Situasi Mencekam Di Sudan, DPR Minta WNI Segera Dilindungi

Foto: Net

detikriau.org – Situasi di Sudan kembali mencekam setelah adanya protes penduduk negara itu terhadap kepemimpinan Omar Basher yang dianggap terlalu lama berkuasa.

Terkait itu pemerintah Sudan memberlakukan status darurat dan dikhawatirkan situasi memburuk 24 jam ke depan.

Anggota Komisi III DPR Teuku Taufiqulhadi meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri agar melindungi warga negara Indonesia di sana.

“Saya ingin mengetahui dari pemerintah bagaimana pengamanan pelajar atau mahasiswa Indonesia di Sudan saat ini. Ada ratusan WNI, termasuk pelajar dan mahasiswa yang berada di Sudan,” ujar Taufiq dalam pesan elektroniknya dilansir melalui Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (3/1).

Politisi Partai Nasdem itu lebih lanjut mengatakan,  sebagian WNI itu berada di Ibukota Sudan, Khartoum. Sisanya tersebar di kota-kota yang letaknya berjauhan dari ibukota.

“Perkembangan ini sangat berisiko bagi keselamatan warga kita di sana. Sejumlah negara, seperti Malaysia, telah mengimbau para mahasiswanya di sana untuk meninggalkan Sudan segera,” terangnya.

Menurutnya, Kemenlu harus bertindak cepat soal ini.  Selain mahasiswa dan pelajar, di Sudan juga terdapat beberapa perusahaan Indonesia seperti Indofood dan perminyakan.

“Sebaiknya, Kementerian Luar Negeri kita segera bersikap untuk mengamankan warga negara kita di sana. Kita berharap, semua warga kita di sana aman,” pungkasnya




Kematian wanita WNI karena mulut disumbat kain

ilustrasi: net

Kuala Lumpur – Penyebab kematian seorang pekerja wanita warga negara Indonesia yang dibunuh di kamarnya asrama pekerja Jalan Reko, Kajang, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Senin (31/12) lalu karena mulutnya disumbat dengan kain sehingga lemas.

Wakil Kepala Polisi Daerah Kajang, Superintendan Mohd Sabri Abdullah di Kuala Lumpur, Rabu, mengatakan kesimpulan tersebut disampaikan setelah dilakukan post mortem oleh Bagian Forensik Rumah Sakit Serdang pada pukul 10.00 pagi.

“Penyebab kematian adalah `asphyxia due to smothering`, yaitu pernafasan terhenti oleh kain yang disumbat ke dalam mulut, tidak nampak dicekik atau patah di bagian leher. Tidak ada bagian tubuh lain yang terluka pada korban,” katanya.

Sementara itu, Satuan Tugas Perlindungan Warga Negara Indonesia (Satgas WNI) KBRI Kuala Lumpur belum mendapatkan akses terhadap informasi mengenai seorang wanita WNI dibunuh di asrama pekerja Jalan Reko, Kajang, Kuala Lumpur, Malaysia.

“KBRI Kuala Lumpur sudah minta, tetapi belum dapat akses untuk mengonfirmasi identitas jenazah. Masih dalam penyelidikan Kantor Polisi Kajang. Belum bisa konfirmasi apakah betul korban WNI atau bukan,” ujar Sekretaris I Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Kuala Lumpur Soeharyo Tri Sasongko.

Misteri hilang seorang pekerja wanita warga Indonesia yang absen ke tempat kerja terungkap setelah ditemukan meninggal dunia dalam keadaan setengah telanjang di kamar asrama pekerja di Jalan Reko, Kajang, diduga akibat dibunuh.

Wakil Kepala Polisi Daerah Kajang Superintendan Mohd Sabri Abdullah mengatakan pihaknya menerima panggilan darurat dari laki-laki setempat yang juga majikan korban menginformasikan menemukan mayat wanita tersebut di kamar pada 18.24 petang waktu setempat, Senin (31/12).

