Polisi Bekuk Mucikari Prostitusi Terselubung di Karawang

ARB INdonesia.com, KARAWANG – NU (29) dan AR (27), mucikari bisnis prostitusi dibekuk polisi. Keduanya bekerja di tempat karaoke salah satu hotel di Karawang.


Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan mengatakan, petugas menangkap keduanya di dalam kamar sebuah hotel di Karawang, Jumat (6/3/202) sekitar pukul 18.00 WIB.


Pada saat itu, petugas juga mengamankan 10 pemandu lagu yang diduga berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK).


“NU yang merupakan koordinator pemandu lagu tempat karaoke, berperan menawarkan para pemandu lagu ke lelaki hidung belang melalui WhatsApp dengan tiga tipe. Tipe platinum ditawarkan Rp 3.550.000, gold Rp 2.550.000, dan diamond,” kata Bimantoro saat press release pengungkapan kasus prostitusi di Mapolres Karawang, Rabu (18/3/2020).


Sementara AR yang bekerja sebagai kasir di tempat karoke tersebut berperan sebagai pemesan kamar.


Pendapatan dari bisnis peostitusi tersebut, sebanyak Rp 700.000 diserahkan kepada PSK dan Rp 448.000 untuk membayar kamar hotel.


Selain mengamankan keduanya, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya sejumlah uang tunai, dua unit ponsel, sebuah kondom, dan bil check in salah satu hotel di Karawang.


Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya dijerat Pasal 296 KUHP dengan ancaman 1 tahun 4 bulan dan atau pasal 596 KUHP dengan ancaman tiga bulan.


Sumber : Kompas.com
https://regional.kompas.com/read/2020/03/18/15295241/polisi-bekuk-mucikari-prostitusi-terselubung-di-karawang




Sekolah Diliburkan Cegah Corona, Pelajar di Garut Malah Main di Warnet

ARB INdonesia.com, Garut – Sejumlah bocah usia sekolah di Garut terjaring razia petugas gabungan saat tengah bermain game online di warung internet (warnet). Mereka kemudian dibina petugas.


Para pelajar tingkat SD hingga SMP tersebut terjaring razia gabungan yang dilakukan Satpol PP dan Dinas Pendidikan Garut, Rabu (18/3/2020). Kurang lebih ada sebanyak 20 pelajar yang terjaring dalam operasi tersebut.


Padahal seharusnya, mereka belajar di rumah ketika kegiatan sekolah diliburkan demi mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.


“Hari ini kami lakukan monitoring untuk mengingatkan pelajar agar belajar di rumah. Kami masih menemukan ada anak yang keluyuran bahkan main game di warnet,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Totong kepada wartawan, Rabu (18/3/2020).


Bocah-bocah tersebut kedapatan main game di kawasan Tarogong Kidul. Saat petugas mengecek beberapa warnet yang ada, mereka kedapatan tengah asyik bermain game.


Totong menjelaskan, padahal pihaknya telah mengimbau orang tua untuk memantau anaknya belajar. Selain itu, tugas juga sudah diberikan kepada para murid melalui guru di sekolah.


Para pelajar yang kedapatan bermain game online ini kemudian dibina dan diantar pulang oleh petugas. “Kami tadi minta agar anak-anak diam di rumah dan belajar,” katanya.


Totong mengimbau agar orang tua bisa bekerjasama dengan pemerintah untuk memantau anaknya belajar di rumah.


“Karena kami meliburkan sekolah ini dengan alasan situasi saat ini. Bukan untuk dibiarkan bermain game,” tutup Totong.


Sumber : Detik.com
https://m.detik.com/news/berita-jawa-barat/d-4944160/sekolah-diliburkan-cegah-corona-pelajar-di-garut-malah-main-di-warnet?tag_from=wpm_nhl_6




Bea Cukai Sita 652 Ribu Batang Rokok Ilegal di Makassar

ARB INdonesia.com Makassar – Bea-Cukai sedikitnya menyita 76 karton berisi 652 ribu batang rokok lantaran menggunakan pita cukai palsu di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Rokok ilegal ini disebut telah merugikan keuangan negara sekitar Rp 386 juta.


“Total kerugian negara Rp 386.844.640,” ujar Kabid P2 Bea-Cukai Sulawesi Bagian Selatan Arie Rapiano kepada detikcom, Rabu (18/3/2020).


Arie mengatakan, rokok ilegal ini disita dari pergudangan SPPBE Permata Alam, milik PT Lintas Jaya Samudera Jaya Makassar, Jl Ir Sutami. Penggerebekan gudang tersebut dilakukan pada Jumat (13/3) sekitar pukul 16.00 Wita.


