Penerapan SRG di Inhil Masih Sebatas Wacana

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Tiga tahun paska terbentuknya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan nama PT Kelapa Inhil Gemilang (KIG), penerapan Sistem Resi Gudang (SRG) masih sebatas wacana.

Direktur Utama (Dirut) PT KIG Ibnu Utama saat dikonfirmasi mengungkapkan persoalan keuangan yang tidak memadai menjadi faktor utama untuk dapat menjalankan SRG.

Dijelaskan Ibnu, dalam memenuhi persyaratan di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) saja, PT KIG harus ada ketersediaan anggaran sebesar Rp 600 juta.

Di tahun 2020, KIG memang sempat mendapatkan penyertaan modal oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) sebesar Rp 400 juta.

Namun anggaran tersebut sudah dipergunakan KIG untuk memproduksi kopra putih dan membangun infrastruktur lainnya.

Pada tahun berikutnya hingga sekarang Tahun 2023, tidak ada lagi kucuran dana dari Pemkab Inhil untuk BUMD KIG.

“Jadi jangan terlalu berharaplah. Resi gudang aja syaratnya yang bener itu 1,5 Milyar. Dikasih surat (BAPPEBTI) tahun ini cukup nunjukin uang 600 juta,” terang Dirut ketika dihubungi wartawan, belum lama ini.

Namun, melalui koneksi yang dimiliki, Dirut Ibnu akan mencari buyer (pembeli) yang bersedia membayar DP 50 persen.

Setelah ada Buyer dan mendapat dana diawal 600 juta, baru lanjut ke Bappebti untuk persyaratan SRG. “Persyaratan di Bappebti itu yang terlalu tinggi,” imbuhnya.

Saat ini BUMD KIG bekerjasama dengan Pelindo sebagai pengelola serta pengoperasian pelabuhan parit 21 Tembilahan. (*/Ra)




Atlantis Exchange Buka Perdagangan Koin Pi Network

ARB INdonesia – Menurut laporan, koin Pi Network terdaftar untuk diperdagangkan sebagai pasangan BUSD pada 1 Januari di Atlantis, platform perdagangan unik dan mengganggu yang baru dibangun.

Selain itu, platform perdagangan cryptocurrency telah mengumumkan batas penarikan harian $10.000.000 per anggota, mengutip mainnet terlampir Pi Network sebagai pembenaran.

Pi Coin tampaknya telah terdaftar untuk diperdagangkan di Atlantis, yang menjadikannya platform perdagangan cryptocurrency ketujuh yang melakukannya. Atlantis juga yang pertama mendaftarkan koin tahun ini (2023) dan yang pertama memasangkannya dengan BUSD, karena semua platform lain yang mendaftarkan Pi telah melakukannya dengan USDT.

Pengumuman resmi dikeluarkan pada 30 Desember 2022 melalui posting blog dan sebagian berbunyi:

“Atlantis Exchange dengan bangga mengumumkan bahwa platform Globalnya di https://atlantiscex.com akan membuka perdagangan Pi Network (Symbol: PI) pada 1 Januari 2023. 12:00 AM UTC, berdasarkan pasangan perdagangan dari PI/BUSD.”

Selain itu, disebutkan bahwa Atlantis Exchange akan mengikuti kemajuan Pi Network sehubungan dengan peluncuran resmi blockchain PI karena Blockchain Pi sendiri masih dikembangkan dan belum dapat diakses oleh masyarakat umum. Semua anggota Atlantis yang terdaftar akan dapat menyetor dan menarik PI hingga saat itu, dengan batas penarikan harian sebesar US$10.000.000 per anggota. Segera setelah mereka dapat diakses dalam waktu dekat, tanggal pembukaan akan diungkapkan.

Dikutip dalam laman newsway, Pertukaran Atlantis telah mengumumkan daftar pasangan perdagangan Koin Pi dengan BUSD pada hari tahun baru 1 Januari, membatasi penarikan per pengguna hingga US$10 juta.

Pi Network adalah Cryptocurrency baru dan platform pengembang yang memungkinkan pengguna seluler untuk menambang token Pi tanpa menguras baterai perangkat. Untuk informasi lebih lanjut tentang Pi, lihat situs resminya di :minepi.com/ARBIndonesia

Atlantis Exchange adalah salahsatu dari beberapa platform perdagangan inovatif dan disruptif yang baru dikembangkan dan terdaftar secara sah di Departemen Keuangan AS dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ini dirancang untuk secara sistematis menyelesaikan 5 poin di dunia crypto. Ini memiliki 8 fungsi internal UNIK yang tidak dimiliki oleh pertukaran kripto lainnya.

