Mengenai Peningkatan Ekonomi Kerakyatan, KADIN Terus Jalin Peluang Kerjasama

ARB INdonesia,, INDRAGIRI HILIR – Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Indragiri Hilir, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) terus jalin peluang kerjama keseluruh perusahaan dan lembaga-lembaga.


Kali ini, KADIN yang dipimpin oleh H Ardiansyah melakukan koordinasi dengan perusahaan BUMN yang ada di Indragiri Hilir, salah satunya Perusahaan Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang beroperasi di parit 21 Tembilahan Hilir.


Koordinasi tersebut dalam rangka konsultasi terkait peluang kerjasama KADIN bersama PLTU dalam rangka penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembinaan Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM).


“Kunjungan ini dalam rangka kemungkinan peluang kerjasama Pembinaan dan Pelatihan IKM dan UKM untuk rakyat kecil,” sebut Ketua Bidang Asosiasi dan Hubungan BUMN Kadin Inhil, H Zulbahri SH, Rabu (18/3)


Dirut PLTU, MGS Feriadi sangat mengepresiasi terobosan KADIN dalam mengupayakan peningkatan perekonomian kerakyatan. PLTU akan mendukung trobosan KADIN tersebut.


Untuk memperkuat kerjasama tersebut, Feriadi sepakat untuk mempelajari beberapa hal yang bisa mengarah pada MoU antara Kadin dan PLTU.


“Alhamdulillah, kita sepakat untuk bersama membangun Inhil, terutama perbaikan ekonomi kerakyatan,” sebutnya.


Feriadi menegaskan dalam waktu dekat ini akan mendiskusikan kembali mengenai MoU tersebut agar kerjasama ini berjalan sesuai visi misi KADIN. (rls/arb)




Corona Ganggu Perekonomian Riau, Pengamat: Butuh Tindakan Ekstra, Bukan Biasa-biasa Saja

ARB INdonesia.com, PEKANBARU – Covid-19 telah menjadi pandemi. Begitu cepat. Ekonomi membutuhkan tindakan ekstra, bukan biasa-biasa saja.


Hal ini disampaikan oleh pengamat ekonomi dari Universitas Riau (Unri) Dahlan Tampubolon kepada CAKAPLAH.com, Senin (16/3/2020). Menurutnya, Bank Sentral AS (the Fed) Ahad kemarin melakukan terobosan menurunkan suku bunga acuannya dari 0,25% menjadi 0%. Luar Biasa.


“Hal ini dilakukan untuk melindungi ekonomi mereka dari dampak Covid-19,” ujar Dahlan.


Ia mengatakan, memotong suku bunga menjadi 0% telah memberi sinyal yang mengejutkan. Eranya paket kebijakan kuantitatif yang longgar segera dimulai.


Pasar berjangka rontok. Saham turun tajam. Walaupun di dalam prakteknya hal ini normal bagi para pelaku pasar, sebagai wujud kegalauan mereka.


“BI diharapkan juga melakukan penurunan suku bunga acuannya, agar bank-bank umum menurunkan suku bunga pinjamannya. Tujuannya untuk memudahkan bank untuk meminjamkan uang kepada bisnis yang menghadapi penurunan tajam dan kaget pendapatannya karena covid-19 memaksa mereka untuk membatasi aktivitas mereka atau ditutup (seperti di mal-mal),” cakapnya.


Ia menjelaskan, para ekonom telah memangkas perkiraan pertumbuhan, karena mereka mempertimbangkan bagaimana penutupan mal, penurunan belanja konsumen, dan penurunan perjalanan akan mempengaruhi ekonomi RI.


“Kita berharap pertumbuhan ekonomi RI di triwulan pertama ini tidak jatuh ke titik terendah selama periode Presiden Jokowi, atau akan berlangsung hingga triwulan kedua,” jelasnya.


Bappenas, BI, dan lembaga peramal pertumbuhan harus memangkas pertumbuhan ekonomi Indonesia, menjadi jauh di bawah 5%. Pemerintah dan BI juga harus mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsinya, bukan malah menyimpannya.


“Masyarakat harus memahami bahwa bukan dengan menyimpan uang akan memperbaiki ekonomi, melainkan dengan mengkonsumsi agar roda ekonomi terus berputar, untuk mendukung pergerakan rupiah di pasar,” terangnya.


Sejarah telah membuktikan bahwa sepanjang krisis finansial di AS, program quantitative easing akan mendorong kenaikan harga emas, dan pasar akan bereaksi. Dampaknya bagi ekonomi Indonesia, pasar akan melirik saham-daham yang akan terperosok dalam. Efeknya paling kuat muncul di kota-kota transit, pusat liburan dan hiburan dan pusat-pusat perbelanjaan.


