Hingga Senin Pukul 13.03 WAS, 90.258 JH Indonesia Tiba di Tanah Suci. 15 Meninggal Dunia

Mekkah –– Hingga hari keempat belas sejak jemaah haji tiba di Tanah Suci pada Selasa (17/07) lalu, 224 kloter telah mendarat di Tanah Suci, yakni 218 kloter yang termasuk gelombang pertama telah mendarat di Madinah. Sementara 6 kloter sisanya merupakan kloter awal yang masuk gelombang kedua yang mendarat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. 

Berdasar data yang diterima Tim Media Center Haji (MCH) Daker Makkah, sampai Senin (30/07) pukul 13.05 WAS, dikutip melalui laman kemenag.go.id, seluruh jamaah terdata  sebanyak 91.378 orang dengan rincian jumlah jemaah 90.258 orang dan petugas 1.120 orang.

Di sisi lain, hingga senin malam waktu Saudi, tercatat jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal kini mencapai 15 orang. “Dua jemaah meninggal adalah Rasnam Ponidjan (64) dari kloter SUB-23 dan Adang Aliyudin (61) dari kloter JKG-05,” terang Kasi Kesehatan Daker Madinah, dr. Indro Murwoko, dalam rilisnya yang diterima Senin (30/07) sore waktu Saudi.

Selanjutnya Kementerian Agama akan menjamin badal haji jemaah yang meninggal sebelum proses haji. Nantinya keluarga dari jemaah yang meninggal akan mendapatkan sertifikat badal haji tersebut.

Ketiga belas jemaah sebelumnya yang telah wafat sebagai berikut:

  1. Sukardi Ratmo Diharjo (59), jemaah haji Kloter JKS-1
  2. Hadia Daeng Saming (73) kloter 5 embarkasi Makassar
  3. Ade Akum Dachyudi (67) asal Kloter JKS-13
  4. Sunarto Sueb Sahad (57) Kloter 15-SOC
  5. Siti Aminah Rasyip (57) kloter 5-SOC
  6. Machyar Sahromi Muhammad Thaif (78), Kloter JKS-6
  7. Katio Simanjutak, 59, kloter MES-2
  8. Sanusi Musthofa Khafid (73) asal SUB-06
  9. Mohammad Sholeh bin Abu Bakar (74) kloter SUB-23
  10. Nordiani Bahrani Kursani (53) kloter BDJ-03
  11. Supriyati Teguh Adam (51) Kloter SOC-5
  12. Widodo bin Jimin (JKS-35)
  13. Abdullah Noor bin Sidik (72), kloter SOC-13
  14. Rasnam Ponidjan (64) kloter SUB-23
  15. Adang Aliyudin (61) kloter JKG-05

Editor: Am




161 Kloter Jamaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Suci, Sembilan Jemaah Wafat

Foto: okezone news

Makkah, detikriau.org – Hingga hari kesebelas sejak kedatangan pertama jemaah haji pada 17 Juli 2018 lalu, sebanyak 161 kloter atau 64.917 jemaah telah tiba di Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 13.947 jemaah telah masuk Makkah pada Jumat (27/07). Dilaporkan, Sembilan orang jamaah telah meninggal dunia.

Mohammad Sholeh bin Abu Bakar (74) warga Malang, Jawa Timur, merupakan Jamaah Haji Indonesia ke sembilan yang wafat di Tanah Suci pada Jumat (27/07) pagi sekira pukul 07.14 WAS.

Menurut Kasi Kesehatan Daker Madinah, dr. Indro Murwoko, dalam rilisnya yang diterima tim Media Center Haji (MCH), Jumat (27/07) siang, dikutip melalui laman kemenag.go.id,  almarhum didiagnosis menderita Ischeamic Heart Disease (IHD) yang merupakan gangguan aliran darah arteri pada jantung.

“Almarhum merupakan jemaah kloter SUB-23, dan tiba di Madinah dua hari lalu,” ungkap dr. Indro. “Hari ini juga kami telah mengajukan izin pemakaman kepada Kadaker Madinah yang nantinya akan diteruskan kepada otoritas Saudi,” tambahnya.

