Jaga Kebugaran, Anggota Keluarga Diimbau Lakukan Aktifitas Fisik 30 Menit Setiap Hari

foto ilustrasi. net
foto ilustrasi. net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat terutama anggota keluarga di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diajak, untuk melakukan aktifitas fisik selama 30 menit setiap hari.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti SST kepada detikriau.org di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan, aktifitas fisik adalah melakukan pergerakan anggota tubuh yang menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan kesehatan fisik, mental dan mempertahankan kualitas hidup agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari.

Adapun jenis-jenis aktifitas fisik yang dapat dilakukan berupa kegiatan sehari-hari, yakni berjalan kaki, berkebun, kerja di taman, mencuci pakaian, mencuci mobil, mengepel lantai, naik turun tangga dan membawa belanjaan.

“Bisa juga berupa olahraga, yaitu push up, lari ringan, bermain bola, berenang, senam, bermain tenis, yoga, fitness dan angkat beban/berat,” kata Fitri.

Sementara itu, untuk lamanya waktu seseorang perlu melakukan aktifitas fisik setiap hari, adalah secara teratur paling sedikit 30 menit dalam sehari, sehingga dapat menyehatkan jantung, paru-paru dan alat tubuh lainnya.

Apabila lebih banyak waktu yang digunakan untuk beraktifitas fisik, lanjut Fitri, maka manfaat yang diperoleh juga lebih banyak.

“Jika kegiatan ini dilakukan setiap hari secara teratur, maka dalam waktu 3 bulan ke depan akan terasa hasilnya,” terangnya. (adi/adv)




Dinkes Inhil Turunkan Petugas Kesehatan Atasi Kasus Diare

dr-saut-pakpahanTembilahan (detikriau.org).- Selain menderita penyakit ISPA dengan akibat kabut asap kebakaran Lahan dan Hutan, warga kabupaten inhil kini juga dihebohkan dengan maraknya kasus penderita diare. Untuk mencegah perluasan penderita kasus diare yang hari demi hari kian meningkat, Dinas Kesehatan turunkan sejumlah petugas pelayanan kesehatan kebebrapa lokasi terjadinya peningkatan kasus diare.

Menurut Plt Dinkes Inhil, dr Saut Pakpahan, petugas kesehatan itu merupakan petugas dari dinas kesehatan, rumah sakit dan puskesmas

Dalam tinjauan kelapangan tersebut petugas kesehatan mendapatkan laporan bahwa terjadinya peningkatan kasus diare, dipicu karena banyaknya warga yang mengkonsumsi air yang kurang steril untuk konsumsi sehari-hari.

Sahut berharap dengan adanya upaya petugas dari dinas kesehatan kabupaten inhil ini dapat meredam perluasan penderita diare yang ada dikabupaten inhil. selain itu ia juga menghimbau kepada petugas kesehatan  lainnya  agar dapat cepat tanggap menangani permasalahan kesehatan warga yang ada dikabupaten inhil.

dengan diturunkannya langsung porsonil dari dinas kesehatan yang ada di lokasi-lokasi terjadinya peningkatan kasusu diare di kalangan masyarakat kabupaten inhil. diharapkan dapat membantu pelayanan kesehatan warga di daerahh-daerah rawan terjadinya peningkatan kasus diare dikabupaten inhil.(fa)

 

berikut wawancara detikriau.org dengan plt kepala dinas kesehatan kabupaten inhil.

 




Diskes Lakukan Pembinaan dan Penilaian Lomba Desa ber-PHBS di Kelurahan Pekan Arba

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pembinaan dan penilaian lomba desa ber-PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan, Senin (5/10/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kelurahan Pekan Arba ini, dihadiri oleh Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes) Diskes Inhil, Fitri Astuti SST didampingi jajarannya, yakni Maria Hairani, Bambang Hariandi, Munawwarah dan Nora Hesvita Sari, serta kader PHBS, Lurah dan Ketua TP PKK Kelurahan Pekan Arba.

image_1Kasi Promkes Diskes Inhil, Fitri Astuti mengatakan, pembinaan dan penilaian lomba desa ber-PHBS tingkat Kabupaten Inhil tahun 2015 ini, diikuti sebanyak 10 desa. Dimana, 3 desa terbaik nantinya akan dipilih sebagai pemenang lomba.

“Dari tiga desa pemenang lomba, terbaik satu akan ditetapkan sebagai perwakilan Kabupaten Inhil, untuk mengikuti perlombaan serupa tingkat Provinsi Riau tahun 2016 mendatang,” tutur Fitri saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya.

