewas Mengapung

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

Concong (detikriau.org) – Warga Kecamatan Concong tiba-tiba saja kaget, sekira pukul 16.00 Wib dimuara sungai concong ditemukan tubuh seorang laki-laki mengapung sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Diketahui laki-laki paruh baya ini bernama Asmardi Bin Abd Mutalib (55) warga Desa Panglima Raja Kecamatan Concong. Sabtu (2/8/2014)

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga korban kepada petugas kepolisian setempat, diketahui sebelumnya sekira pukul 08.00 wib dihari yang sama korban pamit kepada keluarganya untuk melaut seorang diri mencari kerang dengan menggunakan motor kayu.

Sejak kepergiannya hingga sekira pukul 12.00 Wib, korban tidak juga pulang dan hal inimembuat keluarga resah karena laziamnya setiap tengah hari pencari kerang akan pulang kerumahnya. Dibantu masyarakat setempat, keluargapun melakukan pencarian.

Sekira pukul 14.00 wib, masyarakat berhasil menemukan motor kayu milik korban yang hanyut terbawa arus sungai namun korban tidak tampak berada di motor kayu tersebut.

Sekira pukul 16.00 Wib, seorang warga M Zaini bersama warga lainnya menemukan korban sudah dalam keadaan kaku mengapung disungai tepat didepan gudang penampungan udang milik Akuang.

Warga langsung membawa korban ke rumah duka dan ketika dilakukan visum oleh petugas medis. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.

“korban sejak dulu mengidap penyakit asma akut. mungkin ini yang menjadi penyebab ia meninggal dunia,” Ujar Atan seorang warga setempat. (dro)




Proyek “siluman” di GAS, Ini Kata Lurahnya

“Proyek Program Desa Maju Inhil Jaya Tanpa Plang Nama, Itu Hal Biasa”

Gaung Anak Serka (GAS) – Terkait pembangunan jalan yang tidak memiliki plang nama dalam proses pengerjaannya di Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan GAS, menurut Pelaksana Tugas (Plt) Lurah setempat, belum dipasangnya plang nama tersebut karena mengejar tempo waktu pengerjaan.

Plt Lurah Teluk Pinang M.Saleh mengungkapkan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan pembangunan dari program Bupati Kabupaten Inhil yakni Desa Maju Inhil Jaya.

“Itu pembangunan dari Program Desa Maju Inhil Jaya,” sebut Saleh melalui sambungan telepon miliknya Minggu (27/7/14)

Ia juga mengungkapkan bahwa proyek tersebut dikerjakan lebih awal, karena ditakutkan akan tidak selesai tepat waktu jika menunggu dana dari pemerintah keluar.

“Itu dananya belum keluar. kita kerjakan lebih awal karena khawatir pekerjaan itu nantinya tidak selesai tepat pada waktunya,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan tidak dipasanngnya papan plang proyek itu sudah menjadi hal yang biasa, dan sejak dulunya juga sudah seperti itu adanya.

“Itu sudah biasa, waktu program desa mandiri juga jarang dipasang. Tapi kalau bapak suruh pasang ya kita pasang nanti,” tandasnya (Ahmad Tarmizi)




Sambut Hari Kemenangan, Ratusan Anak dan Orang Tua Gelar Takbiran

takbiran di GASTeluk sungka (detikriau.org) – Setelah menunaikan ibadah puasa dibulan ramadhan, kini tibalah masanya menyambut hari kemenangan, tak dapat dipungkiri perayaan menyambut hari kemenangan di Desa Teluk Sungka Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) Inhil sangat meriah pasalnya ratusan anak-anak beserta orang tua bersama-sama berkeliling sambil bertakbiran dengan berbagai atribut beduk serta obor yang dibuat dari bahan bambu.

” Senang sekali kalau ramai-ramai gini dan banyak kembang apinya”. Sebut Rizky salah satu anak yang juga ikut dalam memeriahkan acara takbiran tersebut kepada detikriau.org Ahad (27/7/2014)

Sebelum berkeliling disejumlah jalan di desa tersebut, anak-anak berserta orang tua berkumpul terlebih dulu di masjid Al Huda yang terletak ditengah-tengah desa bersejarah itu, lalu setelah segala persiapan telah rampung merekapun langsung menghidupkan api obor dari bambu tersebut sambil mengumandangkan takbir dengan pengeras suara

Pantauan dilokasi, para ibu-ibu rumah tangga beserta keluarga banyak yang menyaksikan rombongan anak-anak tersebut dengan obor api serta kembang apinya ketika melintasi sejumlah jalan. (Ahmad Tarmizi)




Di GAS Ada Proyek Jalan “Siluman”

Gaung Anak Serka (detikriau.org) – Masyarakat Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) bingung dengan adanya pemangunan proyek semenisasi yang diduga ‘siluman’, karena pembangunan jalan yang memiliki lebar kurang lebih 1,5 m dan panjang kurang lebih 200 m tidak terpampang papan nama proyek.

