Simpan Sabu dalam Kotak Rokok, Pengedar ini Diamankan Polsek Tambang Saat Hendak Bertransaksi

ARBindonesia.com, KAMPAR – Hendak melakukan transaksi barang haram, RA alias BY (27) warga Dusun I Desa Kualu Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar berhasil diamankan Polsek Tambang beserta satu paket sabu yang disimpan didalam kotak rokok.


Tersangka RA diamakan Polsek Tambang  di Jalan Raya Kualu Teluk Kenidai, Kecamatan Tambang, Rabu (13/5/2020) malam.


Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid.S.IK,
melalui Kasubag Humas polres, IPTU H Deni Yusra  mengatakan pengungkapan kasus ini berawal informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika jenis shabu di Jalan Raya Kualu – Teluk Kenidai dekat jembatan Dusun I Desa Kualu, Kamis (14/5/2020).


Menindaklanjuti informasi tersebut Kapolsek Tambang perintahkan Kanit Reskrim IPDA Albert Sitompul, SH bersama Tim Opsnal Polsek mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan.


“Sekira pukul 22.00 wib, Tim melihat seorang pria yang dicurigai sebagai target sedang berada di lokasi tersebut,” imbuhnya.

Kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan dari tersangka ini 1 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening yang disembunyikan dalam bungkus rokok Magnum Mild.


“Tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Polsek Tambang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.  (Hms/Yus)


Editor Arb




2 Pelaku Pengeroyokan Sadis di Siak Hulu Kampar Berhasil Ditangkap

ARBindonesia.com,  KAMPAR – Dua diantara empat pelaku pengeroyokan sadis yang terjadi di Desa Lubuk Siam, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, yang menghabisi nyawa korbannya seorang Securiti PT CIS bernama Libertus Jonius Fao, berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Siak Hulu pada Selasa sore (12/5/2020).


Ke dua tersangka kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang diringkus Aparat Kepolisian ini adalah EK alias DK (25) warga Desa Lubuk Siam, tersangka DK ini merupakan pelaku utama yang menghabisi korbannya pakai parang, seorang tersangka lainnya yang berhasil diamankan adalah RU alias RB (36) warga Desa Lubuk Siam Kecamatan Siak Hulu, Kampar.


Selain mengamankan kedua pelaku, Tim Opsnal Polsek Siak Hulu juga mengamankan barang bukti, yaitu sebilah parang yang digunakan tersangka EK alias DK untuk membacok korban hingga tewas.


Peristiwa ini berawal pada Senin (11/5/2020) sekira pukul 17.00 wib, saat itu Libertus (korban) keluar dari lokasi kebun PT. CIS menuju jalan aspal, sesampai di simpang kebun tepatnya di depan Pos Pemuda Pancasila, terjadi keributan antara korban dengan 4 pelaku (Anggota Ormas Pemuda Pancasila).


Disinyalir keributan ini dipicu karena korban sering menegur para pelaku yang sering memasukkan orang ke areal perkebunan PT. CIS untuk memancing, awalnya pertengkaran mulut dan berlanjut ke-4 pelaku mengeroyok korban menggunakan tangan kosong.


Dalam pengeroyokan ini justru para pelaku yang kewalahan menghadapi korban, namun salahsatu pelaku yaitu EK alias DK lari menuju Pos PP dan mengambil parang, selanjutnya DK kembali menyerang korban dengan beringas hingga menyebabkan beberapa luka bacokan di badan dan kepala korban.


Korban akhirnya tersungkur akibat luka bacokan yang dilakukan tersangka EK alias DK, setelah korban tak berkutik para pelaku kemudian pergi meninggalkannya.


Beberapa warga yang mengetahui kejadian ini kemudian melarikan korban ke RSUD Arifin Achmad Kota Pekanbaru untuk pertolongan medis, namun nyawa korban tak tertolong dan akhirnya meninggal dunia saat penanganannya.