Berikut daftar nama-nama jemaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci ::

  1. Machyar Sahromi Muhammad Thaif (78) warga Garut, Jawa Barat, Kloter JKS-6;
  2. Katio Simanjutak, 59, warga Medan jemaah kloter MES-2;
  3. Sanusi Musthofa Khafid (73) asal SUB-06;
  4. Sukardi Ratmo Diharjo (59), jemaah haji Kloter JKS-1;
  5. Hadia Daeng Saming (73) kloter 5 embarkasi Makassar;
  6. Ade Akum Dachyudi (67) asal Kloter JKS-13;
  7. Sunarto Sueb Sahad (57) Kloter 15-SOC; dan
  8. Siti Aminah Rasyip (57) asal Tegalsari, Batang, Jawa Tengah, jemaah kloter 5-SOC
  9. Mohammad Sholeh bin Abu Bakar (74) asal Malang, Jawa Timur, jemaah kloter SUB-23.

Editor: Am




Aktivis Swedia Diberi Kewarganegaraan Palestina

Seorang aktivis asal Swedia, Benjamin Ladraa, sedang menjalankan misi berjalan kaki sejauh 5.000 Km dari negaranya ke Palestina. Foto: Anadolu

RAMALLAH — Presiden Palestina Mahmoud Abbas memberikan kewarganegaraan Palestina kepada aktivis Swedia Benjamin Ladraa. Hal itu merupakan bentuk apresiasi terhadap Ladraa yang telah berjalan kaki dari Swedia ke Palestina dalam rangka mengampanyekan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dialami rakyat Palestina.

“Langkah ini diambil (pemberian kewarganegaraan) untuk menghargai upaya Ladraa dan posisinya dalam mendukung rakyat Palestina,” kata Abbas pada Jumat (6/7), seperti dilaporkan kantor berita Palestina WAFA.

Pada Kamis (5/7), Ladraa, yang baru saja tiba di perbatasan Israel dari Yordania, sempat dilarang memasuki Palestina oleh polisi Israel. Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum mengatakan larangan itu mencerminkan kebijakan isolasi Israel terhadap rakyat Palestina. Pelarangan tersebut sekaligus memperlihatkan ketidakadilan serta tekanan pada rakyat Palestina.

Ladraa memulai perjalanannya dari Swedia sekitar setahun lalu. Aktivis berusia 25 tahun itu sengaja berjalan kaki agar dunia peka dan menyadari tentang pelanggaran HAM yang dialami rakyat Palestina.

Dalam perjalanannya Ladraa melintasi sejumlah negara, antara lain Jerman, Austria, Slovenia, Kroasia, Serbia, Bulgaria, Turki, Lebanon, Yordania, kemudian tiba di Palestina.

sumber: republika.co.id




Ratusan jam, tas dan ribuan perhiasaan triliunan rupiah disita dari rumah mantan PM Malaysia

Istri mantan PM Malaysia, Rosmah Mansor dan suaminya akan ditanyai terkait berbagai barang sitaan tersebut. foto: reuters

Polisi Malaysia menyita barang mewah dari tempat tinggal mantan perdana menteri Najib Razak senilai lebih US$270 juta atau Rp3,8 triliun.

Para pejabat menggambarkan operasi ini sebagai penyitaan terbesar dalam sejarah Malaysia.

Petugas menghabiskan waktu satu bulan untuk menghitung nilai berbagai barang tersebut. Polisi negara itu akan segera memanggil Najib dan istrinya Rosmah Mansor untuk ditanyai.

“Kami akan segera memanggil mereka (Najib dan Rosmah). Kami harus memastikan apakah ini hadiah dari orang lain, dan jika memang begitu, dari siapa hadiah ini berasal,” kata pejabat polisi kejahatan niaga Amar Singh seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Dalam daftar barang sitaan di antaranya terdapat lebih 400 jam, 567 tas tangan dan 12.000 perhiasaan termasuk sebuah kalung senilai lebih US$1.000.000 atau Rp14 miliar.

Lewat sebuah wawancara dengan Reuters, Najib mengatakan sebagian besar barang yang disita dari sejumlah rumahnya adalah hadiah yang diberikan kepada istri dan anak perempuannya, jadi tidak ada hubungannya dengan 1MDB.

Najib menyangkal tuduhan korupsi triliunan rupiah dana penanaman modal pemerintah, 1MDB.

