Lion Air Mulai Bersiap Kembali Layani Penerbangan

Lion Air Group dalam beroperasi tetap menjalankan standar operasional prosedur (SOP), melakukan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang diberlakukan serta tidak menyebabkan penyebaran Covid-19. Foto/Dok


ARBindonesia.com, JAKARTA – Maskapai penerbangan Lion Air yang terdiri dari Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) memastikan akan kembali beroperasional dalam mengangkut penumpang. Hal ini berdasarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang mengatur kebijakan mengenai larangan aktivitas mudik.


Sejalan dengan itu diterbitkan Surat Edaran Nomor 31 Tahun 2020 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tentang Pengaturan Penyelenggaraan Transportasi Udara Selama Masa Dilarang Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).


Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menerangkan, calon penumpang wajib melengkapi dan menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan yang dibutuhkan serta mengikuti protokol pengamanan kesehatan diri sebagaimana diberlakukan dalam aturan dimaksud.


“Lion Air Group dalam beroperasi tetap menjalankan standar operasional prosedur (SOP), melakukan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang diberlakukan serta tidak menyebabkan penyebaran Covid-19,”‘ katanya di Jakarta, Kamis (7/5/2020).


Sambung dia menambahkan, operasional Lion Air Group dipersiapkan secara menyeluruh dan berupaya maksimal dalam rangka memberikan pelayanan dengan melaksanakan berbagai langkah antisipasi, agar tujuan pelaksanaan penerbangan rute domestik tetap berjalan berdasarkan ketentuan berlaku yang memenuhi aspek keamanan, keselamatan perjalanan udara (safety first).


Pasalnya, untuk memastikan keseluruhan unsur-unsur tersebut, Lion Air Group senantiasa menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama pandemi Covid-19, antara lain untuk kesehatan awak pesawat dan petugas layanan lainnya, Lion Air Group sudah mengikuti rekomendasi protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu badan, menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan, membersihkan tangan dengan cairan (hand sanitizer), penggunaan sarung tangan dan wajib menggunakan masker.


“Pemeriksaan kesehatan awak pesawat sebelum penerbangan (pre-flight health check) wajib dan sangat penting guna menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight) serta tindakan preventif lainnya,” paparnya.


Sebagai informasi, pengaturan jarak aman antartamu atau penumpang (physical distancing) diterapkaan dalam kabin pesawat pada setiap penerbangan. Tipe pesawat Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO dan Airbus 320-200NEO pada kelas ekonomi yang berkonfigurasi 3-3, maka khusus kursi di tengah (B dan E) tidak dipergunakan (tanda petunjuk “X”), tamu atau penumpang akan duduk di dekat jendela (window) dan lorong (aisle).


Tipe pesawat ATR 72 dan pesawat yang mempunyai layanan kelas bisnis bertata letak kursi 2-2, mengimplementasikan metode saling silang atau zig zag. Prosedur pemeliharaan dan perawatan pada semua armada (Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO, Airbus 320-200NEO, Airbus 330-300CEO, Airbus 330-900NEO, ATR 72-500 dan ATR 72-600) dikerjakan secara berjadwal (schedule maintenance) dan tidak berjadwal (unschedule maintenance).


Sterilisasi dan kebersihan pesawat terus dilakukan secara rutin serta ditingkatkan, meliputi aircraft interior exterior cleaning (AIEC), terdiri aircraft interior cleaning (membersihkan detail setiap bagian dalam pesawat) dan aircraft exterior cleaning (membersihkan bagian luar pesawat).


Sementara itu terhitung mulai pengoperasian kembali hingga pemberitahuan lebih lanjut, penyesuaian terminal keberangkatan dan kedatangan. Penerbangan domestik Lion Air dari Terminal 1A pindah ke Terminal 2E Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.


Penerbangan internasional Lion Air, Batik Air, Malindo Air dan Thai Lion Air dari Terminal 2F pindah ke Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Penerbangan domestik Batik Air dari Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma pindah ke Terminal 2E (layanan Batik Air tetap di Terminal 2E) dan domestik Wings Air tetap di Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma.


Lion Air Group memfasilitasi kepada calon tamu atau penumpang yang akan membeli tiket (issued ticket) dapat dilakukan di Kantor Pusat dan Kantor Cabang Penjualan Tiket (Ticketing Town Office) Lion Air Group di seluruh kota di Indonesia, layanan kontak pelanggan (call center) 021-6379 8000 dan 0804-177-8899, www.lionair.co.id ; www.batikair.com serta aplikasi perangkat smartphone (mobile apps) Lion Air dan Batik Air. Untuk pembelian tiket Wings Air juga bisa melalui website dan aplikasi tersebut.


Sumber sindonews.com




Anda Ditagih Debt Collector? Lapor Disini

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau melarang pelaku jasa keuangan, seperti perbankan dan leasing untuk melakukan penagihan menggunakan jasa debt collector di masa pandemi Covid-19.


