Sempena Gelar TTG, Diskes Inhil Sediakan Stand Pelayanan Kesehatan

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyediakan stand pelayanan kesehatan bagi masyarakat, yang dipusatkan di Lapangan Gajah Mada Tembilahan.

Pendirian stand yang bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada, Palang Merah Indonesia (PMI) dan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Inhil ini, sempena dengan gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-III tingkat Provinsi Riau, Selasa (1/12/2015).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskes Inhil, dr Saut Pakpahan mengatakan, stand pelayanan kesehatan ini akan melayani masyarakat yang ingin melakukan konseling tentang HIV AIDS, serta pemeriksaan darah dan donor darah.
“Disini, kita juga menyediakan leaplet dan foster yang berhubungan dengan HIV AIDS, serta alat kontrasepsi,” tutur Saut saat diwawancarai detikriau.org usai pembukaan gelar TTG oleh Plt Gubri, Arsyadjuliandi Rachman.
Dijelaskan Saut, penyediaan stand pelayanan kesehatan ini, juga dalam rangka peringatan Hari AIDS Seduni yang jatuh tepat pada tanggal 1 Desember 2015.
“Hari ini, kita juga akan melakukan kampanye simpatik yang dipusatkan di Simpang Empat Lampu Merah Jalan Boya, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya HIV AIDS,” tambahnya.
Untuk diketahui, hingga Bulan Oktober 2015 ini, jumlah penderita HIV AIDS yang sudah terdata di Kabupaten Inhil adalah sebanyak 134 orang, terdiri dari 83 laki-laki dan 51 perempuan. (adi/adv)



Dinkes Inhil Gelar Penyuluhan Keamanan Pangan bagi IRTP se Inhil

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar penyuluhan keamanan pangan bagi Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) se-Kabupaten Inhil, Senin (30/11/2015). Kegiatan yang dipusatkan di aula Hotel Telaga Puri Tembilahan ini, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Diskes Inhil, H Ridwan MKes.

Adapun yang menjadi pesera pada kegiatan tersebut, yakni masyarakat Kabupaten Inhil terutama yang mempunyai usaha IRTP.

Sekretaris Diskes Inhil, H Ridwan MKes yang diwawancarai detikriau.org mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan bagi para pedagang, khususnya dalam upaya menjaga kualitas barang dagangannya.

“Kita harapkan para pedagang dapat menjaga kualitas produk yang dihasilkannya, sehingga aman dan layak dikonsumsi masyarakat,” tutur Ridwan.

Selanjutnya, mantan Kabag Humas Setda Inhil ini juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk lebih teliti sebelum membeli dan mengkonsumsi makanan-makanan yang dijual di pasaran.

“Lihat dulu sebelum membeli, apakah makanan tersebut sehat dan aman untuk dikonsumsi, guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya. adi/adv)

 




Upaya Penyembuhan ODGD Butuh Peran Aktif Keluarga

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Upaya penyembuhan pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sangat membutuhkan peran aktif dari pihak keluarga.

“Jadi, kesembuhan ODGJ bukan hanya semata-mata dengan pengobatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan saja,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Khusus, Devi Natalia saat berbincang dengan detikriau.org di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Devi, perhatian penuh dari pihak keluarga terhadap upaya penyembuhan pasien ODGJ sangat penting dan menentukan, karena keluarga merupakan orang-orang terdekat yang lebih mengerti dan memahami pasien.

“Peran keluarga ini, salah satunya dengan mengontrol konsumsi obat pasien ODGJ. Jadi, jangan sampai yang bersangkutan tidak meminum obatnya,” terang Devi.

Dijelaskan Devi, meskipun kondisi pasien ODGJ dinyatakan sudah mulai membaik dan berangsur sembuh, namun konsumsi obat harus tetap dilakukan secara rutin, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Pasien ODGJ harus diberikan dan meminum obat seumur hidupnya. Jika tidak, maka penyakit yang dideritanya akan kembali kambuh,” imbuhnya. Adi/adv




Ini Penyakit Yang Harus Diwaspadai Saat Musim Hujan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Selama musim penghujan, masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diimbau untuk mewaspadai penyebaran berbagai penyakit.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan (PPKDPK), Ns Matzen, S.Kep, MSi, MKes saat berbincang dengan detikriau.org, beberapa waktu lalu.

Adapun berbagai penyakit yang biasanya muncul saat musim penghujan, diantaranya penyakit diare, Demam Berdarah Dengue (DBD), Leptospirosis, penyakit kulit dan penyakit saluran cerna lainnya.

Untuk menghindari terserang penyakit diare, dapat dilakukan dengan mencuci tangan pakai sabun setiap akan makan atau minum, sehabis buang air, merebus air minum hingga mendidih, menjaga kebersihan lingkungan dan  menghindari tumpukan sampah di sekitar tempat tinggal.

