Seluruh Pihak Terkait Diminta Dukung Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif

desi-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh pihak terkait, mulai dari Kepala Desa/Lurah, Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), Perangkat Desa/Kelurahan hingga lembaga kemasyarakatan diminta, untuk mendukung pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan, NS Matzen Msi saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya, kemarin.

Dikatakan Matzen, upaya mendukung pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif ini, dapat dilakukan dengan langkah-langkah memfasilitasi siklus pemecahan masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat, diantaranya melalui pengenalan kondisi Desa/Kelurahan, identifikasi masalah kesehatan serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Selanjutnya, dengan melakukan musyawarah Desa/Kelurahan, perencanaan partisipatif, pelaksanaan kegiatan dan pembinaan kelestarian Desa/Kelurahan Siaga Aktif,” tutur Matzen.

Adapun berbagai kegiatan yang dilakukan dalam pengembangan Desa/Kelurahan Siaga Aktif, yakni pelayanan kesehatan dasar, yang meliputi pelayanan kesehatan untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak dan pelayanan survailans (pengamatan penyakit).

Selain itu, lanjut Matzen, kegiatan lainnya yang perlu dilakukan adalah memberdayakan masyarakat melalui Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM), yang difokuskan pada upaya survailans berbasis masyarakat, kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana, serta penyehatan lingkungan.

“Sesuai dengan komponen Desa/Kelurahan Siaga Aktif, yang perlu juga dilakukan oleh berbagai pihak terkait adalah menyangkut pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan masyarakat,” terangnya. (adi/adv)




Dinkes Inhil Wacanakan Pelatihan Public Speaking

“Siapkan Tenaga Promkes Yang Kuasai Teknik Bicara Efektif dan Menarik”

DSC_3964TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jika tidak ada aral melintang, mulai Senin (18/5/2015) hingga Rabu (20/5/2015) nanti, Dinas Kesehatan (Dinkes) Indragiri Hilir (Inhil) akan menggelar pelatihan Public Speaking bagi petugas promosi kesehatan (promkes) dan bidan desa se-Kabupaten Inhil.

Kegiatan yang rencananya dipusatkan di aula Hotel Telaga Puri Tembilahan ini, bertujuan untuk menyiapkan tenaga promkes yang menguasai teknik berbicara efektif dan menarik dalam menggerakkan dan memberdayakan masyarakat.

Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promkes, NS Matzen mengatakan, Public Speaking adalah salah satu keterampilan yang dapat dilatih dan dipraktekan untuk memberikan manfaat sesuai dengan kebutuhan audience, seperti menyampaikan informasi, memotivasi, membujuk dan mempengaruhi orang lain, serta lain sebagainya.

“Public Speaking juga merupakan seni berbicara di depan umum atau publik tentang suatu topik tertentu secara lisan, dengan tujuan mempengaruhi, mengajak, mendidik, mengubah opini, serta memberikan penjelasan dan informasi,” tutur Matzen saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya, Jum’at (15/5/3015).

Sementara itu, apabila dilihat situasi sekarang ini, masih terdapat sejumlah kelemahan dalam teknik komunikasi pada tenaga promkes kecamatan dan desa.

“Jadi, melalui pelatihan ini diharapkan tidak ada lagi petugas promkes yang takut ketika berbicara di depan umum, serta akan bisa mempraktekan keterampilan yang didapatkan, dalam upaya menyebarluaskan pengetahuan dan nilai promkes kepada masyarakat,” terang Matzen.

Adapun tujuan lain dari pelaksanaan Public Speaking ini, adalah agar para peserta mampu memahami dasar dan elemen public speaking, teknik presentasi efektif, teknik vokal dan mampu mensimulasikan public speaking yang baik.

“Peserta dalam kegiatan ini nantinya berjumlah sebanyak 54 orang, yang terdiri dari petugas promkes dan bidan desa di seluruh Puskesmas di Kabupaten Inhil,” imbuhnya.(adi/adv)




Kadinkes Tekankan Pentingnya Pendataan Secara Valid dan Akurat

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), DR Hj Alvi Furwanti Alwie menekankan kepada seluruh tenaga medis di jajarannya tentang pentingnya melakukan pendataan masyarakat secara valid dan akurat.