Fungsi tersebut akan memberi para anggotanya perlindungan mendalam terhadap berbagai risiko kehilangan uang. Dengan demikian, semua anggota dapat memaksimalkan keuntungan mereka dengan bekerja di Atlantis Exchange setiap hari.*** Smr/Sagaranesia.com




Gubri Dukung Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Bono

ARB INdonesia, Teluk Meranti – Festival Bekudo Bono kembali digelar setelah dua tahun absen akibat wabah Covid-19.

Pada iven kali ini, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar hadir dan membuka acara bersama Bupati Pelalawan H Zukri.

Banyak harapan disampaikan, mengingat Gelombang Bono yang sudah mendunia, semestinya bisa menjadi icon baru pariwisata Riau bahkan Indonesia.

Keterbatasan infrastruktur pendukung menjadi persoalan yang perlu dukungan semua pihak. Tidak saja pemerintah daerah, tapi juga pemerintah pusat, bahkan swasta.

“Kita harus bersinergi untuk mengembangkan pariwisata Bono ini. Harus ada pihak swasta yang bisa kita gandeng untuk pengembangan kawasan Bono ini,” tegas Syamsuar saat menyampaikan pidato di Telukmeranti, Pelalawan, Jumat (11/11/2022).

Syamsuar memberi contoh kawasan Mandalika atau Bintan, Kepri yang berkembang karena dukungan Pemerintah Pusat dan juga pihak swasta.

Bupati Pelalawan H Zukri mengatakan bahwa pihaknya sangat serius membangun kawasan pariwisata Bono.

Selain menyiapkan lahan sekira 600 hektar, pihaknya tahun depan juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk membangun turap Sungai Kampar dimana gelombang Bono terjadi.

Ini menurutnya sangat penting, untuk mengantisipasi abrasi akibat besarnya gelombang Bono.

Sudah banyak rumah maupun bangunan yang hancur akibat abrasi ini.

Gubri Syamsuar menambahkan bahwa tidak mungkin pengembangan kawasan pariwisata Bono di Sungai Kampar, Teluk Meranti, sepenuhnya mengandalkan keuangan daerah. Baik kabupaten maupun provinsi.

“Makanya kita harus bersinergi,” tegasnya lagi.

Syamsuar juga menyarankan agar Festival Bekudo Bono didukung atau digandeng dengan iven-iven lain, sehingga wisatawan yang datang tidak sekedar melihat gelombang Bono, tapi juga menikmati acara lain, yang tak kalah menarik.

“Sehingga wisatawan semakin tertarik untuk datang ke Teluk Meranti ini,” harapnya.

Pemprov Riau sudah membangun jalan lintas Bono. Diperkirakan tinggal 10 km lagi yang masih sirtu, sehingga secara umum jalan menuju lokasi Bono sudah baik.

Pada festival tahun ini, selain diramaikan para peselancar lokal, juga datang 11 peselancar dari mancanegara, antara lain dari Inggris, Kuawit, Singapura, Rusia dan Australia.

Gelombang Bono akan mencapai puncaknya pada hari ini dan besok (11 dan 12/11/2022).

Banyak wisatawan yang bahkan rela tidur di tenda-tenda demi melihat gelombang yang berjuluk seven ghost itu. ***




Woww! Youtuber Bisa Ngajuin Pinjaman di Bank, Jaminannya Konten

ARB INdonesia, JAKARTA – Konten yang diunggah ke Youtube dan berhasil menggaet banyak penonton bisa dijadikan jaminan untuk melakukan pinjaman di bank.

Hal ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif.

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menjelaskan, aturan ini memuat di antaranya skema pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif.

“Peraturan ini mengatur di antaranya terkait skema pembiayaan yang dapat diperoleh oleh pelaku ekonomi kreatif melalui lembaga keuangan bank maupun non bank yang berbasis kekayaan intelektual,” katanya seperti dikutip dari Youtube DJKI Kemenkumham, Kamis (21/7/2022).

“Artinya sertifikat kekayaan intelektual dapat dijaminkan di bank sebagai fidusia,” tambahnya.