Ia melihat di sektor riil penurunan suku bunga akan menjadikan sektor properti menjadi kacang goreng. Diecer, namun daya beli yang belum juga menjulang tetap menjadi persoalan kita.


“Hal ini mengingatkan kita kembali pada tahun 2008, ketika krisis finansial mengguncang AS, dampak terparah dirasakan oleh masyarakat Riau.
Benchmark harga minyak mentah global juga lebih rendah, menandakan kekhawatiran bahwa permintaan global untuk minyak mentah akan terus turun karena ekonomi AS sementara ditutup untuk melawan virus,” tegasnya.


Wabah covid-19 telah merugikan masyarakat dan mengganggu kegiatan ekonomi di banyak sektor dan daerah, terutama Provinsi Riau yang sangat bergantung kepada perekonomian global.


“Terobosan langkah-langkah rangsangan moneter dan fiskal diharapkan tidak meningkatkan kecemasan publik terhadap covid-19 yang condong akan mengarah kepada penurunan tajam kegiatan ekonomi di separuh Maret dan sepanjang April,” ujarnya.


Sumber : Cakaplah.com




Sisi lain Suksesnya Kegiatan 'Inhil Spirit RUN 2020', Pedagang Keliling Laris Manis

Foto: Pedagang Keliling, Wani. ©2020 arbindonesia.com


ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintahan Kabupaten Indragiri (Inhil) sukses menggelar kegiatan ‘Inhil Spirit RUN 2020′ yakni Olahraga resmi berskala nasional yang dipusatkan di Jalan Swarna Bumi Tembilahan, Minggu (15/3/2020) pagi.


Dari sisi lain dengan suksesnya kegiatan tersebut, menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang keliling. Pasalnya, dagangannya laris manis diserbu pembeli dari peserta lomba maraton dan pengunjung lainnya.


Seperti yang diungkapkan Wani, seorang pedagang baklor keliling yang mengaku telah 3 tahun berjualan di sekitar Jalan  Swarna Bumi Tembilahan.


Dikatakannya, dengan ada kegiatan seperti ini dan dibanding dengan hari biasa  pendapatannya meningkat dua kali lipat.


“Kalau hari biasa, paling kita dapat sekitar 500 ribu satu hari. Pas ada acara ini, gak sampai satu hari udah hampir sejutaan,” tuturnya saat diwawancarai arbindonesia.com usai kegiatan lomba maraton ‘Inhil Spirit RUN 2020′ diselenggarakan.


Selain itu, Wani juga menyampaikan yang dominan membeli dagangannya mayoritas adalah pendatang, hal itu diketahuinya dengan dari gaya bahasa yang disampaikan oleh sipembeli.


“Ada juga sebagian yang kita tanya dari mana, kebanyakan dari Pekanbaru,” kata Wani.


Untuk diketahui, dari pantauan awak media usai kegiatan tersebut dilaksanakan, kondisi kebersihan masih tetap terjaga di pusat lokasi kegiatan ‘Inhil Spirit RUN 2020′ diselenggarakan.


Editor Arbain




Kadin Apresiasi Pembentukan PT KIG, Ardiansyah: Signal Percepatan Perbaikan Ekonomi Karakyatan

Foto: Ketua Kadin Inhil, Ardiansyah


ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ketua Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN), H Ardiansyah mengapresiasi kebijakan Bupati Indragiri Hilir terkait Pemegang Saham PT Kelapa Inhil Gemilang (PT.KIG).


“Kita sangat mengepresiasi. Ini merupakan upaya pemerintah agar Terjadi Percepatan Perbaikan dan Peningkatan Ekonomi segala bidang,” sebut Ardiansyah, Jumat (13/3).


Kebijakan pemerintah dalam membentuk PT KIG ini agar dapat berperan lebih kepada seluruh komponen masyarakat petani juga BUMDesa dalam mengolah komoditas unggulan terutama mengenai turunan kelapa agar bahan baku kelapa bisa bernilai lebih, juga Produk unggulan lainnya.


Maka dari itu Ardiansyah mengajak seluruh komponen termasuk OPD terkait agar saling mendukung program Bupati HM Wardan dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan.


“Intinya kita berharap kebijakan Bupati disambut dengan baik oleh semua pihak. Ini merupakan signal percepatan terhadap perbaikan perekonomian Inhil,” terangnya.


Jika 3 sasaran ini terealisasi, dinilai mampu meningkatkan penghasilan masyarakat. Bukan hanya kelapa dan turunannya, juga beberapa produk lainnya, yang bisa dipasarkan baik domestik maupun ke luar negeri, apalagi saat ini sudah terjadi kenaikan harga kelapa yang cukup signifikan.


