Jadi Contoh Bagi Masyarakat, Tenaga Kesehatan Diajak Hijaukan Lingkungan Dengan Toga

image-6TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh tenaga kesehatan dan medis di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diajak untuk melakukan penghijauan terhadap lingkungan kerjanya dengan menanam berbagai Tanaman Obat Keluarga (Toga).

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie saat melakukan kunjungan kerja ke UPT Puskesmas Kecamatan Concong, baru-baru ini.

Dikatakan Alvi, sebagai orang kesehatan tentunya harus mampu menjadi pelopor di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam melakukan hal-hal yang kreatif dan inovatif di bidang kesehatan, dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Salah satunya, bisa dengan menghijaukan kawasan kita dengan berbagai macam tanaman obat atau Toga,” tutur Alvi.

Dengan begitu, lanjut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, para aparatur di lingkungan Dinkes bisa memberikan contoh kepada masyarakat, tentang bagaimana menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta penggunaan berbagai pengobatan alternatif.

“Langkah ini juga bertujuan, untuk memberikan dan meningkatkan kenyamanan kita, baik di lingkungan rumah maupun di lingkungan kerja,” terangnya.

Oleh karena itu, Alvi menganjurkan kepada seluruh tenaga kesehatan dan medis, paling tidak mempunyai minimal satu pot tanaman obat-obatan, yang bisa dibuat melalui kaleng bekas, polibek atau pot dari kayu bekas.

“Intinya, kita harus berperan dalam memberikan pemahaman dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya kesehatan. Apalagi kita orang kesehatan, tentu harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat, terutama dalam penerapan PHBS di kehidupan sehari-hari,” imbuhnya. (adi/adv)




Diskes Ajak Masyarakat Perangi Nyamuk Penular DBD Dengan 3 M Plus

“Sepanjang Bulan Januari 2015 Ditemukan 2 Kasus DBD” 

3m plus perangi nyamuk demam berdarahTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diajak, untuk memerangi nyamuk Aedes aegepty yang menularkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), dengan melakukan berbagai langkah antisipasi, seperti 3 M Plus.

Dikatakan, penyebaran DBD biasanya terjadi saat perubahan cuaca , yaitu dari musim panas ke musim penghujan maupun sebaliknya, masyarakat harus mewaspadai terjangkitnya penyakit DBD, khususnya di daerah yang selama ini rawan DBD.

Pencegahan penularan DBD ini, dapat dilakukan dengan berbagai langkah, diantaranya melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Lakukanlah PSN dengan 3 M Plus,” tutur Alvi kepada detikriau.org, baru-baru ini.

Dijelaskan, 3 M Plus tersebut, yakni mendaur ulang tempat-tempat yang dapat menampung air hujan, seperti kaleng dan ban bekas, botol dan gelas plastik air mineral dan lain-lain.

Kemudian, menutup rapat tempat-tempat penampungan air, menguras tempat penampungan air, bak mandi dan tempat sisa air, serta menaburkan bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air.

“Yang juga tak kalah pentingnya dilakukan oleh masyarakat, adalah tidur menggunakan kelambu atau obat anti nyamuk,” pesannya.(adi/adv)




Terkait Dukungan Pemprov di Bidang Kesehatan, Kadinkes Inhil Lakukan Pertemuan Bersama Kadinkes Riau

image-5TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), DR Hj Alvi Furwanti Alwie melakukan pertemuan bersama Kadinkes Provinsi Riau, H Andra Sjafrik MKes, di ruang rapat pimpinan Kantor Dinkes Riau, Senin (1/6/2015).

Kedatangan mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) PPSDK Dinkes Inhil, Rahmi Indrasuri ini bertujuan meminta penjelasan teknis, terkait dengan bantuan anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, berupa ambulance air, ambulance desa roda tiga dan tenaga PTT untuk Puskesmas di Kabupaten Inhil.

“Kita juga mensinkronkan pelaksanaan kegiatan termasuk evaluasi dan inovasi yang dibutuhkan sebagai dukungan dari Pemprov terhadap pelayanan kesehatan di Inhil,” tutur Alvi.

