Bekuk Warga Reteh, Polisi Sita Sejumlah Paket Sabu

Reteh, detikriau.org – Unit Opsnal Polsek Reteh mengamankan  Al (21), warga Parit 1 Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir, Minggu 22/1/2018, dinihari sekira pukul 00.20 WIB.

Saat dibekuk, dari rumah kediaman tsk disita  4 paket kecil sabu yang dibungkus dalam plastik bening berklep merah, serta 1 bungkus plastik warna bening berklep merah yang berisikan 2 paket sabu bekas pakai. Turut disita 1 unit HP merk Strawberry warna hitam, 1 buah pirex dan 1 buah sendok terbuat dari pipet.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Reteh AKP. Suharyono mengatakan bahwa penangkapan terhadap tsk atas informasi yang disampaikan masyarakat yang resah, bahwa di Parit 1 Pulau Kijang, sering terjadi transaksi narkoba.

Mendapat informasi, Kapolsek memerintahkan penyelidikan. Setelah didapat informasi yang akurat, Personel Polsek Reteh yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP. Suharyono dan Kanit Reskrim IPDA Andi Sofyan, S.H., M.H., segera mendatangi rumah tersangka Al. Disaksikan masyarakat setempat, dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti seperti tersebut di atas. Barang bukti sabu – sabu itu ditemukan di atas ventilasi pintu kamar tersangka.

“Saat ini, tersangka dan barang bukti, telah diamankan di Mapolsek Reteh, untuk proses penyidikan lebih lanjut.” Sampaikan Kaplsek./Am




Alahmak. Akhiri Hidup Menggantung Diri di Kamar Mandi Mushola, Solehan Tinggalkan Pesan “Permintaan Maaf”

Kemuning, detikriau.org – Dusun Leboy Desa Keritang Kecamatan Kemuning mendadak heboh. Sesosok mayat pria ditemukan menggantung diri dengan jeratan seutas tali di kamar mandi Mushola Al Hidayatullah.

Disisi mayat korban bernama Solehan (18) ditemukan sepucuk surat berisikan permintaan maaf, rabu (10/1/2018) sekira pukul 12.10 Wib

Berdasarkan penjelasan Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony Putra, melalui Kapolsek Kemuning KOMPOL Lilik Surianto, korban ditemukan pertamakali oleh Muazin Mushola, Sugianto (56).

Saat itu saksi  berniat hendak mengambil wudhu di kamar mandi Mushala, karena akan mengumandangkan Adzan, tanda masuknya waktu Shalat Zuhur.

Di TKP, mendapati kamar mandi dalam keadaan tertutup dan kemudian didorong untuk membuka. namun seketika sugianto terperangah, dihadapannya terlihat pemandangan yang mengenaskan, sesosok pria tampak tergantung pada seutas tali.

“Sugianto kemudian memberi tahu warga yang lain dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kemuning.” Terang Kapolsek

Mendapat laporan, Kapolsek beserta anggota dan Tim Medis dari Puskesmas Selensen, mendatangi TKP. Jasad lalu diturunkan dan dilakukan pemeriksaan medis. Dari pemeriksaan, terdapat tanda – tanda orang gantung diri seperti keluar sperma di kemaluan korban, sedangkan tanda – tanda kekerasan yang lain, tidak dijumpai.

Atas hasil tersebut, pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi pada jasad korban. Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dikebumikan.

Mantan Kasat Sabhara Polresta Pekanbaru itu menambahkan bahwa ditemukan sepucuk surat yang berisi permintaan maaf korban kepada keluarganya.

“Saat ini kasus bunuh diri ini masih dalam proses penyelidikan Unit Reskrim Polsek Kemuning.” Akhiri Kapolsek./ Am




Bank BRI unit Kotabaru dijarah “Maling”, Rp 1 Miliar Lebih Uang Tunai Raib

Keritang, detikriau.org – Bank BRI unit Kota Baru Kecamatan Keritang berhasil dibobol OTK dimalam pergantian tahun 2017-2018 sekira pukul 03.00 Wib. Akibat peristiwa ini, Rp 1.098.724.000 uang tunai yang tersimpan di brankas kantor unit Bank milik Pemerintah ini raib.

Berdasarkan keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra, S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Keritang AKP Lassarus Sinaga, S.H, berdasarkan pengakuan petugas jaga malam Bank, HRP (22), malam itu, sekira pukul 00.00 WIB, saksi masih melakukan pemeriksaan ke seluruh ruangan kantor bank. Saat itu saksi mengaku tidak melihat adanya kejanggalan.

Setelah itu, sekira pukul 01.10 WIB, karyawan kontrak itu, bersama rekannya Zi (39), warga Desa Kotabaru Siberida, pergi meninggalkan kantornya menuju Sungai Gergaji Kelurahan Kotabaru Reteh yang berjarak sekitar 4 kilometer untuk menonton organ tunggal. Sebelum berangkat, HRP mengunci pintu depan dengan gembok.

Masih berdasarkan keterangan HRP, sekira pukul 02.30 WIB, HRP dan Zi, kembali ke Kotabaru Siberida. Sebelum kembali ke kantornya, mereka terlebih dahulu makan di warung depan Puskesmas Kotabaru. Selesai makan, HRP kembali ke kantor BRI Unit Kotabaru. Namun alangkah terkejutnya saksi, gembok pintu utama tak lagi terpasang di tempatnya.

Saat itu juga HRP mencoba membuka pintu tersebut, tapi terkunci dari dalam. HRP lalu memeriksa pintu belakang dan menemukan pintu belakang dalam keadaan terbuka. Kejadian tersebut, kemudian dilaporkan ke Polsek Keritang.

