Ini Persyaratan dari DPMPTSP Inhil untuk Buka Depot Air Minum

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Depot air minum isi ulang adalah salah satu bisnis yang cukup menjanjikan untuk dikerjakan. Seiring berjalannya waktu masyarakat yang dulunya minum masih menggunakan air hujan yang harus di masak terlebih dahulu kini telah banyak beralih ke Depot air minum isi ulang.

Terlihat hari ini di kota Tembilahan sudah banyak yang menjalankan bisnis tersebut. Depot air minum adalah usaha industri yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dan menjual kepada konsumen. Usaha depot air minum wajib memiliki izin usaha.

Ketentuan mengenai persyaratan teknis depot air minum diatur dalam Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia Nomor 651/MPP/KEP/10/2004 tentang Persyaratan Teknis Depot Air Minum dan Perdagangannya Menteri Perindustrian dan Perdagangan (“Kepmenperindag 651/2004”).

Dalam menjalankan usaha Depot Air Minum ini tentunya selain adanya izin usaha dari Kepmenperindag 651/2004 juga harus ada dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Indragiri Hilir, tetapi juga harus memiliki Sertifikat Laik Hygine Sanitasi Depot Air Minum atau disingkat dengan SLHS yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan setempat sesuai dengan domisili dengan masa berlaku lima (5) tahun.

Untuk mendapatkan SLHS ini, pemilik Depot Air dapat mengunjungi Dinas Kesehatan sesuai dengan domisili dengan melengkapi beberapa persyaratan yaitu sebagai berikut:

  1. Fotokopi KTP
  2. Hasil Laboratorium Air Minum
  3. Denah Lokasi dan Bangunan
  4. Daftar Sarana dan Prasarana
  5. Fotocopy Sertifikat Kursus/Pelatihan/Penyuluhan/ Higiene Sanitasi Pengelolaan Depot Air Minum bagi penanggung jawab usaha dan operator
  6. Pas Foto Ukuran 3X4 sebanyak 2 lembar

Setelah persyaratan perlengkapan diberikan kepada Dinas Kesehatan, maka pihak Dinas Kesehatan akan melakukan proses penyelesaian berkas yaitu selama enam (6) hari kerja.

Adapun gambaran mengenai persyaratan untuk mendapatkan izin pendirian usaha depot air minum berupa: Membawa fotocopy Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK), Rekomendasi dari Lurah Desa Yang Bersangkutan, Bukti Lunas PBB, Bukti Lunas Reklame, Pas Foto 3×4 2 Lembar, Memiliki Sertifikat Higiene dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Mengisi formulir yang memuat tentang: nama; nomor KTP; nomor telepon: alamat, kegiatan usaha, sarana usaha yang digunakan dan jumlah modal usaha. Surat permohonan yang dilengkapi persyaratan dapat diserahkan pada Dinas terkait.

Proses persetujuan izin usaha akan keluar kurang lebih selama tiga hari atau tergantung ketentuan hari kerja tiap-tiap daerah. Masukan dari permohonan ini tentunya berupa Surat Izin Depot Air Minum Isi Ulang. (Galeri)




Bappenas Luncurkan Roadmap Hilirisasi Kelapa

ARB INdonesia, JAKARTA – PJ Bupati Indragiri Hilir H. Erisman Yahya menghadiri acara Launching Roadmap Hilirisasi Kelapa di Gedung Bappenas, Senin (30/09/2024), di Jakarta.

Roadmap Hilirisasi Kelapa sudah masuk dalam RPJMN 2025-2045. Dengan hilirisasi diharapkan seluruh bagian dari kelapa akan bernilai ekonomis. Ini tentu akan meningkatkan nilai tambah dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Erisman juga menyampaikan harapan masyarakat Indragiri Hilir agar ke depan Kabupaten Inhil bisa mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sebagimana DBH Kelapa Sawit.

