Puskesmas Harus Berperan Aktif Selenggarakan Pelayanan Kesehatan Tahap Pertama

Bupati Inhil didampingi kadiskes  dan ketua DPRD saat melihat alat kesehatan yang akan diserahkan kepada sejumlah Puskesmas
Bupati Inhil didampingi kadiskes dan ketua DPRD saat melihat alat kesehatan yang akan diserahkan kepada sejumlah Puskesmas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Puskesmas sebagai penyelenggara upaya kesehatan primer, diminta untuk berperan aktif dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat pertama secara terpadu, berkesinambungan dan paripurna.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, Hj Alvi Furwanti Alwi dalam sambutannya saat serah terima alat kesehatan dan ambulance kepada perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Inhil, di halaman Kantor Diskes, Jalan M Boya Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Alvi, sebagaimana diketahui bahwa kesehatan adalah salah satu program yang harus ditingkatkan, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat. Apalagi, bidang kesehatan juga termasuk dalam salah satu dari delapan program utama Pemkab Inhil.

“Spirit baru Pemkab Inhil terhadap program kesehatan adalah inovasi pelayanan kesehatan lebih berkualitas, mudah diakses dan terjangkau,” tutur Alvi.

Oleh karena itu, untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat pertama secara terpadu, berkesinambungan dan paripurna perlu ditunjang dengan tersedianya tenaga kesehatan yang memadai dan obat yang cukup.

Kemudian, lanjut mantan Kepala Bappeda Inhil ini, yang tidak kalah pentingnya adalah tersedianya alat kesehatan yang dibutuhkan pada unit pelayanan kesehatan, serta tersedianya sarana penunjang pelayanan kesehatan seperti ambulance, baik darat maupun perairan, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yangbermutu bagi masyarakat.

“Alat kesehatan menurut Undang-undang kesehatan No. 30 Tahun 2009 merupakan instrumen, aparatus, mesin dan atau implan yang tidak mengandung obat, yang digunakan untuk mencegah, mendiagnosis, menyembuhkan dan meringankan penyakit, merawat orang sakit, memulihkan kesehatan pada manusia dan atau membentuk struktur dan memperbaiki fungsi tubuh,” terangnya.(di)




POMP Filariasis Target Tuntas Akhir Januari

cacing filariaTEMBILAHAN (detikriau.org)ditargetkan pelaksanaan program Pemberian Obat Massal Pencegah (POMP) Filariasis tahap ketiga akan tuntas pada akhir Bulan Januari 2015 mendatang.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil, dr Saud Pakpahan kepada wartawan, kemarin.

Dikatakan Saud, pelaksanaan program POMP Filariasis ini sempat tertunda, karena lambannya pendistribusian obat dari Jakarta ke Kabupaten Inhil, dalam hal ini pihak Diskes.

“Awalnya, direncanakan POMP ini diberikan kepada masyarakat pada November, namun dikarenakan lambannya pendistribusian obatnya, POMP Filariasis ini baru bisa dilaksanakan pada Desember 2014 lalu,” kata Saud.

Kendati sempat terlambat pelaksanaannya, namun Saud mentargetkan pada akhir Januari 2015 ini, pelaksanaan POMP Filariasis sudah selesai didistribusikan kepada seluruh masyarakat Inhil.

“Hingga saat ini, kami mencatat pendistribusian sudah mencapai 85 hingga 90 persen. Jadi, dalam waktu dekat ini mudah-mudahan sudah tuntas,” Tandasnya. (adi)




Puskesmas Inhil Berikan Pelayanan UGD 24 Jam

Bupati Inhil saat melihat alat kesehatan yang akan diserahkan kepada sejumlah PuskesmasTEMBILAHAN (detikriau.org) – Memaksimalkan pelayan kesehatan kepada masyarakat, sejak tanggal 2 Januari 2015 yang lalu, seluruh Puskesmas di Inhil berikan pelayanan Unit Gawat Darurat 24 jam. Pelayanan ini dilaksanakan setiap hari di luar jam kerja Puskesmas.

“Peningkatan pelayanan kesehatan merupakan salah satu dari 8 program utama spirit baru Pemkab Inhil yakni inovasi pelayanan kesehatan lebih berkualitas, mudah diakses dan terjangkau,” Ujar Kadiskes Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwi dalam sambutannya dalam kegiatan penyerahan alat kesehatan dan sarana kesehatan serta penandatanganan fakta integritas dan komitmen pelayanan Kesehatan 24 jam bertempat dihalaman kantor Diskes Inhil di Tembilahan, Kamis (8/1/2015)

Upaya peningkatan pelayanan kesehatan menurutnya perlu ditunjang dengan tersedianya tenaga medis yang memadai, ketersediaan obat yang cukup termasuk ketersediaan alat dan sarana kesehatan lainnya.