“Pada saat pemeriksaan di lokasi tersebut, petugas mendapati BKC HT (Barang Kena Cukai-Hasil Tembakau) merek Metro, Pilih Oppo, OY, dan Zinovog yang diduga dilekati pita cukai palsu,” kata Arie.


Arie mengatakan, pihaknya saat ini memang rutin melakukan pemeriksaan di lokasi hingga akhirnya menemukan ratusan ribu batang rokok ilegal dari salah satu ekspedisi di kota Makassar yang melayani jasa pengiriman asal Surabaya tersebut.


“Pemeriksaan disaksikan para petugas ekspedisi, yang selanjutnya BKC HT yang diduga dilekati pita cukai palsu dan BKC HT yang tidak dilekati pita cukai ditarik atau dipindahkan ke Kanwil untuk dilakukan penelitian lebih lanjut,” katanya.


Sumber : Detik.com
https://m.detik.com/news/berita/d-4944175/bea-cukai-sita-652-ribu-batang-rokok-ilegal-di-makassar?tag_from=wpm_nhl_9




Bayi Kembar Ditemukan di Dalam Kardus di Tempat Sampah

ARB INdonesia.com, Jakarta – Sepasang bayi kembar berjenis kelamin laki-laki ditemukan di dalam sebuah kardus di tempat pembuangan sampah di Kecamatan Baamang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Selasa 17 Maret malam.


Bayi tersebut kini selamat setelah dibawa ke rumah sakit.


“Bayi sudah dirawat di RSUD dr Murjani Sampit. Beratnya 2,5 kg dan 1,970 kg. Alhamdulillah, menurut keterangan tenaga medis yang merawat, bayi dalam keadaan sehat. Satu bayi sudah mau minum susu, sedangkan bayi yang satunya masih pakai selang,” terang Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Mohammad Rommel, seperti dilansir Antara di Sampit, Rabu 18 Maret 2020.


Penemuan bayi kembar tersebut berawal ketika satu keluarga yang sedang menaiki sepeda motor melintas di sebuah tempat pembuangan sampah dekat Depo Pertamina Sampit, Selasa 17 Maret 2020 sekira pukul 21.30 WIB.


Saat itu, suami istri dan dua anaknya ini mendengar suara tangisan bayi, namun mereka tidak langsung memeriksanya.


Mereka kemudian singgah berbelanja di sebuah warung tidak jauh dari lokasi itu, dan menceritakan telah mendengar suara tangisan bayi.


Mereka kemudian bersama-sama mendatangi lokasi dengan menelusuri asal suara tangisan bayi yang terdengar dari arah tempat pembuangan sampah. Setelah diperiksa, mereka kaget ternyata ada dua bayi sedang menangis.


Dua bayi berjenis kelamin laki-laki yang diduga kembar itu dibalut seprai hijau dimasukkan sebuah kardus bekas. Keduanya terlihat dalam kondisi sehat dan diperkirakan baru dilahirkan, karena tali pusar masih menempel.


Saat ditemukan di tempat pembuangan sampah yang berlokasi di depan Depo Pertamina itu, sebagian tubuh bayi kotor terkena sampah.


Ketua RT 007 RW 002 Kelurahan Baamang Hulu Bakhrudin kemudian melaporkan penemuan bayi kembar itu ke Polsek Baamang dan petugas kesehatan setempat. Mereka juga meminta bantuan petugas keamanan Depo Pertamina Sampit untuk mengevakuasi bayi ke RSUD dr Murjani Sampit untuk diperiksa dan dirawat secara intensif.


Polisi masih menyelidiki siapa orang tua maupun orang yang membuang bayi kembar itu. Sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengungkap siapa pelaku pembuang bayi kembar tersebut.


“Kami masih menyelidiki ini untuk mengetahui siapa orang tuanya dan siapa yang membuang dua bayi tersebut. Kami berharap bantuan informasi dari masyarakat supaya kejadian ini bisa segera kita ungkap,” ujar Rommel.


Pelaku akan dijerat dengan pasal 305 KUHP, yakni barang siapa menempatkan anak yang umurnya belum tujuh tahun untuk ditemukan atau meninggalkan anak itu dengan maksud untuk melepaskan diri daripadanya, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.


Namun, warga setempat bersyukur karena kedua bayi tersebut masih hidup. Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat. Mereka tampak emosional karena kasihan terhadap bayi kembar itu, dan marah terhadap orang tua atau orang yang tega membuat kedua bayi tersebut.


“Kalau tidak sanggup merawat, mending diberikan kepada orang lain, pasti banyak yang mau mengadopsi, apalagi itu kembar. Jangan dibuang. Kasihan. Untung ditemukan saat masih hidup,” kata Zahra, warga Sampit mengomentari peristiwa itu.


