Satu Desa di Iran Dieksekusi Mati Karena Narkoba

narkobaTeheran – Seluruh warga lelaki sebuah desa di Iran Utara dieksekusi mati karena menjadi pecandu narkoba.

The Guardian melaporkan Jumat (26/2/2016), berita itu diungkap Shahindokht Molaverdi, wakil presiden urusan wanita dan anak-anak Iran. ”Setiap lelaki di sebuah buah desa di Provinsi Sistan dan Baluchestan telah dieksekusi,” tutur Molaverdi, tanpa menyebutkan nama desa dan kapan eksekusi itu dilakukan.

”Anak-anak mereka berpotensi menjadi pengedar atau pedagang narkoba, untuk membiayai keluarga mereka. Atau bakal melakukan balasan,” kata Molaverdi dalam wawancara dengan kantor berita setengah resmi Mehr.

Mendengar ini, sejumlah organisasi anti hukuman mati meminta Badan Kriminalitas dan Narkoba PBB, UNODC menghentikan bantuan ke Iran. Maklum, sejak tahun lalu, badan PBB itu mendanai program anti narkoba Iran.

Pada 2016 ini, Iran rencananya menerima bantuan dana senilai US$20 juta. ”UNODC harus memberi prasyarat pada Iran untuk mengakhiri hukuman mati bagi pengguna narkoba,” ujar Maya Foa, dari kelompok anti hukuman mati, Reprieve.

Dalam laporannya yang diterbitkan Januari silam, Amnesti HAM dunia mengungkapkan Iran mengeksekusi 73 orang remaja selama 2005 – 2015. Menurut utusan PBB, Ahmed Shaheed, Provinsi Sistan dan Baluchestan, merupakan kawasan termiskin di Iran. Angka kemiskinannya paling tinggi. Kesehatan bayi dan anak-anak paling rendah demikian pula tingkat kehidupan mereka. ”Jumlah eksekusi akibat narkoba dan kriminalitas paling tinggi. Mereka dianggap musuh Allah, tanpa pernah menjalani proses pengadilan,” tutur Ahmed Shaheed.

sumber: inilah.com

 

 




Fenomena Alam Penampakan “Tangan Tuhan” di Langit Portugal

PIC FROM MERCURY PRESS (PICTURED: Cloud that looks like the 'hand of God') These incredible photos appear to show that there is a fire power after all. A cloud that took the form of a 'hand of God' holding a fireball dominated the skyline above the north coast the Portuguese island of Madeira at around 8am on Monday (January 24). And weather blogger Rogerio Pacheco, 32, could not believe his luck when he looked up at the clouds while commuters made their way to work in the morning rush hour. The awe-inspiring snaps have since been shared online after Rogerio opted to post them on his blog. SEE MERCURY COPY
PIC FROM MERCURY PRESS (PICTURED: Cloud that looks like the ‘hand of God’) These incredible photos appear to show that there is a fire power after all. A cloud that took the form of a ‘hand of God’ holding a fireball dominated the skyline above the north coast the Portuguese island of Madeira at around 8am on Monday (January 24). And weather blogger Rogerio Pacheco, 32, could not believe his luck when he looked up at the clouds while commuters made their way to work in the morning rush hour. The awe-inspiring snaps have since been shared online after Rogerio opted to post them on his blog. SEE MERCURY COPY

MADEIRA – Fenomena alam yang terjadi di langit Pulau Madeira, Portugal ini memang terbilang langka. Bentuknya menyerupai kepalan tangan, memilliki warna oranye seperti rona cakrawala saat senja.

Penampakan ini bahkan dijuluki “Tangan Tuhan” oleh warga sekitar yang berkerumun menyaksikan fenomena alam ini.

Awan ini terlihat pada Senin 25 Januari 2016 waktu setempat. Warga lantas memotret fenomena ini dan lantas mengunggahnya di jejaring sosial.

Blogger cuaca, Rogerio Pacheco merasa begitu beruntung bisa melihat awan unik itu ketika orang-orang berangkat kerja di jam sibuk pagi hari.

