Diduga Konsleting Litrik. 2 Unit Rumah Warga di Reteh Jadi Arang

Reteh, detikriau.org – 2 unit rumah warga di Pasar Baru Kel. Kotabaru Reteh Kec. Keritang ludes dilalap api. Kedua rumah yang ludes menjadi arang dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada minggu 8 Januari 2017 sekira pukul 04.00 WIB itu adalah rumah milik Kurniawan (47) dan M Nasir (60).

berdasarkan keterangan pihak Kepolisian, awalanya pemilik rumah Kurniawan mendengar suara ledakan yang diperkirakan berasal dari kabel di atas rumahnya. setelahnya timbul api dan membakar rumah.

Tidak hanya rumah Kurniawan, api juga menjalar dan ikut menganguskan rumah milik M Nasir.

“Kemudian Kurniawan dan Nasir meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan api dan sekira pukul 04.30 WIB, api baru dapat dipadamkan.” Kata Kapolres Inhil AKBP Dolipar Manurung SIK melalui Paur Humas Iptu Heriman Putra

Dalam kejadian kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materil diperkirakan mencapai seratus lima puluh juta rupiah./Am

 




Kalau Tak Mau Bonyok, Jangan Lakukan Hal Ini …

Kemuning, detikriau.org – Rah (30) karyawan swasta warga warga Jalan Lintas Timur Kelurahan Selensen Kec. Kemuning Kab. Inhil melaporkan tentangganya sendiri Ds (33) dan Ma (29) kepihak kepolisian atas tindakan penganiayaan yang dialaminya.

Amukan pasutri yang menyebabkan Rah mengalami luka lebam pada bagian kepala ini terjadi pada Selasa (20/12/2016) yang lalu.

Diterangkan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Kemuning Kompol Taufik Suardi SH, kejadian tersebut berawal saat korban sedang duduk dirumahnya yang bertepatan berseberangan dengan rumah kedua pelaku. Ketika itu korban melihat pelaku MA melintas. Korban-pun bersiul sambil menggoda dan mengacungkan tangannya

Sikap yang dilakukan korban ini sontak membuat MA emosi dan seketika mendatangi korban sembari mengambil pecahan batu dan melempar ke bagian tubuh korban sebanyak dua kali dan selanjutnya memukul kearah bagian kepala korban

Mendapat perlakuan tersebut, korban membalas dengan cara menjambak rambut MA, sehingga MA terjatuh dan kemudian MA berteriak memanggil suaminya DS

Mendengar teriakan si istri, DS langsung datang membantu dan memukul beberapa kali kearah kepala korban dengan menggunakan sebuah batu sehingga menyebabkan korban mengalami luka lebam di bagian kepala belakang dan bagian muka berdarah yang memyebabkan korban langsung tergeletak dan dibawa ke Puskesmas Kelurahan Selensen Kec. Kemuning untuk dilakukan perawatan intensif

“Atas kejadian tersebut keluarga korban merasa tidak senang dan melaporkan ke Polsek Kemuning,” kata Kapolsek

Mendapat laporan, Kapolsek memerintahkan Unit Opsnal Polsek Kemuning untuk mendatangi TKP dan mengamankan kedua pelaku

“Saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Polsek Kemuning untuk proses penyidikan lebih lanjut.” Akhiri Kapolsek,/dro




Simpan Shabu-Shabu, Petani di Kerintang diciduk Polisi

Tsk beserta sejumlah barang bukti yang diamankan pihak kepolsiian
Tsk beserta sejumlah barang bukti yang diamankan pihak kepolsiian

Keritang, detikriau.org – Simpan narkotika jenis shabu-shabu, jajaran kepolisian Polsek Keritang mengamankan Jh (47) warga Dusun Suka Tani Desa Petalongan Kecamatan Keritang Kabupaten Inhil. Tsk ditangkap saat berada dipondok yang berada di belakang rumahnya. Kamis (8/12/2016) sekira pukul 09.30 Wib

“dari tangan Tsk disita barang bukti narkoba jenis shabu – shabu yang sudah dibungkus dalam plastik berupa, 1 bungkusan paket besar, 4 bungkusan paket sedang dan 5 bungkusan paket kecil. Selain itu juga disita sebagai barang bukti berupa 2 unit HP, 1 unit alat hisap shabu-shabu (bong) yang terbuat dari botol lasegar serta uang tunai sejumlah Rp 9.150.000.” Sampaikan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Keritang AKP Sutono HS, jum’at (9/12/2016)

Dikatakan Sutono, keberhasilan pengungkapan pelaku tindak pidana narkotika ini atas bantuan informasi yang diberikan masyarakat tentang adanya orang yang sering melakukan transaksi narkoba dan sangat meresahkan masyarakat

Mendapatkan informasi tersebut, Kapolsek memerintahkan Tim Opsnal Polsek Keritang untuk melakukan penyelidikan

Setelah melakukan penyelidikan, Tim mendapatkan informasi berharga dan segera melakukan penangkapan.  saat dilakukan penggeledahan dengan disaksikan oleh perangkat RW setempat, maka ditemukanlah barang bukti seperti halnya tersebut di atas

