Speedboat Mulya Jaya Indah II Terbakar di Perairan Sungai Guntung, Sembilan Penumpang Cidera

“Berikut Daftar Nama-Nama Korban”

Sejumlah korban saat mendapatkan perawatan di RSUD Raja Musa Guntung. (Foto: Dok Polres Inhil)

Kateman, detikriau.org – Speedboat Mulya Jaya Indah II terbakar saat sandartambat di Pelabuhan Simpang Kanan, perairan Sungai Guntung Jl. Yos Sudarso Kel. Tagaraja Kec. Kateman, Kab. Inhil – Riau. Akibat kejadian ini, Tiga orang penumpang mengalami luka bakar berat serta enam lainnya alami luka bakar ringan. Minggu (14/10) sekira pukul 14.00 Wib

Menurut keterangan pihak kepolisian, peristiwa terbakarnya speedboat yang akan bergerak menuju Simpang Kateman ini berawal saat kapten speedboat, Syahroni (62) menghidupkan mesin. Tiba-tiba dari bagian belakang speedboat terdengar suara ledakan disusul munculnya kobaran api. Menyaksikan kejadian ini, penumpang sontak berlarian berusaha menyelamatkan diri.

“Api berhasil dipadamkan oleh warga yang berada di sekitar pelabuhan dan selanjutnya mengevakuasi penumpang yang masih berada didalam speedboat. Para korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Raja Musa Sungai Guntung Kec. Kateman,” Terang Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra Sik MH melalui Kasubag Humas AKP Syafri Joni SE

Akibat kejadian ini 3 orang penumpang alami luka bakar berat dan 6 lainnya luka bakar ringan.

“Penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Kateman” Akhiri AKP Syafri Joni SE.

Berikut daftar penumpang yang alami luka bakar;

 Luka bakar ringan :

MUHAMMAD NASIR Als NASIR Bin TAPUK, 73 Tahun, Melayu, Islam, Petani, Alamat Kel. Sungai Empat, Kec. Gas, Kab. Inhil – Riau.
Luka bakar bagian pergelangan tangan

SULMA Binti ROSA, 25 Tahum, Melayu, Islam, Karyawam PT. THIP, Alamat Perumahan PT. THIP Tepulai Kec. Pelangiran, Kab. Inhil – Riau. Luka Bakar Bagian pergelangan kaki

EDI KUSNADI Als EDI Bin HASIM, melayu, 51 tahun, islam, Alamat Perumahan PT. THIP Tepulai Kec. Pelangiran, Kab. Inhil – Riau. Luka bakar bagian pergelangan tangan dan hidung.

SAMSIR Bin ILYAS, 40 tahun, melayu, islam, swasta, alamat Estate Nagasari Baru PT. THIP Kec. Pelangiran. Luka bakar di bagian jempol tangan kanan,siku sebelah kanan dan kening kiri.

WINDA YULIANTIKA Binti WAHYU ARIF,16 tahun, islam, melayu, pelajar, alamat BLOG G NO.4 KPP PT. THIP.Luka bakar di bagian punggung tangan kiri,tumit kaki kiri,

BOYONAMA GEA Bin DANIA GOGO GEA, 36 tahun, nisas, kristen, tani, alamat Perum. PT. THIP Tepulai 36 Kec. Pelangiran, Kab. Inhil – Riau. Luka bakar di bagian kelingking sebelah kiri,jari kaki sebelah kiri dan bagian bibir bawah

Luka bakar berat

SELVIANI Als Binti SYAMSUR, 5 Tahun, Melayu, Islam, Alamat Desa Simpang Kateman, Kec. Pelangiran, Kab. Inhil – Riau. Luka bakar bagian sepenjangan tangan dan sepanjangan kaki.

NASAL Bin WAHID, 12 Tahun, Bugis, Islam, Pelajar, Alamat Perumahan THIP Tepulai Kec. Pelangiran, Kab. Inhi – riau. Luka bakar bagian sepenjangan tangan dan sepanjangan kaki.

