RS 3 M Plus Tembilahan Buka Loker untuk Direktur dan Perawat Ruang Operasi

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kabar gembira bagi anda yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan, hari ini Rumah Sakit 3 M Plus Tembilahan membuka lowongan pekerjaan (lowker) untuk direktur rumah sakit dan perawat ruang operasi, Jum’at (18/6/2021).

Untuk informasi lebih lanjut terkait lowker tersebut, simak gambar dibawa ini :

IMG-20210618-WA0085
Loker Direktur Rumah Sakit 3 M Plus Tembilahan
IMG-20210618-WA0086
Loker Perawat Ruang Operasi di Rumah Sakit 3 M Plus Tembilahan

(Arbain)




Didongkrak Komisi II DPRD Riau, Akhirnya 12 Unit Mesin Perontok Padi Mengalir ke Inhil

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Akhirnya bantuan 12 unit alat pertanian power thresher atau mesin perontok padi mengalir ke Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) setelah di dongkrak atau diupayakan oleh Komisi II DPRD Provinsi Riau Minggu (6/6/2021).

Penyerahan bantuan alat oleh Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Riau tersebut juga dihadiri langsung oleh politisi PAN yang saat ini duduk di Komisi II DPRD Provinsi Riau, Sulaiman MZ.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Riau melalui Kasi Pascapanen Tanaman Pangan, Ir. Dasmidawati menjelaskan bantuan bisa terlaksana juga berkat upaya dari anggota dewan Provisi Riau di Komisi II.

Karena kata Dasmidawati, awalnya bantuan tersebut hanya ada 10 unit, itu untuk Kepulauan Meranti dan Rohil dikarenakan anggaran dinas terbatas.

Namun kemudian, diupayakan oleh Dewan Provinsi Komisi II asal Kabupaten Inhil Sulaiman MZ dan Arapah sehingga ada anggaran 12 unit Power Thresher lagi untuk Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Inhil.

“Penyaluran kita dibantu Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Inhil. Ada 12 Kelompok Tani dan masing-masinh mendapat bantuan 1 unit, ” pungkasnya.

Ucapan terima kasih disampaikan para kelompok tani atas perjuangan anggota dewan Provinsi dalam meningkatkan kesejahteraan para petani di Inhil.

Seperti penuturan Solikan selaku Ketua kelompok tani Serba Guna dari Desa Sanglar, Kecamatan Reteh.

“Kami sangat berterima kasih. Alat Power Thresher ini sangat membantu sekali bagi kelompok tani kami yang berjumlah sekitar 67 anggota. Semoga bantuan bisa kami dapatkan lagi karena kami masih kekurangan alat pertanian untuk pascapanen,”harapnya. (arb)




Kabar Gembira! Biaya Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link Resmi Ditunda

ARBIndonesia.com, JAKARTA – Biaya cek saldo dan tarik tunai bank Himbara di ATM Link resmi ditunda. Awalnya, pengenaan biaya cek saldo dan tarik tunai di ATM Link ini akan dilakukan 1 Juni 2021.

Dengan demikian, para nasabah Himbara masih bisa menikmati layanan cek saldo dan tarik tunai secara gratis melalui ATM yang berlogo sama dengan penerbit kartu misalnya pemilik kartu ATM BNI tidak dikenakan biaya transaksi tersebut jika digunakan di ATM Link BNI. Nasabah juga memiliki pilihan untuk melakukan pengecekan saldo secara gratis melalui layanan mobile banking.

Awalnya biaya cek saldo Rp2.500, sementara untuk tarik tunai dikenakan biaya Rp5.000. Sementara transaksi transfer antarbank tidak dilakukan perubahan biaya atau masih tetap sebesar Rp4.000.

Keputusan penundaaan pengenaan biaya tarik tunai dan cek saldo nasabah BUMN di ATM Link ini berdasarkan kesepakatan anatara Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin). Mereka sepakat untuk menjadwalkan kembali implementasi penyesuaian biaya transaksi cek saldo dan tarik tunai di ATM Link.

Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati mengatakan, tarif tranksasi di ATM Link nantinya akan disesuaikan. Setelah perubahan tarif nanti diberlakukan, BRI, BNI, Mandiri dan BTN yang bergabung dalam layanan ATM Link memastikan layanan transaksi di ATM Link akan lebih baik, dengan jaringan yang luas sampai ke area remote dengan dukungan lebih dari 45.000 ATM sebagai perwujudan komitmen Himbara dan Jalin untuk tetap mengakselerasi inklusi dan literasi keuangan.

