Selain Mencegah Penularan Penyakit, Alvi : Kepedulian Terhadap Kesehatan Juga Dapat Meningkatkan Kualitas Hidup

IMG_1478TEMBILAHAN (detikriau.org) – Guna mencegah penularan berbagai penyakit berbahaya, khususnya pada kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diimbau untuk peduli terhadap kesehatannya dan keluarga.

“Selain mencegah menularnya beragam penyakit, kepedulian terhadap kesehatan juga dapat meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih baik,” tutur Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie kepada detikriau.org, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Alvi, kesadaran berperilaku hidup sehat sangat penting diterapkan sejak dini, tujuannya agar seluruh masyarakat di Negeri Seribu Parit dapat mencapai taraf kesehatan yang lebih baik.

“Kita ingin seluruh masyarakat Inhil dapat hidup sehat dan terbebas dari berbagai penyakit berbahaya maupun penyakit menular,” tambahnya.

Oleh karena itu, mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini meminta kepada seluruh masyarakat terutama generasi muda, untuk meningkatkan pengetahuannya tentang dunia kesehatan, khususnya yang berkaitan langsung dengan proses penularan penyakit dan cara mengantisipasi.

“Harapannya supaya generasi muda dapat menyebarkannya pada generasi muda yang lain. Sehingga, mata rantai sosialisasi tidak terputus,” terangnya.

Adapun dampak positif dari sosialisasi yang intensif tersebut, yakni masyarakat yang bermukim di daerah perkotaan maupun di pedesaan akan memahami bahaya dan cara penularan berbagai penyakit, sehingga bisa dicegah sejak dini.

“Mari sama-sama kita jaga kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar kita, guna mewujudkan Kabupaten Inhil yang sehat dan sejahtera,” imbuhnya.(adi/adv)




Ridwan Harap Aula Kantor Dinkes Inhil Dibangun Lebih Refresentatif

Ridwan, S.Sos, M. Kes memeberikan pengarahan pada evaluasi program tribulan
Ridwan, S.Sos, M. Kes memeberikan pengarahan pada evaluasi program tribulan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Guna mendukung tugas dan kinerja jajaran di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), maka keberadaan aula kantor tersebut diharapkan dapat dibangun dengan lebih refresentatif lagi.

Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan MKes saat membuka rapat evaluasi tribulan program Puskesmas se-Kabupaten Inhil, di aula Kantor Dinkes, Jalan M Boya Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Ridwan, seharusnya keberadaan aula kantor ini dapat memberikan kenyamanan bagi siapa saja yang sedang melaksanakan tugas dan pekerjaan didalamnya, terutama saat menggelar rapat yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan program kesehatab di lapangan.

“Dengan suasana yang nyaman dan sejuk, kita akan lebih fokus dalam merencanakan dan mengambil berbagai kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tutur Ridwan.

Apalagi, lanjut mantan Kabag Humas Setda Inhil ini, dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan di Dinkes Inhil sangat berpengaruh dan memberikan dampak yang besar bagi masyarakat di Negeri Seribu Parit, sehingga hasil yang didapatkan nantinya harus benar-benar telah melalui pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak terkait.

“Jika kita sudah merasa nyaman, tentu akan banyak bermunculan ide-ide cemerlang, yang bisa diterapkan di setiap program kesehatan dan muaranya pada peningkatan kinerja serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” imbuhnya. (adi/adv)




Puskesmas Pengalihan Enok Gelar Pembinaan Peer Konselor PKPR Bagi Siswa

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – UPT Puskesmas Pengalihan Enok menggelar pembinaan Peer Konselor Program Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) bagi siswa SMP dan SMA sederajat di daerah setempat.

Kegiatan tersebut dilakukan di tiga tempat berbeda, yakni tanggal 17 Maret di Desa Pengalihan Enok, tanggal 18 Maret di Desa Jaya Bakti dan 23 Maret di Desa Bayas Jaya.

Bidan Koordinator Puskesmas Pengalihan Enok, Hj Ayu Leningsih SST mengatakan, remaja adalah suatu keadaan peralihan dari masa kanak-kanak menjadi dewasa. Dimana, di masa ini terjadi perubahan yang unik dari segi fisik dan psikologis pada remaja.

image-1Oleh karena itu, perlu pengetahuan dan pengawasan yang jelas dan tepat agar tidak terjadi kesalahan, yang akhirnya dapat memberikan pengaruh buruk bagi masa depan remaja.

Dijelaskan Ayu, salah satu caranya dapat melalui pelatihan dan penyampaian pesan kesehatan, yang dilakukan di sekolah-sekolah, guna membantu dan merujuk remaja yang diketahui sedang bermasalah.

“Jadi, kita sangat peduli tentang kesehatan remaja ini, supaya mereka tetap sehat dan bugar, dalam upaya menunjang para remaja dalam meraih cita-cita dan masa depannya yang gemilang,” kata Ayu.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pengalihan Enok, Baihaqi Skm menjelaskan bahwa program ini akan berkesinambungan, dengan melibatkan lintas sektor yang ada di wilayah Puskesmas Pengalihan Enok.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini, yaitu Kapolsek Enok yang diwakili Kanit Intelkam, Brigadir Teffy Kesuma SE, dengan materi narkoba/napza, rambu lalu lintas dan kenakalan remaja.

