Kantor Kades di Keritang Dibobol Maling

Keritang (detikriau.org) – Kantor Kepala Desa (Kades) Nusantara Jaya jalan Lintas Utara Kecamatan Keritang dibobol maling.

Menurut informasi dari kepolisian, insiden itu mula diketahui ketika salah seorang staf desa Agus Zubaidah (36) masuk kantor, Selasa (14/6/2016) kemarin, sekitar pukul 08.30 WIB.

Saat itu, pelapor ini mengaku diberitahu oleh petugas Banpol PP bahwa Kantor telah dibobol oleh orang tidak dikenal. Mendengar itu, ia langsung melakukan pengecekan kedalam ruangan dan tampak kondisi jendela dalam keadaan terbuka dan rusak.

“Tak hanya teralis jendela yang rusak, berkas-berkas yang berada di dalam lemari juga tampak berserakan. Bahkan ada barang yang hilang,” ungkap Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Herimain Putra, Rabu (15/6/2016).

Adapun barang yang hilang adalah berupa satu unit Infokus dan satu buah kamera digital, keduanya bermerk Sony senilai kurang lebih sebesar Rp 10 juta.

“Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan dan kasus ini ditangani oleh petugas Polsek Keritang,” tutupnya./Mirwan




Tak Gunakan Helm, Kepala Herman Terburai di Aspal Jalan

KEMUNING (detikriau.org) – Herman (23) tewas mengenaskan dalam kondisi kepala pecah di jalan Lintas Timur KM 253 Dusun Ojolali Desa Keritang Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jum’at (10/6/2016) sekitar pukul 16.45 WIB.

Peristiwa itu terjadi setelah insiden tabrakan dua unit kendaraan dari arah yang berbeda. Saat itu, pria warga Kecamatan Sungai Akar Kabupaten Inhu ini melaju kencang menggunakan sepeda motor merk Honda Revo tanpa nomor polisi dari arah Rengat menuju Jambi.

Kemudian, Edi Sutrisno (32) warga Desa Keritang Kecamatan Kemuning tiba dari arah berlawanan menggunakan mobil Mitsubishi L300 dengan nomor polisi BH 9472 AT.

Tiba di TKP, kedua kendaraan tersebut bertabrakan. Yang mana, kondisi jalan di TKP pada posisi turunan dan tikungan serta beraspal mulus, bahkan tanpa ada rambu-rambu.

“Herman saat itu tidak menggunakan helm sehingga kepalanya terbentur keras dan langsung meninggal dunia,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Herimain Putra, Sabtu (11/6/2016).

Ditambahkan, faktor yang menjadi penyebab kecelakaan diduga akibat pengemudi sepeda motor tidak mampu mengendalikan kendaraannya saat di tikungan./ Mirwan




Kecelakaan di Inhil, Sopir Asal Banten Ini Tewas di Tempat

Gbr ilustrasi
Gbr ilustrasi

KEMUNING (detikriau.org) – Jeje (52), sopir mobil tronton asal kota Serang Banten tewas di TKP, Senin (6/6/2016) malam. Hembusan nafas terakhir itu terjadi setelah mobil yang dikenderainya menabrak jembatan dan jatuh ke sungai di jalan Lintas Timur KM 255 Desa Keritang Kecamatan Kemuning.

Kendaraan yang dibawanya jenis Hino Tronton dengan nomor polisi B 9349 BEU. Saat itu ia tak seorang diri, melainkan ada seorang penumpang atas nama Elison Marbun (44) warga Kelurahan Pesangarahan Jakarta Selatan.

Meski tidak sampai meninggal dunia, namun kondisi penumpangnya juga cukup parah mengalami luka patah bagian lutut kaki kiri dan kaki kanan.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Herimain Putra membenarkan adanya insiden tersebut. Dan kini, perkara masih ditangani petugas Polantas Polres Inhil.

“Hasil penyelidikan, rem kendaraan yang dibawa dalam keadaan blong,” ungkap Herimain Putra, Selasa (7/6/2016).