“Jika harga kelapa membaik, dengan dirangsang pengembangan, maka geliat ekonomi kerakyatan bergairah kembali. Para pedagan akan bangkit, serta perbankan akan melirik dan mengucur permodalan UKM rakyat kecil,” paparnya.


Untuk diketahui, beberapa waktu lalu Bupati Wardan pimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT.KIG, Selasa (10/3/2020) sore, di Rumah Dinas Bupati.


Rapat tersebut turut dihadiri Sekda Said Syarifuddin dan beberapa Pejabat eselon dilingkungan Pemkab Inhil serta beberapa Kepala BUMD.


RUPS PT.KIG ini membahas tentan bisa bg penetapan Komisaris dan Direksi PT.KIG, atas pengunduran diri Acmad Saifudin sebagai Direktur Operasional PT.KIG. Penetapan Jadwal Seleksi Calon Komisaris dan Direksi PTa.KIG. Penetapan Pelaksanaan Tugas Direktur Utama PT.KIG dan Penetapan Kantor PT.KIG.


Perlu diketahui, bahwa PT KIG yang di bentuk akan menjalankan 3 Divisi, yakni Divisi sistem resi gudang SRG, Divisi Kerjasama Bumdes, dan Divisi Pelabuhan.


Pada RUPS PT.KIG tersebut menetapkan Afriz sebagai Komisaris periode 2019-2023, Amirudin Direktur Umum dan Keuangan periode 2019-2024


Penetapkan Amirudin sebagai Plt Dirut dalam rangka mengisi beberapa jabatan kosong untuk posisi komisaris dan Direksi.


“Akan diadakan Rekrutmen kembali dalam waktu dekat sehingga membantu pengurus yang ada melakukan persiapan pekerjaan yang menjadi visi misi tujuan berdiri nya PT. KIG,” sebut Wardan saat rapat tersebut.


Dalam kesempatan itu Wardan mengatakan, semoga dengan RUPS PT KIG ini dapat menerima dan menampung aspirasi masyarakat sehingga apa yang kita rencanakan dapat berjalan dengan baik dan lancar dalam mengangkat harga komoditi unggul Inhil yaitu kelapa.


“Mudah-mudahan PT KIG ini dapat melaksanakan amanah yang diberikan oleh masyarakat sehingga kedepan PT KIG ini jaya dan maju,” ungkap Wardan.


Wardan berharapkan didukung sepenuhnya oleh beberapa OPD terkait sehingga keberadaan PT KIG ini bisa exsis dan menjawab aspirasi dan keinginan dari masyarakat terutama yang berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan petani.


Ia meminta jajaran pengurus PT KIG secepat membuat Bisnis pland, menyusun rencana kerja tahunan dan semua jenis-jenis perizinan yang berhubungan dengan operasional perusahaan, agar cita-cita perusahaan tersebut menjawab keinginan masyarakat petani. (rls/arb)




Harga Naik, Kadin Pertanyakan Data Stok Asosiasi Gula

ARBIndonesia – Kamar Dagang Indonesia (Kadin) mempertanyakan data stok gula konsumsi dari Asosiasi Gula Indonesia (AGI). Pertanyaan mereka sampaikan terkait data persediaan gula dari asosiasi.


Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Kadin Benny Soetrisno mengatakan data yang dimilikinya, asosiasi memiliki pasokan gula sebanyak 1,08 juta ton pada awal tahun kemarin. Dengan persediaan tersebut harusnya gula cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai dengan Ramadan nanti.


Namun kenyataannya, Kadin menemukan gula di pasar langka sehingga harganya melonjak tajam. “Kalau angka ada stok 1 juta ton lebih, masyarakat konsumsi gula itu sekitar 200 ribu ton (per bulan), harusnya (harga) tidak naik. Kalau sekarang naik, kan berarti stoknya kurang,” kata Benny di Pasar Induk Keramat Jati, Jakarta, Kamis (12/3).







Ia menyebut cara satu-satunya untuk mengetahui kecukupan stok gula adalah dengan menanyakan kepada produsen gula secara langsung yang melapor kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag). Sayangnya, ia enggan memberikan komentar lebih jauh terkait data Kemendag soal gula konsumsi saat ini.


“Sekarang bagaimana tahu stok itu benar gaknya (kecukupannya), tanya ke yang punya stok, pabrik-pabrik gula yang melaporkan ke Kemendag,” tuturnya.


Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Budi Hidayat mengatakan kenaikan harga gula belakangan ini disebabkan oleh stok akhir tahun. Namun ia tak merinci maksudnya tersebut.


Ia hanya mengatakan karena stok itulah, pemerintah melalui Kemenko Perekonomian beberapa waktu lalu mengeluarkan rekomendasi impor 495 ribu ton gula. “Itu perlu dimonitor apakah sudah datang semua. Kalau sudah datang, stok cukup,  insya Allah harga kembali normal,” katanya.


Harga gula pasir belakangan ini melambung tinggi. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) harga rata-rata gula pasir pada Kamis (13/3) mencapai Rp16.500 per kilogram (kg) sementara gula kualitas premium mencapai Rp16.550 per kg.


Pantauan awak media di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, harga gula konsumsi eceran sudah mencapai Rp17 ribu per kg. Sebelumnya, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto meminta kepada para distributor gula pasir untuk segera melepas pasokan mereka ke pasar. Permintaan ia sampaikan agar harga gula yang belakangan ini melambung tinggi bisa segera ditekan.


Ia mengatakan berdasarkan data yang dimiliki Kementerian Perdagangan, saat ini ada pasokan gula di pasar 160 ribu ton.  “Kami minta yang pegang itu (gula pasir) untuk dipercepat pengeluarannya. Tidak ada alasan lagi untuk di-hold (ditahan),” ucapnya di Jakarta, Rabu (11/3) kemarin.


Sumber : cnnindonesia.com




Kanaikan Cukai Rokok Bakal Dirasakan Maret ini, Akankah Konsumen Beralih Kerokok Ilegal ?

Foto: Ilustrasi Kenaikan Cukai Rokok ©arbindonesia.com


ARB INdonesia, MAKASSAR – Gabungan Pabrik Rokok (Gapero) Indonesia, memperkirakan dampak negatif dari kebijakan pemerintah menaikan cukai dan harga jual eceran (HJE) rokok masing-masing sebesar 23% dan 35% akan terlihat di pertengahan Maret ke atas.

Kebijakan tersebut menjadikan harga jual rokok semakin tinggi, akibatnya penjualan rokok yang legal menjadi semakin susah. Hal ini dapat berakibat pada penurunan jumlah produksi rokok yang berimbas pada pengurangan tenaga kerja, pengurangan pembelian bahan baku rokok yang pada akhirnya merugikan petani cengkih dan tembakau serta masyarakat luas.







“Hingga akhir Februari kami masih menggunakan cukai tahun lalu. Namun mulai Maret ini kami menggunakan cukai yang harganya sudah dinaikan pemerintah. Demikian juga harga jual ecerannya. Sehingga bulan Maret dan April ke sana akan terlihat dampak negatifnya,” kata Ketua Gabungan Pabrik Rokok Malang (Gaperoma) Johni SH dalam rilisnya di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, berdasarkan pengalaman pengalaman sebelumnya, jika terjadi kenaikan cukai rokok, akan ada pengurangan produksi. Apalagi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah belum lama ini menyesakkan palaku industri. Dengan adanya kenaikan 23%, kemungkinan besar berdampak pada pengurangan Tenaga kerja dan pengurangan pembelian bahan produksi.







Akibat kenaikan Cukai dan HJE rokok yang amat tinggi, pihak pengusaha, dan pengelola industri hasil tembakau mengalami kesulitan dalam membuat perencanaan keuangan dan produksi ke depan. Selain itu, pihaknya juga mengalami kesulitan dalam perencanaan cash flow keuangan.

“Kalau pemerintah terlalu tinggi menaikan cukai dan harga jual eceran, yang rugi pemerintah sendiri. Sebab, harga jual rokok menjadi berlipat lipat. Konsumen akan kesulitan membeli rokok yang legal. Akibatnya konsumen akan membeli rokok yang ilegal. Sebab masyarakat perokok itu tidak bisa diberhentikan mendadak karena cukai naik,” tambahnya.

Dia menjelaskan, masyarakat perokok akan mencari rokok yang lebih murah sesuai dengan kemampuan kantungnya. Kemungkinan besar, masyarakat akan beralih ke rokok elektrik atau rokok illegal. “Rokok elektrik tidak dikenai cukai, pemerintah tidak mendapatkan apa apa.


Selain itu juga sedikit menggunakan kandungan tembakaunya. Akibatnya, pemakaian tembakau sedikit, hal ini merugikan masyarakat petani tembakau juga buruh pabrik rokok,” paparnya.







Editor Arb
Sumber Sindonews.com
https://makassar.sindonews.com/read/48562/3/siapsiap-kenaikan-cukai-rokok-bakal-dirasakan-maret-ini-1583726634