Selain itu, lanjut Alvi, pihaknya juga membahas berbagai persoalan yang menyangkut tentang alat-alat kesehatan bagi Pustu, seperti yang sudah diusulkan ke Pemprov Riau tahun anggaran 2016.

“Intinya, kita sangat mengharapkan bantuan yang maksimal dan tepat sasaran dari Pemprov Riau dalam upata meningkatkan pelayanan kesehatan di Negeri Seribu Parit,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kadinkes Riau, H Andra Sjafrik menyatakan sangat menyambut baik dan akan segera merespon berbagai persoalan yang dibahas saat itu seperti melengkapi dokumen-dokumen sebelum pihaknya turun ke lapangan untuk melakukan evaluasi secara langsung.

“Ini dimaksudkan agar apa yang telah diusulkan tepat dan sesuai sehingga dalam pelaksanaannya nanti berjalan dengan baik dan lancar, serta tidak menemukan berbagai kendala dan hambatan,” imbuhnya.(adi/adv)




Ridwan Lantik Dewan Kerja Saka Penegak Pandega Pramuka Bhakti Husada

image-7TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Pamong Saka Bhakti Husada (SBH), Ridwan MKes melantik Dewan Kerja Saka Penegak Pandega Pramuka Bhakti Husada Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) periode 2015-2016, Sabtu (30/5/2015) malam.

Prosesi pelantikan yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, Jalan M Boya Tembilahan ini turut dihadiri jajaran pengurus SBH, serta Pembina Gugus Depan (Gudep) dan anggota SBH dari Gudep yang berpangkalan di SMA sederajat se-Kabupaten Inhil.

Pada kesempatan itu, Ketua Pamong SBH Inhil, Ridwan MKes berharap agar kegiatan yang dilaksanakan sempena malam kekeluargaan ini, dapat lebih mempererat jalinan silaturrahmi, baik antar pengurus maupun anggota SBH.

image-6“Mari kita galang kekuatan secara bersama-sama dan saling memberikan dukungan, dalam upaya  mensukseskan berbagai program dan kegiatan, guna mengembangkan dan memajukan SBH ke depan,” tutur Ridwan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinkes Inhil.

Selanjutnya, mantan Kabag Humas Setda Inhil ini berpesan kepada seluruh anggota SBH, untuk bisa mempelajari dan memahami 6 krida yang ada di SBH, yakni tentang kesehatan, lingkungan, obat-obatan, gizi dan lain sebagainya.

“Paling tidak, kita harapkan adik-adik bisa mengetahui sejak dini bagaimana menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik untuk pribadi dan keluarga, lingkungan rumah hingga di lingkungan sekolah masing-masing,” pesannya.

Usai prosesi pelantikan tersebut, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan Upacara Api Unggun dan penampilan pentas seni oleh masing-masing perwakilan anggota SBH dari Gudep yang berpangkalan di SMA sederajat se-Kabupaten Inhil.(adi/adv)




Kadiskes Alvi Instruksikan Tenaga Medis Berikan Pemahaman Kepada Masyarakat Tentang Pentingnya Menjaga Kesehatan

Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie saat melihat kondisi bangunan fasyankes dan proses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Puskesmas Concong
Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie saat melihat kondisi bangunan fasyankes dan proses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Puskesmas Concong

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), DR Hj Alvi Furwanti Alwie menginstruksikan kepada seluruh tenaga medis, untuk terus memotivasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat, tentang pentingnya menjaga kesehatan pribadi, keluarga lingkungan sekitarnya.

“Ini bisa dilakukan melalui penyuluhan-penyuluhan, atau bisa juga ketika masyarakat lagi kumpul-kumpul kita ikut gabung, dan memberikan pemahaman kepada mereka bagaimana cara menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Alvi kepada detikriau.org usai melakukan pembinaan tenaga medis, di UPT Puskesmas Kecamatan Concong, kemarin.