Harapan tersebut disambut baik oleh Menteri Bappenas Suharso Monoarfa yang bertindak sebagai keynote speaker dalam Peluncuran Peta Jalan Hilirisasi Kelapa 2025-2045.

Kegiatan yang ditaja oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) dihadiri oleh Menteri Bappenas, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Investasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Himpunan Industri Pengolahan Kelapa Indonesia (HIPKI), hingga Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) serta pemerinta kabupaten Indragiri Hilir untuk mendorong hilirisasi kelapa.

PJ Bupati sangat mengapresiasi kegiatan peluncuran Peta Jalan Hilirisasi Kelapa 2025-2045 ini sebab sangat berdampak bagi masyarakat Indragiri Hilir pada umumnya.

Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, salah satu yang dijadikan motor penggerak perekonomian adalah hilirisasi melalui industri.

Salah satu komoditas yang akan dikembangkan dari berbagai kekayaan sumber daya alam (SDA) Indonesia adalah kelapa.

“Inhil memiliki potensi kelapa yang luar biasa, dengan luas perkebunan 432 ribu hektar yang dibeli gelar hamparan kelapa dunia oleh pelaku usaha kelapa,” ucapnya.

Saat ini Indonesia menduduki posisi kedua (kalah dari Filipina per tahun 2020) di dunia sebagai negara terbesar penghasil kelapa dalam hal luasan (3,7 hektar/ha), volume produksi (1,12 ton per ha), serta total ekspor kelapa dan turunnya (kalah dalam nilai maupun ragam).

Catatan lainnya ialah produktivitas kelapa di Tanah Air stagnan di angka 1,1 ton per ha, 98,95 persen kebun rakyat tradisional tanpa pengorganisasian dan regenerasi, sebanyak 378.191 ribu ha tanaman tak menghasilkan (tua/rusak) dengan kemampuan replanting 6-10 ribu ha per tahun, lalu 756,98 juta kelapa bulat masih diekspor dengan pajak ekspor 0 persen.

Sementara itu menurut Suharso, seluruh bagian dari kelapa dapat dimanfaatkan, mulai dari air, daging buah, batang, daun, hingga akar. Diversifikasi produk turunan kelapa yang bisa dikembangkan melalui hilirisasi antara lain menjadi kertas selulosa nata de coco, baterai listrik ramah lingkungan, bioavtur, hingga santan kelapa sebagai susu vegan.

“Tentu seluruh upaya ini harus sedemikian rupa tidak berdiri sendiri-sendiri, tetapi bisa diorkestrasi dan dengan demikian kalau bentuknya orkestrasi, pendekatannya adalah industri dan pasar yang lebih luas, sehingga kontinuitas dari supply terjaga, kualitasnya juga dapat dipertanggungjawabkan. Model bisnis dan financial model juga tentu akan tersertakan sedemikian rupa, dan dengan demikian pembinaan petani-petani muda juga akan tertarik karena cara-cara pendekatan yang sesuai dengan zamannya,” ujar Menteri PPN.

Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa akan segera membuat rancangan terkait DBH Kelapa guna mempercepat kemajuan komoditas tersebut serta memberikan motifasi bagi petani untuk tetap fokus mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (Galeri Foto)




Pantai Bidari, Destinasi Wisata Alam dan Budaya Unik di Indragiri Hilir

INHIL— Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, memiliki destinasi wisata alam yang kian dikenal luas, salah satunya Pantai Bidari di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah.

Keberadaan Pantai Bidari menambah khazanah wisata daerah ini dengan daya tarik yang unik dan berbeda dari kebanyakan pantai lain, menjadikannya tujuan yang patut dikunjungi, terutama bagi pencinta wisata alam dan budaya.

Dinamakan Pantai Bidari karena letaknya yang berada di muara Tanjung Bidari, pantai ini telah dikenal sejak awal tahun 2000-an.

Meski dulunya hanya terkenal sebagai area pantai berlumpur, perubahan alami selama bertahun-tahun membuat pantai ini juga memiliki area pasir dan fosil laut yang menarik. Selain itu, keunikan Pantai Bidari semakin meningkat dengan adanya tradisi khas masyarakat setempat, yaitu menongkah, atau berburu kerang dengan berselancar di atas lumpur menggunakan papan khusus.

