Inf Mursyid dan Dandim Inhil Pastikan Tidak Ada Keterlibatan Anggota TNI Dalam Kasus Penganiayaan Kelompok Tani

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dan Unit Intel Tim Intel Korem 031/Wira Bima Pekanbaru, Letnan Dua Inf Mursyid Jab memastikan bahwa anggotanya tidak terlibat dalam penganiayaan terhadap Kelompok Tani di Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning yang terjadi pada Pada Senin, 26 Agustus 2024.

Hal itu diungkapkan Inf Mursyid saat menghadiri konferensi pers di Makodim 0314/Inhil dalam kasus pengeroyokan kelompok tani oleh orang tak kenal yang mengaku anggota TNI Intel Korem, Kamis (29/8/2024).

“Saya pastikan anggota saya tidak ada terlibat dalam peristiwa itu, karena saat kejadian secara keseluruhan Intel Korem 031/ Wira Bima sedang berada di Mabes Korem Pekanbaru dan tidak ada satupun yang tengah bertugas di Indragiri Hilir,” tegasnya.

“Jadi kita pastikan pelaku pengeroyokan yang mengaku dari intel korem bukan anggota TNI Korem/031 Wira Bima Pekanbaru,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Fikky Nur Kuncoro Jati, S.H.,M.Han juga memastikan bahwa dalam peristiwa penganiayaan juga memastikan tidak ada keterlibatan anggota TNI di Kodim 0314/Inhil, sebagaimana dalam pemberitaan yang di muat dari beberapa media menyebutkan terdapat oknum aparat TNI dalam peristiwa pengeroyokan.

“Kita sudah melakukan penyelidikan internal terkait kasus ini, Dapat kita pastikan tidak ada keterlibatan anggota saya di Kodim 0314/Inhil,” ungkap Dandim.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan dari salah satu korban penganiayaan yang hadir dalam konfrensi pers, Yusri Hasibuan menyebutkan awal mula kejadian pengeroyokan secara tiba-tiba sekelompok orang yang tidak dikenal datang ke pos penjagaan kelompok tani Kemuning Sawit Unggul.

“Saya tidak mengenal siapa pelakunya karena dengan cepat sekelompok orang tersebut datang dan mematikan lampu sambil bilang kami dari INTEL KOREM. Setalah itu kami langsung di keroyok,” tutur Yusri Hasibuan. (Arb)




Polres Inhil Kembali Ringkus Penyalahguna Narkotika. Kali ini di Selensen

Foto : Arsip Polres Inhil

Kemuning, detikriau.org – Kepolisian Polres Indragiri Hilir kembali meringkus pelaku penyalahguna narkotika, rabu (9/1/2019) di Dusun Saka Jaya Kelurahan Selensen Kecamatan Kemuning Kab Inhil.

Penangkapan MZ (27) dan AL (30) yang keduanya merupakan warga Kelurahan Selensen ini merupakan pengungkapan kasus narkotika yang ketika kalinya pecan kedua diawal tahun 2019 ini.

Dari pelaku MZ, polisi menyita sebanyak 13 paket kecil dan 2 paket sedang narkotika jenis shabu dengan berat total 3,13 gram. Turut disita sebagai Barang Bukti uang tunai senilai Rp 750 ribu serta 1 unit handphone.

Sedangkan dari AL, polisi menyita 1 paket kecil shabu seberat 0,5 gram berikut uang tunai Rp 330 ribu dan 1 unit handphone.

Keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony P, SIK, M.H,. yang diinformasikan melalui Kapolsek Kemuning KOMPOL Lilik Surianto, S.ST, SH,. pada rabu petang yang lalu pihaknya telah memperoleh informasi dari seseorang (identitas dirahasiakan) yang mengatakan bahwa didekat tempat tinggalnya kerap terjadi peredaran narkotika yang dilakukan oleh para pelaku.

Kedua pelaku kemudian berhasil dibekuk saat sedang berada disebuah arena permainan billiard saat akan melakukan transaksi.

“Mereka sudah sering melakukan transaksi narkoba diwilayah ini dan masyarakat sudah merasa bosan melihat tingkah perbuatan mereka (para pelaku),” ujar Kapolsek, kamis (10/1/2019)

Saat ini, ditambahkan Kapolsek, Pelaku berikut BB hasil sitaan sudah diamankan dimapolsek Kemuning guna proses Penyidikan lebih lanjut.