Sedangkan untuk mengantisipasi penularan DBD, masyarakat harus berperan aktif dalam mendukung dan melaksanakan gerakan 3 M Plus, yaitu mengubur kaleng-kaleng bekas, menguras tempat penampungan air secara teratur dan menutup tempat penyimpanan air dengan rapat, serta tidur menggunakan kelambu atau lotion anti nyamuk.

Kemudian, untuk menghindari timbulnya penyakit leptospirosis, masyarakat agar melakukan langkah-langkah antisipasi, yaitu menekan dan hindari adanya tikus yang berkeliaran di lingkungan rumah, dengan selalu menjaga kebersihan, hindari bermain air saat terjadi banjir terutama bila ada luka, gunakan pelindung misalnya sepatu boot, bila terpaksa harus ke daerah banjir.

Selanjutnya penyakit kulit, dapat berupa infeksi, alergi atau bentuk lain pada musim banjir, maka masalah utamanya adalah kebersihan yang tidak terjaga baik. Adi/adv




Operasi Katarak Gratis, Calon Peserta diminta Lengkapi Persyaratan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh penderita katarak yang telah terdaftar dan akan mengikuti operasi gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan  pada awal Bulan Desember mendatang diminta, untuk melengkapi sejumlah persyaratan.

Permintaan tersebut disampaikan Plt Kadiskes Inhil, dr Saut Pakpahan melalui Kasi Kesehatan Khusus, Devi Natalia menindaklanjuti surat dari RSUD PH Tembilahan, tanggal 24 November 2015, nomor : 1470/RSUD-YANMED/XI/2015 tentang pelaksanaan operasi katarak dan bibir sumbing gratis, yang bekerjasama dengan Dokter Spesialis Mata dari Jakarta.

Adapun persyaratan yang dilengkapi tersebut, diantaranya :

  1. Kartu Jamkesda atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Bila ada beberapa peserta yang berasal dari 1 kecamatan, SKTM dapat dibuatkan kolektif dari desa/kelurahan.
  2. Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Jika tidak ada, dapat dibuatkan Surat Keterangan Domisili dari desa/kelurahan.

Sedangkan untuk jumlah penderita katarak yang telah mendaftar hingga kini adalah sebanyak 219 orang, yang berasal dari sejumlah wilayah di Negeri Seribu Parit.

“Pendaftarannya sudah kita tutup hari ini, dengan total keseluruh sebanyak 219 orang,” tutur Devi saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya, Jum’at (27/11/2015).

Sebelum mengikuti operasi katarak gratis pada tanggal 5-6 Desember nanti, para penderita katarak yang telah terdaftar ini diimbau, untuk melakukan pemeriksaan ulang katarak di RSUD PH Tembilahan sehari sebelum waktu pelaksanaan operasi atau tepatnya tanggal 4 Desember 2015.

“Para pasien akan diperiksa ulang oleh tim dokter spesialis mata yang datang dari Jakarta,” terangnya.

Pemeriksaan ulang sebelum dilakukannya operasi ini, bertujuan untuk memastikan apakah penyakit katarak yang diderita oleh para pasien termasuk dalam kategori matur atau tidak.

“Jadi, dokterlah nantinya yang akan memutuskan apakah pasien ini dioperasi atau tidak,” imbuhnya. (adi/adv)




Pusksmas Pengalihan Keritang Gelar Pemeriksaan Kanker Serviks Gratis dan Senam Bumil

image_1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pengalihan Keritang menggelar pemeriksaan kanker leher rahim (serviks) gratis dan senam bagi ibu hamil (bumil), Rabu (25/11/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Petalongan, Kecamatan Keritang ini, dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun 2015.

Kepala UPT Puskesmas Pengalihan Keritang, Hj Herawati SKM mengatakan, kanker leher rahim atau serviks merupakan pembunuh kedua di kalangkan perempuan setelah kanker payudara. Oleh karena itu, dengan adanya pemeriksaan gratis ini, diharapkan dapat menekan jumlah penderita kanker serviks di daerah setempat dan bisa diantisipasi sedini mungkin.

image“Selain melakukan pencegahan dengan pemeriksaan secara rutin dan pengobatan yang paripurna, kanker serviks juga dapat dihindari perempuan dengan melaksanakan beberapa langkah, antara lain pola hidup bersih dan sehat, pola makan yang baik dan benar, serta rajin berolahraga,” tutur Herawati.

Sedangkan senam bagi bumil, lanjut Herawati, bertujuan untuk menekan dan mengantisipasi sejak dini semakin meningkatkan jumlah Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Inhil, khususnya di Kecamatan Keritang.

“Mudah-mudahan, moment ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membekali diri, dalam rangka menambah pengetahuan, sehingga nantinya akan lancar dalam proses persalinan dan menyusui,” imbuhnya. (adi/adv)