Yang jelas katanya, peristiwa ini merupakan kelalaian pengemudia sebab saat itu tampak kendaraan melaju kencang dari arah Rengat Kabupaten Inhu menuju Jambi./Mirwan




Dendam Hubungan Gelap, Pria Ini Meregang Nyawa Dihadapan Ibunda

ENOK (detikriau.org) – Peno (28), Warga Kelurahan Pusaran Kecamatan Enok dibacok dengan parang panjang hingga tewas di Pusaran 8 Enok, Minggu (5/6/2016) sekitar pukul 7.00 WIB.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Herimain Putra membeberkan bahwa pelakunya adalah MA alias Mari (28) dan ia merupakan tetangga korban sendiri.

“Pelaku sudah diamankan, sekarang masih di Mapolsek Enok untuk dilidik lebih lanjut,” kata Herimain Putra.

Kronologis peristiwa menurut Putra, pagi itu korban sedang membonceng ibundanya menggunakan sepeda motor hendak ke pasar Pengalihan Enok.

Ketika di perjalanan, pelaku tiba-tiba muncul dan langsung menyerang menggunakan parang. Sempat ditangkis, namun kendaraannya jatuh sehingga tak mampu melarikan diri.

Saat korban terjatuh, pelaku spontan menyerang korban secara bertubi-tubi hingga melukai beberapa bagian tubuh seperti luka robek di kepala sebelah kanan dan bahu sebelah kiri. Dan akhirnya korban meninggal dunia di tempat.

“Motifnya, hasil interogasi pelaku dendam dengan korban karena pernah berselingkuh dengan istri pelaku,” tutup Paur Humas./ Mirwan




Polisi Kembali Rampas Senpi Rakitan di Kemuning, Kali ini 3 Pucuk

KEMUNING (detikriau.org) – Kepolisian kembali menemukan senjata api rakitan jenis kecepek di Kecamatan Kemuning. Kali ini disita sebanyak 3 pucuk, Selasa (31/5/2016) kemarin.

TKP senpi rakitan Desa Batuampar Kecamatan Kemuning ini dimiliki oleh SU atau Darto (47). Sehari sebelumnya, kepolisian menemukan senpi serupa itu di Selensen yang dimiliki oleh Dori (36).

Penemuan senpi di desa Batu Ampar tepat di RT 015 RW 05 Dusun Makasi di kediaman Darto sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas tak hanya menemukan sepucuk senpi namun juga didapat 1 botol plastik berisikan mesiu, 1 buah botol plastik berisi pemicu ledakan, 9 butir peluru timah dan beberapa barang bukti lainnya.

“Dari keterangan pelaku, Senjata tanpa izin itu dimiliknya sudah setahun lebih,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra, Rabu (1/6/2016).

Ketiga pucuk senpi tersebut lanjutnya, satu diantaranya adalah milik Tsk dan dua lagi merupakan titipan simpanan dari temannya. Fungsinya, hanya sebatas untuk memburu binatang.

“Saat ini Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kemuning guna penyidikan lebih lanjut,” tutup Paur Humas./ Mirwan




Polisi Amankan Pemilik Senpi Rakitan di Selensen

Foto TSK beserta barang bukti yang diamankan petugas
Foto TSK beserta barang bukti yang diamankan petugas

KEMUNING (detikriau.org) – Kepolisian berhasil mengamankan DD alias Dori (36) di kediamannya RT 023 RW 07 Kelurahan Selensen Kecamatan Kemuning, Senin (30/5/2016) kemarin.

Dori dibekuk karena kedapatan memiliki sepucuk senjata api rakitan jenis kecepek. Tak hanya senpi, polisi juga menemukan 12 butir peluru timah.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra menerangkan, pembekukan dilakukan disiang hari sekitar pukul 10.00 WIB tanpa ada pertawanan dari Tsk.

“Tsk terpaksa diamankan karena memiliki senpi dan sejumlah amunisi tanpa mengantongi surat izin,” kata Heriman Putra, Selasa (31/5/2016).

Hasil introgasi lanjut Paur Humas, senjata tersebut diperoleh dari salah sorang warga Kuala Cenaku Kabupaten Inhu yang dibeli seharga Rp 600 ribu.

“Dari pengakuan Tsk, senjata tersebut dipergunakan untuk berburu binatang. Namun tetap diamankan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tandasnya./ Mirwan