Peringatan Hari Gizi Nasional ke-66, Bupati dan Ketua TP PKK Inhil Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan TM. Syaifullah bersama Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Katerina Susanti Herman, SKM, M.Kes menghadiri peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 tingkat Kabupaten Indragiri Hilir yang digelar pada Sabtu pagi, 7 Februari 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir beserta jajaran, Ketua dan anggota Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Cabang Indragiri Hilir, para Kepala UPT Puskesmas, ketua organisasi profesi se-Kabupaten Indragiri Hilir, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta undangan lainnya.

Peringatan Hari Gizi Nasional Tahun 2026 mengusung tema peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang, khususnya melalui pemanfaatan pangan lokal, sebagai langkah strategis dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Katerina Susanti Herman menegaskan bahwa TP PKK memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, terutama melalui penguatan ketahanan pangan keluarga dan pemenuhan gizi seimbang sejak dini.

“TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir terus berkomitmen mendukung berbagai upaya percepatan penurunan stunting, salah satunya melalui Program GINTAS dengan inovasi Kasih Terdahsyat, yakni sedekah dua butir telur setiap hari Jumat, yang bertujuan mewujudkan anak-anak Indragiri Hilir yang sehat dan kuat,” ujarnya.

Sementara itu, membacakan sambutan Bupati Indragiri Hilir, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan TM. Syaifullah menyampaikan bahwa peringatan Hari Gizi Nasional merupakan momentum yang sangat penting untuk meningkatkan kesadaran bersama akan peran gizi dalam menentukan kualitas sumber daya manusia.

“Melalui peringatan Hari Gizi Nasional ini, kita diharapkan semakin memahami bahwa gizi memiliki peran penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing,” katanya. (Galeri Foto)




Desa Panglima Raja Gelar Program “Gerakan 1000” untuk Atasi Stunting

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Panglima Raja bersama masyarakat melaksanakan program Gerakan 1000 rupiah per KK per bulan sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak stunting. Program ini menjadi bagian dari kegiatan GINTAS (Gerakan Inhil Atasi Stunting) yang dijalankan secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Desa Panglima Raja, dilakukan pembagian telur yang bersumber dari dana Gerakan 1000, serta susu dan vitamin yang didukung oleh anggaran desa. Bantuan tersebut diberikan kepada anak-anak stunting dengan harapan dapat meningkatkan gizi dan mendukung tumbuh kembang mereka.

Acara ini turut didampingi langsung oleh Camat Concong Ahmad Bahrin, S.KM., MH, Kepala Desa Panglima Raja H. Haliar, Ketua TP PKK Desa Panglima Raja beserta kader posyandu, , Kepala Sekolah SDN 012, tenaga kesehatan dari puskesmas, serta bidan postu desa.

Program Gerakan 1000 sendiri merupakan gagasan TP PKK Desa Panglima Raja melalui Pokja IV, yang fokus pada penurunan angka stunting. Meski kondisi ekonomi masyarakat belum sepenuhnya baik, semangat gotong royong tetap dijalankan. Dana dikumpulkan secara langsung oleh RT, RW, dan Kadus, dengan harapan program ini dapat terus berlanjut. Filosofi yang diusung adalah “1000 rupiah untuk 1000 manfaat”, sebagai bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap generasi penerus.

Dalam arahannya, Camat Concong dan Kepala Desa menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga kesehatan anak. Mereka mengingatkan agar orang tua selalu mengikuti arahan petugas puskesmas dan posyandu, serta lebih tegas dalam memperhatikan tumbuh kembang anak, karena orang tua adalah pihak yang paling mengetahui kondisi keseharian anak.

Melalui kerja sama antara masyarakat dan pemerintah desa, diharapkan upaya penanggulangan stunting dapat berjalan efektif. Semoga dengan kepedulian bersama, pertumbuhan anak-anak di Desa Panglima Raja dapat teratasi dengan baik dan mereka tumbuh menjadi generasi sehat serta berkualitas. (Galeri Foto)




Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Perkuat Sinkronisasi Perencanaan Daerah.

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2027 tingkat kecamatan dilaksanakan di Bapperida Kabupaten Indragiri Hilir dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Tantawi Jauhari, mewakili Bupati Indragiri Hilir Herman, Senin (2/2/2026).

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, disampaikan bahwa Tahun 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Indragiri Hilir 2025–2029 sehingga kesinambungan kebijakan pembangunan daerah harus tetap selaras dengan arah kebijakan nasional dan perencanaan jangka menengah daerah.

“Musrenbang ini menjadi forum strategis untuk memastikan usulan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.

Musrenbang RKPD merupakan amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 dan dilaksanakan secara hybrid, dengan OPD mengikuti secara daring dan kecamatan melaksanakan pertemuan tatap muka. Tema pembangunan daerah Tahun 2027 ditetapkan “Percepatan Pengembangan Infrastruktur Konektivitas dan Kualitas Hidup”, dengan fokus penguatan ekonomi pertanian, pembangunan infrastruktur konektivitas, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta aksesibilitas pelayanan publik.
“Usulan harus memiliki daya ungkit tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat dan pengurangan ketimpangan antarwilayah,” tambahnya.

Pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan dijadwalkan berlangsung mulai 2 Februari 2026 di Kecamatan Mandah dan Pelangiran hingga 13 Februari 2026 di Kecamatan Tembilahan Hulu dan Keritang. Seluruh camat bersama tim pendamping dari Bapperida dan OPD diminta mematuhi jadwal agar aspirasi masyarakat terakomodasi tepat waktu dalam dokumen rancangan awal RKPD.

Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan percepatan penurunan stunting sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri melalui pelaksanaan Aksi Konvergensi Tahun 2026.
“Data dan usulan yang dihasilkan dari Musrenbang ini harus valid serta mendukung intervensi stunting secara terintegrasi,” tegasnya.

Melalui Musrenbang RKPD 2027 tingkat kecamatan ini, diharapkan terbangun sinergi kuat antara kebutuhan pembangunan desa dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir. (Galeri Foto)




Gelar Musrenbangdes, H Haliar: Kami ingin Pembangunan Desa Benar-benar Menyentuh Kebutuhan Warga

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR — Pemerintah Desa Panglima Raja menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun anggaran 2027, Rabu (28/1/2026) di Balai Desa Panglima Raja.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyerap aspirasi masyarakat untuk perencanaan pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.

Musrenbangdes ini pimpin langsung oleh Kepala Desa Panglima Raja, H Haliar dan turut dihadiri oleh Camat Concong beserta staf kecamatan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, kader Posyandu, pengurus PKK desa, ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai forum demokratis untuk menyusun prioritas pembangunan desa berdasarkan kebutuhan riil masyarakat.

“Kami ingin pembangunan desa ini benar-benar menyentuh kebutuhan warga. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari seluruh elemen sangat kami harapkan,” ujarnya.

Musrenbangdes kali ini membahas berbagai usulan prioritas, mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, penguatan ekonomi desa, hingga program pemberdayaan perempuan dan pemuda. Semua usulan dicatat dan akan dibawa ke tingkat Musrenbang Kecamatan untuk disinergikan dengan rencana pembangunan daerah.

Sementara itu, Camat Concong dalam arahannya mengapresiasi semangat kolaboratif yang ditunjukkan oleh Desa Panglima Raja. Ia menekankan agar hasil Musrenbang ini selaras dengan program pembangunan kecamatan dan kabupaten, serta memperhatikan aspek keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

Untuk diketahui, kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta aktif menyampaikan pandangan dan harapan mereka demi kemajuan Desa Panglima Raja ke depan. (Galeri Foto)




Kades Sungai Berapit Gelar Rembuk Stunting, Tegaskan Komitmen Cegah Gizi Buruk Sejak Dini

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR — Pemerintah Desa Sungai Berapit menggelar kegiatan Rembuk Stunting sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayahnya. Kegiatan ini berlangsung di balai desa, Selasa (27/1/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Concong, perwakilan Puskesmas Concong, para kader Posyandu, pengurus PKK, kepala desa beserta perangkatnya, serta tokoh masyarakat. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi, merumuskan langkah konkret, serta memperkuat komitmen bersama dalam menanggulangi stunting di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Camat Concong, Ahmad Bahrin menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menurunkan prevalensi stunting yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat.

“Stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga menyangkut pola asuh, sanitasi, dan akses layanan kesehatan. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran,” ujarnya.

Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah dalam sambutannya menegaskan bahwa stunting merupakan isu prioritas yang harus ditangani secara serius dan berkelanjutan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

“Stunting bukan hanya soal tinggi badan, tapi menyangkut masa depan generasi kita. Rembuk ini menjadi langkah awal untuk menyatukan komitmen dan menyusun strategi bersama,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghasilkan rencana tindak lanjut yang melibatkan alokasi anggaran desa untuk program gizi, peningkatan kapasitas kader, serta edukasi kepada ibu hamil dan keluarga balita.

Dengan digelarnya rembuk stunting ini, Desa Sungai Berapit menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional penurunan stunting, demi mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berkualitas. (Galeri Foto)




Kades Sungai Berapit Pimpin Musrenbang Desa Tahun Anggaran 2027

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR — Pemerintah Desa Sungai Berapit menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk Tahun Anggaran 2027, Selasa (27/1/2026) di Aula Kantor Desa Sungai Berapit.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah dan dihadiri oleh Camat Concong beserta Staf Kecamatan.

Musrenbangdes ini menjadi forum strategis dalam menjaring aspirasi masyarakat untuk menyusun rencana pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sungai Berapit menekankan pentingnya sinergi antar elemen masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga.

“Musrenbang ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan menyusun program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kader Posyandu, pengurus PKK desa, para ketua RT dan RW, tokoh masyarakat (toma), tokoh agama (toga), serta tokoh pemuda. Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini menunjukkan semangat kolaboratif dalam membangun Desa Sungai Berapit ke arah yang lebih baik.

Camat Concong, Ahmad Bahrin dalam arahannya mengapresiasi pelaksanaan Musrenbangdes yang berjalan tertib dan partisipatif. Ia berharap hasil musyawarah ini dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang realistis dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, Desa Sungai Berapit optimis dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di tahun 2027 mendatang. (Galeri Foto)