Menantu laki-lakinya, Daniyar Nazarbayev, yang adalah keponakan Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev, juga menghadiahkan sejumlah tas kepada Rosmah.

Sementara uang kontan yang ditemukan di kediamannya adalah milik partai politiknya.

Lembaga 1MDB atau 1Malaysia Development Berhard, dibentuk oleh pemerintah pimpinan PM Najib Razak pada tahun 2009 dengan tujuan utama mendorong pertumbuhan ekonomi Malaysia.

Diduga Najib, keluarganya dan kroni-kroninya menyalahgunakan dana di badan ini.

Aparat penegak hukum di Amerika Serikat menduga dana senilai US$4,5 miliar, setara dengan Rp63,8 triliun dicuri dari 1MDB dan dikirim ke Amerika, antara lain untuk membiayai film Hollywood dan membeli karya-karya seni, termasuk lukisan Monet dan Van Gogh.

Diduga pula ada aliran dana sebesar US$681 juta, atau sekitar Rp9,6 triliun, ke rekening pribadi Najib Razak menjelang pemilihan umum tahun 2013 lalu.

Sumber: bbc.com




Jadi anggota Dewan Keamanan PBB, Indonesia akan mewakili suara negara Muslim?

Menlu Retno Marsudi bersama menlu Jerman, Belgia, Republik Dominika dan Afrika Selatan seusai pemilihan di Markas Besar PBB di New York (08/06). ANADOLU AGENCY/GETTY IMAGES

Indonesia terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020 oleh Majelis Umum PBB di Markas Besar PBB di New York (08/06).

“Ini merupakan kepercayaan masyarakat internasional kepada Indonesia dan hasil kerja keras seluruh komponen bangsa, khususnya para diplomat Indonesia,” dikatakan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi seperti tertulis dalam sebuah pernyataan Kementerian Luar Negeri.

DK PBB adalah badan utama PBB yang memiliki peran dan tugas untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Untuk masuk menjadi anggota DK PBB Indonesia sudah melakukan kampanye sejak 2016, yang dinyatakan Kementerian Luar Negeri “sejalan dengan prioritas politik luar negeri Indonesia untuk meningkatkan peran Indonesia di tingkat kawasan dan global di bawah Pemerintahan Jokowi.”

Apa pentingnya Indonesia masuk ke DK PBB?

Menurut Wirya Adiwena, Kepala divisi Hubungan Internasional The Habibie Center, dengan menjadi anggota tidak tetap DK PBB, menunjukkan bahwa diplomasi Indonesia sejauh ini berhasil.

“Di DK PBB ada negara-negara, 144 negara, yang percaya bahwa kita bisa (membangun jembatan perdamaian dan memajukan perdamaian dunia melalui cara-cara yang diplomatis)”, terang Wirya kepada wartawan BBC News Indonesia Mehulika Sitepu.

Pendapat serupa diutarakan Pengamat Hubungan Internaisonal dari Universitas Bina Nusantara, Tirta Mursitama. Menurutnya, terpilihnya Indonesia dapat dilihat sebagai bentuk kepercayaan negara anggota PBB terhadap Indonesia sebagai wakil Asia Pasifik.

“Hal ini berdampak kepada meningkatnya kepercayaan diri dan kebanggaan Indonesia di dunia internasional,” kata Tirta.

Wirya Adiwena juga menambahkan bahwa dengan berada di forum startegis itu Indonesia bisa melakukan diplomasi dengan lebih praktis, lebih efektif.

“Karena kita ikut memutuskan.”

Isu-isu apa yang akan diusung Indonesia?

Indonesia akan mengusung isu terorisme, radikalisme dan eksterimisme dalam pertemuan-pertemuan DK PBB mendatang.

“Isu terorisme yang menjadi perhatian penting, tidak hanya untuk dunia tapi juga negara kita sendiri,” ucap Wirya.

Selain itu, Indonesia juga akan memanfaatkan keanggotaannya untuk mendorong isu pembangunan.

Global partnership yang kuat dalam menciptakan perdamaian, keamanan dan stabilitas akan berkontribusi pencapaian agenda pembangunan PBB 2030,” kata Menlu Retno.