COPYRIGHT © ANTARA 2019




Kim Jong-un Ancam AS Jika Tak Juga Cabut Sanksi

Dalam pidato Tahun Baru, Pemimpin Korut Kim Jong-un mengancam akan mengubah pendekatan jika AS tak juga mencabut sanksi. (KCNA/via Reuters)

detikriau.org — Pemimpin Korea Utara Kim Jong-unmengancam akan mengubah pendekatannya kepada Amerika Serikat jika Gedung Putih masih terus mempertahankan sanksi terhadap Korut.

“Jika AS gagal menepati janjinya kepada dunia… dan tetap tidak mengubah sanksi dan tekanan terhadap Korut. Kami mungkin terpaksa untuk menjajaki jalur baru untuk mempertahankan kedaulatan dan kepentingan tertinggi negara kami,” ujar Kim dalam pidato Tahun Baru, Selasa (1/1).

Selama setahun terakhir, hubungan AS-Korut mengalami peningkatan pesat. Kim bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Singapura Juni lalu, dan keduanya meneken komitmen dasar untuk denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Meski begitu, progres negosiasi lanjutan terhambat karena kedua negara belum mencapai kata sepakat.

Dalam pidatonya, Kim menyatakan siap bertemu dengan Trump kapan pun agar menghasilkan sesuatu yang disambut oleh dunia.

Korut menginginkan pencabutan sanksi AS atas aktivitas senjata nuklir dan program rudal balistiknya.

Kendati demikian, hingga akini, AS tetap memberlakukan sanksi hingga Korut benar-benar melakukan denuklirisasi.

Mantan Wakil Menteri Unifikasi Korea Selatan Kim Hyung-Seok menilai pidato Kim menandakan pemimpin Korut tersebut frustasi terhadap lambannya negosiasi kedua negara.

Menurutnya, Kim Jong-un memiliki ekspektasi AS akan mengambil langkah tertentu setelah Korut menghancurkan lokasi uji nuklirnya. Sayangnya, harapan Kim tidak ada yang terwujud.

“Dia (Kim Joung Un) menghadapi tugas penting untuk meningkatkan ekonomi sosialisnya yang tidak mungkin tercapai tanpa pencabutan sanksi,” ujar Kim Jyung-Seok.

Tahun Baru ini, Kim Jong-un menyatakan tidak akan lagi memproduksi, melakukan uji coba, menggunakan atau menyebarluaskan senjata nuklirnya.

Hal itu berlawanan dengan pidatonya pada 1 Januari 2018 lalu ketika ia memerintahkan untuk memproduksi besar-besaran hulu ledak nuklir dan rudal balistik.

Di saat bersamaan, putra Kim Jong-il ini juga meminta AS melakukan langkah balasan.

Tahun yang lebih akrab dengan Korsel

Pidato Tahun Baru merupakan salah satu momentum penting dalam kalender politik Korut. Dalam pidato tersebut, Kim mengevaluasi kejadian yang telah berlalu dan menyampaikan target ke depan.

Pidato 2018 lalu menjadi titik penting karena dibacakan setelah tensi kedua negara memanas usai Korut mencapai kemajuan pesat pada senjatanya, melakukan uji coba nuklir keenam yang merupakan uji coba terkuat sejauh ini, serta meluncurkan roket yang bisa mencapai daratan AS.

Tak hanya itu, kedua pemimpin negara juga saling mencela satu sama lain. Trump menyebut Kim sebagai ‘Manusia Roket Kecil’ dan Kim membalasnya dengan menyebut Trump sebagai ‘orang yang sakit jiwa’.

Pada pidato tahun lalu, Kim mengancam ‘tombol nuklir selalu berada di meja kerja saya’. Tetapi, Kim juga menawarkan untuk mengirim tim olah raga pada Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan pada Februari 2018.