Mendapat informasi kejadian ini, Tim Opsnal Polsek Siak Hulu dipimpin Kanit Reskrim AKP Carles Nainggolan langsung mendatangi lokasi kejadian, petugas kemudian melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.


Sementara Kapolsek Siak Hulu Kompol Zulkarnain melakukan koordinasi dengan Satreskrim Polres Kampar, selanjutnya Kapolsek mengerahkan Tim Opsnal Polsek untuk melakukan pencarian terhadap para pelaku.


Pada selasa sore (12/5/2020) sekira pukul 17.00 wib, didapat informasi bahwa terduga pelaku sedang berada di kawasan gudang angkasa 3 Desa Pasir Putih Kecamatan Siak hulu. Atas informasi itu Tim Opsnal Polsek Siak Hulu langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan tersangka EK alias DK dan tersangka RU alias RB.


Dari hasil interogasi yang dilakukan oleh petugas, kedua pelaku yang diamankan ini mengakui perbuatannya, petugas juga berhasil mengamankan sebilah parang yang digunakan untuk menghabisi korban.


Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK melalui Kapolsek Siak Hulu Kompol Zulkarnain didampingi Kanit Reskrim AKP Carles Nainggolan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Carles bahwa kedua tersangka telah diamankan di Polsek Siak Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


“Ditambahkannya bahwa penyidik masih melakukan pengembangan untuk menangkap 2 tersangka lainnya yang terlibat dalam pengeroyokan ini,” jelasnya.(hms/yus)




Duel dengan Korban Wanita di Pekanbaru, Spesialis Jambret Gagal Lancarkan Aksinya

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Spesialis jambret kembali beraksi di Pekanbaru, kali ini aksinya gagal saat menjambret seorang wanita yang sempat berduel dengan pelaku, Jumat (8/5) sekira pukul 23.30 WIB.


Jambret tersebut bernama Shadam Piko (29) seorang juru parkir lari kocar-kacir setelah berduel dengan korban, Mutma’innah (28), di Jalan M Yatim (tempat pembuangan sampah) Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Riau.


Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto memaparkan peristiwa penjabretan tersebut berawal Mutma’innah bersama ibunya, Israwati, pergi ke tempat pembuangan sampah di Jala M Yatim untuk mencari barang dan surat berharga yang telah dibuang oleh adik kecilnya.


Kemudian pada saat ibunya menyisir sampah-sampah dan pelapor, Mutma’innah, memberikan penerangan menggunakan senter di handphone nya tiba-tiba datang dari arah belakang pelapor pelaku, Shadam, menyekap dari belakang menggunakan kedua tangannya dan hendak mengambil handphone yang dipegang oleh pelapor.


Kemudian pelapor langsung mempertahankan handphone yang ada ditangannya dan saat itu terjadilah tarik menarik handphone sehingga menyebabkan pelapor dan pelaku terjatuh dan terguling di jalanan.


“Melihat aksi tarik menarik antara anaknya dan pelaku, ibunya langsung berteriak ‘maling, jambret, tolong tolong’, teriak ibu pelapor,” kata Sunarto memaparkan kejadian tersebut, Selasa (12/5).


Mendengar teriakkan tersebut, pelaku langsung berdiri dan pergi ke arah sepeda motornya hendak melarikan diri. Pelapor sempat menahan kunci sepeda motor pelaku namun pelaku langsung mengigit tangan kanan pelapor hingga pelapor melepaskan tangannya dari kunci kontak sepeda motor milik pelaku.


Selanjutnya, warga sekitar saat mendengar teriakkan meminta tolong, saksi Riski bersama beberapa rekannya  ikut membantu pelapor dan menangkap pelaku sehingga pelaku tidak berhasil melarikan diri.


Atas kejadian tersebut tangan sebelah kanan pelapor mengalami memar dan luka dan juga mengalami kerugian materil sebesar Rp. 3.300.000,- (tiga juta tiga ratus ribu rupiah) serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Senapelan guna proses lebih lanjut.