Adapun kategori penilaian dalam perlombaan desa ber-PHBS tersebut, yaitu :

  1. Kelengkapan administrasi, seperti sistem pencatatan yang ada di desa ber-PHBS.
  2. Adanya kegiatan inovatif yang dikembangkan oleh desa, yang menunjang 10 indikator PHBS.
  3. Dukungan kebijakan pemerintah, baik tingkat desa maupun kecamatan.
  4. Observasi langsung kondisi rumah tangga (peranserta masyarakat).

“Kita harapkan, hasil dari perlombaan ini tidak hanya sebatas penilaian pemenang. Tetapi, bagaimana masyarakat dapat menerapkan perubahan perilaku hidup sehat, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” imbuhnya. (adi/adv)




Ini Dia Peran Keluarga Tanamkan Kebiasaan Makan Sayur dan Buah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diajak untuk berperan aktif dalam menanamkan kebiasaan makan sayur dan buah setiap hari di lingkungan keluarganya.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti SST kepada detikriau.org di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan, makan sayur dan buah setiap hari sangat penting, karena sayur dan buah mengandung vitamin serta mineral yang mengatur pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh.

Kemudian, yang tidak kalah pentingnya, sayur dan buah juga mengandung serat yang tinggi, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi.

“Kita anjurkan, setiap anggota keluarga mengkonsumsi minimal 3 porsi buah dan 2 porsi sayur atau sebaliknya setiap hari,” kata Fitri.

Adapun peran keluarga untuk menanamkan kebiasaan makan sayur dan buah adalah :

  1. Memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam sayur dan buah.
  2. Menyediakan sayur dan buah setiap hari di rumah.
  3. Perkenalkan sejak dini kepada anak kebiasaan makan sayur dan buah, baik di waktu pagi, siang dan malam.
  4. Manfaatkan setiap kesempatan di rumah untuk mengingatkan tentang pentingnya makan sayur dan buah. (adi/adv)



Ibu yang Memiliki Balita diajak Jadikan Posyandu Sebagai Pilar Kesehatan Balita

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terutama yang memiliki balita diajak untuk menjadikan Posyandu sebagai pilar kesehatan balita.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti SST kepada detikriau.org, belum lama ini.

Dikatakan Fitri, saat ini di Posyandu diberikan imunisasi yang lengkap bagi anak dan balita. Karena itu, seluruh ibu diharapkan dapat membawa balitanya ke Posyandu, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Mari berikan buah hati kita imunisasi lengkap, supaya generasi muda kita bisa tumbuh dan berkembang dengan baik serta sehat,” tutur Fitri.

Selanjutnya, Fitri juga berharap agar pelayanan di Posyandu dapat semakin baik dan lebih ditingkatkan lagi, khususnya dalam melayani kesehatan ibu dan anak.

“Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM), yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna meningkatkan taraf kesehatan masyarakat,” imbuhnya. (adi/adv)




Diskes Lakukan Pembinaan dan Penilaian Lomba Desa ber-PHBS di Desa Petalongan

Kasi Promkes Diskes Inhil Fitri Astuti memberikan sambutan
Kasi Promkes Diskes Inhil Fitri Astuti memberikan sambutan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pembinaan dan penilaian lomba desa ber-PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di Desa Petalongan, Kecamatan Keritang, Kamis (1/10/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Petalongan ini, dihadiri oleh Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes) Diskes Inhil, Fitri Astuti SST didampingi jajarannya, yakni Maria Hairani, Bambang Hariandi dan Nora Hesvita Sari, serta kader PHBS, Kades dan Ketua TP PKK Desa Petalongan.

Foto bersamaKasi Promkes Diskes Inhil, Fitri Astuti mengatakan, pembinaan dan penilaian lomba desa ber-PHBS tingkat Kabupaten Inhil tahun 2015 ini, diikuti sebanyak 10 desa. Dimana, 3 desa terbaik nantinya akan dipilih sebagai pemenang lomba.

“Dari tiga desa pemenang lomba, terbaik satu akan ditetapkan sebagai perwakilan Kabupaten Inhil, untuk mengikuti perlombaan serupa tingkat Provinsi Riau tahun 2016 mendatang,” tutur Fitri saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya, Jum’at (2/10/2015).

Adapun kategori penilaian dalam perlombaan desa ber-PHBS tersebut, yaitu :

  1. Kelengkapan administrasi, seperti sistem pencatatan yang ada di desa ber-PHBS.
  2. Adanya kegiatan inovatif yang dikembangkan oleh desa, yang menunjang 10 indikator PHBS.
  3. Dukungan kebijakan pemerintah, baik tingkat desa maupun kecamatan.
  4. Observasi langsung kondisi rumah tangga (peranserta masyarakat).

“Kita harapkan, hasil dari perlombaan ini tidak hanya sebatas penilaian pemenang. Tetapi, bagaimana masyarakat dapat menerapkan perubahan perilaku hidup sehat, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” imbuhnya. (adi/adv)