Tradisi menongkah menjadi daya tarik utama yang membuat Pantai Bidari semakin dikenal, tidak hanya di kalangan masyarakat lokal Desa Tanjung Pasir, tetapi juga di seluruh Provinsi Riau bahkan secara nasional.

Pengunjung juga bisa ikut merasakan pengalaman selancar lumpur yang langka, menjadikannya daya tarik wisata yang penuh pengalaman berbeda.

Selain menawarkan keunikan alam berlumpur dan tradisi menongkah, Pantai Bidari juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati keindahan alam yang alami dan suasana pantai yang asri.

Di sekitar pantai, pengunjung dapat menemukan spot-spot menarik untuk berfoto, menikmati pemandangan laut yang tenang, serta menyaksikan kekayaan biota pesisir yang hidup di area pantai berlumpur.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus mendukung pengembangan Pantai Bidari sebagai destinasi wisata unggulan, salah satunya dengan melaksanakan Festival Menongkah dan memperbaiki infrastruktur di sekitar pantai.

Kehadiran Pantai Bidari diharapkan dapat menjadi simbol pariwisata daerah yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan budaya lokal dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Bagi para wisatawan yang ingin merasakan wisata yang berbeda, Pantai Bidari adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan.

Dengan keunikan tradisi dan keindahan alamnya, Pantai Bidari menawarkan pengalaman yang penuh petualangan sekaligus memberikan pelajaran tentang kehidupan masyarakat pesisir yang harmonis dengan alam.




Pemkab Inhil Gelar Rapat Mediasi Penyelesaian Sengketa Lahan PT GIN dan PT THIP

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar rapat mediasi untuk menyelesaikan sengketa lahan antara PT. GIN dan PT. THIP pada Jumat, 27 September 2024. Rapat ini berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor Bupati dan dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Indragiri Hilir, Tantawi jauhari.

Dalam rapat ini, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tantawi Jauhari menekankan pentingnya dialog terbuka dan mufakat sebagai solusi untuk menyelesaikan sengketa lahan. Beliau mengarahkan agar kedua pihak, PT. GIN dan PT. THIP, dapat mengedepankan musyawarah dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

Rapat mediasi ini dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Indragiri Hilir, Asisten II Setda Indragiri Hilir, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan dari kedua perusahaan yang bersengketa.

Kesimpulan dari rapat ini, akan dilakukan peninjauan lapangan terhadap HGU di kecamatan kateman dan kecamatan mandah, yang kemudian hasil peninjauan akan di ekspose kembali pada pertemuan berikutnya.

Mediasi ini diadakan sebagai langkah proaktif pemerintah dalam membantu kedua pihak mencapai kesepakatan damai atas sengketa yang ada. Pemerintah berharap, melalui dialog yang konstruktif, penyelesaian yang adil bisa tercapai tanpa harus melibatkan proses hukum yang panjang dan berliku. (Galeri Foto)




Enam Rekomendasi Kuliner Khas yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Inhil

INHIL – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tidak hanya dikenal dengan keragaman adat dan budayanya yang kaya, tetapi juga memiliki berbagai kuliner khas yang mampu memanjakan lidah. Berikut adalah enam rekomendasi kuliner yang wajib dicicipi ketika mengunjungi daerah ini:

1. Gulai Asam Pedas Ikan Patin

    Sebagai ikon kuliner Inhil, gulai asam pedas ikan patin menawarkan cita rasa segar dan pedas dengan kuah rempah yang khas. Tekstur ikan patin yang lembut berpadu sempurna dengan rasa kuah yang menggugah selera. Hidangan ini sangat cocok disantap bersama nasi hangat.