Kehadiran Tim Korut pada Olimpiade tersebut membuka pintu Presiden Korsel Moon Jae In untuk menjadi pendamai kedua negara. Korsel merupakan sekutu AS, dan AS menempatkan lebih dari 28 ribu tentaranya di Korsel.

Kim bertemu Moon tiga kali pada tahun lalu dan berjanji akan lebih sering bertemu dengan Moon tahun ini.

Tahun ini, sebagian besar isi pidato Kim fokus pada perbaikan ekonomi Korut. Ia menyatakan upaya perbaikan kehidupan warganya menjadi prioritas utama dan mengatasi masalah kekurangan energi menjadi tugas yang mendesak.

Korsel sendiri memberikan reaksi positif terhadap Pidato Kim tahun ini yang disampaikan setelah kedua negara mencapai sejumlah inisiatif rekonsiliasi pada beberapa bulan terakhir.

Inisiatif itu mencakup proyek untuk meningkatkan infrastruktur kereta api Korut dengan menghubungkan kembali dengan Korsel.

“Kami menyambut penegasan kembali Kim .. untuk menyelesaikan denuklirisasi dan menciptakan perdamaian abadi di Semenajung Korea termasuk memperbaiki hubungan Utara-Selatan,” ujar Kementerian Unifikasi Korsel dalam pernyataannya.

Sumber: CNNIndonesia




Empat anak harimau sumatera diperkenalkan di Kebun Binatang Tierpark, Jerman

Induk harimau sumatra asal Indonesia bernama Mayang tampak bersama tiga dari empat anaknya yang lahir di Kebun Binatang Tierpark Berlin, Jerman, saat ditunjukkan kepada publik pertama kali pada Kamis (22/11/2018). Keempat anak harimau sumatera itu lahir di Berlin pada 4 Agustus 2018 lalu dari sepasang harimau jantan dan betina, Harfan dan Mayang, yang dipinjamkan pemerintah Indonesia kepada Jerman pada 2013. (Dokumentasi KBRI Berlin)

Jakarta – Empat anak harimau sumatera asli Indonesia yang lahir di Kebun Binatang Tierpark, Berlin, Jerman, 4 Agustus 2018, resmi diperkenalkan kepada publik, Kamis (22/11).

Empat bayi satwa asli Indonesia yang bernama Latin Panthera tigris sumatrae itu lahir dari sepasang harimau jantan dan betina, Harfan (10 tahun) dan Mayang (7 tahun), yang dipinjamkan pemerintah Indonesia kepada Jerman pada Desember 2013 sebagai salah satu bentuk kedekatan hubungan diplomatik kedua negara.

“Pelestarian harimau sumatera di Tierpark Berlin adalah simbol kedekatan hubungan antara Indonesia dan Jerman. Upaya yang telah dilakukan Tierpark Berlin adalah kontribusi nyata dalam mendukung misi pemerintah Indonesia untuk melestarikan harimau sumatera,” kata Duta Besar Indonesia untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno, seperti dikutip dalam keterangan pers Kedutaan Besar Indonesia di Berlin, yang diterima di Jakarta, Jumat (23/11).

Oegroseno beserta istri, Sartika Oegroseno, hadir bersama Direktur Kebun Binatang Tierpark Berlin, Dr Andreas Knieriem, dan anggota Badan Eksekutif Sparkasse, Hans Jurgen Kularts, dalam acara perkenalan sekaligus pemberian nama empat bayi dari pasangan harimau Sumatra asal Indonesia tersebut.

Dari berbagai usulan yang masuk, Tierpark Berlin menunjuk Oegroseno yang diberikan kesempatan pertama, kemudian Knieriem, perwakilan Sparkasse, dan perawat harimau sumatera di Tierpark Berlin untuk memilih nama bagi masing-masing anak harimau tersebut.

Keempat nama anak harimau sumatera yang dipilih empat orang tersebut, berturut-turut adalah Kiara (betina), Willi (jantan), Oscar (jantan), dan Seri (betina).