INTAN AYU Als INTAN binti EDI, 6 Tahun, Melayu, Alamat PT. THIP TEPULAI Kec. Pelangiram, Kab. Inhil – Riau. Luka bakar bagian sepenjangan tangan dan sepanjangan kaki./ Am

 




Polisi Ringkus Pelaku Narkotika di Kateman. Sita Empat Paket Sedang dan Satu Paket Besar Shabu

Foto ilustrasi narkotika jenis shabu. Net

Kateman, detikriau.org – Polsek Kateman Polres Indragiri Hilir ringkus seorang pelaku tindak pidana narkotika di jalan Kesehatan Kelurahan Taga Raja Kecamatan Kateman Kabupaten Inhil. Dari tangan pelaku, Kamaruddin als Kamak (40) disita sejumlah paket narkotika jenis shabu. Sabtu (13/10) sekira pukul 16.00 Wib

“Kita berhasil amankan 4 (empat) paket sedang dan 1 (satu) paket besar serbuk bening yang diduga narkotika jenis shabu,” Sampaikan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra SIK MH melalui Kasubag Humas AKP Syafri Joni SE, ahad (14/10)

Ditambahkan AKP Syafri Joni, sebagai barang bukti turut disita uang tunai senilai Rp 475 ribu, satu buah bong atau alat hisab shabu, satu unit timbangan digital berikut dua unit telepon genggam.

Kronologis tertangkapnya pelaku berawal sekira pukul 14.00 Wib saat petugas mendapatkan informasi adanya pelaku TP narkotika di TKP penangkapan.

Berbekal informasi, Unit Reskrim Polsek Kateman melakukan pengintaian terhadap pelaku yang ciri-cirinya telah diketahui. Sekira pukul 16.00 Wib saat pelaku berada didalam rumahnya dilakukan penggeledahan dan penangkapan dan ditemukan barang bukti tersebut diatas di dalam kantong plastik warna hitam yang tergantung di dinding dapur tempat tinggal pelaku yang disaksikan oleh sejumlah saksi.

“Pelaku beserta barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek Kateman untuk penyidikan lebih lanjut.” Akhiri AKP Syafri Joni SE./ Am




Amukan Jago Merah di Kateman, 3 Unit Rumah Penduduk dan 2 Ranmor Jadi Arang

Foto: Dok Polres Inhil

Kateman, detikriau.org – Tiga unit rumah penduduk di Jalan Kesehatan Gang Satria I, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman Kabupaten Inhil berikut dua unit kendaraan bermotor ludes dilalap jago merah, Kamis (20/9/2018) sekira pukul 00.15 Wib dinihari.

Api pertamakali deketahui oleh Huzaimah. Malam itu korban berniat hendak ke kamar kecil. Setibanya dibagian belakang rumah ia melihat api sudah berkobar besar. Sontak ia berteriak dan lari menyelamatkan diri keluar dari rumah.

Dibantu masyarakat, korban sempat berupaya memadamkan api. Namun karena memang rumah menggunakan material kayu, api begitu cepat membesar dan akhirnya merambat kerumah warga berhampiran milik Rais dan Arsil.

Tindakan upaya pemadaman juga dibantu oleh personil Polsek Kateman, Kecamatan Kateman, Koramil 06 Kateman dan Kelurahan Tagaraja bersama masyarakat  dengan menggunakan 3 Unit Mesin Robin, sekira pukul 01.30 WIB api baru berhasil dikendalikan setelah membeakar habis tiga unit rumah warga.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 300 juta,” Ujar Kapolres INhil AKBP Christian Rony Sik MH melalui Perwira Humas, Ipda Heriman Putra.

“Hingga saat ini penyebab kebaaran masih dalam penyelidikan unit reskrim Polsek Kateman.” Akhirinya. / Am




Pintu Masuk Gedung SDN 006 Tagaraja “Disegel”, Aktifitas Belajar Mengajar Terhenti

Kateman, detikriau.org – Ratusan pelajar SDN 006 Tagaraja Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri tidak dapat melakukan aktifitas belajar mengajar. Pintu masuk gedung sekolah yang terletak di Jalan Jendral Sudirman Sungai Guntung itu dipagari dengan pagar seng.