Bahkan jika ada perbankan atau pihak leasing yang menagih menggunakan debt collector, diharapkan masyarakat dapat melapor ke OJK.


Dilansir dari cakaplah.com, Penegasan ini disampaikan oleh Kepala OJK Riau Yusri kepada media, Senin (27/4/2020).


Yusri meminta dengan tegas agar jasa keuangan tidak menagih memakai jasa debt collector di tengah masa pandemi Covid-19.


“Kita lihat nanti, kalau ada yang ditagih pakai debt collector, silahkan lapor ke OJK,” ujar Yusri.


Dikatakan Yusri lagi, saat ini masyarakat yang terdampak Covid-19 secara langsung atau tidak langsung, dapat mengajukan permohonan restrukturisasi kepada bank atau leasing. Pengajuan ini dapat dilakukan secara daring tanpa harus bertatap muka.


“Jadi, masyarakat atau pengusaha yang terdampak Covid-19, jika ingin mendapatkan penundaan tagihan dan restrukturisasi silahkan melakukan pengajuan secara online, bisa melalui WA, ataupun email. Untuk ketentuannya, akan diserahkan ke masing-masing bank atau leasing,” Cakapnya.


Yusri menyampaikan lagi, pihak bank dan leasing taat dan patuh pada peraturan OJK tersebut. Menurutnya, restrukturisasi ini tidak merugikan pihak manapun, justru restrukturisasi akan menguntungkan industri jasa keuangan.


“Jika ada bank yang tidak ikut, bank-nya rugi, karena ketika kualitas kredit menurun nanti pihak bank atau leasing ini harus membuat cadangan besar yang merugikan dirinya sendiri. Semua memanfaatkannya, leasing dan perbankan patuh,” tukasnya.

Sumber cakaplah.com




Mengerikan Data Ekonomi Indonesia Saat Ini, Gelombang 4 Juta Pengangguran Tak Terbendung

ARBindonesia.com, JAKARTA – Pandemik virus corona berdampak serius terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan menjadi penyebab meningkatnya pengangguran.


Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai ekonomi Indonesia saat ini tumbuh sangat rendah.


Ia memberi gambaran, jika pertumbuhan ekonomi di angka 2,5 persen maka peningkatan pengangguran bisa mencapai 3-4 juta.


“Kalau misalkan ekonomi tumbuh 2,5 persen saja, ya peluang peningkatan penganggurannya bisa antara 3-4 juta, dan sekarang datanya sudah mencapai tambahan jutaan juga, ini juga belum rilis triwulan I. Ini gambaran betapa tingkat keparahannya nanti akan cukup besar,” papar Eko video conference, Minggu (26/4).


Namun, meningkatnya angka pengangguran akibat wabah virus corona tidak serta merta membuat masyarakat merespon baik peluncuran Kartu Prakerja.


“Bukannya tidak dibutuhkan tapi momentumnya enggak pas sama sekali. Ketika isunya adalah Kartu Prakerja ada komponen bansos di dalamnya, artinya bisa jadi solusi jangka pendek buat mereka untuk bertahan hidup,” kata
Eko, seraya mengutip analisis big data Datalyst Center Indef yang mencatat Kartu Prakerja mendapatkan respons negatif.


Menurutnya, di dalam Kartu Prakerja isinya ada kelas online dan konflik kepentingan. Sulit untuk masyarakat untuk meniru atau menerima ilmu yang ada dalam menu pelatihan Kartu Prakerja di saat pandemi Covid-19.


“Realokasi anggaran juga biasa terjadi di sektor lain kemudian kenapa di Kartu Pra Kerja seolah-olah eksekusinya harus bentuk-bentuk semacam ini, harus ada kursusnya, dan lain-lain.” ujarnya.


Sumber pojoksatu.id




Mulai Besok, Bandara SSK II Stop Penerbangan Penumpang

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Mulai Sabtu (25/4/2020), Bandara Sutan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru tidak akan melayani penerbangan penumpang hingga 1 Juni 2020, sesuai Peraturan Menteri Perhubungan nomor 25 tahun 2020.


Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II Pekanbaru, Yogi Prasetiyo, mengatakan bahwa pihaknya sebagai operator Bandara Sultan Syarif Kasim II mendukung penuh implementasi peraturan menteri perhubungan tersebut.


“Ini tentang pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah saat pandemi Covid-19, Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa penerbangan penumpang domestik di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru masih diizinkan beroperasi sampai dengan hari ini,” ujar Yogi.


Selanjutnya, kata Yogi, mulai besok pihaknya tidak lagi melayani penumpang, baik yang datang maupun berangkat. Begitu juga dengan bandara lainnya yang ada di seluruh Indonesia. Terkecuali melayani penerbangan kargo dan sejumlah penerbangan khusus.