Diakui Alvi, memang permasalahan di bidang pelayanan kesehatan ini akan tetap selalu ada. Apalagi jika melihat kondisi geografis Negeri Seribu Parit ini, yang sebagian besarnua terdiri dari wilayah perairan dan rawa-rawa.

“Namun, melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, serta terus menerus mencari solusi guna perbaikan ke depan, tentu kita bisa menjadi pelaku kesehatan yang diterima oleh masyarakat,” terangnya.

Dengan begitu, lanjut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, kerja keras tenaga kesehatan dan paramedis dapat terus disupport, sehingga tidak berdiri sendiri.

“Pesan saya kepada seluruh tenaga kesehatan, agar selalu sabar dalam menghadapi pasien, berikan mereka (pasien, red) pelayanan yang terbaik dan maksimal, sehingga apa yang telah diamanahkan kepada kita ini dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” imbuhnya.(adi/adv)

 




Lakukan Pembinaan Kesehatan Langsung di Lapangan, Alvi Sambangi Puskesmas Concong

Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie berinteraksi dengan anak-anak saat meninjau ruangan bayi di Puskesmas Concong. Foto: Adi
Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie berinteraksi dengan anak-anak saat meninjau ruangan bayi di Puskesmas Concong. Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) –  Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), DR Hj Alvi Furwanti Alwie menyambangi UPT Puskesmas Kecamatan Concong dalam rangka melakukan pembinaan program kesehatan secara langsung di lapangan, Jum’at (29/5/2015).

Kedatangan rombongan menggunakan speedboat dari Kota Tembilahan sekitar pukul 09.30 WIB ini, disambut langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Concong, Rudiyanto beserta jajaran dan langsung melakukan peninjauan ke bangunan Puskesmas yang baru, di Jalan Perintis Kelurahan Concong Luar.

Turut mendampingi Alvi saat itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK), dr Saut Pakpahan, Kabid Pelayanan Kesehayan (Yankes), Asiah serta Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan dan Perlengkapan, Feri Irawan.

Alvi yang diwawancarai sejumlah awak media usai melakukan pembinaan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Dinkes Inhil dengan tujuan untuk menguatkan pelaksanaan berbagai program kesehatan, khususnya di wilayah kerja Puskesmas yang merupakan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dasar bagi masyarakat di Negeri Seribu Parit.

“Dari pengamatan kita, masyarakat di Kecamatan Concong terutama di Kelurahan Concong Luar dan Desa Panglima Raja sangat rentan terserang berbagai penyakit, seperti darah tinggi dan jantung, sehingga kita merasa hal ini perlu mendapat perhatian dan penanganan serius dari petugas kesehatan di wilayah setempat,” tutur Alvi.

Oleh karena itu, lanjut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, pihaknya harus melakukan pembinaan yang lebih intensif agar pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat lebih maksimal dam memuaskan.

“Dari hasil kunjungan tadi, kita lihat semuanya telah bekerja dengan maksimal dan sungguh-sungguh, khususnya dalam melayani pasien di Puskesmas dan UGD 24 jam yang telah kita canangkan,” terangnya.

Untuk itu, Alvi mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi atas kelengkapan dokumen dan catatan pasien, sehingga apapun yang terjadi terhadap tindakan yang diberikan kepada para pasien dapat di evaluasi bersama, guna mengetahui apa yang menjadi kendala dan kelemahan yang harus dibenahi ke depan.

Apalagi seperti diketahui, saat ini Puskesmas Concong baru saja mendapatkan dan menempati bangunan baru, yang tentunya masih memiliki berbagai kekurangan, seperti ketersediaan tenaga listrik, air bersih dan lain sebagainya.

“Tapi setelah kita lengkapi nantinya, diharapkan bangunan ini bisa langsung digunakan untuk rawat inap dan pada kesempatan kunjungan kita berikutnya, semua pelayanan kesehatan sudah berjalan dengan baik dan lancar, dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menuju Kabupaten Inhil yang sehat,” imbuhnya.(adi/adv)