Mencegah TB, Ini 5 Langkahnya

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Penyakit Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular, yang disebabkan oleh kuman MicobakteriumTuberkulosis.

Kuman tersebut, menurut Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti SST dapat menyerang bagian-bagian tubuh, seperti paru-paru, tulang sendi, usus, kelenjar limfa, selaput otak dan lain-lain.

Oleh karena itu, untuk mencegah agar tidak terkena penyakit tersebut, bisa dilakukan dengan 5 langkah stop TB, yakni :

  1. Berikan imunisasi BCG pada bayi, yang merupakan vaksin pencegah terserang kuman TB.
  2. Segera periksa kesehatan jika ada keluarga atau tetangga sekitar yang terserang kuman TB.
  3. Berhenti merokok, karena dapat menurunkan kekebalan tubuh, sehingga mudah terserang kuman TB.
  4. Jaga kebersihan fisik dan lingkungan, guna mencegah penyebaran kuman TB.
  5. Jaga jendela rumah agar selalu terbuka, sehingga matahari dapat masuk dan ruang tidak lembab. (adi/adv)

 




Kabut Asap Makin Tebal, Masyarakat Disarankan Kurangi Aktifitas di Luar Rumah

Foto: Adi
Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terutama di daerah-daerah yang terkena paparan kabut asap disarankan  untuk mengurangi berbagai aktifitasnya di luar rumah.

Saran tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, dr Saut Pakpahan, dengan kondisi kabut asap makin bertambah tebal, yang menyelimuti langit-langit Kota Tembilahan dan sekitarnya, Kamis (24/9/2015).

Dikatakan Saut, kalaupun harus melakukan berbagai aktifitas di luar rumah, hendaknya menggunakan masker, guna mencegah dan mengantisipasi terjangkitnya penyakit yang disebabkan oleh kabut asap, seperti Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

“Dengan kondisi kabut asap saat ini, sebaiknya kegiatan di luar rumah dikurangi, tapi jika harus juga, sebaiknya pakai masker,” tutur Saut saat berbincang dengan detikriau.org

Selain menggunakan masker, lanjut dokter spesialis penyakit dalam ini, masyarakat juga diimbau agar memperbanyak meengkonsumsi air putih, buah-buahan dan vitamin, untuk menjaga kondisi tubuh dan kesehatannya agar tetap fit.

“Kita harapkan masyarakat lebih peduli dengan kesehatan diri pribadi dan keluarganya, dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” imbuhnya. (adi)

 




Idul Adha 1436 H, Diskes Inhil Potong 5 Ekor Sapi

Koordinator Penyembelihan Hewan Kurrban  Diskes Inhil, Jadi Prasmadi SKM
Koordinator Penyembelihan Hewan Kurrban Diskes Inhil, Jadi Prasmadi SKM

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Maknai perayaan Idul Adha 1436 H ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyembelih hewan kurban sebanyak 5 ekor sapi. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya, yang hanya memotong sebanyak 4 ekor sapi.

Koordinator Penyembelihan Diskes Inhil, Jadi Prasmadi SKM mengatakan, berdasarkan hasil rapat sebelumnya, pemotongan hewan kurban ini akan dilakukan pada Sabtu (26/9/2015) nanti.

“Proses penyembelihannya dipusatkan di lapangan Kantor Diskes Inhil, Jalan M Boya Tembilahan,” tutur Jadi saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2015).

Lebih lanjut dijelaskan Kepala Seksi (Kasi) Registrasi Diskes Inhil ini, 5 ekor sapi tersebut diperoleh dari tabungan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Diskes Inhil, yang dipungut setiap bulannya oleh pengurus.

“Daging hewan kurban ini nantinya akan didistribusikan bagi pegawai dan masyarakat di sekitar lingkungan Kantor Diskes Inhil,” imbuhnya. (adi/adv)




Bekerjasama Dengan Kodim 0314 dan BPBD Inhil, Diskes Laksanakan Pengobatan Gratis Terintegrasi

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan pengobatan gratis terintegrasi kepada masyarakat akibat dampak asap di wilayah tersebut.