Hasil jepretannya beredar setelah Pacheco memposting di blog pribadinya.

“Begitu aku melihat langit, aku langsung tertarik dan mengambil kamera untuk mengabadikannya,” kata Pacheco seperti dikutip solopos

dari Dailymail, Jumat (29/1/2016).

Mereka yang melihat hasil bidikan Pacheco pun merasa kagum. Bahkan ada yang membandingkan awan berwarna oranye terang itu dengan ikon komet dalam video game klasik Final Fantasy VII.




Polisi Pemerkosa 13 Wanita Divonis 263 Tahun Penjara

OKLAHOMA CITY – Nama baik kepolisian di Oklahoma City, Amerika Serikat (AS) dicemarkan salah satu (mantan) anggotanya, Daniel Holtzclaw. Kelakuannya memperkosa 13 wanita pun berbuah hukuman paling getir – vonis penjara lebih dari dua setengah abad!

Ya, Holtzclaw yang sedianya sudah dipecat sejak Januari 2015 silam, akhirnya diganjar hukuman yang mungkin paling berat buat terdakwa dengan vonis penjara. Sebanyak 13 wanita jadi korban pelecehan seksual dan pemerkosaannya, hingga berujung 36 pasal dakwaan.

Belasan wanita yang jadi korban Holtzclaw, merupakan para wanita yang sebelumnya pernah bermasalah hukum dan Holtzclaw sebagai anggota kepolisian, bukannya membantu, tapi malah memanfaatkan keadaan itu.

Semua wanita itu juga jadi saksi di pengadilan yang kian memberatkan hukuman Holtzclaw. Hakim pun memutus vonis bersalah dan mengenakan hukuman 263 tahun penjara! Dipastikan, Holtzclaw bakal membusuk di hotel prodeo.

“Saya sangat menginginkan hidup saya kembali. Kehidupan saya sebelum direnggut dari dia (Holtzclaw),” seru Jannie Ligons, salah satu korban pemerkosaan Holtzclaw, seperti disitat Mirror, Jumat (22/1/2016).

“Dia (Holtzclaw) pantas mendapatkannya (hukuman 263 tahun penjara) atas apa yang dilakukannya. Takkan ada satu pun hari yang dilewatinya tanpa memikirkan bagaimana saya dilecehkan,” timpal korban lainnya, Sherry Ellis. okezone.com

 

 

 

 

 




Dicari! Anak Pemakai Jersey Messi dari Plastik

BARCELONA – Seorang anak kecil asal Dohuk, Irak, yang mengenakan “jersey“ Argentina milik Lionel Messi dari plastik sedang dicari karena publik tak tega melihat dia. Foto ini sangat populer, bahkan membuat Barcelona dan Messi mencari anak kecil tersebut.

Messi adalah salah satu pemain paling hebat dalam sejarah sepakbola. Adalah sesuatu yang lumrah ketika melihat anak kecil atau orang dewasa mengenakan jersey bertuliskan nama peraih lima trofi Ballon d’Or tersebut.

Tapi, apa yang membuat nama Messi terlihat tragis adalah ketika seorang anak kecil yang usianya tak lebih dari 10 tahun memakai jersey yang terbuat dari plastik keresek. Setelah foto itu menyeruak, anak kecil ini menjadi bahan pembicaraan publik di media sosial.

Sebagaimana diberitakan Sportskeeda, Rabu (20/1/2016), Messi terenyuh dengan foto tersebut dan menyuruh orang untuk mencari keberadaan sang anak kecil. La Pulga—julukan Messi—ingin bertemu dan membantu dia.

Dengan harga jersey sepakbola yang setidaknya bernilai 50 euro (sekira Rp763 ribu), tak semua orang sanggup membelinya. Anak kecil ini lantas memiliki kreativitas tinggi dengan menulis nama Messi lengkap dengan nomor 10 di atas plastik keresek berwarna biru-putih. / Okezone.com




5 Juta Pekerjaan Manusia Bakal ‘Dirampas’ Robot

Detikriau.org — ‘Peradaban’ robot dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) diprediksi akan melahap pekerjaan manusia dalam kurun waktu 4 tahun ke depan.