Didepan bangunan sekolah, diatas potongan triplek yang dipancang pada drainase jalan terpampang tulisan “PEMBERITAHUAN. MULAI TANGGAL 16-09-2018, PINTU GERBANG MASUK SD 006 AKAN DITUTUP SECARA TOTAL-PERMANEN. TTD PEMILIK LAHAN”

Didepan bangunan sekolah juga tampak dipajang selembar copy surat berlaminating tertanggal 21 Juli 2018 yang ditujukan kepada Bupati Inhil di Tembilahan.

Copy surat dengan tandatangan bermatrai Rp. 6000 yang tertulis Pemilik Lahan itu berperihal  pemberitahuan  “menindaklanjuti permasalahan tanah miliki saya yang sampai saat ini masih dipakai oleh SDN 006 Tagaraja Kec Kateman dan sampai saat ini Disdik Inhil tidak ada menyelesaikan masalah tersebut padahal sudah saya buka jalur negosiasi sejak beberapa tahun yang lalu.

sesuai dengan batas waktu yang saya berikan saat dilakukan mediasi yang dilaksanakan pada 17 maret 2018 ditempat kediaman saya Gg Pahlawan RT 8 Sungai Guntung yang saat itu saya memberikan waktu selama 3 bulan untuk membayar atau mengembalikan tanah tersebut. Namun sampai saat ini tidak ada kabar beritanya, maka dari itu, mulai tanggal 30 juli 2018, bangunan lokal yang masuk kedalam tanah milik saya segel dan saya berikan waktu selama 1 minggu setelah penyegelan tersebut kepada Disdik Inhil untuk memberikan keputusan. dan jika sampai dengan tanggal itu tidak juga ada keputusan atau jaminan dari Disdik Inhil maka tanah milik saya itu akan saya ambil kembali dan akan saya pagar sesuai dengan ukuran tanah milik saya tersebut, dan apabila setelah 1 bulan sejak dilakukannya pemagaran bangunan yang berada didalamnya belum dibongkar, maka kami akan melakukan pembongkaran secara sepihak dan saya tidak bertanggungjawab seandainya ada material bangunan yang hilang, dan saya tidak akan memberitahukan lagi kepada disdik inhil apabila saya akan melakukan pembongkaran tersebut, serta ini surat terakhir yang saya kirim dan setelah ini saya tidak bernegosiasi lagi dengan pihak manapun.”

Didalam sebuah rekaman video yang diterima detikriau.org, tampak sejumlah pelajar yang berdiri didepan pintu gerbang bangunan sekolah sambil berteriak, bongkar… bongkar…bongkar.

Hingga berita ini dirilis, detikriau.org belum berhasil mendapat komfirmasi dari Dinas Pendidikan Inhil./ Am




Emosi Tersulut, WD Hajar Oknum Kades di Pulau Burung dengan Dua Butir Buah Kelapa

Dua butir buah kelapa yang dipergunakan pelaku untuk menghajar oknum Kades

Pulau Burung, detikriau.org – Gunakan dua butir buah kelapa, WD (47) warga Dusun 2 Mekarti Jaya Desa Keramat Jaya hajar salah seorang oknum Kepala Desa di Kecamatan Pulau Burung, SN (48). Akibat peristiwa yang terjadi di kanal blog 20 Desa Keramat Jaya Kecamatan Pulau Burung, selasa (11/9) sekira pukul 09.20 Wib ini, korban dan pelaku mengalami sejumlah luka-luka.

Menurut keterangan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pulau Burung IPTU Junaidi, peristiwa bermula saat korban dan istrinya bermaksud hendak menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1440 H di Desa Sapta Jaya dengan berkendaraan sepeda motor.

Setibanya di TKP korban bertemu dengan WD, pemilik kapling yang saat itu sedang memuat buah kelapa kedalam pompong miliknya. SN-pun menghentikan laju kendaraannya dan menghampiri WD dan bertanya penyebab batang kelapa yang ada di kaplingnya belum ditumbang. Padahal berdasarkan hasil musyawarah di Kantor Desa Keramat Jaya, telah disepakati bahwa batang kelapa yang mengarah ke tepi kanal dan mengganggu arus atau jalur kanal harus ditebang sendiri oleh pemiliknya.

