Ini Dia Jenis Sayur dan Buah Yang Dianjurkan Dikonsumsi dan Cara Mengolahnya

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Selain dianjurkan mengkonsumsi minimal 2 porsi sayur dan 3 porsi buah atau sebaliknya setiap hari, masyarakat juga diminta untuk cermat dalam memilih jenis sayur dan buah yang dikomsumsi tersebut, sehingga benar-benar sesuai dengan apa yang dibutuhkan bagi kesehatan tubuh.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti mengatakan, pada dasarnya semua jenis sayur dan buah bagus untuk dikonsumsi atau dimakan, tetapi alangkah lebih baik jika mengetahui apa saja jenis sayur dan buah tersebut.

Adapun jenis sayur, pilihlah yang berwarna hijau tua, kuning dan orange, seperti bayam, kangkung, daun katuk, wortel, kacang panjang, selada hijau atau daun singkong.

Sedangkan untuk jenis buah, pilihlah yang berwarna merah dan kuning, seperti mangga, pepaya, jeruk, jambu biji atau apel yang memang lebih banyak kandungan vitamin dan meneral, serta seratnya.

“Yang juga tak kalah pentingnya, pilihlah sayur dan buah yang bebas pestisida dan zat berbahaya lainnya,” tutur Fitri.

Untuk cara mengolah sayur dan buah agar tidak merusak atau mengurangi kandungan gizinya, dijelaskan Fitri, adalah dengan memakannya dalam keadaan mentah atau dikukus.

“Jika direbus dengan air, akan melarutkan beberapa vitamin dan mineral yang terkandung dalam sayur dan buah tersebut. Begitu juga melalui pemanasan yang tinggi, akan menguraikan beberapa vitamin, seperti Vitamin C,” terangnya. (adi/adv)




Ini Dia Manfaat Serat Dalam Sayur dan Buah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Serat adalah makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, yang sangat baik dan berfungsi untuk memelihara usus pada tubuh.

Oleh karena itu, seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) disarankan, untuk mengkonsumsi makanan-makanan yang berserat.

Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti kepada detikriau.org di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan, serat tidak dapat dicerna oleh pencernaan, sehingga serat tidak menghasilkan tenaga dan dibuang melalui tinja.

Selain itu, serat tidak untuk mengenyangkan, tetapi dapat menunda pengosongan lambung, sehingga orang menjadi tidak cepat lapar.

Adapun manfaat makanan berserat, yaitu :

  1. Mencegah diabetes.
  2. Melancarkan buang air besar.
  3. Menurunkan berat badan.
  4. Membantu proses pembersihan racun (detoksifikasi).
  5. Membuat awet muda.
  6. Mencegah kanker.
  7. Memperindah kulit, rambut dan kuku.
  8. Membantu mengatasi anemia (kurang darah).
  9. Membantu perkembangan bakteri yang baik dalam usus. (adi/adv)



Kabut Asap Masih Pekat, dr Saut Pakpahan Himbau Para Orang Tua Awasi Anak-Anak untuk Tidak Beraktifitas diluar Rumah

DSC_3962TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat terutama para orang tua di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diimbau, untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak bermain dan berkeliaran di luar rumah saat kondisi kabut asap yang masih pekat hingga sekarang ini.

Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, dr Saut Pakpahan saat dikonfirmasi awak media melalui telepon selulernya, kemarin.

Dikatakan Saut, berdasarkan data yang ada di Diskes Inhil, jumlah masyarakat yang terserang gejala-gelaja penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Negeri Seribu Parit sudah mencapai sebanyak 1.321 orang.

“Jumlah yang terserang ISPA sampai saat ini sebanyak 1.321 dan ini bukan jumlah yang sedikit,” tutur Saut.

Dijelaskan Saut, sebagian besar warga yang terserang ISPA tersebut adalah anak-anak, sehingga ia juga mengharapkan kepada para orang tua agar benar-benar bisa memperhatikan anak-anak mereka, sehingga tidak beraktivitas di luar rumah.

“Jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, kami menyarankan untuk menggunakan masker,” tambahnya.

Namun apabila ada warga yang merasa terserang gejala-gejala penyakit ISPA, lanjut dokter spesialis penyakit dalam ini, disarankan untuk sesegera mungkin melakukan pengobatan ke unit pelayanan kesehatan terdekat.

“Jika mengalami batuk berkepanjangan disertai flu, maka segeralah berobat ke puskesmas atau tempat pengobatan terdekat,” pesannya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin melakukan pengobatan di unit pelayanan kesehatan seperti puskesmas, tidak perlu khawatir karena biaya pengobatan digratiskan.

“Tidak ada pungutan biaya, semua itu gratis, kecuali di rumah sakit, karena itu hasil rujukan,” imbuhnya. (adi/adv)




Seluruh Anggota Keluarga Dianjurkan Konsumsi minimal 3 Porsi Buah dan 2 Porsi Sayur Tiap Hari

slide_21TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh anggota keluarga dalam setiap rumah tangga dianjurkan, untuk mengkonsumsi minimal 3 porsi buah dan 2 porsi sayur atau sebaliknya setiap hari.