Laporan: Amrul




IRT di Tanah Merah Ditemukan Tewas Bersimbah Darah. Diduga Korban Curas

Laporan: Amrul

Kondisi jasad korban saat pertamakali ditemukan. Foto/Arsip Polsek Tanah Merah

Tanah Merah, detikriau.org – Rugayah, warga Tembok PSK RT. 05 RW. 05 Desa Tanah Merah Kec Tanah Merah Kab Inhil-Riau ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan tubuh bersimbah darah dilantai rumah tempat tinggalnya, jum’at (21/12/2018) sekira pukul 10:00 Wib.

Keterangan pihak kepolisian, jasad Ibu Rumah Tangga (IRT) ini pertamakali ditemukan oleh tetangga korban M Fahri dan M Latif.

“Saksi kemudian melaporkan kepada anak korban dan ketua RT setempat yang selanjutnya melaporkan kepihak kepolisian,” Diterangkan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra Sik MH melalui Kapolsek Tanah Merah Iptu Liber Nainggolan.

Sebilah golok yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban

Menurut Kapolsek, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, diduga nyawa korban dihabisi oleh pelaku dengan menggunakan sebilah golok yang telah ditemukan dikolong rumah korban setelah kejadian.

“Kuat dugaan kematian korban akibat perbuatan seseorang yang tidak dikenal yang bermaksud hendak mencuri,” duga Kapolsek

Kapolsek juga menerangkan, sejumlah harta benda milik korban telah hilang yakni berupa 1 unit HP merk Xiaomi Note 4X, 1 unit Tablet merk Advan dan uang tunai lebih kurang sebesar Rp. 400 ribu.

“keterangan ini kami peroleh dari pernyataan pelapor yang tidak lain adalah suami korban sendiri

“Kita berharap pelaku dapat segera ditemukan.” Akhiri Kapolsek.




Wabup Inhil H Syamsuddin Uti: Nilai Juang H Rosman Malomo untuk Kemajuan Inhil Tak Terlupakan Sepanjang Masa

Laporan: Rul   Editor: Faisal

Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti saat menyampaikan amaran pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta Peringatan Hari Ibu 2018 di Kelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang. Foto: Humas Pemkab Inhil

Sungai Batang, detikriau.org – Wakil Bupati Inhil periode 2018-2023, H Syamsuddin Uti sampaikan ucapan terimakasih dan salam hormatnya kepada Keluarga Besar Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018, H Rosman Malomo.

Menurut Wabup, masyarakat Kelurahan Benteng sudah seharusnya merasa bangga atas prestasi putra daerah Benteng yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Inhil selama 2 periode dan Wakil Bupati Inhil selama 2 periode pula.

“Beliau sahabat saya. Dulu saat pak Rosman menjabat sebagai Ketua DPRD, saya Wakil Ketua DPRD. Dan Hari inipun saya meneruskan jabatan Beliau sebagai Wakil Bupati,” Sampakan Wabup disela penyampian sambutannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus Peringatan Hari Ibu Tahun 2018 bertempat di Lapangan Pondopo Kelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, Minggu, (9/12/18).

Menurut Wabup, sebagai mantan wakil bupati Inhil, tokoh masyarakat dan tentu sahabat karibnya, nilai juang Bapak H Rosman Malomo untuk kemajuan daerah ini  tidak akan pernah dilupakan sepanjang masa

Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyempatkan untuk menyampaikan ucapan salam dari Bupati Inhil HM Wardan kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Sungai Batang.

Wabup juga mengucapkan terimakasihnya sekaligus penghargaan yang tinggi kepada masyarakat Sungai Batang dimana dalam pemilihan kepala daerah yang lalu telah memberikan kepercayaan kepada dirinya bersama Bupati HM Wardan untuk memimpin dan melanjutkan pembangunan dikabupaten indragiri hilir.

Hari ini, kata Wabup juga, tidak ada kalimat siapa menang atau kalah, yang menang itu adalah masyarakat Indragiri Hilir karena masyarakat menginginkan Wardan-SU untuk memimpin di kabupaten indragiri hilir.

“tanpa dukungan masyarakat kami tidak bisa berbuat apa-apa,  jadi kalimat masa lalu kita tutup semuanya dan kita bina kesatuan dan persatuan dan kita teladani akhlak Rasulullah Saw  dalam kehidupan sehari-hari.” Ajak Wabup mengakhiri.