Caranya, menurut Wirya adalah dengan “berusaha memajukan perspektif-perspektif negara berkembang, tidak hanya negara-negara maju.”

Apakah Indonesia akan mewakili suara negara-negara Muslim?

Politik luar negeri Indonesia selama ini sudah aktif berdiplomasi mewakili suara Muslim, seperti membela etnis Islam Rohingya di Myanmar yang mayoritas Buddha dan menolak pemindahan ibu kota Israel ke Yerusalem sebagai bentuk solidaritas ke negara mayoritas Islam, Palestina.

Namun bagi Wirya Adiwena, keanggotaan Indonesia “bukan mewakili suara negara Muslim, tapi dipercaya oleh negara-negara Muslim bahwa Indonesia mampu membawa yang terbaik ke forum global.”

“Indonesia tidak memiliki keberpihakan khusus kepada negara-negara tertentu. Yang kita miliki keberpihakannya adalah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan global, sebisa mungkin memperbaiki sistem PBB, memajukan perdamaian dunia. Hal-hal itulah yang dibawa Indonesia,” papar Wirya.

Dia memberi contoh, “di OKI (Organisasi Kerjasama Islama) ada kontestasi antara Saudi Arabia dan Iran. Yang Indonesia berusaha selalu lakukan adalah membangun jembatan, (bahwa) kontestasi geopolitik tidak akan menghalangi diplomasinya dalam usaha membangun perdamaian.”

Sedang menurut Tirta Mursitama posisi Indonesia di DK PBB akan merepresentasikan dunia Islam moderat dan negara-negara Asia Tenggara.

“Saya yakin negara-negara Islam banyak menaruh harapan kepada Indonesia. Bagi Indonesia bila mampu memperjuangkan isu-isu terkait dunia Islam khususnya yang noderat maka akan jadi keuntungan luar biasa bagi Indonesia secara domestik, regional dan global,” ujar Tirta.

Yang pasti, Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa isu Palestina akan menjadi perhatian Indonesia selama menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Ini adalah keempat kalinya Indonesia berada di kursi DK PBB. Sebelumnya Indonesia menjadi anggota Tidak Tetap DK PBB pada periode 1973-1974, 1995-1996, dan 2007-2008.

Dalam proses pemilihan tertutup, Indonesia memperoleh 144 suara dari jumlah keseluruhan 190 anggota PBB yang hadir. Indonesia mengalahkan Maladewa yang memperoleh 46 suara, untuk mewakili kawasan Asia dan Pasifik di DK-PBB, menggantikan Kazakhstan yang masa keanggotaannya berakhir pada Desember 2018.

Selain Indonesia, negara-negara lain yang juga terpilih menjadi anggota DK PBB periode 2019-2020 adalah: Jerman dan Belgia (mewakili kelompok Eropa Barat); Republik Dominika (Amerika Latin dan Karibia); dan Afrika Selatan (Afrika).

Kelimanya akan bergabung dengan 5 negara anggota tetap DK PBB (Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Cina dan Rusia) serta 5 negara anggota tidak tetap lainnya (Pantai Gading, Guinea Ekuatorial, Kuwait, Peru dan Polandia).

Sumber: bbc.com

 

 




Oposisi Malaysia Menang, Mahathir Jadi PM Tertua di Dunia

Photo :
Reuters

detikriau.org – Gabungan oposisi Malaysia, yang dipimpin mantan perdana menteri Mahathir Mohamad, berhasil meraih kemenangan bersejarah dalam pemilihan umum Malaysia.

Sebagaimana dikutip dari laman BBC News Indonesia, Kamis 10 Mei 2018, hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum memperlihatkan aliansi gabungan oposisi Pakatan Harapan dan satu partai di negara bagian Sabah, meraih 115 kursi parlemen atau melewati ambang mayoritas 112 kursi.

Dengan demikian, oposisi yang akan membentuk pemerintahan dan Mahathir Mohamad akan menjadi perdana menteri tertua di dunia pada usia 92 tahun.

 Kepada para wartawan Mahathir mengungkapkan, harapannya bahwa akan ada upacara pengambilan sumpah pada Kamis, dan akan mengumumkan hari libur nasional.

Dia berhasil mengalahkan Perdana Menteri Najib Razak, yang dibayang-bayangi dengan skandal keuangan badan investasi milik negara, 1MDB, walau Najib berulang kali membantahnya.

