Komisi Yudisial Riau Turun ke Inhil Pantau Sidang ke IV Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Terhadap Presiden

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Komisi Yudisial (KY) Provinsi Riau turun langsung ke Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk memantau jalannya persidangan Usman terdakwa kasus ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo.


Penasihat Hukum Usman yang di Ketuai langsung oleh Muhsin, SH.,MH, beserta Tim mengapresiasi atas kedatangan KY Riau untuk memantau jalannya persidangan.


“Kedatangan Komisi Yudisial (KY)  Riau ke Inhil  merupakan permintaan dari masyarakat untuk memantau langsung sidang yang  ke IV, dengan agenda pembacaan putusan atas eksepsi atau keberatan penasihat hukum atas dakwaan Penuntut Umum,” tuturnya.


Dalam putusannya, Majelis Hakim menolak eksepsi atau keberatan yang disampaikan Penasihat Hukum atas dakwaan Penuntut Umum pada sidang sebelumnya.


“Kita berharap Majelis Hakim yang menangani kasus ini tetap pada konteksnya sesuai kode etik hakim, yakni hakim bersikap adil,” imbuhnya.


Lebih Lanjut Muhsin mengatakan, ketika eksepsi ditolak, kita akan fokus dalam agenda pembuktian dan pemeriksaan. Sidang akan dilanjutkan minggu depan dalam agenda mendengar keterangan saksi Penuntut umum.


“Kita tetap mengikuti secara normatif persidangannya yang akan dilanjutkan kembali pada Rabu 19 Februari 2020 mendatang,” ujar Penasehat Hukum Terdakwa.


Untuk diketahui, Hakim Pengadilan Negeri Tembilahan pada sidang ke IV terdakwa kasus ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo dipimpin Ketua Majelis Hakim Nurmala Sinurat, SH.


Editor Arb




Lagi-lagi Seorang Pria di Inhil Diciduk Karena Narkoba

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Seorang terduga pelaku tindak pidana narkoba jenis sabu berhasil ditangkap. Pelaku berinisial LS (44) ditangkap oleh Polsek Pelangiran Cafe 24 Simpang Kiri Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, Sabtu (7/2/2020).

Dari tangan terduga pelaku, ditemukan 1 (satu) paket narkoba jenis sabu, selembar uang Rp 50.000,- dan 1 (satu) unit handphone.

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kasubag Humas Polres Inhil, AKP Warno, LS ditangkap bermula dari informasi yang diterima Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Simpang tentang adanya titipan paket dalam kotak kardus kecil yang mencurigakan yang dititipkan oleh Saudara HD yang saat ini masih dalam penyelidikan kepada pelaku LS melalui speedboad dari Tembilahan ke Simpang Kiri Desa Tanjung Simpang.

“Selanjutnya, setelah menerima informasi tersebut, personil Polsek Pelangiran langsung melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil penyelidikan, Personil Polsek Pelangiran mengintoregasi saksi GN dan saksi YY ketika mengambil titipan atau paket tersebut kepada saksi FR yang merupakan ABK speedboat di PMKS Nyato Simpang Kiri Desa Tanjung Simpang,” pungkas Kapolres.

Dari hasil pengumpulan bahan keterangan terhadap saksi GN dan saksi YY diketahui bahwa keduanya dimintai tolong oleh terduga pelaku LS untuk mengambil paket barang yang dititipkan melalui Speedboad. Lantas, dikatakan Kapolres, personil Polsek Pelangiran langsung bergerak  mengamankan pelaku LS di Cafe 24 Simpang Kiri Desa Tanjung Simpang.

“Terhadap para terduga pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolsek Pelangiran guna penyidikan lebih lanjut. Untuk selanjutnya, kasus ini dilimpahkan ke Satres Narkoba Polres Inhil,” tutur Kapolres.


Editor Arb




Polres Inhil Tangkap 3 Pelaku TP Narkotika

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Satres Narkoba Polres Inhil pengamanan 3 orang laki-laki  di duga pelaku tindak pidana Narkotika jenis shabu, Minggu (09/2/2020) sekira pukul 08:00 Wib.

Pelakunya adalah RP (37) Warga Kelurahan Sungai Beringin  Kec. Tembilahan, RA, (21) dan MD, (20), keduanya merupakan warga Jambi.

Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) 11 paket kecil shabu, 1 (satu) set bong, mancis dan handpone.

