Hindari Dampak Kondisi Cuaca, Diskes Himbau Warga Jaga Kebugaran dan Kesehatan Tubuh

Plt Kepala Diskes Inhil, dr Saut Pakpahan
Plt Kepala Diskes Inhil, dr Saut Pakpahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengimbau seluruh warga agar tetap menjaga kebugaran dan kesehatan tubuhnya, sehingga dapat membentengi diri dan terhindar dari berbagai penyakit yang mungkin timbul dikarenakan kondisi cuaca dan musim air pasang dalam yang melanda Kabupaten Inhil saat ini.

Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskes Inhil, dr Saut Pakpahan terkait curah hujan cukup tinggi dan kondisi air pasang dalam yang terjadi di Kabupaten Inhil beberapa hari terakhir. Sehingga, menyebabkan beberapa ruas jalan di Kota Tembilahan dan sekitarnya direndam air.

Dikatakannya, kondisi air pasang yang naik kepermukaan jalan merupakan air kotor yang mengandung bakteri penyebab penyakit, seperti penyakit kulit dan diare. Selain itu, perubahan cuaca saat ini juga sangat rentan terhadap penyebaran penyakit-penyakit tersebut.

“Jadi, kita harapkan warga selalu waspada dan terus menjaga kesehatannya, agar tidak terserang penyakit pada musim hujan dan air pasang sekarang ini,” tutur Saut, kemarin.

Kemudian, ia juga berharap agar seluruh warga, khususnya para orang tua dapat mengontrol anak-anaknya untuk tidak bermain di air yang menggenangi permukaan jalan, apalagi saat air mulai pasang, karena disamping untuk menghindari berbagai penyakit yang mungkin timbul nantinya, juga untuk menjaga keselamatan anak-anak dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kepada orang tua kita harapkan mencegah anak-anaknya untuk tidak mandi dan berenang saat air pasang, karena apabila terminum air yang kotor itu, dikhawatirkan anak-anak akan mengalami sakit perut,” terangnya.

Berdasarkan pantauan di beberapa ruas jalan di Kota Tembilahan, pada sore hari sejumlah jalan  mulai digenangi oleh air, dan lama-kelamaan menutupi seluruh badan jalan.

Kondisi jalan yang tergenang tersebut, banyak dimanfaatkan anak-anak untuk bermain-main dan berenang. Padahal, air yang menggenangi jalan tersebut tidak bersih dan bisa membahayakan keselamatan mereka. adi/adv




Diskes Komitmen Upayakan Penekanan AKI dan AKB

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berkomitmen, untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya dalam upaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil melalui Kepal Seksi (Kasi) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB) dan Gizi, Siti Munziarni SKM MM di Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan perempuan berhijab yang akrab disapa Imun ini, salah satu upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, yakni dengan memperbaiki akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

“Jalan menuju ke fasyankes harus bagus, sehingga memudahkan aparatur dan masyarakat yang datang kesana, baik untuk bekerja maupun mendapatkan pelayanan medis,” tutur Imun.

Selain itu, yang juga tidak kalah pentingnya, adalah penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, seperti bangunan, peralatan medis, tenaga kesehatan dan lain sebagainya.

“Dengan begitu, diharapkan upaya kita menjadikan Inhil sebagai kabupaten yang sehat dapat terwujud,” imbuhnya. Adi/adv

 




Diskes Inhil Gelar Pertemuan Tentang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pertemuan koordinasi, sosialisasi, advokasi akselerasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan pembinaan UKS.

Kegiatan yang dipusatkan di aula salah satu hotel di Kota Tembilahan ini, dilaksanakan dari tanggal 9 hingga 11 Desember 2015.

Adapun peserta dalam kegiatan tersebut, yakni guru UKS di wilayah kerja UPT Puskesmas dan penanggung jawab UKS di UPTD Disdik, serta pemegang program UKS di 27 UPT Puskesmas se-Kabupaten Inhil.

Sedangkan narasumbernya berasal dari perwakilan Widya Iswara Provinsi Riau, Diskes dan Bagian Kesra Setdakab Inhil.

“UKS merupakan kegiatan lintas program dan lintas sektor, yang melibatkan seksi terkait di Diskes dan UPT Puskesmas, serta 4 kementerian, yaitu Kemenkes, Depdagri, Kemdiknas dan Kemenag,” tutur Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kemitraan Diskes Inhil, Suhariani SKM kepada detikriau.org, Jum’at (10/12/2015).

Dijelaskan Suhariani, UKS merupakan program yang dilaksanakan oleh 4 kementerian dan bukan menjadi tanggung jawab Diskes sematan.

“Karena itu, perlu dilakukan pertemuan untuk menyatukan persepsi mengenai pelaksanaan program UKS,” terangnya.

