Upacara Kemerdekaan di Desa Sungai Berapit, Kades : Kemerdekaan Bukan Hanya Tentang Sejarah

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah memimpin langsung upacara bendera yang digelar di halaman Sekolah Dasar Negeri 003, Minggu (17/8/2025).

Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB itu diikuti oleh ratusan peserta, terdiri dari siswa-siswi SDN 003, guru, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Karang Taruna dan PKK desa.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kades M Ihsah menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya menjaga persatuan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang sejarah, tapi tentang bagaimana kita meneruskan perjuangan dengan membangun desa, mencerdaskan anak-anak, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Sementara itu, Majelis Guru dan masyarakat menyambut baik pemerintah desa yang selalu melibatkan sekolah dalam perayaan nasional.

“Kegiatan ini sangat positif untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini. Anak-anak jadi lebih memahami makna kemerdekaan secara langsung,” ungkapnya.

Upacara berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan serta harapan agar Desa Sungai Berapit semakin maju dan sejahtera. (Galeri Foto)




Pemdes Panglima Raja Fasilitasi Suku Duanu Tampil di Ajang Seni Budaya di Pekanbaru

ARB INdonesia, PEKANBARU — Pemerintah Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir, menunjukkan komitmennya dalam pelestarian budaya lokal dengan memfasilitasi partisipasi komunitas Suku Duanu dalam ajang seni budaya yang digelar di Pekanbaru, Minggu (10/8/2025).

Kegiatan yang diawali dengan Pawai Budaya dalam rangka Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau ini diikuti oleh 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Salah satunya Kabupaten Indragiri Hilir yang menampilkan kebudayaan Suku Duanu.

Suku Duanu yang dikenal sebagai masyarakat pesisir dengan tradisi maritim yang kuat, tampil memukau lewat pertunjukan tradisionalnya.

Kepala Desa Panglima Raja, Haliar, menyampaikan bahwa keikutsertaan Suku Duanu dalam ajang ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan dan pengakuan terhadap identitas budaya.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Suku Duanu bukan hanya bagian dari sejarah, tapi juga masa depan kebudayaan Inhil. Mereka punya warisan yang luar biasa, dan sudah saatnya kita beri ruang untuk tampil,” ujar Haliar.

Selain mengikuti Pawai Budaya dengan menggunakan pakaian adat dan membawa hasil kerajinan tangan, Suku Duanu juga menampilkan cara pengobatan tradisional.

Terakhir Kades Panglima Raja mengaku bangga dan terharu atas penampilan yang dipersembahkan oleh Suku Duanu.

“Kita sangat bangga, ini kesekian kalianya Suku Duanu mendapat kesempatan untuk tampil di luar daerah dalam menunjukkan budaya tradisional. ,” tutupnya. (Galeri Foto)




Pemerintah Desa Sungai Berapit Gelar Rapat Persiapan Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan rapat koordinasi, Rabu (6/8/2025).

Bertempat di Balai Desa Sungai Berapit, kegiatan ini pimpin oleh Kepala Desa melalui sekretaris desa, dan dihadiri oleh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, serta unsur Tim Penggerak PKK.

Sekretaris Desa Sungai Berapit, Ambok Tang dalam arahannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, semangat gotong royong, serta mempererat hubungan sosial antarwarga.

“Peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan serta sarana memperkuat solidaritas dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa,” ujarnya.

“Melalui rapat tersebut, disepakati sejumlah agenda kegiatan yang akan dilaksanakan secara bertahap,” lanjut Ambok.

Selain itu, Ambok juga menyampaikan bahwa seluruh kepanitiaan akan segera bergerak untuk mempersiapkan teknis pelaksanaan kegiatan dalam menyambut HUT RI ke-80.

“Kami mengharapkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, baik dalam bentuk partisipasi langsung maupun kontribusi lainnya, demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan ini,” harapnya.

Dalam rapat tersebut, masyarakat memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa dalam menyelenggarakan kegiatan yang bersifat inklusif dan membangun semangat kebersamaan.