Ia pun mencontohkan, jika konten yang diunggah Youtube dan banyak penontonnya, maka sertifikatnya bisa dijadikan jaminan utang di bank.

“Jadi kalau kita mempunyai sertifikat kekayaan intelektual, atau merek kah, atau hak cipta kah, hak cipta lagu kah, kalau sudah lagu kita ciptakan masuk ke Youtube. Kalau sudah jutaan viewers, itu sertifikatnya sudah mempunyai nilai jual. Kalau kita tiba-tiba membutuhkan uang kita bisa gadaikan di bank,” jelasnya.

Dia bilang, nantinya lembaga keuangan yang menentukan nilai jaminan tersebut.

“Nantinya lembaga keuangan akan menentukan nilai kekayaan intelektual, semakin tinggi value dan potensi ekonomi dari karya cipta, merek, atau paten yang dimiliki tersebut maka nilai pinjaman yang diberikan pun akan semakin besar,” jelasnya.

Sumber: detik.com/finance.detik.com




Negara Luar Batasi Import Kelapa dan Turunannya, ini Dampaknya Bagi Perusahaan di Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Tak kunjung henti diterpa goncangan ekonomi terhadap perusahaan yang bergerak di pengolahan turunan kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir.

Setelah mampu melewati masa krisis ekonomi  akibat pandemi Covid-19, kini perusahan ternama (Sambu Grub) kembali dihadapkan dengan dampak yang cukup hebat dari krisis ekonomi global, hingga membuat perusahaan yang berusia 54 tahun itu mulai ‘goyang’.

Negara Luar Membatasi Import Kelapa dan Turunannya

Dilansir dari kontan.co.id, menurut data Biro Pusat Statistik (BPS) pada Rabu (15/06/2022), seperti yang diungkapkan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Setianto mengatakan bahwa krisis pangan dan energi (karena perang antara Rusia dan Ukraina) yang terjadi telah memicu inflasi dan perlambatan ekonomi di beberapa negara.

“Kabar buruknya, kondisi krisis pangan dan energi ini berimbas kepada Indonesia. Sebab negara-negara yang mengalami kondisi itu merupakan mitra dagang Indonesia, yang merupakan negara tujuan ekspor produk kita,” tuturnya.

Hal ini berdampak menurunnya permintaan produk dari Indonesia. Tercatat oleh BPS, angka ekspor Indonesia bulan Mei 2022 menurun 21, 29% dibanding bulan April 2022. Salah satu yang terkena imbasnya adalah kelapa dan produk turunannya (santan, minyak goreng, minuman air kelapa, kelapa parut, dan sebagainya). 

Amerika, Tiongkok, Korea Selatan, India, Thailand dan Malaysia, menurut data Badan Karantina Kementerian Pertanian Indonesia (Maret 2022), merupakan negara tujuan ekspor kelapa dan produk turunannya. Negara-negara tersebut mengurangi impor karena sedang krisis ekonomi, secara otomatis berkontribusi  mengurangi ekspor produk kelapa Indonesia. 

Tidak seperti di Indonesia, produk-produk hasil olahan kelapa bukan merupakan bagian dari konsumsi esensial untuk konsumen negara-negara tujuan ekspor tersebut. Negara terdampak krisis ekonomi akan mengurangi konsumsi produk esensial, dengan demikian produk olahan kelapa akan menjadi satu kelompok produk untuk dikurangi jumlah importasinya.

Ketua Harian Himpunan Industri Pengolahan Kelapa Indonesia (HIPKI) Rudy Handiwidjaja, Indonesia harus waspada mencermati krisis ekonomi global ini. 

“Sebagian negara tujuan ekspor Indonesia untuk kelapa dan produk turunannya sudah mengurangi permintaan. Karena kondisi ekonomi negara mereka yang dilanda krisis ekonomi dan lesunya pasar. Dan ini  berdampak pada industri kelapa Indonesia,” ujar Rudy dalam keterangannya, Selasa (28/6). 

Dampak Krisis Ekonomi Terhadap Industri Kelapa Sambu Group

Atas hal itu, Sambu Group saat ini tengah  mengalami goncangan nyata dan cukup hebat atas dampak krisis ekonomi tersebut.

