Pemdes Panglima Raja Gelar Rembuk Stunting Tingkat Desa

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) rembuk stunting, Sabtu (8/2/2024).

Kepala Desa Panglima Raja, Haliar mengatakan Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya pemerintah desa untuk menurunkan angka stunting di Desa Panglima Raja serta menekankan pentingnya kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk mengatasi masalah stunting.

“Stunting adalah masalah yang kompleks dan memerlukan penanganan yang serius. Melalui Musdes rembug stunting ini, kami berharap dapat menemukan solusi-solusi efektif yang bisa mengurangi dan mencegah stanting pada anak,” ujarnya.

Selain itu, Haliar juga menyampaikan ucapan terimakasih atas partisipasi seluruh lapisan masyarakat Desa Panglima Raja yang antusias terhadap kegiatan musdes rembuk stanting.

Selain itu, ia juga mengaja seluruh masyarakat untuk terus aktif dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa.

Untuk diketahui, acara rembuk stanting ini di gelar di Balai Desa Sungai Berapit ini dihadiri oleh Camat concong dan staf, ketua TP PKK kecamatan concong, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa dan perangkat, TP PKK Desa Sungai Berapit, Kader Posyandu, Kader Stunting, ibu-ibu desa dan tamu undangan lainnya. (Galeri Foto)




Pemdes Sungai Berapit Gelar Musdes Rembuk Stunting

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) rembuk stunting sebagai upaya bersama untuk menurunkan angka stunting di desa, Kamis (6/2/2024).

Acara yang berlangsung di Balai Desa Sungai Berapit ini dihadiri oleh Camat concong dan staf, ketua TP PKK kecamatan concong, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa dan perangkat, TP PKK Desa Sungai Berapit, Kader Posyandu, Kader Stunting, ibu-ibu desa dan tamu undangan lainnya.

Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah dalam sambutannya menekankan pentingnya kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk mengatasi masalah stunting.

“Stunting adalah masalah yang kompleks dan memerlukan penanganan yang serius. Melalui Musdes rembug stunting ini, kami berharap dapat menggali solusi-solusi efektif yang bisa diimplementasikan di desa kita,” ujarnya.

Selain itu, M Ihsah juga menyambut baik atas antusias masyarakat desa dalam kegiatan Musdes rembuk stunting ini. Maka dari itu Pemerintah Desa Sungai Berapit mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa. (Galeri Foto)




Musrenbangdes Terlaksana, Haliar Berharap Usulan Desa Panglima Raja Dapat Terealisasi Tahun 2026

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong Kabupaten Indragiri Hilir menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun anggaran 2026, Rabu (5/2/2025).

Pada Musrembangdes yang digelar di Balai Desa Panglima Raja dibuka oleh Camat Pulau Burung diikuti oleh Kades Panglima Raja beserta perangkat, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Ketua BPD dan anggota, serta dihadiri oleh LPM, KPMD, PKK, tokoh masyarakat dan lainnya.

Kepala Desa Panglima Raja, Haliar dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbangdes ini merupakan kegiatan tahunan yang wajib kita laksanakan untuk menyerap aspirasi masyarakat desa guna kepentingan pembangunan di tahun 2026, yangmana usulan pembangunan dengan pembiayaannya di luar dari dana APBDes.

Hari ini kata Haliar, masih banyak pembangunan desa yang belum ter-cover oleh dana desa. Maka daripada itu, Musrembangdes ini merupakan kesempatan untuk mengajukan usulan pembangunan desa di Tahun 2026 mendatang kepada Pemerintah Kabupaten.

“Masih banyak pembangunan yang harus dilaksanakan di Desa Panglima Raja ini, namun semua itu tentunya sangat jauh akan terlaksana jika semuanya di bebankan kepada APBDes. Maka kedepan mari kita bekerja sama untuk menjemput anggaran agar pembangunan yang kita usulan tahun ini dan ditahun 2026 bisa terealisasikan melalui anggaran APBD yang kita usulkan,” tutur Haliar.

Terakhir Kades Panglima Raja berharap usulan yang diajukan nantinya dapat diteruskan pemerintah kecamatan dan direalisasikan oleh pemerintah daerah, mengingat banyaknya pembangunan yang harus dilakukan di desa demi kepentingan masyarakat setempat.

“Kami pemerintah desa sangat berhap usulan kami nantinya dapat diterima, karena yang kami usulakan ini merupakan skala prioritas pembangunan desa,” tutupnya. (Galeri Foto)




Desa Sungai Berapit Gelar Musrenbangdes Tahun Anggaran 2026

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun anggaran 2026, Selasa (4/2/2025).

Musrembangdes ini dibuka langsung oleh Camat Concong dan diikuti oleh Kepala Desa beserta perangkat, Kapolsek dan anggota, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, BPD dan anggota, perangkat desa, rt rw, tim penggerak PKK, majelis guru, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya.

Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah mengatakan sesuai amanat undang-undang bahwa musrenbangdes merupakan suatu kewajiban bagi pemerintah desa untuk melaksanakan kegiatan ini di setiap tahunnya.