Perkembangan teknologi yang memudahkan kehidupan manusia turut disertai dengan hadirnya robot dan AI. Tak hanya mempermudah manusia, mereka pun diramalkan akan mengambil alih pekerjaan manusia.

Lembaga nirlaba asal Swiss, World Economic Forum (WEF) memperingatkan bahwa revolusi industri yang serba cerdas karena melibatkan teknologi AI dan robot mampu mengganti sekitar 5 juta pekerjaan manusia di 15 negara berkembang dan maju pada 2020.

Sejumlah negara tersebut di antaranya Australia, China, Perancis, Jerman, Inggris, Italia, Amerika Serikat, Jepang, dan India.

Dalam laporan WEF berjudul “The Future of Jobs” yang belum lama dirilis menyebutkan bahwa seiring pekerjaan dan keterampilan yang tergantikan dan memengaruhi industri, hilangnya pekerjaan tersebut dipercaya bisa diimbangi oleh pertumbuhan lowongan kerja di kawasan lain.

WEF juga memperkirakan, ada sebanyak 7,1 juta pekerjaan bisa terenggut karena kelebihan karyawan hingga hadirnya perangkat otonom, sementara 2,1 lowongan baru sifatnya akan lebih spesialis seperti komputasi, matematika, arsitektur, dan teknisi yang nantinya bisa mengimbangi kekosongan tersebut.

“Tanpa tindakan mendesak dan target untuk mengatur transisi jangka pendek dan membangun tenaga kerja dengan keterampilan memadai, pemerintah di masa depan harus siap mengatasi pengangguran dan ketimpangan yang terus menjamur, serta bisnis dengan basis konsumen yang kian menyusut,” tulis pendiri dan pimpinan eksekutif WEF, Klaus Schwab di dalam laporan tersebut./ CNN Indonesia




Harga Minyak Turun Lagi, Tembus ke Bawah US$ 29/Barel

New York -Harga minyak jatuh hingga 6% pada perdagangan Jumat kemarin, hingga makin menjauhi US$ 30/barel. Ini dipicu oleh penurunan bursa saham di China, dan rencana kenaikan pasokan ekspor minyak Iran.

Sepanjang awal tahun ini, harga minyak sudah jatuh 20% lebih. Merupakan penurunan terbesar dalam 2 pekan, sejak krisis keuangan 2008 lalu.

Bahkan sejumlah analis mengingatkan, harga minyak bisa jatuh lagi, bila Iran mulai memompa suplai ekspor minyaknya. Ini akan makin menambah pasokan minyak di pasar.

Kemarin, bursa saham Shanghai turun 3,5%, ke tingkat terendahnya sejak Desember 2014. Nilai tukar yuan juga melemah tajam. Ini memberi sinyal melemahnya ekonomi China, selaku konsumen minyak nomor dua di dunia. Ditambah, permintaan bahan bakar di Amerika Serikat (AS) mengkhawatirkan, karena penjualan ritel dan aktivitas industri melemah di Desember 2015.

Harga minyak jenis Brent pada Jumat kemarin turun US$ 1,94 (6,3%) menjadi US$ 28,94 per barel. Sepanjang perdagangan, Brent menyentuh tingkat terendah di US$ 28,82/barel, terendah sejak Februari 2004.

Untuk harga minyak West Texas Intermediate (WTI) produksi AS, harganya turun US$ 1,78 (5,7%) ke US$ 29,42/barel. Tingkat terendah yang disentuh WTI adalah US$ 29,13/barel, terendah sejak November 2003.

“Saya pikir kita kaan melihat gejolak di pasar minyak, bisa saja kembali ke atas US$ 30an,” kata Analis, Phillip Streible, dilansir dari Reuters, Sabtu (16/1/2016).

Dalam dua pekan terakhir, pasar minyak mengalami tekanan jual. Sejumlah analis bahkan ada yang mengatakan, harga minyak belum menyentuh titik terendahnya. Tingkat harga US$ 25/barel sangat mungkin disentuh. detik.com