Pedagang Lengah, Warga Sumut Gondol 30 Mayam Emas di Toko Singgalang Ali

kalung-emas1KATEMAN (detikriau.org) – 2 rantai kalung emas seberat kurang lebih 30 mayam dibawa kabur disaat pedagang sedang lengah di toko Emas Singgalang Ali jalan Gadjah Mada Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jum’at (27/11/2015) kemarin.

Menurut pengakuan korban, Robi Darwis (29) kepada pihak kepolisian, Sebelumnya, kedua untai kalung emas ditempatkan dalam etalase. Sekitar pukul 10.00 WIB baru diketahuinya emas tersebut sudah tidak lagi berada ditempatnya. Ia pun langsung melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Setelah menerima laporan, petugas Polsek Kateman melakukan olah TKP dan diperoleh informasi bahwa ada seorang laki-laki bersama 3 orang perempuan yang dicurigai,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman. sabtu (28/11/2015)

23-29NOV-ALLBRAND-AKSESORIS-BANNER-2Tak banyak buang waktu, petugas langsung mengejar OTK yang dicurigainya yakni seorang pria berinisial Gu (55) warga Dusun II Kampung Dalam Sei Bamban Sumatera Utara.

Saat itu, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 2 untai kalung emas yang dikantongi di celana bagian kiri beserta 1 pisau congkel. Pada saat melakukan pengamanan, petugas juga menemukan 3 perempuan berinisial ER (45), Nu (34) dan SR (26). Ketiga perempuan itu juga merupakan warga dari Sumatera Utara.

“Saat ini sejumlah barang bukti dan keempat pelaku diamankan di Mapolsek Kateman untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” tutup Warno. Mirwan)




Jalan Rusak, Warga Teluk Belengkong Pilih Lintasi Sarang Buaya

DSC_65561TELUK BELENGKONG (detikriau.org) – Warga Kecamatan Teluk Belengkong Kabupaten Indragiri Hilir terpaksa harus memberanikan diri melintasi sarang buaya setiap kali akan bepergian. Bahkan bukan satu dua kali binatang ganas penghuni kanal milik perusahaan itu menciderai warga setempat.

“Sudah sering warga sini disambar buaya mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, rata-rata para korban mengalami luka dibagian kaki,” kata salah satu warga setempat, Mahyubi (24) kepada detikriau.org, Senin (23/11/2015).

Penggunaan jalur tranportasi kanal itu menurutnya terpaksa harus dipilih warga setempat karena kondisi jalan penghubung darat antar desa menuju kecamatan kini kondisinya sudah sangat tidak layak.

Sementara itu, Camat Teluk Belengkong Arpan Azizi saat dikonfirmasi membenarkan sudah beberapa kali warganya disambar buaya saat mempergunakan jalur tranportasi kanal tersebut.

Ia juga membenarkan bahwa saat ini jalan lintas Desa menuju Ibukota Kecamatan kondisinya sudah sangat tidak layak. Namun menurutnya, ruas jalan desa sepanjang 12 km itu direncanakan akan segera dilakukan perbaikan pada tahun anggaran 2016 mendatang.

“Saat ini saya terus menggesa agar secepatnya dibangun dan jangan sampai ditunda terlebih dipindahkan alokasi dana ke tempat lain,” Harapnya. (Mirwan)

SPR691807660-T2-Oh-My-Gadget-Header-20151120234435-0




7 Tahun Tanpa Penerangan Mesin PLTD Desa. Warga Berharap Perhatian Pemerintah

mesinTembilahan (detikriau.org) – Warga Desa Gembaran Kecamatan Teluk Belengkong berharap kepada pihak pemerintah daerah untuk kembali mengaktifkan listrik desa.

Mayarakat mengaku kerusakan mesin diesel milik pemerintah daerah di Desa mereka sejak 7 tahun belakangan ini menjadikan Desa mereka terkesan tertinggal dibandingkan Desa-Desa lainnya yang ada di Kabupaten Inhil.

“Kita berharap pemerintah daerah melalui Dinas terkait untuk dapat segera memfungsikan kembali mesin listrik Desa. Ya tentunya dengan memasok mesin baru,” Harap salah seorang ketua RT setempat, Abdulrahman melalui detikriau.org,

2 Tahun sejak kerusakan satu-satunya mesin PLTD sumber penerangan listrik itu, masyarakat Desa Gembaran secara swadaya terpaksa harus membeli mesin baru. Namun setelah 5 tahun diopasionalkan, mesin swadaya itupun kondisinya kini juga kembali sudah rusak.

hamilUntuk mendapatkan penerangan listrik dalam satu tahun terakhir, sebahagian masyarakat memenuhinya dengan membeli mesin listrik sendiri. Namun bagi yang tidak mampu terpaksa harus mempergunakan sumber penerangan lainnya seperti lampu minyak tanah.