Mendatapatkan laporan, Kapolsek Keritang bersama anggota, langsung mendatangi TKP. Dalam pemeriksaan bersama saksi ditemukan pintu kamar brankas dan brangkasnya sudah dalam keadaan terbuka, dan uang yang berada didalamnya telah raib.

“Pelaku diduga juga membawa pergi memory rekaman CCTV. Ditemukan juga duplikat anak kunci gembok dan gembok pintu luar, dipasang pelaku di sebelah dalam pintu utama.” Terang Kapolsek

Menurut pengakuan Kepala Bank Unit Kotabaru ditambahkan Kapolsek, bahwa bersama teller, sebelumnya uang sebanyak tersebut diatas, dimasukan ke dalam brankas, pada Minggu Siang, 31/12/2017.

“Saat ini pembobolan kantor Bank BRI Unit Kotabaru oleh orang tak dikenal dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Keritang, dan di back up Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir.” Akhiri Kapolsek./Am




Tak Bisa Berenang, Abang Adik Tenggelam di Parit Baru

Keritang, detikriau.org – 2 abang adik ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di perairan Parit Baru Desa Pasar Kembang Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis, 28/12/2017 sekira pukul 13.30 WIB.

Kedua korban adalah Imanullah Bin Ruslan (13) dan Aminullah Bin Ruslan (14), warga jalan Sabilal Muhtadin Tembilahan.

Menurut keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra, S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Keritang AKP Lassarus Sinaga, S.H, peristiwa nahas tersebut bermula saat kedua korban bersama beberapa orang temannya bermain di kebun duku milik orang tuanya di Parit Baru Desa Pasar Kembang Kecamatan Keritang.

Usai asyik bermain, kedua korban dan beberapa temannya kemudian bermaksud mandi di dalam sungai tersebut. Saat itu, kedua korban langsung terjun ke dalam sungai, namun sejak itulah keduanya tidak lagi pernah timbul ke permukaan.

Mengetahui hal tersebut, teman-teman abang adik itu segera memberitahukan kepada Ibukorban. Pencarian kemudian dilakukan oleh keluarga dan masyarakat setempat serta Personel Polsek Keritang, dan akhirnya sekira pukul 14.00 WIB, korban bisa diketemukan, namun sudah tidak bergerak lagi. Abang adik itu langsung dievakuasi ke Puskesmas Kotabaru, namun tim medis menyatakan keduanya sudah meninggal dunia.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan pada kedua jenazah. Korban diperkirakan tenggelam karena tidak bisa berenang.” Terang AKP Lassarus sembari menambahkan bahwa kedua jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan./Am




Diduga Hubungan Arus Pendek, 200-an Juta Harta Warga Pulau Kijang Jadi Abu

Reteh, detikriau.org – 1 unit rumah warga di jalan penunjang Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir ludes menjadi arang. Kebakaran yang menimpa rumah Fuad Mustafa (34) ini ditaksir menimbulkan kerugian hingga 200-an juta, rabu (29/11/2017) sekira pukul 20:30 Wib kemaren.

Menurut keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra, S.IK, MH melalui Kapolsek Reteh AKP Suharyono, kejadian berawal saat istri korban, Susilawati (28) sedang tidur bersama 2 orang anaknya di kamar.

Mendadak Susi terbangun karena mendengar ada suara letupan dari arah belakang rumah.  Penasaran, Susi kemudian mencari tau untuk memastikan sumber suara.

Begitu diketahui, Susi-pun kaget karena api terlihat sudah membakar plafon ruangan belakang. Menyaksikan kobaran api, susi langsung berteriak meminta tolong.

Masyarakat yang berdatangan bersama Personel Polsek Reteh, Koramil 07 Reteh dan Masyarakat Peduli Api (MPA), mencoba memadamkan api dengan menggunakan 2 unit mesin robin dan alat – alat lainnya.

Setelah berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sekira pukul 21.05 WIB, namun 1 unit rumah hangus terbakar. Penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek/kosleting listrik.

“Tidak terdapat korban jiwa, sedangkan kerugian materil ditaksir kurang lebih Rp. 200.juta” Sampaikan AKP Suharyono./ Am




Jasad Mengapung di Perairan Hebohkan Warga Enok. Korban Idap Gangguan Kejiwaan

Enok, detikriau.org – Warga dihebohkan dengan ditemukannya sosok mayat dalam kondisi mengapung di Peraiaran Sungai Enok Kelurahan Enok Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis pagi, 24 Agustus 2017.

Korban yang belakangan diketahui bernama Dolah (65) merupakan warga Pusaran 6 Kelurahan Pusaran Kecamatan Enok.

Berdasarkan keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, S.IK, melalui Kapolsek Enok AKP Peris Siregar, SH, mayat korban pertama kali ditemukan oleh warga dan selanjutnya menginformasikan kepada Polsek Enok dan selanjutnya bersama masyarakat, mengevakuasi jasad tersebut ke Puskesmas Enok.

“Hasil pemeriksaan tim medis yang dipimpin dr. Lili Indriani Sitanggang, didapat keterangan, bahwa tidak ada tanda – tanda kekerasan di sekujur tubuh korban.” Sampaikan Kapolsek

Keluarga korban ditambahkan Kapolsek menolak untuk dilakukan autopsi dan menurut keterangan keluarga diketahui bahwa korban mengalami gangguan jiwa.

“Saat ini korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” Akhiri Kapolsek./ Am