“Kita sampai saat ini tidak tahu proyek dari mana untuk membangun Gang Umar Parit 6 depan Surau Al-Ikhwan karena tidak ada plang namanya,” sebut Asrul Artono Sabtu (26/7/14) Teluk Pinang.

Sambungnya lagi, biasanya setiap adanya pembangunan proyek pemerintah selalu disertai dengan papan plang yang menyebutkan pelaksana pekerjaan, jumlah dana, dan proyek apa.

“Kita tidak tahu, sempat ditanyakan ke LPM Kelurahan Teluk Pinang. Namun
mereka juga tidak tahu proyek yang ada disana itu,” imbuh Asrul.

Diungkapkan Asrul kembali, bahwa proyek ‘siluman’ tersebut sudah dikerjakan hampir satu bulan yang lalu dan kini pembangunan jalan tersebut tersebut sudah hampir selesai. “Dalam bulan puasa ini juga dikerjakan dan sudah hamper rampung,” paparnya. (Ahmad Tarmizi)




Jalan rusak parah, dua mobil pick up bermutan ayam terpuruk

IMG00055-20140726-1741Batang Tuaka (detikriau.org) – Jalan penghubung antar Kecamatan ke Kabupaten di Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Inhil kini kondisinya semakin parah, tak jarang kendaraan yang digunakan masyarakat setempat maupun pendatang terpuruk kedalam lubang, kali ini dua unit mobil yang membawa ayam potong terpuruk di Desa Gemilang Kecamatan Batang Tuaka. Sabtu (26/7/2014)

“Jalannya rusak parah ditambah lagi lubang-lubang yang besar seperti itu bagaimana kita tak terpuruk gini pak”. Ujar Ical salah satu supir mobil tersebut kepada detikriau.org Jumat (26/7/2014).

Menurut keterangan masyarakat setempat, kondisi jalan yang rusak dan berlubang seperti itu sudah bertahun-tahun dialami masyarakat namun hingga kini belum pernah mendapat sentuhan dari tangan pemerintah setempat dan kalaupun ada perbaikan jalannya seakan asal-asalan saja tanpa memperhitungkan kualitas dari ketahanan kondisi jalan yang dibangun tersebut

“Tidak hanya disini jalannya seperti itu, hampir setiap jalan yang ada di Kecamatan juga banyak lubangnya”. Sebut Adi

Berdasarkan pantauan dilokasi, kondisi jalan yang rusak dan berlubang tersebut dimulai dari desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka hingga di Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS). (Ahmad Tarmizi)




Jelang lebaran arus mudik Kecamatan Mandah Meningkat

indexMandah (detikriau.org) – Menjelang lebaran arus mudik pada H-4 di Kecamatan Mandah Kabupaten Inhil meningkat hingga 40 sampai 60 persen dari sebelumnya, perkembangan arus jelang lebaran yang menggunakan alat transportasi speed boat ini meningkat dikarenakan banyaknya masyarakat yang datang dan berpergian untuk belanja ke Kota Tembilahan ditambah lagi dengan banyaknya masyarakat dirantauan yang pulang kampong. hal ini disampaikan oleh Camat Mandah Nursal kepada detikriau.org Kamis (24/7/2014)

“Sampai hari ini (Kamis 24/7/2014 red) memang sudah ada pelonjakan arus mudik yang menggunakan pelabuhan Sembuang Mandah, namun masih dapat terlayani dengan baik, peningkatan sementara antara 40 sampai 60 persen”. Ujarnya

Ia juga menyebutkan bahwa ada sedikit kenaikan tarif bagi pengguna transportasi air tersebut, namun kenaikan tersebut dinilai masih normal dan belum mendapat keluhan dari masyarakat setempat serta para pendatang

“Iya ada sedikit kenaikan sekitar 10 sampai dengan 15 persen dari sebelumnya dan sampai saat ini belum ada keluhan akan kenaikan tersebut”. Sampainya

Pada saat yang sama mantan camat Gaung ini juga menyebutkan bahwa demi keamanan masyarakatnya, dipelabuhan Sembuang Mandah tersebut juga telah disiagakan tim terpadu dari Dinas Perhubungan, Kepolisian Sektor (Polsek), Komandan Rayon Militer (Danramil), serta pengamanan dari Satpol PP Kecamatan Mandah.

“Kita sudah siagakan petugas pengamanan angkutan lebaran dari perhubungan, Polsek, Danramil dan Satpol PP”. Tandasnya. (Ahmad Tarmizi)