Laka Lantas di Kemuning Tewaskan 1 Korban Jiwa

indexKEMUNING (detikriau.org) – Peristiwa Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) kembali terjadi di Kab Inhil, kali ini di Kecamatan Kemuning, tepatnya di jalan Lintas Timur Dusun Lestari Desa Batu Ampar. Akibat kejadian ini, 1 korbannya meninggal dunia, Kamis (16/4/2015) kemaren sekitar pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kronologis kejadian berawal saat seorang pria bernama Ali Amrizal berboncengan dengan istrinya Erni serta satu anaknya Zulfa. Saat itu, 1 keluarga ini sedang berkendara menuju desa Batu Ampar dari desa Keritang, sesampainya di TKP, kendaraan roda 2 ini melaju kencang mencoba mendahulu 1 unit Mobil di depannya.

Selain mobil yang coba didahuluinya, di depan mobil tersebut juga ada 1 unit mobil lainnya dengan arah yang bersamaan. “Saat itu pengendara sepeda motor kaget mendengar suara klakson dari kedua mobil itu hingga si pengendara motor ini tak dapat mengendalikan kendaraannya hingga terjatuh,” kata Kapolres Inhil AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Jum’at (17/4/2015).

Akibat kecelakaan ini, satu keluarga mengalami luka-luka. Bahkan sang Istri (Erni) meninggal dunia dalam perjalanan saat dilarikan ke Rumah Sakit Pematang Rebah. (mirwan)




3 Hari Hilang di Air, Jasad Korban Tersambar Petir Ditemukan

disambar-petirReteh (detikriau.org) – Setelah melakukan pencarian selama 3 hari, akhirnya jasad Su (42),  seorang warga yang tersambar petir di Kecamatan Reteh berhasil ditemukan, Jum’at (3/4/2015).

Jasad korban ini ditemukan oleh anggota Basarnas Polsek Reteh bersama Pol Air Polres Inhil, yang dibantu masyarakat di perairan Sungai Gangsal, Parit Hidung Mancung, Desa Mekar Sari sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Paur Humas, IPTU Warno, setelah ditemukan jasad korban langsung dibawa anggota ke rumah duka di Jalan Bunga Padi, Kelurahan Pulau Kijang.

“Korban telah dikebumikan usai pelaksanaan Shalat Jumat siang tadi,” kata Warno.

Untuk diketahui, Anak Buah Kapal (ABK), Su (42) dan Nahkoda Kapal, Mu (30) yang merupakan warga Pulau Kijang, Kecamatan Reteh disambar petir pada Rabu (1/4/2015) kemarin.

Akibat sambaran petir itu, Mu mengalami luka bakar pada bagian leher, sedangkan Su terjatuh ke sungai dan baru ditemukan pada hari ini oleh aparat dan masyarakat yang ikut mencarinya.(adi)




Ditusuk OTK, Pelajar di Kecamatan Keritang Ini Kehilangan Nyawa

Foto Ilustrasi. Net
Foto Ilustrasi. Net

KERITANG (detikriau.org) – Belum diketahui siapa pelakuanya, Andi Sultan (17), warga Desa Kota Baru Siberida Kecamatan Keritang yang ditemukan tergeletak bersimbah darah disekitaran tempat hiburan orgen tunggal, Senin (23/3/2015) dinihari akhirnya menghembuskan nyawa.

Kronologios kejadian berdasarkan keterangan kepolisian, Minggu (22/3) sekitar pukul 23.00 WIB, korban berangkat dari kediamannya menuju tempat hiburan orgen tunggal pesta pernikahan salah seorang warga setempat di pasar kelurahan Kotabaru.

Sekitar pukul 01.45 WIB dini hari salah seorang saksi, Suhardian (18) melihat korban sudah tergeletak tak berdaya di TKP disebabkan luka tusuk dengan senjata tajam dibagian punggung sebelah kanan oleh orang tidak dikenal.

“korban langsung dibawa beberapa warga ke Puskesmas setempat,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas Polres Iptu Warno Akman kepada awak media melalui telpon selularnya, Senin (23/3/2915) sore.

Lanjut Warno, dikarenakan luka tusuk tersebut yang cukup parah, perawatan korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.

“Namun kami belum sempat meminta keterangan dari korban karena tadi siang korban tersebut meninggal dunia di Rumah Sakit,” sampaikannya.

Saat ini, jajaran Polres Inhil masih melakukan penyelidikan siapa pelaku penusukan tersebut. Atas kejadian ini kata Paur Humas, pelaku bisa dijerat pasal 353 KUHP jo pasal 351 ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan Berat dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun penjara.(mirwan)




3 Rumah Warga di Enok-Inhil Hangus Dilalap si Jago Merah

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sedikitnya 3 unit rumah warga yang terletak di RT 02 RW 05 Kelurahan Pusaran, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hangus dilalap si jago merah, Selasa (24/2/2015) sekitar pukul 08.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, kronologis terjadinya musibah yang cukup sering melanda sejumlah daerah di Negeri Seribu Parit ini, berawal saat salah satu korban, yalni Isnaidi melihat api dari belakang rumahnya.