Hal ini dimaksudkan agar seluruh program pemerintah, khususnya yang berkaitan langsung dengan bidang kesehatan dapat terlaksana dengan baik, lancar dan maksimal.

“Kita tentunya sangat berharap seluruh program yang telah dan akan kita laksanakan nantinya tepat sasaran sehingga apa yang ingin kita capai dari program-program tersebut bisa terwujud,” tutur Alvi saat berbincang kepada detikriau.org di ruang kerjanya, belum lama ini.

Oleh karena itu, lanjut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, sangat dibutuhkan pendataan yang valid dan akurat, khususnya tentang kondisi kesehatan masyarakat dan lingkungannya.

Apalagi, jika melihat kondisi Negeri Seribu Parit ini, yang terdiri dari wilayah terpencil, perbatasan dan kepulauan, seperti Kecamatan Tanah Merah, Teluk Belengkong, Pulau Burung dan beberapa daerah lainnya, sehingga sangat dibutuhkan aparatur yang memang benar-benar bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

“Selain untuk pelaksanaan program kesehatan, data ini juga bisa digunakan untuk bidanh-bidang lainnya. Karena itu, saya tegaskan kepada seluruh tenaga kesehatan, jangan asal-asalan dalam membuat data dan laporan,” pungkasnya.(adi/adv)




Bidan Desa dan Kader Posyandu Diminta Sosialisasikan Pentingnya Wujudkan Kelurahan dan Desa Siaga Aktif

Kabid Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan Dinkes Inhil, NS Matzen memberikan sambutan dan penyampaian materi pada sosialisasi kelurahan dan desa siaga aktif
Kabid Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan Dinkes Inhil, NS Matzen memberikan sambutan dan penyampaian materi pada sosialisasi kelurahan dan desa siaga aktif

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh bidan desa dan kader posyandu di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk turut mensosialisasikan pentingnya mewujudkan keberadaan kelurahan dan desa siaga aktif.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan, NS Matzen usai menghadiri sosialisasi pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan kelurahan dan desa siaga aktif, Rabu (13/5/2015).

Foto bersama usai sosialisasi kelurahan dan desa siaga aktif
Foto bersama usai sosialisasi kelurahan dan desa siaga aktif

Kegiatan yang dipusatkan di wilayah kerja Puskesmas Tembilahan Hulu ini, diikuti 40 peserta yang terdiri dari bidan desa dan kader posyandu, serta dihadiri perwakilan Dinkes Inhil lainnya, yakni Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kemitraan, Suharyani beserta staf, Rini Indriyani MKes dan Masnaria SKm.

Dikatakan Matzen, sosialisasi tersebut bertujuan untuk mewujudkan masyarakat kelurahan dan desa yang peduli, tanggap dan mampu mengenali, mencegah serta mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi secara mandiri, sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatannya.

“Setelah mengikuti sosialisasi ini, diharapkan para peserta mampu memberikan informasi dan ilmu yang telah didapat kepada minimal 10 Kepala Keluarga (KK) yang ada di wilayah kerjanya masing-masing, khususnya tentang pentingnya kelurahan dan desa siaga aktif,” kata Matzen.

Adapun materi yang diberikan kepada para peserta saat itu, diantaranya mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kebersihan lingkungan, kerjasama masyarakat dengan petugas kesehatan dalam penanganan masalah kesehatan lingkungan, serta kepedulian masyarakat untuk mengembangkan arisan tabungan ibu bersalin.