“Pelaku beserta barang bukti saat ini sudah diamankan di Polsek Keritang untuk penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” tambahkan Sutono

AKP Sutono HS menyampaikan ucapan terima kasih atas peran serta masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak Kepolisian sehingga peredaran barang haram yang efeknya sangat merusak terutama untuk generasi muda yang menjadi penerus harapan bangsa ini dapat diminimalisir katanya mengakhiri./Am




Dihantam Sajam, Pria Ini Tewas Bersimbah Darah

KEMUNING (detikriau.org) – Abdul (20) tewas secara mengenaskan. Warga Dusun Liang Ajar Desa Kemuning Muda Kecamatan Kemuning ini ditemukan bersimbah darah akibat hantaman senjata tajam dibagian kepala belakang. Minggu (4/12/2016) sekira pukul 18.15 WIB.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kejadian tersebut diketahui oleh seorang warga Midas (40) dan Nil (40) yang saat itu sedang duduk depan rumah makan Dua Putra Batu Ampar, mendengar teriakan dari salah seorang yang menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Lintas Timur desa setempat yang mengatakan ada orang kenak bacok yang tergeletak dalam parit.

“Mendengar hal tersebut, Kemudian keduanya langsung berlari mendatangi TKP, dan sesampainya di TKP terlihat ada seorang laki – laki tergeletak didalam parit, dengan kondisi bersimbah darah,” ujar Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung Sik Melalui Paur Humas Polres Inhil IPDA Heriman Putra, Senin (5/12/2016).

Selanjutnya tambah Heriman, sejumlah wargapun dipanggil untuk membantu mengangkat korban dan langsung membawa korban ke Puskesmas Kelurahan Selensen, Kecamatan Kemuning.

Namun sesampainya di Puskesmas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan lagi dan dari hasil pemeriksaan dokter, korban diketahui mengalami luka akibat benda tajam di kepala belakang bagian atas, mengalami luka robek sepanjang 15 cm, sehingga menyebabkan pendarahan serius yang akhirnya menyebabkan korban meninggal dunia.

“Belum diketahui siapa pelaku yang tega menganiaya korban yang mengakibatkan meninggal dunia dan hal tersebut masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Kemuning guna penyidikan lebih lanjut”, tutur Paur Humas./ Mirwan




Warga Kemuning Temukan Mayat Wanita Tanpa Identitas di Perkebunan Sawit

Kemuning, detikriau.org – Warga Dusun Kruing Desa Tukjimun Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat  wanita di areal perkebunan kelapa sawit, jum’at (2/12/2016) sekira pukul 14.00 Wib

Saat ditemukan mayat wanita tanpa identitas ini mengenakan baju kaos bermotif gambar warna hitam dan celana jeans warna biru dongker merk chanel.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Kemuning Kompol Taufik Suardi SH, mayat wanita yang bagian kepalanya sudah menjadi tengkorak ini pertama kali ditemukan oleh warga setempat Anto.

Saat hendak melakukan panen buah kelapa sawit dilahan perkebunan miliknya, Anto mencium aroma bangkai yang begitu menyengat. Karena merasa curiga, anto berupaya mencari sumber bau untuk mendapatkan kepastian. Tidak berselang lama anto mendapati sesosok mayat berada dibawah Pohon kelapa sawit  dengan posisi terlentang dan tertutup daun pelepah sawit.

Mengetahui hal ini, Anto (25) kemudian memberitahukan penemuan mayat ini kepada Usnipar (28) dan selanjutnya memberitahukan kepada Kepala Desa Tukjimun Rais dan oleh Kepala Desa diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Desa Tukjimun Bripka Desi Sutowo.

Mendapatkan laporan penemuan mayat, Bripka Desi Sutowo segera meneruskan kepada Kapolsek Kemuning Kompol Taufik Suardi SH dan segera menuju TKP.

“Saat ini mayat berada di Puskesmas Kelurahan Selensen Kecamatan Kemuning. Karena kondisinya sudah dalam keadaan membusuk, untuk memastikan identitas, mayat wanita ini akan kita bawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan Forensik,” Sampaikan Kapolsek, Jumat (2/12/2016)./dro




Ini Nama-Nama Korban Musibah Longsor di Tanah Merah

Tanah Merah, detikriau.org – Kepala BPBD Inhil Yusfik SH menjelaskan musibah longsor yang terjadi di Kelurahan Kuala Enok Kecamatan Tanah merah menyebabkan rusaknya tempat tinggal 4 Kepala Keluarga dengan 13 jiwa. Sabtu (19/11/2016)  sekira pukul 00.30 Wib dinihari.

Nama korban tersebut adalah: 1. Mujiburrahman (KK) dan Istri. 2. Yon Rafisah (KK) bersama Eli Nurlaila (istri), Hj Rosmaidar (ibu) beserta Fadlur dan Dimas (anak). 3. Bastian Basir (KK) bersama istri Eli Nurlia dan Feri, Delfianti, Dumas (anak. 4. Mulyadi (KK)

“Kita sudah salurkan kebutuhan logistik untuk membantu  korban bencana,” Sampaikan Yusfik./*/Mirwan