Kegiatan kerjasama dengan jajaran Kodim 0314 dan BPBD Kabupaten Inhil ini, dipusatkan di posko yang didirikan di lapangan eks lokasi bangunan Pujasera, Jalan Kapten Mukhtar Tembilahan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskes Inhil, dr Saut Pakpahan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu Pemda dan masyarakat dalam peningkatan kesehatan dan penanggulangan penyakit yang diakibatkan dampak atau pengaruh asap yang terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan terutama bagi masyarakat tidak mampu di pedesaan, daerah-daerah terpencil dan tertinggal.

Adapun sasaran yang ingin dicapai, yakni menurunkan angka jumlah penduduk yang menderita penyakit pernafasan, seperti ISPA, Asma, Pnemonia, iritasi kulit dan iritasi mata.

“Pelaksanaan kegiatan ini, dimulai pada pagi tadi hingga beberapa hari ke depan,” kata Saut, Selasa (22/9/2015).

Untuk tim kesehatan yang diturunkan, terdiri dari jajaran UPT Puskesmas Tembilahan Hulu, UPT Puskesmas Gajah Mada dan UPT Puskesmas Tembilahan Kota.

“Kegiatan ini juga disejalankan dengan kegiatan P3K Hari Raya Idul Adha, guna mengantisipasi adanya masyarakat atau jama’ah yang sakit saat pelaksanaan Shalat Ied di lapangan nanti,” imbuhnya. (adi/adv)




Antisipasi Diare, Masyarakat Disarankan Konsumsi Air Bersih Yang Sudah Dimasak

diare pada anakTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) disarankan untuk mengkonsumsi air bersih yang telah dimasak terlebih dahulu. Langkah ini, menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, dr Saut Pakpahan, dalam upaya mencegah tertularnya berbagai penyakit, seperti diare ketika musim kemarau panjang yang melanda Negeri Seribu Parit saat ini.

Dikatakan Saut, selain mengkonsumsi air bersih yang telah dimasak, masyarakat juga dianjurkan agar menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, yakni mandi, cuci dan kakus (MCK)

“Jadi, jangan gunakan air parit atau sungai yang kotor, karena akan mendatangkan penyakit,” tutur Saut saat ditemui detikriau.org usai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dijelaskan, dengan kondisi kemarau panjang yang melanda Kabupaten Inhil saat ini, tentunya seluruh wilayah sangat berpotensi terhadap penyebaran penyakit diare.

Oleh karena itu, lanjut dokter spesialis penyakit dalam ini, seluruh masyarakat harus tetap waspada dan melakukan langkah antisipasi sejak dini, seperti dengan selalu menggunakan dan mengkonsumsi air bersih.

“Tapi jika sudah terkena penyakit diare, langsung obati dengan meminum larutan air gula, garam dan oralit atau berobat langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat,” imbuhnya. (adi/adv)




Pengidap TC dianjurkan Periksakan Diri ke Pasyankes

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang merasa memiliki salah satu gejala penyakit Tuberculosis (TBC) Paru dianjurkan, untuk segera memeriksakan diri ke dokter atau fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat.

Anjuran tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti SST kepada detikriau.org di ruang kerjanya, kemarin.
Dijelaskan, memeriksakan diri secepatnya ke dokter dan fasyankes terdekat sangat penting, dalam upaya mencegah dan mengantisipasi serta melakukan penanganan sejak dini terhadap penularan penyakit TB Paru.
Adapun gejala-gejala penyakit TB Paru, yakni batuk berdahak selama 2-3 minggu atau lebih, demam atau meriang selama sebulan atau lebih, serta pernah batuk dahak atau dahak bercampur darah.
Selain itu, nyeri dada dan sesak nafas, berkeringat pada malam hari tanpa ada kegiatan, serta nafsu makan dan berat badan menurun.
“Jika ada yang mengalami gejala-gejala tersebut di atas, langsung saja periksakan diri, untuk dapat ditangani dan diberikan pengobatan oleh tenaga kesehatan. Apalagi, obat untuk penyakit ini gratis,” imbuhnya. (adi/adv)