Sumber : Terkini.id https://makassar.terkini.id/bayi-kembar-ditemukan-di-dalam-kardus-di-tempat-sampah/?utm_source=web&utm_medium=terkiniid




Truk Kontainer Tersangkut di Kolong Rel, Jalan Padang-Bukittinggi Buka Tutup

ARB INdonesia.com, LEMBAH ANAI – Boks besar yang dibawa truk kontainer dengan nomor polisi BK 9112 XT Y dari arah Bukittinggi menuju Padang, Selasa (17/3/2020), tersangkut di kolong rel kereta api yang berada di atas jalan.


Peristiwa ini terjadi sekira pukul pukul 05.15 WIB di Jembatan Air Mancur Lembah Anai, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar).


Akibat kecelakaan tunggal ini, arus kendaraan dari Padang-Bukittinggi dan sebaliknya praktis terganggu. Polisi menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas karena truk Truk kontainer jenis Mitsubishi PS itu nyaris menutup separuh badan jalan.


Petugas kepolisian berupaya melakukan evakuasi truk hingga pukul 11.00 WIB dengan mengerahkan mobil derek. Namun lantaran proses evakuasi membutuhkan waktu, membuat arus kendaraan terpaksa diberlakukan sistem buka-tutup.


Terhadap itu, Kasat Lantas Polres Padang Panjang Iptu Saherman mengatakan, proses evakuasi truk kontainer masih berlangsung. Pihaknya berupaya bekerja secepatnya agar arus kendaraan kembali normal.


“Arus lalu lintas terpaksa diberlakukan buka tutup. Personel sedang bekerja. Mobil derek juga telah datang, karena badan truk nyangkut di bawah rel kereta,” ujar Saherman seperti dilansir langgam.id, Selasa (17/3/2020) siang.


Saherman memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan di Lembah Anai itu. Pihaknya menduga, sopir tak melihat akan adanya rel kereta di atas jembatan sehingga badan truk tersangkut.


“Truk ini datang dari arah Bukittinggi menuju arah Padang, sampai di tempat kejadian box truk tersangkut di jembatan kereta api. Berada di jalur sebelah kiri jalan,” katanya


Sumber : Beritanda1.com https://beritanda1.com/truk-kontainer-tersangkut-di-kolong-rel-jalan-padang-bukittinggi-buka-tutup/




Hilang Kendali, Toyota Rush Terjun ke Jurang Lubuk Selasih Solok

ARB INdonesia.com – Diduga kehilangan kendali, Satu unit mobil Toyota Rush BA 1565 RW terjun ke jurang sedalam 30 meter di jalan lintas Sumatera Solok-Padang Km 26 jorong Lubuk Selasih Nagari Batang Barus Kec. Gunung Talang Kab. Solok, Selasa (17/3).


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun sebanyak 6 orang penumpangnya mengalami luka-luka.


Kapolres Solok melalui Kasat Lantas Iptu Hidayanda Rizki SH,MH mengungkapkan, kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekira pukul 13.30 WIB. Berawal ketika Mobil Toyota Rush BA 1565 R yang dikemudikan oleh Adri Iswandi, (37) warga jorong Aia Sonsang Nagari Aia Dingin Kec. Lembah Gumanti Kab.Solok bertolak dari Kota Padang menuju Solok.


Namun saat menikung di jalur tanjakan tersebut, mobil mengalami slip lantaran jalan licin akibat cuaca gerimis. Naas, pada saat itu sendal milik pengemudi tersangkut di pedal gas mobil. “Akibatnya, mobil terus melaju dengan kencang setelah itu pengemudi hilang kendali dan panik,” terang Kasat Lantas.


Berselang beberapa waktu kemudian, terang Rizki, pengemudi berusaha  mencoba untuk mengendalikan mobil. Namun usaha tersebut tak berhasil, mobil yang dikemudikannya justru terjun ke dalam jurang sedalam 30 meter yang berada di pinggir jalan lintas sumatera itu.


Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi dan penumpang mobil masing-masing Gresia Mike Dona (28), Riri Febria Ningsih (33), Fitria Nelfi (44), Delwita (35) dan seorang balita berusia 2 tahun Habibi Raianto serta pengemudi Adri Iswandi (37) mengalami luka ringan.


Petugas dari satlantas Polres Solok dipimpin Kasat Lantas Iptu Hidayanda Rizki dan Kanit Laka Iptu Ronal Yandra yang mendapat informasi itu langsung turun ke lokasi dan mengevakuasi para korban. ” Saat ini para korban sudah dibawa ke RSUD Arosuka untuk mendapatkan perawatan,” terang Iptu Hidayanda Rizki.


Sumber : Beritanda1.com https://beritanda1.com/hilang-kendali-toyota-rush-terjun-ke-jurang-lubuk-selasih-solok/