Lagi Musibah Tanah Longsor, Kali Ini 5 Unit Rumah Penduduk di Kuala Enok Ambruk

Laporan: Amrul

Tanah Merah, detikriau.org – Musibah tanah longsor ambrukan 5 unit rumah penduduk di Jalan AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir, minggu (25/11) sekira pukul 23.00 Wib.

Menurut keterangan saksi, Umar, sebelum kejadian,saksi sedang asik duduk-duduk diteras depan rumahnya. tiba-tiba ia mendengar suara seperti papan pecah yang berasal dari arah belakang rumah. saksi bergegas mencari tau, namun tidak menemui sumber penyebab suara tersebut.

Saksi kemudian turun ke “pompong” dengan maksud menguras air diperahu bermotor diesel miliknya itu. saat itulah saksi menyaksikan rumah milik Siti Aisyah ambruk dan diikuti rumah berhampiran. saksi seketika berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

“tidak ada korban jiwa namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp 200-an juta,” Sampaikan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Sik MH melalui Kasubag Humas AKP Syafri Joni SE, senin (26/11)
d

iterangkan AKP Syafri, musibah tanah longsor ini disebabkan abrasi air sungai. Dugaan ini dilatarbelakangi oleh pemukiman masyarakat yang tertimpa musibah berada dibantaran sungai Kuala Enok yang pada saat musibah terjadi air dalam keadaan surut.

Berikut nama-nama korban musibah tanah longsor di Kuala Enok rilis pihak kepolisian;

1. H. DG. PASAUK, 75 Th, Bugis, Islam, Tani, Jl. AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah. (RB)

2. H. MUHAMMAD NUR, 65 Th, Bugis, Islam, Tani, Jl. AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah. (RB) yg disewa oleh UMAR, 45 Th, Bugis, Islam, Penambang Pompong, Jl. AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah.

3. MARIAM, 70 Th, Jawa, Islam, Dagang, Jl. AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah. (RB)

4. H. HAMSAN SANUSI, 54 Th, Bugis, Islam, Swasta, Jl. AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah. (RB)

5. H. DG. PASAUK, 75 Th, Bugis, Islam, Tani, Jl. AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah. (RB) yg disewa oleh YALI, 40 Th, Bugis, Islam, Tani, Jl. AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah




Senggol Lutut Istri, Pelaku Ayunkan Parang Ketubuh Korban

 

Foto: Arsip Polsek Sungai Batang

Sungai Batang, detikriau.org – Iwan bin Tamin, warga kuala patah parang Kecamatan Sungai Batang Kabupaten indragiri hilir harus mendapatkan perawatan medis akibat sejumlah luka bacok ditubuhnya. Rabu (14/11)

Luka robek di bagian kepala, leher, dan pergelangan jari jempol Iwan hanya berlatarbelakang ketersinggungan pelaku MY (22) yang mengaku melihat korban menyenggol lutut istrinya.

Keterangan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra SIK MH melalui Kasubag Humas AKP Syafri Joni SE
Kronologis kejadian bermula pada sabtu tanggal 10 Nopember 2018.

Saat itu pelaku mengaku menyaksikan korban menyenggol lutut istrinya. merasa tidak senang selanjutnya pada hari Rabu 14 Nopember 2018 sekira pukul 19.30 Wib di TKP RT 10 Desa Kuala Patah Parang pelaku yang baru pulang dari mencari ikan melihat korban selanjutnya mengambil Parang yang di sampan lalu mengejar dan menebaskan parangnya ke tubuh korban.

“Akibatnya korban alami luka dibagian kepala, leher sebelah kanan dan luka robek di bagian jari jempol, ” Terang AKP Syafri. Kamis (15/11)

Selanjutnya tambah AKP Syafri, pelaku melarikan diri masuk ke dalam kebun kemudian sekira jam 23.30 wib dengan di bantu oleh masyarakat dilakukan penangkapan dan selanjutnya diamankan di polsek Sungai Batang.

” Saat ini korban dirawat dipuskesmas Kuala Enok Kec. Tanah Merah untuk mendapatkan perawatan medis.” Akhiri AKP Syafri Joni SE. / Ari Permana