“Tetapi patut diingat penyesuaian tarif baru untuk tarif cek saldo dan tarik tunai tetap lebih rendah dibandingkan jaringan ATM lain di Indonesia. Khusus untuk nasabah penerima bansos, cek saldo dan tarik tunai di ATM Link tidak akan dikenakan biaya sama sekali,” kata dia di Jakarta, Selasa (1/6/2021).

Selain jangkauan yang lebih luas, penyesuaian biaya transaksi ATM Link diharapkan memberikan dampak positif pada peningkatan kualitas layanan, keamanan, dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi. Himbara juga mengajak nasabah untuk dapat bertransaksi secara non tunai (cashless) dan melakukan berbagai macam transaksi perbankan secara digital.

sumber okezone.com




Jelang Lebaran, Pasar Dadakan di Tembilahan Masih Sepi Pembeli

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Jelang memasuki hari raya Idul Fitri 1442 H, pasar dadakan yang berada di jalan Kapten Mukhtar Tembilahan masih sepi pembeli.

Pasar dadakan yang memakan separo badan tersebut umumnya menjual pakaian yang identik dengan pakaian baru seperti busana pria, baju koko, sarung, peci dan jas, busana wanita dari gaun hingga hijab serta busana anak-anak dan liannya.

Seperti penuturan salah seorang pedagang kepada Arbindonesia.com, saat ini dagangannya masih sepi dikunjungi oleh pembeli, hal itu menurutnya disebabkan oleh faktor ekonomi masyarakat yang menurun di tengah pandemi covid-19 ini.

“Masih kurang, mungkin karena faktor ekonomi dan karena covid juga,” kata Anton ketika di jumpai awak media, Sabtu (8/5/2021).

Hal senada juga disampaikan oleh pedagang lainnya yang menyewa tempat dilokasi tersebut. Daya beli dagangannya jenis pakaian baru masih kurang peminat.

“Kurang pembelinya, mungkin karena corona ini,” ungkap Asiah pedagang disana saat wawancarai arbindonesia.com.

Sementara itu, dari pantauan langsung dilapangan pada pukul 17.00 wib, terlihat sebagian masyarakat yang ingin berbelanja di pasar dadakan tersebut lebih memilih berjalan kaki dengan memarkirkan kendaraannya.

Namun dengan kondisi jalan yang sudah sempit, masih banyak pengguna jalan yang menggunakan kendaraan roda dua untuk melintas.

Hal itu membuat sepanjang jalan Kapten Mukhtar tersebut menjadi padat dan rawan terjadi kemacetan serta menimbulkan kerumunan ditengah tingginya kasus covid 19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Saat ini, tercatat sebanyak 427 orang (Suspek) yang masih menjalani isolasi, sedangkan yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 88 orang ( Data 8 Mei 2021, RSUD PH Tembilahan).

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan telah menggelar rapat dengan agenda pembahasan terkait langkah strategis menciptakan suasana yang aman, tertib dan kondusif di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Inhil.

Maka diperlukan pengetatan protokol kesehatan di Kabupaten Inhil untuk mengendalikan angka Covid-19 yang mengalami kenaikan dengan cara melaksanakan kegiatan patroli rutin. Apalagi dengan lonjakan kasus Covid-19 saat ini, membuat status Kabupaten Inhil bergeser ke zona oranye.

“Mulai besok, akan dilaksanakan patroli protokol kesehatan. Semua ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19” ujar Bupati Inhil saat rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan tim Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Inhil, Senin (3/5/2021) di Tembilahan.

Selain itu, saat mengawasi pemberian sanksi terhadap 57 orang pelanggar prokes dengan pembersihan makam Covid-19, HM Wardan
juga mengatakan perlu adanya kesadaran oleh masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah.

“Masyarakat jangan hanya karena takut sanksinya. Tapi, betul-betul menyadari bahwa protokol kesehatan itu amat penting. Itu semua untuk menjaga diri kita terhindar dari paparan Covid-19, bahkan juga menjaga lingkungan kita,” kata Bupati, Selasa (4/5/2021).

(Arbain)




Covid-19 di India Melonjak, Bagaimana Nasib Ekspor CPO Indonesia?

ARBIndonesia.com, JAKARTA – Lonjakan kasus positif Covid-19 di India menimbulkan kekhawatiran bagi para eksportir, termasuk minyak kelapa sawit (CPO). Namun, ekspor minyak sawit ke India sejauh ini masih aman.

Ketua Bidang Luar Negeri Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Fadhil Hasan mengatakan, saat ini belum ada kendala, baik dari sisi akses maupun angkutan ekspor CPO ke Negeri Benua.