“Api ini diduga berasal dari sisa pembakaran kayu anglo di dapur,” tutur Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Paur Humas, Iptu Warno Akman.

Dijelaskan Warno, karena kondisi rumah beratapkan daun, maka konaran api denan cepat membesar dan menghanguskan 3 unit rumah di daerah setempat.

Apalagi, saat kejadian berlangsung rumah korban dalam keadaan kosong, karena sedang ditinggal kerja ke kebun oleh para penghuninya. Sedangkan rumah lainnya hanya ditinggali oleh orang tua dari korban Isnaidi yang sudah pikun.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta,” terangnya.(adi)




Camat Enok Sebut Sekcamnya Tak Berfungsi

Camat Enok Surya Wirawan
Camat Enok Surya Wirawan

ENOK (detikriau.org) – Camat Enok Surya Wirawan sebut Sekretaris Kecamatan Enok tidak berfungsi diroda kepemerintahannya. Ia pun merasa persoalan itu menjadi kendala dalam menjalankan tugasnya sebagai Camat.

“Saya pikir Sekcam disini tidak dapat difungsikan, masak mengelola administrasi saja tidak paham,” keluhnya saat dijumpai awak media di rumah dinasnya, Sabtu (24/1/2015).

Selain itu, ia juga menyebutkan yang menjadi kendalanya seperti, bekerja tanpa koordinasi yang jelas dan lain sebagainya, sehingga ia kebingungan ketika ada persoalan saat ditanyakan oleh Kepala Desa dan Lurah.

Sebelumnya, diakhir 2014 kemaren, ia mengaku telah menyampaikan persoalan ini kepada Bupati Indragiri Hilir (Inhil) dalam kesempatan salah satu rapat koordinasi yang diikuti seluruh camat dilingkungan Kabupaten Inhil. Dalam penyampaiannya kepada Bupati, ia meminta Sekcam Enok untuk diganti dengan yang lebih profesional, artinya yang paham dengan tugasnya sebagai Sekcam.

“Saya menyampaikan seperti itu bukan karena ego ataupun lainnya yang mengatas namakan pribadi, namun saya menyampaikan secara professional atas nama Pemerintah Kecamatan untuk kelancaran tugas yang saya emban,” tutupnya. (mirwan)




Tahun Ini, Rp 32 M Disediakan Untuk Jalan Provinsi Lintas Enok

Jalan Provinsi Lintas Enok
Jalan Provinsi Lintas Enok

ENOK (detikriau.org) – Ditahun 2015 ini, sepanjang jalan Provinsi penghubung antara Ibu kota Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan menuju Kecamatan Enok akan mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 32 miliyar dari APBD Provinsi Riau. Dana sebesar itu diperuntukan bagi perbaikan badan jalan sepanjang 23 kilometer.

“Benar, tahun ini jalan lintas Enok tersebut akan diperbaiki dari dana APBD Provinsi Riau dengan alokasi dana sebesar Rp 32 Miliyar, “ sampaikan Camat Enok Surya Wirawan, Sabtu (24/1/2015).

Namun meskipun begitu, Camat masih belum bisa memastikan dibulan apa dimulai pekerjaan tersebut. Sebab, saat ini menurutnya sedang dalam proses pelelangan. “Yang jelas ditahun ini akan dialokasikan sekaligus dilaksanakan pekerjaannya,” Terangnya.

Ditambahkan Surya, dari jumlah dana yang akan dicairkan ini diharapkan akan mampu menghasilkan kualitas bangunan jalan dengan lebih baik, karena biasanya terang Surya, bantuan untuk perbaikan bangunan jalan dari jumlah Rp 1 miliyar untuk panjang 2 atau 3 km.

“Sekarang ini dari panjang 23 kilo itu dapat Rp 32 miliyar, berarti 1 kilonya dapat Rp 1 miliyar lebih, tentu harapan kita kualitas pekerjaan akan lebih maksimal dan memiliki umur ekonomis yang lebih lama,” Harapnya.

Dalam kesmepatan itu, mewakili masyarakat Kecamatan Enok, Surya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Pemerintah Daerah Provinsi Riau maupun Bupati Inhil dengan diperolehnya pengalokasian sedemikian besar untuk perbaikan jalan tersebut. Dihimbaunya kepada masyarakat Kecamatan Enok untuk memberikan dukungan penuh agar pekerjaan ini dapat terselesaikan dengan baik.

“Khususnya untuk masyarakat yang ada di sepanjang jalan penghubung itu, seperti desa Sungai Lokan dan Simpang 3 daratan berikan bantuan agar pekerjaan besar yang hasilnya untuk masyarakat ini dapat sukses dan lancar,” Pungkas Surya.(mirwan)