Anjuran tersebut disampaikan Plt Kelapa Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil, dr Saut Pakpahan melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti kepada detikriau.org di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Dikatakan, makan buah dan sayur setiap hari sangat penting, karena mengandung vitamin dan mineral yang mengatur pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh, serta mengandung serat yang tinggi.

Adapun manfaat vitamin yang ada di dalam buah dan sayur, yakni :

  1. Vitamin A, untuk pemeliharaan kesehatan mata.
  2. Vitamin D, untuk kesehatan tulang.
  3. Vitamin E, untuk kesuburan dan awet muda.
  4. Vitamin K, untuk pembekuan darah.
  5. Vitamin C, untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.
  6. Vitamin B, untuk mencegah penyakit beri-beri.
  7. Vitamin B12, untuk meningkatkan nafsu makan. (adi/adv)



Diskes Lakukan Rapat Finalisasi Ranperda IMD, DSA dan KTR

image 23TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan rapat finalisasi tim kabupaten terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiasi Menyusui Dini (IMD), Desa Siaga Aktif (DSA) dan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Sabtu (26/9/2015).

Rapat yang digelar di Aula Wijaya Kusuma Kantor Diskes, Jalan M Boya Tembilahan ini, dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskes, dr Saut Pakpahan didampingi seluruh Kepala Bidang (Kabid) dan jajaran di lingkungan Diskes, serta dihadiri perwakilan Bagian Hukum Setdakab Inhil.

Pada kesempatan itu, Plt Kepala Diskes, dr Saut Pakpahan mengatakan, hasil dari rapat ini akan diajukan ke Bupati Inhil, untuk dilaksanakan gelar Ranperda antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan tim ahli dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI).

Selanjutnya, barulah diajukan ke DPRD Inhil, untuk dibahas lebih lanjut sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Gelar Ranperda rencananya akan dilaksanakan pada Bulan Oktober nanti. Sedangkan pengajuan drafnya ke DPRD, berkemungkinan menjelang akhir tahun atau Bulan November mendatang,” tutur Saut.

Adapun tujuan Ranperda tersebut, lanjut dokter spesialis penyakit dalam ini, untuk IMD dimaksudkan agar seluruh ibu yang sehat bisa langsung menyusui anaknya setelah melahirkan, sehingga bayi akan tumbuh dan berkembang dengan baik.

Sedangkan DSA, diharapkan seluruh desa mampu meningkatkan derajat kesehatan warganya, seperti dengan cara mendata ibu hamil dan merencanakan persalinannya, melakukan imunisasi terhadap seluruh bayi dan lain-lain.

“Untuk KTR, bertujuan menciptakan suasa dan kondisi lingkungan yang sehat, yang bebas dari asap rokok,” terangnya. (adi/adv)




Kurban 5 Ekor Sapi, Herman : Disamping Ibadah, Juga Tingkatkan Kebersamaan dan Silaturrahmi

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Memasuki hari ketiga perayaan Idul Adha 1436 H, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 5 ekor sapi, Sabtu (26/9/2015).

Pemotongan hewan kurban yang dipusatkan di lapangan kantor, Jalan M Boya Tembilahan ini, berasal dari iuran 35 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Diskes Inhil, yang dipungut setiap bulannya oleh pengurus.

Ketua Pelaksana, Herman Mahat mengatakan, tahun ini pemotongan hewan kurban di Diskes Inhil meningkat 1 ekor dari tahun lalu, serta ditambah 1 ekor kambing, yang merupakan titipan untuk aqiqah dari salah seorang pegawai.

image_1“Kita harapkan kegiatan ini dapat menjadi tradisi dan agenda rutin tahunan, sehingga kedepannya jumlaj hewan kurban yang dipotong bisa lebih meningkat,” tutur Herman.

Disamping untuk amal ibadah dan meraih pahala dari Allah SWT, jelas Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Lingkungan Diskes Inhil ini, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat kebersamaan dan tali silaturrahmi, baik antar sesama pegawai di lingkungan Diskes maupun masyarakat yang ada di lingkungan sekitar.

“Kupon yang kami sediakan dan telah dibagi-bagikan sebanyak 425 lembar, dengan berat daging perkantongnya 7,5 ons,” terangnya.

Selain pemotongan hewan kurban, lanjut Herman, pada kesempatan ini juga dilakukan kegiatan masak dan makan bersama antar seluruh pegawai di lingkungan Diskes Inhil.

“Untuk tahun depan, sampai saat ini sudah ada yang mendaftar dan mengikuti kurban, dengan jumlah hewan kurban yang tercatat sebanyak 3 ekor sapi,” imbuhnya. (adi)