“Kegiatan ini sangat positif dan perlu didukung bersama. Semangat kemerdekaan harus menjadi energi kolektif untuk membangun desa yang lebih maju dan harmonis,”. (Galeri Foto)




Peringati Hari Anak Nasional, Kades Sungai Berapit Gelar Apel Pagi dan Senam Sehat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN), Pemerintah Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan apel pagi dan senam sehat bersama peserta didik SDN 003 Concong Luar, Rabu (23/7/2025).

Kegiatan yang di pimpinlangsung oleh Kepala Desa Sungai Berapit ini berlangsung meriah di halaman SDN 003 dengan dihadiri oleh perangkat desa, TP PKK, Guru-guru,serta peserta didik dan lainnya.

Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah dalam pidatonya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan ruang tumbuh yang sehat bagi anak-anak.

“Anak adalah harapan masa depan. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menunjukkan bahwa pemerintah desa peduli dan berkomitmen terhadap kesehatan serta kebahagiaan mereka,” ujarnya.

“Momentum Hari Anak Nasional di Sungai Berapit bukan hanya seremoni, tapi wujud nyata komitmen desa untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak, sehat, dan inklusif,” tutup M Ihsah.

Setelah apel, seluruh peserta diajak mengikuti senam sehat bersama. Sorak tawa anak-anak mewarnai suasana, menandai momen kebersamaan yang penuh semangat dan kegembiraan. (Galeri Foto)




Sambut Hari Anak Nasional, Kades Panglima Raja Gelar Apel Pagi dan Gotong Royong

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam semangat memperingati Hari Anak Nasional (HAN), Pemerintah Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar kegiatan apel pagi dan gotong royong bersama, Rabu (23/07).

Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 012 Concong Luar, dipimpin langsung oleh Kepala Desa Panglima Raja dan diikuti oleh aparatur desa, kader PKK, Guru, dan siswa/siswi.

Kepala Desa Panglima Raja, Haliar dalam sambutannya menyampaikan bahwa anak-anak adalah aset masa depan bangsa dan perlu lingkungan yang bersih, sehat, dan penuh kasih sayang agar mereka tumbuh secara optimal.

“Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni. Ini momentum bagi kita semua untuk memberikan perhatian yang lebih pada tumbuh kembang anak, termasuk dari aspek kebersihan dan lingkungan tempat mereka bermain dan belajar,” ujarnya.

Usai apel, peserta langsung bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar area sekolah, dan ruang bermain anak-anak.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan dan bekerja sama dalam komunitas,” tutup Haliar (Galeri Foto)




Perkuat Aspek Ekonomi, Pemdes Pekantua Bentuk Persatuan Pekerja Pasir

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi para pekerja pasir, Pemerintah Desa (Pemdes) Pekantua, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bentuk Persatuan Pekerja Pasir.

Langkah ini bertujuan untuk memberikan perlindungan, meningkatkan daya tawar, serta menciptakan mekanisme distribusi yang lebih terorganisir bagi para pekerja di sektor tersebut.

Kepala Desa Pekantua, Neti Oktarianda, S.K.M, menyatakan bahwa persatuan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pekerja pasir untuk memperjuangkan hak-hak mereka serta mendapatkan akses pendampingan usaha.

“Kami ingin memastikan bahwa pekerja pasir di Desa Pakantua memiliki posisi yang lebih kuat dalam pasar dan tidak terjebak dalam ketidakpastian harga serta regulasi,” ujarnya.

“Selain memperkuat aspek ekonomi, persatuan ini juga akan membantu meningkatkan praktik penambangan yang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan,” tambah Kades Pekantua.

Pembentukan persatuan pekerja pasir di Desa Pakantua ini berdasarkan hasil kesepakatan musyawarah desa yang digelar pada Selasa, (10/6/2025) di aula Kantor Desa Pekantua.

Selain dari pembentukan persatuan, dalam musyawarah yang dihadiri oleh Kepala Desa, Anggota BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan pekerja penambang pasir (penyedot Pasir, pemilik kapal pasir) dan lainnya, juga disepakati untuk harga pasir sebesar Rp 25.000 perkubik.

“Selain itu juga, disepakati bahwa pekerja pasir/sedot dapat bermitra dengan perusahan yang telah mengantongi izin pertambangan pasir untuk memastikan bahwa aktivitas pekerja pasir berlangsung secara legal dan berkelanjutan,” tutup Kades Pekantua, Neti Oktarianda, S.K.M. (Arbain)