    2. Sempolet

      Sempolet adalah masakan tradisional khas Inhil yang terbuat dari campuran tepung sagu, ikan, dan bumbu rempah. Teksturnya kenyal dan rasanya gurih. Hidangan ini sering dijadikan lauk pendamping nasi atau disantap langsung sebagai camilan tradisional.

      3. Kue Bangkit

        Kue tradisional ini memiliki tekstur yang lumer di mulut dan rasa manis yang lembut. Biasanya, kue bangkit disajikan saat acara adat atau hari raya, menjadikannya salah satu makanan khas yang lekat dengan budaya masyarakat Inhil.

        4. Miso Tembilahan

          Miso Tembilahan adalah makanan berkuah khas yang terdiri dari mi kuning, ayam suwir, tahu goreng, dan sayuran segar, disiram dengan kuah kaldu yang gurih. Hidangan ini banyak dijumpai di kedai makan di sekitar Tembilahan dan menjadi favorit wisatawan.

          5. Kue Talam Kelapa

            Sebagai daerah penghasil kelapa terbesar, Inhil menghadirkan kue talam kelapa dengan rasa manis gurih yang khas. Kue ini dibuat dari campuran kelapa parut dan gula aren, menghasilkan tekstur lembut dan rasa yang memikat.

            6. Kerupuk Amplang Udang

              Kerupuk amplang udang adalah camilan khas Inhil yang terbuat dari bahan dasar udang dan tepung, memiliki rasa gurih dan renyah. Camilan ini sangat populer di kalangan wisatawan dan merupakan oleh-oleh yang wajib dibawa pulang.

              Keberagaman kuliner ini mencerminkan kekayaan budaya dan potensi lokal Kabupaten Inhil. Jangan lupa untuk mencicipi langsung di tempat agar pengalaman kuliner anda semakin berkesan.(Galery)




              Nikmati Kelezatan Roti Ropi, Kuliner Tembilahan yang Wajib Dicoba

              INHIL – Roti Ropi hadir di Tembilahan dengan berbagai varian roti yang segar dan lezat, siap dinikmati saat masih hangat. Tersedia dalam pilihan rasa Original, Tiramisu, Keju, Cokelat, Srikaya, dan Vanilla, Roti Ropi cocok untuk menemani sarapan atau jadi camilan sore yang sempurna. Lebih nikmat lagi jika disandingkan dengan Kopi Hepi, racikan khas Ropi yang siap membuat hari Anda makin ceria.

              Bundling & Goodiebag: Oleh-Oleh Tembilahan yang Pas

              Roti Ropi juga menawarkan paket bundling dan goodiebag yang sangat pas untuk oleh-oleh atau bingkisan. Dikemas dengan rapi dan menarik, goodiebag ini bisa menjadi pilihan sempurna untuk diberikan pada orang tersayang.

              Sertifikasi Halal, Nikmati dengan Tenang

              Kabar baik lainnya, Roti Ropi telah mengantongi sertifikasi halal. Jadi, Anda bisa menikmati sajian roti dan kopi di sini tanpa ragu, dengan ketenangan dan kenyamanan.

              Pilihan Kopi yang Menggugah Selera

              Selain roti, Ropi juga menyediakan berbagai pilihan kopi, seperti Mocacino, Cappucino, dan Caramel Machiatto. Rasa cappucino-nya bahkan menjadi favorit banyak pelanggan karena keunikannya yang sulit ditemui di tempat lain.

              Tempat Nongkrong Nyaman di Tembilahan

              Tak hanya mengedepankan cita rasa, Roti Ropi juga menyediakan area yang nyaman untuk nongkrong. Tempat ini menjadi lokasi yang pas untuk menghabiskan waktu bersama teman atau keluarga.

              Lokasi dan Jam Operasional

              Roti Ropi berlokasi di Jl. Jend Sudirman Parit 13, Tembilahan, dan buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Jadi, bagi Anda yang berada di Tembilahan dan sekitarnya, jangan lewatkan kesempatan untuk mampir dan merasakan kelezatan roti serta kopi khas Ropi.