“Berdasarkan laporan dari lapangan, belum ada hambatan dalam pengangkutan, transportasi dan sebagainya,” ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Rabu (28/4/2021).

Kendati demikian, kata Fadhil, pelaku usaha terus mengawasi perkembangan kasus Covid-19 di India dan dampaknya terhadap konsumsi CPO di negara tersebut.

Menurut dia, jika terjadi lockdown dalam jangka panjang maka akan berdampak pada konsumsi minyak sawit dari Indonesia. Untuk itu perlu diantisipasi dampaknya terhadap ekspor Indonesia.

“Saya kira berapa besarnya kita belum tahu tetapi perlu diantisipasi. Kita terus melakukan monitoring dan evaluasi secara detail,” tuturnya.

India merupakan salah satu pasar utama ekspor CPO dan produk turunannya. Pada 2020, ekspor sawit Indonesia ke India naik 1,8 persen dibandingkan 2019. Namun ekspor sawit pada Januari 2021 ke India turun 41 persen dibandingkan Desember 2020.

Menurut Fadhil, penurunan ekspor tersebut bukan karena lockdown atau peningkatan kasus Covid-19 di India, melainkan ada tren penurunan permintaan di samping harga CPO yang terus menanjak.

Fadhil mengingatkan potensi hambatan ekspor CPO Indonesia justru berasal dari dalam negeri. Hal ini terkait dengan kebijakan pungutan ekspor sawit.

“Yang mungkin harus dicermati adalah Malaysia itu mengambil alih posisi indonesia sebagai negara eksportir sawit ke India. Mereka memiliki skema pungutan ekspor yang lebih kecil yang lebih rendah dibandingkan Indonesia sehingga lebih kompetitif,” kata Fadhil.

Sumber okezone.com&inews.id




Tak Ada Lawan! LPK 8 YES Lebih Tinggi Pasang Harga Beli Kelapa Bulat Dibanding Perusahaan Raksasa di Inhil

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dibanding dengan perusahaan ‘Raksasa’ PT Pulau Sambu Kuala Enok, LPK 8 YES lebih tinggi dalam membandrol harga beli kelapa bulat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Hal tersebut terlihat dari sebuah pernyataan Kepala Disdagtrin Kabupaten Inhil, Dhoan Dwi Anggara melalui Kabid Perdagangan, Hj Salbiah yang dikutip dari situs mediacenter.inhilkab.go.id.

Dikatakannya, bahwa PT Pulau Sambu Kuala Enok pertanggal 19 April 2021 membandrol harga kelapa bulat pilihan dengan kategori tidak bertumbung atau tumbuh tunas, tidak pecah, dan ukuran besar seharga Rp 2.700 perkilogramnya.

Sedangkan kelapa rijek, yakni bertumbung atau tumbuh tunas, pecah dan ukuran kecil, seharga Rp 1.300 perkilogram.

Sementara itu, LPK 8 YES yang bergerak di pengolahan kopra putih di Tembilahan, Kabupaten Inhil jauh-jauh hari telah membandrol harga kelapa dengan kategori tidak bertumbung/tumbuh tunas, tidak pecah dan ukuran besar seharga Rp 2.800 perkilogram.

Sedangkan kelapa rijek, yakni bertumbung/tumbuh tunas, pecah dan ukuran kecil seharga Rp 2.000 perkilogram.

“Terkhusus untuk kelapa kecil yang tidak tumbuh tunas, tidak pecah, dan tidak muda, LPK 8 YES jauh-jauh hari membeli kepada petani kelapa di harga Rp. 3.200 perkilonya,” kata pendiri LPK 8 YES, Yan Eksan saat dijumpai arbindonesia.com, Senin (19/4/2021) malam.

Dengan demikian, dari kategori kelapa bulat
tidak bertumbung atau tumbuh tunas, tidak pecah, dan ukuran besar. PT Pulau Sambu Kuala Enok lebih murah 100 Rupiah perkilonya dari LPK 8 YES.

Sedangan perbandingan kelapa rijek, yakni bertumbung atau tumbuh tunas, pecah dan ukuran kecil. LPK 8 YES lebih tinggi 700 Rupiah perkilogramnya dari PT Pulau Sambu.

Terkhusus kelapa kecil yang tidak tumbuh tunas, tidak pecah, dan tidak muda, LPK 8 YES membandrol harga Rp 3.200 perkilogramnya. Sedangkan PT Pulau Sambu dalam kategori kelapa tersebut tidak memiliki bandrol harga.

(Arbain)