Dalam sambutannya, Oegroseno secara khusus mengapresiasi keberhasilan Kebun Binatang Tierpark dan Sparkasse, sebagai sponsor, yang telah berhasil melestarikan salah satu kekayaan bangsa Indonesia yang saat ini terancam punah.

Pada lingkungan dan iklim yang berbeda dari habitat asli spesies harimau di hutan hujan Sumatra, para ahli di Kebun Binatang Tierpark Berlin berhasil menciptakan habitat yang serupa sehingga pasangan harimau Harfan dan Mayang dapat hidup dengan baik serta berhasil memiliki empat anak yang sehat.

Menurut Knieriem, habitat baru itu didesain sedemikian rupa agar mirip dengan hutan hujan yang selalu hijau atau evergreen rainforest.

“Harapan kami para anak harimau dapat tumbuh dan berkembang lebih baik seolah-olah mereka berada di habitat aslinya. Selain itu, evergreen rainforest ini juga memberikan perspektif baru dan fakta yang menakjubkan bagi para pengunjung tentang satwa-satwa yang tinggal di hutan tersebut,” kata dia.

Knieriem menambahkan, harimau sumatera yang hidup di habitat buatan Tierpark Berlin tidak hanya membantu upaya pelestarian spesies itu, tetapi juga dapat menjadi daya tarik bagi publik Jerman untuk lebih mengenal Indonesia.

“Ini sekaligus awal bagi mereka (empat bayi harimau sumatera) untuk mengenali habitat baru yang dikelilingi bebatuan,” kata dia.

Biasanya, anak harimau baru dapat dipisahkan dari induknya saat mencapai usia sekitar dua tahun. Namun pada 2019, rencananya empat bersaudara Kiara, Wili, Oscar, dan Seri, akan dipindahkan ke Tierpark’s New Rainforest House yang bertempat di Gedung Alfred Brehm.

Berdasarkan data, terdapat 600 harimau sumatera di habitat aslinya pada 2018,atau meningkat dari jumlah tahun-tahun sebelumnya yang hanya sekitar 400 harimau.

Indikasi peningkatan tersebut, antara lain dilihat dari nilai kepadatan populasi harimau sumatera yang berada di angka 1,6 per 100 km persegi pada 2002 menjadi 2,8 per 100 km persegi pada 2015.

“Kita menargetkan pada 2022 nanti dapat menggandakan populasi harimau sumatera,” kata Oegroseno.

Pemerintah Indonesia saat ini juga mencanangkan program untuk dapat menghitung secara persis jumlah populasi harimau sumatera di hutan-hutan yang telah ditetapkan sebagai fokus pelestarian satwa itu.

Tidak sekadar jumlah, namun data-data yang terkumpul melalui program itu juga memungkinkan identifikasi populasi harimau Sumatra berdasarkan jenis kelamin sehingga lamgkah-langkah pelestarian dapat dilakukan dengan lebih terarah.

“Kerja sama untuk pelestarian satwa langka Indonesia ini akan terus kita tingkatkan dan kembangkan. Tidak hanya dengan Tierpark Berlin, tetapi juga dengan seluruh kebun binatang yang ada di Jerman. Tidak hanya harimau Sumatra, pelestarian satwa langka lainnya juga akan dikerjasamakan dengan Jerman,” kata Oegroseno.

Saat ini terdapat tujuh subspecies harimau di seluruh dunia, yang terbesar tubuhnya adalah harimau siberia (Panthera tigris tigris, dahulu Panthera tigris amurensis), dan yang terkecil tubuhnya adalah harimau sumatera.

Indonesia pernah menjadi habitat tiga subspecies harimau endemik, yaitu harimau bali (Panthera tigris balica) dan harimau jawa (Panthera tigris sondaica) yang punah pada dasawarsa ’30-an. Kini tinggal harimau sumatera yang masih ada di Indonesia.