“Untuk melaksanakan kewajiban operator penerbangan melayani penumpang dengan reservasi lama. Dan mulai hari ini tidak ada lagi reservasi baru,” kata Yogi.


Meski demikian, operasional bandara tetap berjalan seperti untuk melayani penerbangan pimpinan lembaga tinggi Negara Republik Indonesia dan tamu atau wakil kenegaraan dan perwakilan organisasi internasional.


Kemudian bandara juga melayani operasional penerbangan khusus repatriasi (repatriasi flight) pemulangan WNI maupun WNA, Operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat.


Termasuk juga operasional angkutan kargo (kargo penting dan esensial). Pesawat konfigurasi penumpang dapat digunakan untuk mengangkut kargo di dalam kabin penumpang (passenger atau cabin compartement) khusus untuk pengangkutan kebutuhan medis, kesehatan, dan sanitasi serta pangan.


Selanjutnya, operasional lainnya dengan seizin dari pemerintah dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19. Sebagai bandara alternatif apabila terdapat pesawat yang mengalami kendala teknis dan operasional, dan membutuhkan bandara untuk mendarat. Termasuk penerbangan yang mengangkut sampel infection substance COVID-19.

Sumber cakaplah.com




Buruan Daftar, Ada Lowongan Kerja untuk Dokter Umum di RS 3M Plus

ARBindonesia.com, TEMBILAHAN – Rumah sakit 3M Plus membuka lowongan kerja atau Open Recruitment Dokter Umum (Non Spesialis).


Adapun kualifikasinya:
– Usia Maksimal 35 Tahun
– Memiliki STR Defenitif (Bukan STR Intership)
– Diutamakan yang memiliki sertifikat ACLS /ATLS/FCCS
– Minimal Pengalaman Kerja Satu Tahun
– Bisa Bekerjasama dengan TIM
– Berorientasi Pada Pelayanan


Persyaratan /Berkas Lamaran :
– Foto 4×6 (2 Lembar)
– Fotocopy KTP
– Surat Lamaran
– Curicculum Vitae
– Fotocopy Ijazah (Profesi) Legalisir
– Transkip nilai
– Fotocopy Uji Kompetensi Nasional
– Fotocopy Surat Tanda Registrasi
– Fotocopy SIP yang Masih Berlaku (Jika Ada)


Tes :
– Wawancara
– Psikotes
– Keterampilan


Nahh, bagi Anda yang ingin memasukkan surat lamaran, silahkan langsung ke RS 3M Plus Jalan Lingkar II, No 11-13, Tembilahan, Inhil, Riau.


Atau menghubungi :
Telepon : (0768) 2501035
Handphone : 085271374484 / 081292091119.


Tidak ada batas terakhir pengiriman berkas. Lebih cepat lebih baik. Jadi tunggu apalagi? (*)




Sudah 9 Ribu Orang Tercatat Daftar Kartu Pra-kerja di Inhil

Foto Tribunnews


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Semenjak dibukanya pendaftaran online dan manual Kartu Prakerja, tercatat sebanyak 9.000 orang di Indagiri Hilir (Inhil), Riau mendaftar sebagai peserta.

Seperti yang dijelaskan Kepala Dinas Tenaga Kerja Inhil, HM Taher, bahwa pihaknya menurunkan tim ke lapangan dengan bekerjasama dengan Diskominfo, Polres dan Kodim Inhil untuk mensosialisasikn sekaligus mendata masyarakat calon peserta penerima kartu pra kerja.

“Alhamdulilah sampai hari terakhir tahap kedua tanggla 10 April pukul 10.00 WIB, pendataan kartu pra kerja dari Inhil sudah diusulkan sebanyak hampir 9000 orang ke Disnaker Riau, setelah diverifikasi selanjutnya diteruskan ke Kemenaker RI untuk diverifikasi ulang”, jelas Taher







Dikatakannya, Disnaker hanya menunggu informasi data yang lulus verifikasi oleh Pusat
Informasi, lulus atau tidak juga akan diinformasikan melalui alamat email masing-masing calon penerima kartu pra kerja.

“Untuk diketahui, bahwa yang lulus dan diterima menjadi peserta kartu pra kerja akan diberikan pelatihan secara online dalam rangka peningkatan kopetensi pribadi. Setelah pelatihan ini berakhir, peserta kartu pra kerja akan diberikan dana insentif sebesar Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan”, lanjutnya.

Ditambahkannya pula, peserta kartu pra kerja ini bukan peserta PKH atau bantuan pemerintah pusat lainnya, dan berusia 18 tahun ke atas serta karyawan ter PHK atau dirumahkan atau usaha ekonomi lemah yang menurun pendapatannya  akibat dampak wabah covid-19. (RA)


Telah terbit di Inhiltoday.com, jaringan media sakti grub.