“Polres Inhil berhasil menangkap setelah memperoleh informasi dari masyarakat bahwa  ada seorang laki-laki yang bernama UCOK sering melalukan transaksi Narkoba di Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan,” ujar Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kasubag Humas IPTU Warno.

Kemudian, tambah Warno, setelah  melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut, akhirnya Anggota Sat Res Narkoba langsung melakukan penangkapan terhadap UCOK Dkk.

“Setelah diaman kan Anggota Sat Res narkoba Polres Inhil langsung memanggil saksi Ketua RT dan Rw setempat dan dilakukan penggeledahan temukan barang bukti seperti yang tercantum diatas. Kemudian barang bukti langsung di bawa ke Mapolres Inhil guna penyidikan lebih lanjut,” tutupnya.


Editor Arb




Karyawan Hotel Dianiaya Ketum Ormas, ini Pengakuan Korban

Foto: Ketum Kiwal terekam CCTV saat tampar karyawan Hotel The Rinra


ARB INdonesia, MAKASSAR – Salah seorang karyawan Hotel The Rinra, Stepanus Sipulung (24) mengaku dianiaya oleh oknum diduga Ketum Kompi Pengawal (KIWAL) Garuda Hitam Makassar yang dikenal Ormas bodyguard pengawalan.


Pelaku inisial EN tersebut menampar Stepanus berkali-kali terekam Closed Circuit Television (CCTV) hotel, Senin lalu (3/2/2020), sekira pukul 07.00 WIB, di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.


Korban, Stepanus, mengungkapkan kejadian tersebut berawal pelaku check-out dari hotel dan menuju restaurant untuk sarapan pagi bersama istri dan anaknya.


Setelah sarapan, istri dan anaknya akan meninggalkan restauran, karyawan hotel membawakan bill tagihan yang diterima oleh istri EN, dan pelayan mengkonfirmasi mengenai penambahan sarapan pagi.


Baca Juga : Ketua Ormas ini Pukul Karyawan Hotel di Makassar


Merasa keberatan dengan tagihan penambahan sarapan pagi, istri pelaku menghubungi suaminya, EN. Dan berbicara dengan pelayan restauran.


“Pertama yang berbicara dengan tersangka ialah pelayan penerima tamu, saya tidak tahu apa pembicaraan dari pelayan ke tersangak dan kemudian pelayan memberikan telepon ke saya dan saya berbicara dengan pelaku untuk mengkonfirmasi kronologi penambahan sarapan pagi. Dan saat itu tersangka tidak terima dengan penambahan sarapan pagi dengan nada kasar dan berbicara kotor,” ungkap Stepanus


Kemudian pelaku mengatakan akan kembali ke restauran dengan nada kasar. Setelah tersangka tersebut naik ke restauran. Saat pelaku datang ke kasir, disambut oleh Stepanus dengan mengucapkan selamat pagi ke pelaku. Setelah itu tersangka langsung menampar telinga kiri korban dengan mengunakan tangan kanan pelaku.


“Saya ditampar, dan saat itu saya terlempar dan tersangka menampar saya untuk kedua kalinya dan saya langsung lari ke area kasir,” tutur korban


Tidak sampai disitu, saat anak pelaku menunjuk korban, pelaku kembali mendatangi korban dan kembali menampar ketiga kalinya.


Bukan hanya Stepanus mendapatkan perlakuan arogan tersebut, pelaku merasa tidak puas, kembali ke area kasir dan menampar duty manager hingga terpental.


“Saya saat itu mencoba meminta maaf kepada tersangka dan akan mengkonfirmasi penambahan sarapan pagi ke pihak management hotel. Setelah itu pelaku meninggalkan area restauran,” paparnya.


Akibat pemukulan tersebut, korban Stepanus Sipulung mengalami lebam di bagian wajah dan pangkal telinga. Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan visum.


Stepanus dan Keluarga merasa keberatan dengan adanya tindakan kekerasa tersebut melaporkan EN ke Mapolrestabes Makassar, dengan nomor register : STBL/65/K/II/2020/Polda Sulsel/Restabes Makassar.


Keluarga korban, Andis Pratama meminta agar EN segera ditahan. Polisi diminta bertindak tegas untuk memproses pelaku secara hukum akibat kekerasan yang dilakukan pelaku di depan umum.


“Saya berharap kepada pihak penyidiknya agar EN ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku” tutur Andis


Penyidik Polrestabes Makassar diminta untuk segera menahan Ketua Umum Ormas tersebut. Dan segera proses agar kasus tersebut ditingkatkan ke penyidikan dan segera dilimpahkan ke kejaksaan negeri Makassar.