“Termasuk tersedianya sarana tranportasi diwilayah kerja puskesmas. Selama ini, kurangnya sarana tranportasi menjadi hambatan dalam menunjang pelayanan kesehatan yang salah satunya berdampak cukup tinggi pada angka kematian ibu dan angka kematian bayi akibat terlambatnya mendapatkan pelayanan medis,” ujarnya

Menurut Alvi, alat dan sarana kesehatan penunjang kesehatan yang diserahkan ini bersumber dari dana APBN alokasi tahun anggaran 2014 ini yang terdiri dari alat kedokteran umum, alat kedokteran kebidanan, alat emergency set atau IGD, serta 5 unit mobil ambulance.

Alat kedokteran umum itu diserahkan kepada Puskesmas Kempas Jaya dan Tanah Merah, alat kedokteran kebidanan diserahkan kepada Puskesmas Enok dan Sungai Piring, alat emergency set atau IGD diserahkan kepada 10 Puskesmas diantaranya Puskesmas Tembilahan Hulu, Pengalihan Keritang, Pengalihat Enok, Sapat, Kuala Lahang, Benteng, Sungai Guntung, Pulau Burung, Teluk Belengkong, dan Puskesmas Batang Tumu. Sedangkan 5 unit mobil ambulance diserahkan kepada Puskesmas Kempas Jaya, Puskesmas Tembilahan Hulu, Puskesmas Pengalihan Keritang, Puskesmas Pengalihan Enok serta Puskesmas Pulau Kijang.

Selain alat kesehatan dan alat transportasi tersebut, Diskes Inhil juga mendapat bantuan bersumber dana APBN berupa Pembangunan Puskesmas Non Perawatan dialokasikan kepada Puskesmas Tanah Merah, Peningkatan Puskesmas manjadi Puskesmas perawatan dialokasikan kepada Puskesmas Kempas Jaya, Peningkatan Puskesmas manjadi Puskesmas mampu Poned dialokasikan kepada Puskesmas Sungai Piring dan Puskesmas Enok, Rehabilitas 3 Puskesmas dan pembangunan Ipal yang dialokasikan kepada Puskesmas Selensen,” tandas Alvi. (mirwan)




Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Inhil Serahkan Sejumlah Sarana dan Prasarana

bupati menyerahkan ambulance secara simbolis kepada sejumlah pusat kesehatan masyarakat di InhilTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan secara langsung menyerahkan bantuan sarana dan prasarana kesehatan, yang diperoleh dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2014 kepada sejumlah Puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (8/1).

Prosesi penyerahan dipusatkan di lapangan Kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil, Jalan M Boya Tembilahan ini dirangkai dengan penandatangan fakta integritas dan komitmen pelayanan Kesehatan 24 jam, yang dimulai sejak tanggal 2 Januari 2015.

Tampak hadir saat itu etua DPRD INhil, Dani M Nursalam, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah pejabat eselon dan Kepala Rumah Sakit, Puskesmas dan Pustu di Kabupaten Inhil.

Bupati Inhil dalam sambutannya berharap dengan adanya bantuan dan penambahan sarana dan prasarana kesehatan tersebut, keluhan yang disampaikan masyarakat selama ini terutama terkait lemahnya pelayanan kesehatan di setiap daerah hendaknya tidak lagi didengar.

“Gunakan dan manfaatkanlah bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk peningkatakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Jadi, biar buruk karena dipakai, daripada berdebu dan usang karena dipajang,” tutur Bupati Wardan.

Bupati yang dikenal agamis ini meminta agar pihak Diskes setiap tahunnya dapat membuat perencanaan penggunaan anggaran yang akurat dan tetap, karena ketika sudah memiliki data yang benar tentang sarana dan prasarana penunjang yang dibutuhkan, tentu akan mempermudah pelaksanaan di lapangan.

“Program yang telah disusun ini, nantinya akan menjadi skala prioritas kita, baik melalui APBD kabupaten dan provinsi maupun APBN. Namun hendaknya harus benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan, sehingga apa yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi peningkatan pelayanan kesehatan,” pinta Bupati.

Sementara itu, Kepala Diskes Inhil, Hj Alvi Furwanti Alwi menjelaskan, bantuan yang diperoleh dari dana APBN tahun 2014, yang meliputi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Tugas Pembantuan (TP) terdiri dari alat kedokteran umum, alat kedokteran kebidanan, alat emergency set atau IGD dan 5 unit ambulance.

Selain itu, Diskes Kabupaten Inhil juga mendapatkan sejumlah bantuan lainnya, seperti pembangunan Puskesmas non perawatan, peningkatan Puskesmas menjadi Puskesmas perawatan, peningkatan Puskesmas menjadi Puskesmas mampu poned, rehabilitasi 3 Puseksmas dan pembangunan Ipal.(ad)