“Produk olahan kelapa seperti santan, olahan air kelapa dan lainnya juga mengalami penurunan pada permintaan pasar, baik pasar dalam negeri maupun ekspor. Hal itu merupakan dampak dari krisis ekonomi global” ungkap A Ginting kepada Arbindonesia.com, Rabu (29/6/2022).

“Tentunya ini juga berdampak pada banyaknya jumlah stok produk yang tidak terjual,” tambahnya.

Selain itu, beberapa negara yang selama ini membeli kelapa dari Indonesia termasuk dari Indragiri Hilir sudah mengurangi pembeliannya, bahkan ada yang menghentikan pembelian kelapa bulat. Hal ini berdampak sebagian besar penjualan kelapa bertumpu ke Sambu Group.

Industri kelapa akan mengupayakan secara maksimal membeli kelapa dari petani, sesuai daya dan kemampuan yang dimiliki. Namun hal ini juga ada batasnya.

“Jadi harus ada solusi bersama dari seluruh stakeholder kelapa. Tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada industri kelapa yang saat ini juga mengalami kesulitan”, imbuh A Ginting.

Kami juga sadar bahwa harga kelapa yang rendah berdampak pada rendahnya biaya yang dialokasikan untuk pemeliharaan kebun. Hal ini dalam jangka panjang akan mengancam ketersediaan bahan baku untuk industri.

“Jadi kita berharap kondisi ekonomi segera membaik demi kebaikan bersama,” tutupnya. (ARBAIN)




Sambu Grub : Kalau Ada Harga Rp 1.500 Perkilo Itu Harga Pembeli Lain, Bukan Sambu

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR –  Ternyata harga beli buah kelapa di perusahan ‘raksasa’ (PT. Pulau Sambu) masih tergolong stabil ditengah maraknya kabar penurunan harga buah kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir.

Hal tersebut diketahui ketika awak media arbindonesia.com melakukan konfirmasi terhadap pihak perusahaan Sambu Grub.

“Saat ini harga kelapa bulat (KB) licin pada pancang di daerah Tembilahan masih Rp 2.300 per kilogramnya atau Rp 2.280 perkilo setelah di potong upah bongkar,” ungkap A Ginting, Humas Sambu Group, Rabu (29/6/2022).

“Kalau kelapa jambul masih di harga Rp 2.000 perkilogramnya,” tambahnya.

Lanjutnya, mengenai harga beli buah kelapa  dengan harga 1.500 perkilogram, A Ginting menyatakan bahwa harga tersebut bukan harga dari Sambu Grub melainkan harga dari pembeli lain.

“Kalau ada info Rp 1.500 per kilo itu harga pembeli lain, bukan Sambu,” tegas A Ginting.

Selian itu, A Ginting juga menjelaskan mengenai pembatasan pembelian buah kelapa milik petani pada masing-masing pancang Sambu tersebut dilakukan untuk lebih mengatur kedatangan buah kelapa ke pabrik.

“Untuk itu mulai Minggu lalu kita berlakukan kuota terima di pancang dengan jumlah yg bervariasi sesuai dengan rata-rata terima selama ini,” tuturnya.

“Tujuannya agar pancang bisa menyerap relasi lokal dan agar petani juga bisa mengatur jarak panen buah kelapa mereka,” tambah Humas Sambu Grub.

Dengan demikian kata A Ginting, buah kelapa tidak terlalu menumpuk di pancang dan tidak juga menumpuk di pabrik. Jika hal itu terjadi, dikhawatirkan mengurangi kwalitas kelapa.

Lanjutnya, saat ini banyak relasi yang jual kelapa ke pancang sambu, karena pembeli lain juga membatasi pembelian kelapa (seperti pembeli yang mengirim langsung ke Malaysia, Batam, Lobam, Jawa, Medan, dan lainnya). Hal itu ditandai dengan tidak adanya kapal pembeli tersebut, dan juga harga pembeliannya juga sangat rendah.

“Dari persoalan tersebut, sehingga penjualan kelapa membanjiri disetiap pancang sambu,” ungkapnya.

Saat ini kata Humas Sambu, antrian di pabrik saja mencapai puluhan juta kelapa tidak dapat terbongkar cepat karena gudang penyimpanan penuh.

“Maka pengaturan kuota di pancang lebih kepada masalah tehnis untuk mencegah penumpukan kelapa dan mengurangi resiko penurunan kwalitas yang juga bisa merugikan semua pihak,” terangnya. (Arbain)