Pemdes Sungai Berapit Gelar Musdes Rembuk Stunting

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) rembuk stunting sebagai upaya bersama untuk menurunkan angka stunting di desa, Kamis (6/2/2024).

Acara yang berlangsung di Balai Desa Sungai Berapit ini dihadiri oleh Camat concong dan staf, ketua TP PKK kecamatan concong, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa dan perangkat, TP PKK Desa Sungai Berapit, Kader Posyandu, Kader Stunting, ibu-ibu desa dan tamu undangan lainnya.

Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah dalam sambutannya menekankan pentingnya kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk mengatasi masalah stunting.

“Stunting adalah masalah yang kompleks dan memerlukan penanganan yang serius. Melalui Musdes rembug stunting ini, kami berharap dapat menggali solusi-solusi efektif yang bisa diimplementasikan di desa kita,” ujarnya.

Selain itu, M Ihsah juga menyambut baik atas antusias masyarakat desa dalam kegiatan Musdes rembuk stunting ini. Maka dari itu Pemerintah Desa Sungai Berapit mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa. (Galeri Foto)




Pj Bupati Inhil Hadir pada Puncak Haul Akbar Syekh Abdurrahman Siddiq

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR Ialah Syekh Abdurrahman Siddiq bin Muhammad Afif Al Banjari, ulama kenamaan asal Indragiri Hilir (Inhil) yang begitu dicintai, dibuktikan makamnya ramai diziarahi jemaah dari berbagai penjuru, ada Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan banyak daerah di Indonesia.

Puncaknya, pada Rabu (5/2), berbagai jenis moda transportasi bertaut di dermaga, mengangkut para jemaah yang hadiri Haul Akbar ke 88 Mufti Kerajaan Indragiri tersebut.

Rangkaian demi rangkaian Haul Akbar telah dimulai sejak Selasa malam, mulai dari Pembacaan Maulid Habsy, Manaqib Tuan Guru Sapat, ceramah agama oleh Tuan Guru Muhammad Fauzan dari dari Martapura Kalimantan Selatan, tahlilan dan doa bersama.

Meneladani kisah hidup Tuan Guru Sapat , menurut Penjabat (Pj) Bupati Inhil, adalah inti sari dari pelaksanaan haul yang diadakan saban tahun ini.

“Kemasyhuran Tuan Guru Sapat menjadi kebanggaan dan keberkahan bagi kita. Banyak pelajaran yang dapat diteladani, kegigihannya dalam menuntut ilmu agama, bagaimana ia menerapkan ilmu tersebut, hingga warisan ilmu pada muridnya dapat kita rasakan hingga saat ini”, ungkap Pj Sekda Tantawi Jauhari, yang hadiri Haul Akbar mewakili Pj Bupati Erisman Yahya.

Momentum Haul diharapkan tak hanya acara seremoni, melainkan proses pendekatan diri kepada Yang Maha Kuasa.

“Kita harap jemaah yang hadir dapat mengambil hikmah berupa peningkatan keimanan dan ketakwaan, yang muaranya diwujudkan dalam bentuk ibadah dan perilaku yang bermanfaat untuk sesama,” Tantawi Jauhari menambahkan.

Kebermanfaatan tersebut dicontohkan panitia dan masyarakat Kampung Hidayat, yang dalam Haul ini menyediakan Rest Area di sejumlah titik lokasi dengan minuman dan makanan gratis. (Galeri Foto)




Musrenbangdes Terlaksana, Haliar Berharap Usulan Desa Panglima Raja Dapat Terealisasi Tahun 2026

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong Kabupaten Indragiri Hilir menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun anggaran 2026, Rabu (5/2/2025).

Pada Musrembangdes yang digelar di Balai Desa Panglima Raja dibuka oleh Camat Pulau Burung diikuti oleh Kades Panglima Raja beserta perangkat, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Ketua BPD dan anggota, serta dihadiri oleh LPM, KPMD, PKK, tokoh masyarakat dan lainnya.

Kepala Desa Panglima Raja, Haliar dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbangdes ini merupakan kegiatan tahunan yang wajib kita laksanakan untuk menyerap aspirasi masyarakat desa guna kepentingan pembangunan di tahun 2026, yangmana usulan pembangunan dengan pembiayaannya di luar dari dana APBDes.

Hari ini kata Haliar, masih banyak pembangunan desa yang belum ter-cover oleh dana desa. Maka daripada itu, Musrembangdes ini merupakan kesempatan untuk mengajukan usulan pembangunan desa di Tahun 2026 mendatang kepada Pemerintah Kabupaten.

“Masih banyak pembangunan yang harus dilaksanakan di Desa Panglima Raja ini, namun semua itu tentunya sangat jauh akan terlaksana jika semuanya di bebankan kepada APBDes. Maka kedepan mari kita bekerja sama untuk menjemput anggaran agar pembangunan yang kita usulan tahun ini dan ditahun 2026 bisa terealisasikan melalui anggaran APBD yang kita usulkan,” tutur Haliar.

Terakhir Kades Panglima Raja berharap usulan yang diajukan nantinya dapat diteruskan pemerintah kecamatan dan direalisasikan oleh pemerintah daerah, mengingat banyaknya pembangunan yang harus dilakukan di desa demi kepentingan masyarakat setempat.

“Kami pemerintah desa sangat berhap usulan kami nantinya dapat diterima, karena yang kami usulakan ini merupakan skala prioritas pembangunan desa,” tutupnya. (Galeri Foto)




Desa Sungai Berapit Gelar Musrenbangdes Tahun Anggaran 2026

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun anggaran 2026, Selasa (4/2/2025).