“yang jelas minimnya sumber penerangan ini pastinya akan mempengaruhi aktifitas masyarakat, pelajar-pelajar saat harus belajar dimalam hari, belum lagi Desa kita kesannya menjadi tertinggal dibandingkan Desa-Desa lainnya di Inhil,” Tandasnya, (fa)




Akhir Masa Kampanye, 4 Calon Kades Gambaran Lakukan Kampanye Damai

Teluk Belengkong (detikriau.org) – Di hari terakhir tahapan kampanye pemilihan calon kepala Desa di 96 desa yang melakukan pilkades serentak di kabupaten inhil. 4 Calon Kepala Desa gembaran Kecamatan Teluk Belengkong melaksanakan kampanye damai. Sabtu (21/11/2015)

Kegiatan kampanye damai tersebut turut dihadiri oleh kepala BPMPD kabupaten indragiri hilir selaku wakil ketua panitia Pilkades serentak kabupaten.

SPR831033077-T4-I-Love-Discount-Header-20151116094828-0Dalam kesempatan tersebut Kepala BPMPD inhil Yulizal mengajak untuk bersama-sama mensukseskan pilkades serentak yang akan dilaksanakan di desa gembaran secara aman dan damai.

“Kepada masyarakat saya harap ikut berperan aktif dengan memberikan hak suaranya. Jangan golput,” Pesannya.

Yulizal juga berharap calon kepala Desa Gembaran untuk sportif dalam bertanding, dan saling rangkul jika salah satu dari 4 Calon tersebut terpilih nantinya dalam pilkades serentak pada tanggal 25 mendatang.(Fa)




2 Tahun Atap Gedung TK Pembina Negeri Di Kecamatan Mandah Ambruk.v

“Aktifitas Belajar Mengajar Terpaksa Numpang di Samping Bangunan Gedung SMP 1”

Mandah (detikriau.org) – Ironis, gedung TK Pembina Negeri yang ada di Kelurahan Khairiah mandah kecamatan mandah kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan gedung Taman Kanak-kanak berstatus Negri tersebut tidak bisa di tempati untuk proses belajar mengajar, Dikarenakan Atap dan plafon gedung ambruk.

Karena kondisinya yang sudah tidak memungkinkan, kegiatan belajar mengajar puluhan murid dialihkan ke gedung yang ada di samping SMP 1 khairiah mandah.

Menurut Camat Mandah Kondisi TK Pembina Negeri tersebut sudah ambruk 2 tahun belakangan ini. Camat juga mengatakan TK tersebut telah dimasukkan ke RPJMDES.

“Kita berharap TK pembina Negeri tersebut dapat di lakukan perbaikan di tahun 2016 mendatang,” tukasnya.(Fa)

Bhinneka-Notebook-Promo-Main-Banner-20151109101903-0




Meriahkan Pergantian Tahun Baru Islam, Ribuan Pelajar di Guntung Pawai Obor dan Gemakan Shalawat

045606000_1414196238-141025.Pawai-Obor2Tembilahan. (detikriau.org) – Selain terpusat di Ibu Kota Kabupaten Inhil Tembilahan, kegiatan gema muharam juga di gelar di berbagai daerah yang ada  di Kabupaten Inhil lainnya. Seperti di Kecamatan kateman, meriahkan peringatan pergantian tahun baru islam ini ribuan pelajar dari berbagai tingkatan sekolah menggelar kegiatan pawai obor keliling kampung.

Selain kegiatan pawai obor, para pelajar tersebut juga menggemakan pembacaan salawat secara bersama-sama keliling kampung. Sabtu (17/10) akhir pekan kemaren

McDavid-colour_banner-revCamat Kateman Marlis Syarif mengatakan sengaja menggelar kegiatan pawai obor yang dilakukan oleh pelajar yang ada di Kecamatan Kateman. Ia berharap dengan adanya kegiatan pawai obor di kampung ini dapat lebih memeriahkan perayan pergantian tahun baru hijriah yang menjadi iven religi yang ada dikabupaten inhil.

 Selain menggelar kegiatan pawai obor dan juga salawat, ribuan pelajar yang mengikuti kegiatan keliling kampung tersebut juga dituntut agar dapat lebih bisa memaknai perayaan tahun baru hijriah dengan melakukan kegiatan keagamaan.

“sehingga diharapkan kedepan seluruh pelajar dapat lebih mengetahui dan memaknai pergantian tahun baru hijriah tersebut” Sampaikan Marlis (fa)