Untuk diketahui, kegiatan UKS ini meliputi pelatihan dokter kecil, pelayanan kesehatan dasar dan penilaian sekolah sehat. (adi/adv)




Diskes Inhil Usulkan 3 Ranperda di Rapat Penyusunan Prolegda 2016

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengusulkan 3 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di rapat penyusunan Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun 2016, Kamis (10/12/2015).

Rapat yang digelar di ruang Banggar Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini dipimpin Ketua Badan Pembentukan Perda Kabupaten (BPPK) DPRD, Herwanissitas serta dihadiri langsung oleh Plt Kepala Diskes Inhil, dr Saut Pakpahan didampingi Kasi Pemberdayaan dan Kemitraan, Suhariyani dan Kasi Promosi Kesehatan, Fitri Astuti,

Adapun 3 Ranperda yang diusulkan Diskes Kabupaten Inhil saat itu, yakni Ranperda Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan Asi Eksklusif, Ranperda Kawasan Tanpa Rokok, serta Ranperda Desa dan Kelurahan Siaga Aktif.

“Kita harapkan Ranperda yang diusulkan ini bisa menjadi Perda di tahun 2016 mendatang,” tutur Plt Kepala Diskes Inhil, dr Saut Pakpahan yang ditemui detikriau.org usai mengikuti rapat.

Apalagi, lanjut Saut, saat ini usulan Ranperda tersebut sudah siap hingga ke tahap penyusunan naskah akademik, hanya tinggal pelaksanaan gelar Ranperda, yang direncanakan pada akhir Desember 2015.

“Kita sudah melakukan berbagai tahapan-tahapan yang sesuai dengan prosedur dan tidak ada hambatan yang berarti. Jadi, kita harapkan Perda ini bisa terwujud,” imbuhnya. Adi/adv




Musim Penghujan, Diskes Inhil Kembali Himbau Masyarakat Waspadai DBD

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali diimbau, untuk mewaspadai penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti.

Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, dr Saut Pakpahan terkait dengan semakin tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur Negeri Seribu Parit sejak beberapa hari terakhir ini.

Dikatakan Saut, untuk tindakan preventif yang paling efektif dan efisien dalam mencegah penyebaran penyakit DBD di Kabupaten Inhil, yaitu dengan pemberantasan sarang nyamuk melalui teknik 4M Plus, yaitu menguras, menutup dan mendaur ulang bahan-bahan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Sedangkan yang dimaksud dengan Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan, seperti ;

– Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.

– Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk.

– Menggunakan kelambu saat tidur

– Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk.

– Menanam tanaman pengusir nyamuk.

– Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah.

– Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.

“Jika seandainya ada masyarakat yang merasa terkena gejala-gejala penyakit DBD ini, segera rujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat, untuk mendapat penanganan dan pengobatan lebih lanjut,” imbuhnya. (adi/adv)




Pelajari Perda IMD, ASI Eksklusif dan Desa Siaga Aktif, Jajaran Diskes Inhil Kuker ke Klaten

Sekretaris Diskes Inhil, Ridwan Ahim menerima Cinderamata
Sekretaris Diskes Inhil, Ridwan Ahim menerima Cinderamata

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jajaran Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan kunjungan kerja (kuker) ke Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Kuker yang dilaksanakan dari tanggal 1-4 Desember 2015 ini, dipimpin langsung oleh Sekretaris Diskes Inhil, H Ridwan MKes serta diikuti Kabag Hukum Setda dan Kasubbag Bantuan Hukum Setda, Kabid PPKDPK, Kabid Yandas, Kasubbag Keuangan dan Perlengkapan, Kasi Promkes dan beberapa staf di lingkungan Diskes Inhil.

Kabid PPKDPK Diskes Inhil, Ns Matzen S.Kep, Msi, MKes mengatakan, kuker ini dalam rangka pembelajaran secara langsung tentang Peraturan Daerah (Perda) Inisiasi Menyusui Dini (IMD), Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif dan Desa Siaga Aktif.

“Kunjungan kami yang pertama ke Diskes Klaten, yang disambut Kabid Kesmas, dr Sundari Indria Astuti MKes,” tutur Matzen.

image_1Setelah itu, lanjut Matzen, kuker rombongan Diskes Inhil dilanjutkan ke Rumah Sakit Islam Klaten, Perusahaan Lupagamas dan Desa Pugeran, Kecamatan Karang Dowo, Kabupaten Klaten.

Dalam kunjungan tersebut, dibahas tentang berbagai program yang rencananya akan diterapkan di Negeri Seribu Parit, seperti pembuatan Perda IMD, ASI Eksklusif dan Desa Siaga Aktif.

“Kunjungan ke beberapa tempat ini memang sangat penting bagi kita, apalagi Rumah Sakit Islam Klaten merupakan Rumah Sakit yang pertama menerapkan IMD. Sedangkan Desa Pugeran merupakan juara 3 dalam penerapan Desa Siaga Aktif serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) se-Indonesia,” terangnya. (adi/adv)