Musrembangdes ini dibuka langsung oleh Camat Concong dan diikuti oleh Kepala Desa beserta perangkat, Kapolsek dan anggota, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, BPD dan anggota, perangkat desa, rt rw, tim penggerak PKK, majelis guru, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya.

Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah mengatakan sesuai amanat undang-undang bahwa musrenbangdes merupakan suatu kewajiban bagi pemerintah desa untuk melaksanakan kegiatan ini di setiap tahunnya.

“Hal itu bertujuan untuk merumuskan suatu pembangunan pada
tahun berikutnya melalui anggaran diluar dari APBdes,” imbuhnya.

Meski setiap usulan prioritas Desa Sungai Berapit yang telah diajukan melalui Musrenbangdes inj belum banyak tampak terealisasi, akan tetapi Pemerintah Desa tetap optimistis dan akan tetap mengusulkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Kami tetap optimis dan tidak bosan untuk tetap mengusulkan pembangunan skala prioritas di Desa Sungai Berapit,” tutur M Ihsah

Terakhir ia berharap usulan pembangunan desa di Desa Sungai Berapit pada tahun 2026 dapat diterima dan dilaksanakan oleh pemerintah daerah. (Galeri Foto)




Pj Bupati Inhil Kunjungi Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Erisman Yahya, kunjungi Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau, pada Kamis (30/1/2025).

Dalam kesempatan ini Pj Bupati hadir bersama Pj Sekretaris Daerah Tantawi Jauhari, Plt. Kepala Dinas Sosial Fajar Husin, Inspektur Inspektorat Budi N Pamungkas, Kepala DPMPTSP Haryono, Kadis Kominfopers Trio Beni Putra, Kadis Pendidikan M. Irwan, Plt. Kadis Dukcapil Nursal dan pejabat terkait lainnya.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi Hasil Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik di lingkungan Pemkab Inhil tahun 2024 dan Rencana Pemanfaatan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Inhil tahun 2025.

“Alhamdulillah kami sudah memilik MPP, dengan hadirnya gedung yang baik kami harap sejalan dengan peningkatan layanan publik, sebab masyarakat kita butuh pelayanan yang cepat dan terbaik. Karena letak kepercayaan dan kedekatan Pemerintah dengan publik, bergantung pada kepuasannya menerima pelayanan”, ungkap Erisman Yahya.

Bersama jajarannya, Kepala Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau, Bambang Pratama, menyambut hangat kedatangan Pj Bupati dan para pejabat terkait, di kantor Ombudsman yang terletak di jalan Hang Tuah, Pekanbaru tersebut.

“Dengan adanya Kunjungan ini, kita harap dapat meningkatkan sinergitas antara Pemkab Inhil dengan Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kabupaten Inhil”, tutur Bambang Pratama.

Berbagai masukan yang diberikan oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau, diterima baik oleh Jajaran Pemkab Inhil guna perbaikan di masa mendatang. (Galeri Foto)




Pemdes Panglima Raja Gelar Musdes Penentuan Bantuan Ketahanan Pangan dan BLT

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Musyawarah Desa Penetapan Bantuan ketahan pangan 2025 dan Calon Penerima BLT DD Pemerintah Desa Panglima Raja, Kamis (16/1/2025).

Kegiatan ini memiliki dua agenda utama, yaitu Penetap Bantuan ketahan pangan 2025 dan Calon Penerima BLT DD Pemerintah dan Penyuluhan tentang Bahaya penyakit LGBT dan bahaya Narkoba yang dipimpin Kepala Desa Pangilama Raja dan di hadiri oleh Camat dan Kapolsek Concong .

Hal ini penting untuk menjamin efektivitas dan efisiensi penggunaan dana desa serta mewujudkan tranparansi penggunaan anggaran kepala masyarakat.

Selanjutnya, Musyawarah Desa Khusus membahas Calon KPM BLT DD Tahun 2025. BLT DD merupakan salah satu program pemerintah untuk mengurangi dampak kemiskinan di desa dan Bantuan Ketahanan Pangan.

Dalam musyawarah ini, dilakukan verifikasi dan validasi data calon penerima BLT DD berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan Permendes nomor 2 tahun 2024 tentang Petunjuk Operasional Atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025 dan PMK Nomor 108 Tahun 2024 tentang Pengalokasian dana setiap desa Penggunaan dan Penyaluran Dana Desa Tahun 2025.

Proses penentuan calon penerima dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan melibatkan Kepala Desa ,BPD, perangkat desa dan tokoh masyarakat, Pendamping Desa dan PDTI sebagaiama disebut Tim Relawan Penanganan Kemiskinaan Ekstrem dan Calon KPM BLT akan diminta kan Verifikasi ke Bapak Camat Kaur Selatan setelah dibuat Perkades KPM BLT DD Tahun 2025.

“Diharapkan bantuan ini dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan menuju Visi,” tutur Kades Panglima Raja, Haliar.

Haliar juga mengantakan dengan ada bantuan ni masyarakat bisa mempergunakan dengan semestinya dan bisa berkembang dan memperbaiki Perekonomian terutama untuk bantuan Ketahanan Pangan.

Sementara itu, Kapolsek Concong menyampaikan tentang bahaya LGBT yang marak di desa. Ia berharap masyarakat bisa berkerjasama untuk memberantas penyakit LGBT.

“Semoga kedepan adanya program penyuluhan bahaya dampak yang ditimbulkan LGBT salah satunya penyakit HIV,” tuturnya (Galeri Foto)