Barang bukti 1 unit handphone merk OPPO F11 warna ungu, 1 unit sepeda motor merk Honda beat warna Hitam-Pink dengan Plat Polisi BM 3914 IO, dengan No. Rangka : MH1JM1117JK908564 dan No. Mesin : JM11E891654, berikut kunci kontak.


Pelaku Tertangkap oleh Warga


Warga berhasil menangkap pelaku saat hendak melarikan diri menggunakan sepeda motornya.


Warga bersama korban langsung melaporkan kepada Anggota Piket Reskrim Polsek Senapelan.


Petugas saat mendapatkan informasi bahwa ada penangkapan pelaku curas oleh warga di Jalan M Yatim Kelurahan Kampung Salam Kecamatan Senapelan.


Selanjutnya Piket reskrim melakukan koordinasi kepada Kanit Reskrim, IPTU  K.F Sinuraya, dan kemudian Kanit Reskrim melaporkan kepada Kapolsek Senapelan, KOMPOL Kari Amsah Ritonga.


Kanit Reskrim beserta Piket Reskrim dan Piket SPKT Polsek Senapelan pergi ketempat kejadian yang dimaksud dan sesampainya ditempat kejadian Anggota Reskrim langsung mengamankan pelaku, Sabtu (9/6) sekira pukul 00.00 WIB.


“Saat dilakukan interograsi dan pelaku membenarkan kejadian tersebut bahwa pelaku hendak mengambil handphone milik pelapor namun tidak berhasil dikarenakan pelapor ada melakukan perlawanan,” tutur Sunarto


Berdasarkan keterangan pelaku, Shadam Piko, bahwa telah berulang kali melakukan tindak pidana pencurian lainnya sebanyak 24 kali.


TKP jambret yang sudah dilakukan pelaku:


1. Simpang manggis (Burger King), Kec. Tampan, Handphone (merk tdk ingat), bulan desember 2019
2. Pasar pagi Panam Kec. Tampan, Hp xiaomi, Desember 2019
3. Jl. SM. Amin (Loket ALS) Kec. Tampan, Hp Vivo, desember 2019
4. Jl. Arengka II Kec. Tampan, Hp Vivo, januari 2020
5. Jl. Purwodadi Kec. Tampan, Hp Vivo, januari 2020
6. Jl. Kutilang sakti Kec. Tampan, Hp Vivo, januari 2020
7. Garuda sakti Km.8 Kec. Tapung, Hp Oppo, februari 2020
8. Jl. Payung sekaki (Kantor camat payung sekaki), Hp Oppo, februari 2020
9. Kubang raya (sblm kebun binatang) Kec. Siak hulu, Hp Oppo, februari 2020
10. Kubang raya Kec. siak hulu, hp (merk tdk ingat), februari 2020
11. Jl. Rajawali sakti Kec. Tampan, Hp Vivo, bulan februari 2020
12. Jl. Soekarno hatta Kec. Payung sekaki, Hp (merk tdk ingat), Maret 2020
13. Jl. Garuda sakti Km.2 Kec. Tampan, Tas berisikan dompet dan uang tunai Rp. 128.000,-, bulan maret 2020
14. Jl. Soebrantas Kec. Tampan, Hp Lenovo, bulan april 2020
15. Jl. Tuah karya Kec. Tampan, Hp Samsung J1, bulan april 2020
16. Jl. Bangau sakti Kec. Tampan, Hp Vivo, bulan April 2020
17. Jl. Delima ujung Kec. Tampan, Hp Advan, bulan Mei 2020
18. Jl. Inpres Kec. Marpoyan damai, Hp Vivo, bulan mei 2020


TKP Pencurian/Curat:


1. Parkiran Giant Panam Kec. Tampan, Hp Infinix, bulan juni 2019
2. Lintas pekanbaru – Bangkinang (dekat kampus UIN Kec. Tampan, Sepatu roda, desember 2019
3. Jl. Rowobening (dekat indogrosir) Kec. Tampan, 1 buah tabung gas elpiji 3 Kg, januari 2020
4. Jl. Lobak Kec. Tampan, 1 buah tabung gas elpiji 3 Kg, februari 2020
5. Jl. Taman karya Kec. Tampan, Laptop merk acer (bingkar rumah), februari 2020
6. Jl. Rambutan Kec. Marpoyan damai, 1 buah Bad cover, maret 2020.


Editor Arb




4 Remaja di Bone Dilapor ke Polisi karena Pura-pura Kena Corona

Pihak RSUD Tenriawaru saat berada di Polres Bone melaporkan aksi empat remaja yang pura-pura terinfeksi corona. Foto: iNews/Bulan Sri Indra Maya


ARBindonesia.com, BONE – Petugas medis di RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone melaporkan aksi remaja yang diduga berpura-pura terinfeksi virus corona atau COVID-19 ke polisi. Aksi para remaja tersebut dianggap telah meresahkan petugas medis.


Humas RSUD Tenriwaru, Ramly Syam, membenarkan telah membuat laporan ke Polres Bone atas ulah remaja tersebut. Mereka kata Ramly membuat petugas medis panik dengan mengaku tertular virus corona.


“Kami sudah melaporkan ulah empat remaja yang mengaku terkena COVID-19, ternyata tidak. Ini menimbulkan keresahan masyarakat,” kata Ramly kepada iNews di Mapolres Bone, Senin (11/5/2020).


Ramly bercerita, kejadian tersebut bermula ketika seorang remaja mendatangi rumah sakit dan melaporkan soal temannya yang pingsan. Remaja tersebut juga melapor diduga terinfeksi virus corona, sehingga petugas medis segera mengevakuasi korban.


Saat dievakuasi itu kata Ramly, salah seorang petugas mencium aroma alkohol dari remaja yang dievakuasi tersebut.


Kemudian, ketika dilakukan pemeriksaan medis, remaja tersebut tiba-tiba sadar dan langsung pergi meninggalkan RSUD Tenriwaru. Petugas kemudian menyadari kalau mereka hanya dikerjai oleh remaja yang berjumlah empat tersebut.


“Kami tidak tahu mereka prank ke temannya atau ke kami (rumah sakit). Tapi ini sudah meresahkan keluarga pasien, petugas medis dan warga sekitar,” katanya.


Dengan laporan ini, Ramly berharap mereka mendapat pelajaran agar ke depannya tidak lagi membuat aksi yang meresahkan masyarakat.


“Kasihan juga mereka masih muda. Tapi ini semoga menjadi pelajaran,” pungkas dia. (*)


Sumber sindonews.com




Kendalikan Sabu dari dalam Sel, Polres Inhu Ungkap Mafia Narkoba di Rutan Rengat

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HULU – Kepolisian Resor (Polres) Inhu melalui Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Inhu berhasil meringkus salah seorang Napi yang mengendalikan peredaran narkoba jenis sabu-sabu dari dalam sel tahanannya.


Napi yang sedang menjalani masa hukuman terkait kasus narkoba yang diketahui berinisial S (42) warga Desa Batu Gajah Kecamatan Pasir Penyu ini diringkus Satres Narkoba Polres Inhu, Minggu 3 Mei 2020 sekitar pukul 02.00 WIB.


Kapolres Inhu, AKBP Efrizal S.IK melalui PS Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan terhadap Napi pengendali narkoba dari dalam Rutan tersebut.


Dikatakan Misran, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama dan peran aktif Kepala Rutan Rengat, Fauzi Harahap yang ingin lingkungan tempat tugasnya bersih dari segala bentuk tindak pidana.


Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat, jika Rutan Rengat sering dijadikan sebagai pusat peredaran narkoba disebagian wilayah Inhu, bahkan untuk didalam Rutan itu sendiri.


Setelah mendapat informasi tersebut, Kasat Narkoba Polres Inhu, AKP Jalifer L Toruan S.AP  berkoordinasi dengan kepala Rutan sekaligus melakukan penyelidikan.


Ternyata benar, hanya beberapa jam saja melakukan penyelidikan, sekitar pukul 02.00 WIB, polisi berhasil meringkus S dikamar tahanan blok B dengan Barang Bukti (BB) narkoba sebanyak 7 (tujuh) bungkus plastik besar, 5 (lima) bungkus plastik sedang, 95 (sembilan puluh lima) bungkus plastik kecil, 1 (satu) bungkus plastik berisi 37 butir di duga narkotika jenis ekstacy bruto 14 gram, 2 (dua) pak plastik bening, Uang tunai Rp 21.400.000, 2 (dua) unit hp, 2 (dua) unit timbangan elektrik, 1 (satu) dompet warna cream.


Kemudian dilakukan pengembangan, selang beberapa menit kemudian kembali polisi berhasil mengamankan Z (38) yang juga Napi Rutan Rengat, warga Desa Pelangko Kecamatan Kelayang yang sedang menjalani hukuman kasus narkoba.


Selanjutnya, Sabtu 9 Mei 2020 sekitar pukul 14.00 WIB, kembali diamankan seorang Napi Rutan Rengat DD (31) dengan BB 1 (satu) bungkus plastik diduga narkotika jenis sabu bruto 3 gram, kemudian 1 (satu) bungkus plastik diduga narkotika jenis pil ekstacy sebanyak 15 butir bruto 6 gram dan 1 (satu) unit HP merk Vivo yang digunakan tersangka untuk bertransaksi.


“Ketiga tersangka dan BB sudah diamankan di Mapolres Inhu untuk proses selanjutnya,” ucap Misran (**)




Disuruh Bangun Karena Sudah Siang, Anak ini Malah Hantam Pakai Botol Kepala Bapak Tirinya

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Hanya pasal disuruh bangun karena hari sudah siang, HS (L-20 th) warga Jalan Tirtonadi  Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, tega melakukan penganiayaan terhadap bapak tirinya Dasman (52 th), Minggu (10/5/2020) sekitar pukul 13.30 Wib.


Atas peristiwa tersebut, Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan bahwa HS yang merasa kesal karena tak terima dibangunkan dari tidurnya, lantas mengambil sebuah botol kaca dan langsung memukulkannya kearah kepala korban, Senin (11/5/2020).


“Saat hendak keluar rumah, dalam keadaan sempoyongan serta kepala yang banyak mengeluarkan darah, korban masih sempat membalikkan badan dan menendang tersangka,” terangnya.

Namun tersangka kembali mengambil botol yang lain dan kembali memukulkannya ke arah kepala korban hingga korban terjatuh.


Saat terjatuh itupun tersangka kembali mengambil kayu broti dan memukulkannya ke arah punggung korban hingga korban tak berdaya.


Melihat kejadian tersebut anak kandung korban yang bernama Mutiara beteriak, hingga tetangga yang mendengar teriakan tersebut berdatangan.


“Sedangkan tersangka langsung melarikan diri selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rumbai untuk diusut lebih lanjut,” papar Kombes Sunarto.


Lanjutnya, atas perintah Kapolsek Rumbai IPTU Viola Dwi Anggreni, SIK kemudian Kanit Reskrim IPTU Lukman, SH bersama Team Opsnal langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP)  dan melakukan penyelidikan.


“Sekitar pukul 20.00 Wib akhirnya tersangka berhasil ditangkap oleh Team Opsnal yang dibantu oleh warga, selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke Polsek Rumbai untuk pengusutan lebih lanjut,” tuturnya. (Humas Polda Riau)


Editor Arb