Kemudian, Bidan Koordinator Puskesmas Pengalihan Enok, Hj Ayu Leningsih SST dengan materi kesehatan reproduksi remaja, serta Dokter Puskesmas Pengalihan Enok, dr Irene Purba dengan materi HIV/AIDS. (adi/adv)




Ciptakan Generasi Tangguh dan Berkualitas, Kaum Ibu Diimbau Beri ASI Eksklusif Pada Bayi Sedini Mungkin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh kaum ibu terutama bagi yang baru saja melahirkan diimbau, untuk memberikan Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif pada bayinya sedini mungkin.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti saat memberikan pelatihan di Desa Sungai Iliran, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), beberapa waktu lalu.

Dikatakan, ASI Eksklusif adalah bayi yang hanya diberi ASI saja, tanpa tambahan makanan atau cairan lainnya sampai bayi tersebut berumur 4 hingga 6 bulan.

Adapun manfaat ASI Eksklusif ini bagi bayi, diantaranya sebagai nutrisi, daya tahan tubuh dan meningkatkan jalinan kasih sayang antar ibu dan anak.(adi/adv)

Selain itu, juga bertujuan untuk penghematan biaya obat-obatan, tenaga, sarana dan prasarana kesehatan, serta dalam upaya menciptakan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berkualitas.

“Karena itu, mari kita ciptakan generasi yang tangguh dan berkualitas, dengan memberikan ASI Eksklusif pada bayi sejak dini,” imbuhnya.




Aparatur dan Tenaga Kesehatan Diminta Terus Upgrade Informasi dan Pengetahuan

Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Ridwan Ahim
Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Ridwan Ahim

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh aparatur dan tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk terus mengupgrade informasi dan pengetahuannya terutama yang berkaitan langsung dengan upaya peningkatan kinerja dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, Ridwan Ahim saat membuka rapat evaluasi tribulan program Puskesmas se-Kabupaten Inhil, yang dipusatkan di aula Kantor Dinkes, Jalan M Boya Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Ridwan, untuk mengupgrade informasi dan pengetahuan para aparatur dan tenaga kesehatan ini, bisa dilakukan dengan rutin membaca, khususnya buku-buku tentang program dan kebijakan, peraturan dan ketentuan, serta hal-hal lainnya yang memang berhubungan dengan dunia kesehatan.

“Ini dilakukan agar kita tidak ketinggalan dengan berbagai perkembangan dan kemajuan dunia saat ini,” tutur Ridwan.

Selain itu, lanjut mantan Kabag Humas Setda Inhil ini, dengan bertambahnya ilmu dan pengetahuan para aparatur dan tenaga kesehatan, tentu akan menunjang serta lebih memudahkan dalam pelaksanaan program dan kegiatan di lapangan.

“Dengan begitu, insya Allah kinerja kita dapat terus ditingkatkan dan seluruh program serta kebijakan pemerintah di bidang kesehatan bisa berjalan dengan baik, lancar dan sukses, guna mewujudkan Kabupaten Inhil yang sehat,” imbuhnya.(adi/adv)




Peringatan Hari TB Sedunia, Dinkes Inhil Sebarkan Leaplet Tentang TB Kepada Masyarakat

3TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyebarkan leaplet atau selebaran tentang penyakit Tuberkulosis (TB) atau yang lebih dikenal dengan sebutan TBC kepada masyarakat, Selasa (24/3/2015) sore.

Kegiatan yang dipusatkan di Simpang Empat Lampu Merah, Jalan M Boya Tembilahan ini, sempena dengan peringatan Hari TB Sedunia tahun 2014, yang mengangkat tema “Bebas TB Indonesia Sehat dan Hebat”.

4Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan, Fitri Astuti mengatakan, saat ini jumlah pasien atau penderita penyakit TB yang ditemukan di Negeri Seribu Parit sebanyak 258 kasus atau 27 persen dari 901 persen target yang telah ditetapkan.

Adapun yang menjadi kendala masih sedikitnya juga pasien yang telah terdata oleh Dinkes Inhil, dikarenakan banyaknya masyarakat yang belum memahami tentang penyakit TB, baik tanda-tanda, bahaya maupun cara penularan penyakit tersebut.

“Kendala lainnya adalah terbatasnya jumlah tenaga analis laboratorium sebagai tenaga penentu hasil pendiagnosaan penyakit TB di Puskesmas,” tutur Fitri.

Oleh karena itu, Dinkes Inhil mengambil berbagai langkah dan kebijakan, diantaranya melakukan pelatihan teknis bagi tenaga non analis sebagai tenaga laboratorium, melaksanakan supervisi OJT (On Job Training), serta memberikan penyuluhan langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat secara lintas program.

Selanjutnya, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Inhil diimbau, untuk memeriksakan diri jika mengalami atau ditemukan adanya gejala-gejala penyakit TB ini, seperti batuk berdahak lebih dari 2 minggu dan gejala lainnya.

“Bagi penderita juga dianjurkan berobat secara tuntas di Puskesmas dan rumah sakit, guna mencegah dan mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran penyakit ini,” imbuhnya.(adi/adv)