Editor Arb




Pemilik 51 Paket Shabu Siap Edar Diamankan Polsek Tambang

ARB INdonesia, KAMPAR – Unit Reskrim Polsek Tambang, Kabupaten Kampar lakukan penanangkap terhadap seorang pengedar narkotika jenis shabu di Jalan Hidup Baru Dusun IV Penataan Desa Kampar Kecamatan Kampar, Kamis (6/2/2020).


Pelaku narkoba yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah SH alias S (42) warga Jalan Hidup Baru Dusun IV Penataan Desa Kampar Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar.


Dari pelaku berhasil diamankan barang bukti 1 paket sedang dan 50 paket kecil shabu terbungkus plastik bening, sebuah kantong plastik hitam, 1 unit Hp androit merk Xiaomi dan beberapa peralatan penggunaan shabu.







Pengungkapan kasus ini berawal pada Kamis dinihari (6/2/2020), saat itu Jajaran Polsek Tambang mendapat informasi akan adanya transaksi narkoba di wilayah Dusun IV Penataan Desa Kampar Kecamatan Kampa.


Menindaklanjuti informasi tersebut Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi SH perintahkan Unit Reskrim Polsek mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap target.


Setiba dilokasi anggota Unit Reskrim Polsek Tambang ini melihat seseorang dengan gerak-gerik mencurigakan dan langsung mengamankannya.


Kemudian dilakukan penggeladahan badan serta pemeriksaan disekitar TKP dan ditemukan 1 paket sedang dan 50 paket kecil narkotika jenis shabu dan beberapa peralatan penggunaan shabu.







Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Tambang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku narkoba ini, disampaikan bahwa tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Tambang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya. (rls/eky)


Editor Arb




Rokok Seludupan Dengan Jumlah Fantastis Diamankan Tim Opensif Dit Polairud Polda Riau di Perairan Indragiri

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dua unit speedboat ditemukan diduga bermuatan rokok ilegal dengan jumlah fantastis diselundupkan melalui perairan Indragiri Hilir, Riau.


Kedua speedboat tersebut telah diamankan oleh Tim Opensif Dit Polairud Polda Riau Tim I wilayah Tembilahan dan Meranti pada Jumat (31/2/2020), sekira pukul 00.30 WIB.


“Tim Opensif Dit Polairud Polda Riau mengamankan dua speedboat bermuatan rokok luffman di perairan Terusan Mas Kecamatan Tembilahan,” sebut Sunarto, Rabu (5/2/2020).







Kabid Humas Polda Riau, Sunarto, mengatakan penangkapan tersebut atas laporan beredar dari masyarakat adanya penyelundupan rokok tanpa cukai yang sedang marak masuk di perairan Indragiri Hilir sebagai jalur tikus.


“Kita mendapatkan laporan adanya pengangkutan rokok tanpa dilengkapi dokumen di wilayah perairan Indragiri,” sebutnya


Setelah dilakukan penyelidikan di perairan Indragiri, kata Sunarto, petugas menemukan dua unit speedboat dari Sungai Guntung tujuan Tembilahan bermuatan rokok tanpa cukai tidak dilengkapi Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari pihak Syahbandar, maupun terhadap dokumen speedboat dan dokumen muatan.







“Tim lidik dipimpin Kompol Syamsuddin menemukan dan memeriksa speedboat Putra Sriwijaya yang dinahkodai Juarsa bermuatan rokok luffman,” terangnya


Selanjutnya tim lidik kembali menemukan dan memeriksa speedboat Daya Jaya dinahkodai Mulyadi yang sedang berlayar dari Sungai Guntung tujuan Tembilahan, juga diduga membawa rokok luffman, serta tidak dilengkapi Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari pihak Syahbandar.


Atas penangkapan tersebut, kedua nahkoda beserta barang bukti speedboat Putra Sriwijaya bermuatan 25 tiem rokok merk luffman, dan speedboat Daya Jaya bermuatan 25 tiem rokok luffman dikawal Dermaga Satpolairud Polres Inhil guna proses lebih lanjut,.


Terhadap kedua pelaku dikenakan pasal 323 (1) UU RI No.17/2008 tentang Pelayaran JO Pasal 480 (1) KUH Pidana. (Rls)


Editor Arb