“Hal itu bertujuan untuk merumuskan suatu pembangunan pada
tahun berikutnya melalui anggaran diluar dari APBdes,” imbuhnya.

Meski setiap usulan prioritas Desa Sungai Berapit yang telah diajukan melalui Musrenbangdes inj belum banyak tampak terealisasi, akan tetapi Pemerintah Desa tetap optimistis dan akan tetap mengusulkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Kami tetap optimis dan tidak bosan untuk tetap mengusulkan pembangunan skala prioritas di Desa Sungai Berapit,” tutur M Ihsah

Terakhir ia berharap usulan pembangunan desa di Desa Sungai Berapit pada tahun 2026 dapat diterima dan dilaksanakan oleh pemerintah daerah. (Galeri Foto)




Agar Usulan Desa Bisa Terealisasi, Budi Santosa Harap Kondisi Keuangan Daerah Cepat Membaik

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Sapta Jaya, Kecamatan Pulau Burung menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun anggaran 2026, Rabu (22/1/2025) di Gedung Serbaguna.

Musrembangdes ini dibuka langsung oleh Camat Pulau Burung yang diwakili oleh Bendahara Kecamatan, Mujib dan diikuti oleh Kepala Desa beserta perangkat, Ketua BPD dan anggota, serta dihadiri oleh Direktur BUMDes, Kepala Dusun, RT/RW, Pendamping DMJI PT dan P3MD, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Kepala Desa Sapta Jaya, Budi Santosa mengatakan sesuai amanat undang-undang bahwa musrenbangdes merupakan suatu kewajiban bagi pemerintah desa untuk melaksanakan kegiatan ini di setiap tahunnya.

“Hal itu bertujuan untuk merumuskan suatu pembangunan pada tahun berikutnya melalui anggaran diluar dari APBdes,” imbuhnya.

Meski beberapa tahun belakangan kata Budi Santoso, setiap usulan yang telah diajukan melalui musrenbangdes dan belum ada realisasinya, akan tetapi Pemerintah Desa Sapta Jaya tetap optimistis dan akan mengusulkan kembali.

“Kita tetap optimis dan tidak bosan untuk tetap mengusulkan pembangunan skala prioritas di Desa Sapta Jaya,” tutur Kades Sapta Jaya.

Terakhir Budi Santoso berharap kondisi keuangan APBD Kabupaten Inhil segera kembali pulih, agar tujuan percepatan pembangunan bisa terealisasikan di desa-desa.

“Semoga keuangan daerah segera membaik, sehingga usulan desa kiya bisa ter-cover secara menyeluruh,” tutupnya. (Arb)




Gelar Musrenbangdes, Kades Ringin Jaya Berharap Ada Sentuhan Pemerintah Daerah dalam Pembangunan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Ringin Jaya, Kecamatan Pulau Burung menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun anggaran 2026, Rabu (22/1/2025) di Gedung Serbaguna.

Musrembangdes ini dibuka langsung oleh Camat Pulau Burung yang diwakili oleh Bendahara Kecamatan, Mujib dan diikuti oleh Kepala Desa beserta perangkat, Ketua BPD dan anggota, serta dihadiri oleh Direktur BUMDes, LPM, PKK, Kader Posyandu, Pendamping DMJI PT dan P3MD, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Kepala Desa Ringin Jaya, Atim Khoirullah Anam mengatakan suatu kewajiban bagi pemerintah desa untuk melakukan Musrenbangdes sebagai syarat untuk pembangunan di tahun berikutnya melalui anggaran diluar APBdes.

Meski sajauh ini jarang tersentuh pembangunan dari hasil musrenbangdes, Kades Ringin Jaya juga berharap musyawarah ini jangan dijadikan sebagai kegiatan seremonial belaka, harus ada tindaklanjutnya.

“Tujuannya agar percepatan dan pemerataan pembangunan bisa dirasakan di semua desa terutama Desa Ringin Jaya,” tutur Atim Khoirullah Anam.

Maka dari itu, Kades Ringin Jaya berharap usulan skala prioritas Desa di tahun 2026 mendatang bisa disentuh pembangunan oleh pemerintah daerah.

“Apa yang menjadi usulan prioritas Desa Ringin Jaya pada musrenbangdes ini, kami sangat berharap bisa diperhatikan dan bisa terealisasi,” harapnya.

Terakhir Atim Khoirullah Anam berharap penuh agar pemerintah daerah dapat menyentuh pemerataan pembangunan sampai ke desa di ujung pesisir.

“Desa kami yang berada di ujung pesisir, jadi kami sangat berharap penuh ada sentuhan pembangunan dari pemerintah, agar desa kami dapat meresakan kemajuan dalam pembangunan,” tutupnya.

Untuk diketahui, dari hasil musyawarah desa yang dilaksanakan, usulan pembangunan skala prioritas utama Desa Ringin Jaya diantaranya Jembatan, Jalan penghubung antar desa dan lingkungan, serta beberapa usulan penting lainnya. (Arb)