Hasil ini jelas menjadi sejarah dalam politik Malaysia, yang sekitar 60 tahun belakangan dikuasai oleh koalisi Barisan Nasional, yang sebelumnya merupakan kubu Mahathir Mohamad.

“Kami tidak mengupayakan balas dendam, kami ingin memulihkan penegakan hukum,” kata Mahathir kepada para wartawan, saat menyatakan kemenangannya.

Peran utama Mahathir

Kemenangan oposisi ini jelas, tidak bisa dilepaskan dari peran Mahathir Mohamad, seperti dijelaskan oleh Ibrahim Suffian dari lembaga jajak pendapat umum, Merdeka Centre.

“Dia memberikan keyakinan kepada pengundi (pemilih), di mana pengundi yang sebelum ini mungkin takut-takut dan juga dipengaruhi oleh identitas politik, namun kini berani melakukan perubahan dan terus memilih calon-calon Pakatan Harapan,” kata Ibrahim.

Masalahnya adalah Mahathir adalah tokoh masa lalu yang amat berperan dalam pembentukan koalisi pemerintah Barisan Nasional. Namun, Ibrahim menegaskan, pemerintahan hasil pemilu kali ini akan berbeda.

“Pada waktu ini, koalisi yang dipimpin Dr Mahathir adalah terdiri dari berbagai partai dan tidak ada yang memiliki mayoritas yang dominan, jadi mereka bergerak dalam satu partnership (kemitraan) yang lebih equal (seimbang).”

Sementara itu, sebelumnya Barisan Nasional praktis didominasi oleh UMNO.

Sebelum pemilihan umum ini, diperkirakan bahwa jika menang Mahathir Mohamad akan memerintah untuk sementara waktu, sebelum menyerahkan kekuasan kepada Anwar Ibrahim, yang kini masih dipenjara.

“Yang kita lihat bahwa terdapat persetujuan, di mana beliau mungkin akan memimpin selama dua tahun dan selepas itu akan diserahkan kepemimpinan kepada orang yang lain. Jadi, kita lihat ini merupakan suatu proses transisi yang akan berlaku.”

“Ini adalah suatu perkara yang baru, tidak pernah ditemui masyarakat Malaysia. Jadi, perubahan yang kira saksikan ini merupakan perkara yang begitu unprecedented (belum pernah ada sebelumnya),” tegas Ibrahim.

Dalam pemilu kali ini, Mahathir memang bergabung dengan mantan wakilnya, Anwar Ibrahim, yang dulu pernah ‘dipenjarakannya’ dengan tuduhan sodomi.

Anwar—yang sebelum kehadiran Mahathir merupakan tokoh oposisi utama—hingga kini masih dipenjara, karena dinyatakan terbukti bersalah dalam dakwaan sodomi yang kedua.

Yakin menang

Sebelum hasil akhir resmi dihitung, Mahathir sudah memperlihatkan keyakinan bahwa oposisi akan meraih kemenangan.

“Kami yakin bahwa berdasarkan penghitungan resmi kami, mereka tertinggal. Kemungkinan mereka tidak akan membentuk pemerintahan,” kata Mahathir kepada para wartawan.

Dikatakan oleh Mahathir bahwa berdasarkan pengumpulan data yang dilakukan Pakatan Harapan, koalisi oposisi itu seharusnya sudah dapat membentuk pemerintahan, tetapi Komisi Pemilihan menolak meneken formulir pengesahannya sebagai syarat pengumuman hasil penghitungan resmi.

Selain memilih anggota parlemen nasional, pemilihan umum Malaysia juga menentukan wakil-wakil rakyat di tingkat negara bagian. Partai atau gabungan partai yang menang untuk pemilihan negara bagian maka ia akan memerintah negara bagian itu.

Najib Razak menghadapi berbagai masalah, termasuk dugaan korupsi, keluhan warga atas kenaikan biaya hidup dan ketegangan antaretnik. Koalisi Barisan Nasional memerintah sejak tahun 1957 dan belum pernah kalah sejauh ini.

Pencoblosan pada umumnya berjalan lancar, meskipun muncul laporan-laporan tentang dugaan terjadinya penyimpangan.