Selain itu, juga diberikan materi tentang pendataan pendonor darah aktif sesuai golongan, membuat ambulance desa, merujuk atau membawa jika ada ditemukan keluarga atau masyarakat yang sakit ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, dan siap siaga jika terjadi bencana atau wabah di wilayah kerjanya.(adi/adv)




Dinkes Inhil Lakukan Pemilihan Tenaga Kesehatan Teladan dan Puskesmas Berprestasi

image-2TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pemilihan tenaga kesehatan teladan dan Puskesmas berprestasi, Selasa (12/5/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di aula Wijaya Kusuma Kantor Dinkes Inhil, Jalan M Boya Tembilahan ini, dalam upaya meningkatkan kinerja aparatur, serta penyediaan dan pemberian pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Negeri Seribu Parit.

image-1Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan MKes saat dikonfirmasi detikriau.org usai melakukan penilaian peserta menyatakan bahwa pada kegiatan tersebut, para peserta yang terdiri dari tenaga medis, para medis dan tenaga kesehatan masyarakat diminta, untuk mempresentasikan berbagai kegiatan dan program di bidangnya masing-masing.

“Sewaktu pemaparan materi dari para peserta tadi, kita lihat kegiatan dan program yang mereka kelola dan diterapkan di lapangan cukup membanggakan, meskipun hasilnya belum maksimal,” turur Ridwan.

Oleh karena itu, mantan Kabag Humas Setda Inhil ini berpesan kepada seluruh peserta dan aparatur di lingkungan Dinkes, untuk terus meningkatkan kinerjanya, dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Bagi teman-teman lain yang pada saat ini belum mendapatkan kesempatan, kita harapkan dapat terus berkarya, sehingga mampu untuk mengikuti kegiatan ini di masa mendatang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Kesehatan (PPSDK) Dinkes, Rahmi Indrasuri menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti sebanyak 8 peserta, yakni tenaga kesehatan 7 peserta dan Puskesmas berprestasi 1 peserta.

“Pemenang dari kegiatan ini, nantinya akan mengikuti tahapan selanjutnya, baik di tingkat provinsi hingga tingkat nasional,” terangnya.(adi/adv)




Dinkes Inhil Lakukan Penilaian Posyandu Tingkat Kabupaten

Petugas dari Dinkes Inhil saat melakukan penilaian Posyandu Cermai TembilahanTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Indragiri Hilir (Inhil) melakukan penilaian Posyandu tingkat kabupaten di Posyandu Cermai, Jalan Trimas Tembilahan, Senin (11/5/2015).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini bertujuan untuk mencari Posyandu terbaik yang nantinya akan menjadi duta Kabupaten Inhil dalam mengikuti lomba Posyandu tingkat Provinsi Riau.

“Ini merupakan salah satu persiapan kita, supaya bisa meraih hasil yang maksimal seperti tahun 2014 lalu pada lomba Posyandu tingkat provinsi yakni mendapat juara satu,” tutur Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan, NS Matzen MSi saat ditemui detikriau di ruang kerjanya, Senin (11/5/2015).

Petugas dari Dinkes Inhil foto bersama dengan pengurus dan kader Posyandu Cermai Tembilahan
Petugas dari Dinkes Inhil foto bersama dengan pengurus dan kader Posyandu Cermai Tembilahan

Adapun jumlah Posyandu yang sudah dan nantinya dinilai oleh Dinkes Inhil adalah berjumlah sebanyak 6 Posyandu yang tersebar di beberapa kecamatan di Negeri Seribu Parit.

“Dua Posyandu sudah kita nilai, yakni Posyandu di Kecamatan Concong dan Tembilahan. Jadi, yang belum tinggal Posyandu di Kecamatan Enok, Keritang, Sungai Batang dan Batang Tuaka,” terangnya.

Selanjutnya, Matzen berharap agar Posyandu dan kader-kadernya dapat terus memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing.

Apalagi seperti diketahui, keberadaan Posyandu ini merupakan hasil swadaya masyarakat, dikelola serta diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat.

“Mudah-mudahan, ke depan kader-kader Posyandu dapat terus meningkatkan kinerjanya, dalam rangka memberikan pelayanan dasar bagi masyarakat, seperti pelayanan kesehatan balita dan bayi, ibu hamil dan menyusui, pasangan usia subur dan pelayanan kesehatan lainnya,” imbuhnya.(adi/adv)