Namun pertanyaan korban tidak diterima dengan baik oleh WD, sehingga yang tejadi malah timbul pertengkaran. Tersulut emosi lantas WD mengambil dua buah kelapa yang telah dikupas kulitnya dan langsung memukulkannya ke bagian kepala dan pipi sebelah kiri SN. Setelah itu, terjadi perkelahian, dan mengakibatkan SN terjatuh.

Dalam pergumulan itu WD lalu mencekik leher SN, hingga akhirnya dilerai oleh warga lainnya yang ada di TKP.

Akibat kejadian ini korban mengalami sejumlah luka memar pada kepala  bagian belakang sebelah kiri, luka memar pada pipi sebelah kiri, luka gores di bagian pelipis mata dan luka bekas gigitan pada jari manis. Sementara WD mengalami luka bekas gigitan pada lengan dan luka memar akibat pukulan dengan menggunakan bambu.

“Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Pulau Burung.” Sampaikan Kapolsek./Am




Universitas Riau Berdayakan Masyarakat Desa Pulau Cawan Melalui Pelatihan Alih Teknologi

Mandah, detikriau.org – Desa Pulau Cawan Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri HIlir menjadi desa binaan Universitas Riau untuk dilakukan berbagai macam pembinaan.

Kali ini, Tim dari Fakultas Perikanan dan Kelautan adakan pelatihan pemberdayaan masyarakat melalui alih teknologi pembuatan makanan berbahan baku konsentrat protein setelah sebelumnya sukses dengan program binaan konservasi kawasan hutan mangrove. Ahad (19/8)

Menurut Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan UR, Prof. Dr. Ir. Bintal Amin,  M.Sc , kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian UR kepada masyarakat.

“Kita menilai Desa Pulau Cawan mempunyai potensi yang sangat baik pada bidang  Perikanan,” ujar Bintal Amin.

Dijelaskan Bintal, tahun pertama UR telah menjalankan program konservasi kawasan mangrove. Melalui kegiatan itu diharapkan akan lestarinya hutan mangrove dan berdampak pada jaminan hasil tangkap nelayan.

Melimpahnya hasil tangkapan, secara ekonomi akan berakibat terjadinya penurunan harga jual.

“jika hasil tangkapan melimpah, mengantisipasi anjloknya harga jual, disamping tetap dipasarkan secara langsung, sebagiannya bisa diolah menjadi produk yang mampu memberi nilai tambah ekonomi lebih, seperti misalnya pengolahan makanan berbahan baku konsentrat protein tinggi yang pembinaannya kita lakukan saat ini” Urai Bintal

Desa Pulau Cawan dikatakan Bintal juga dekat dengan pantai solop. Nantinya nelayan bisa mengolahnya menjadi oleh-oleh kuliner khas Desa Pulau Cawan yang dipasarkan kepada wisatawan yang berkunjung dan tentu akan lebih memperkenalkan Desa Pulau Cawan kepada masyarakat luar, ” urainya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Perikanan dan Kelautan menyambut baik dengan dilakukannya pembinaan berupa pelatihan oleh Fakultas Perikanan dan Kelautan UR ini.

“Pastinya kita menyambut baik dengan dipilihnya Desa Pulau Cawan sebagai Desa Binaan,” Ungkap Kepalda DKP Inhil Mukhtar T

Program ini dinilai Mukhtar sangat bermanfaat dengan mengajarkan kepada ibu-ibu untuk mengolah ikan menjadi berbagai macam bahan makanan yang bernilai ekonomi tinggi.

“Jadi Bapak-bapak ke laut dan ibu-ibunya bisa mengolah hasil laut yang didapat menjadi berbagai macam jenis makanan yang memiliki protein ikan tinggi,” sampaikan Mukhtar.

Reporter: Rul    Editor: Am