Sumber: Antara




Gempa Bumi 7,1 SR Terjang Filipina, Sulut Ikut Terguncang

Photo :
ANTARA Foto/Nyoman Budhiana.
Ilustrasi mesin seismograf membaca gempa.

Detikriau.org — Gempa kuat dengan magnitudo M=7,1 mengguncang wilayah tenggara Filipina, Sabtu, 29 Desember 2018, pukul 10.39 WIB. 

Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis, hari ini dilansir melalui laman viva.co.id

Episenter gempa terletak pada koordinat 5,85 LU dan 126,81 BT, tepatnya di laut pada jarak 201 km arah timur laut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada kedalaman 69 km.

Ditinjau lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina yang menunjam ke bawah Pulau Mindanao, Filipina.

Gempa ini dirasakan di Provinsi Davao Oriental dan Davao Ocidental, Filipina, dalam skala intensitas V MMI. Sementara itu, gempa ini juga dilaporkan masyarakat dirasakan di wilayah Indonesia seperti di Melonguane Kepulauan Talaud dalam skala intensitas IV MMI, Tahuna, Kepulauan Sangihe intensitas III-IV MMI, Siau Sitaro, Tobelo, Morotai intensitas III MMI, sedangkan Manado, Ternate, Jailolo intensitas II MMI.

“Kepada masyarakat Kepulauan Sangihe dan Talaud diimbau agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab, karena gempa ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia,” ujar Rahmat.




Aburizal Bakrie: Pemerintah Harus Selamatkan Muslim di Uighur China

Foto: Aburizal Bakrie (Jabbar Ramdhani/detikcom)

Jakarta – Ketua dewan pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie mengaku prihatin dan menyesalkan perlakuan diskriminatif yang dilakukan oleh pemerintah China terhadap kaum muslim di Uighur China. Ia meminta pemerintah Republik Indonesia mengambil langkah diplomatik tegas untuk membantu kaum muslim tersebut.

“Saya menyesalkan dan menyesalkan perlakuan diskriminatif dan tindakan sewenang- wenang yang dilakukan oleh pemerintah China terhadap saudara-saudara kita sesama Muslim di provinsi Uighur China yang menunjukkan tidak adanya kebebasan di dalam menjalankan ibadah menurut agama dan keyakinan masing-masing,” ujar Aburizal Bakrie dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/12/2018) seperti dilansir dari detikcom

Ia mengatakan kasus ini merupakan pelanggaran hak asasi manusia. Bahkan menurutnya termasuk dalam penindasan sebagaimana yang tertulis dalam piagam HAM dalam PBB.

“Serta merupakan pelanggaran dan bahkan penindasan terhadap Hak Azasi Manusia sebagaimana piagam HAM-PBB,” ucapnya.

Untuk itu, ia mendesak pemerintah mengambil langkah tegas kepada China. Pemerintah menurutnya tidak perlu ragu untuk menyelamatkan kaum muslim di Uighur China.

“Oleh karena itu sebagai bangsa yang cinta damai , sebagai bangsa yang menjunjung nilai Pancasila kami mendesak kepada pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan langkah diplomatik yang tegas dan tidak ragu-ragu untuk membantu dan menyelematkan saudara kita muslim Uighur dari tindakan sewenang-wenang,” kata Aburizal.

Sebelumnya kondisi masyarakat suku Uighur di China jadi sorotan publik di Indonesia belakangan ini. Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah melakukan pertemuan dengan perwakilan Kedubes China pada Senin (17/12). Kemlu meminta China terbuka soal kondisi suku Uighur.

“Dalam hal ini Kedubes RTT (Republik Rakyat Tiongkok) juga menyampaikan komitmen RRT terhadap perlindungan HAM, dan sependapat bahwa informasi mengenai kondisi masyarakat Uighur perlu diketahui oleh publik,” kata jubir Kemlu Arrmanatha Nasir dalam konferensi pers di Tjikini Lima Restaurant & Cafe, Jl Cikini 1, Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2018).