Sempat Meningkat, Kasus Diare di Inhil Berangsur Bisa di Minimalisir

Tembilahan (detikriau.org) – Sempat meningkatnya kasus diare di Kab Inhil sejak dua pekan kemaren kini sudah berangsur bisa dicegah. Menurunnya peningkatan kasus ini setelah diputusnya mata rantai penularan diare oleh tim dari Dinas Kesehatan Inhil.

Meski demikian, Plt Kepala Dinas Kesehatan Inhil, dr Saut Pakpahan juga terus menghimbau kepada masyarakat jika merasakan keluhan sakit untuk cepat berobat ketempat pelayanan masyarakat, baik itu puskesmas dan puskesmas pembantu terdekat.

Ia juga menghimbau kepada  masyarakat untuk memasak air sampai mendidih jika digunakan sebagai air minum maupun  untuk mencuci piring, gelas, atau pun sendok yang akan digunakan.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, akibat kemarau panjanng, masyarakat di beberapa daerah yang ada dikabupaten inhil kekurangan air bersih, hal tersebut menyebabkan warga mengkonsumsi air yang kurang bersih. Akibatnya banyak masyarakat yang ada dibeberapa daerah seperti Pelangiran, Lahang, Kotabaru, Sungaisalak, dan Tembilahan kota terserang diare. (fa)

https://youtu.be/4nvzg5YJwHw

 

 




Kali Ini di Desa Sei Iliran-GAS, Diskes Intensifkan Pembinaan dan Penilaian Lomba Desa ber-PHBS

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus mengintensifkan pembinaan dan penilaian lomba desa ber-PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Kali ini, rombongan Diskes Inhil yang dipimpin Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes) Diskes Inhil, Fitri Astuti SST didampingi jajarannya, yakni Maria Hairani, Bambang Hariandi, Munawwarah dan Nora Hesvita Sari melakukan pembinaan dan penilaian di Desa Sungai Iliran, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kamis (8/10/2015).

image_1Kasi Promkes Diskes Inhil, Fitri Astuti mengatakan, pembinaan dan penilaian lomba desa ber-PHBS tingkat Kabupaten Inhil tahun 2015 ini, diikuti sebanyak 10 desa. Dimana, 3 desa terbaik nantinya akan dipilih sebagai pemenang lomba.

“Dari tiga desa pemenang lomba, terbaik satu akan ditetapkan sebagai perwakilan Kabupaten Inhil, untuk mengikuti perlombaan serupa tingkat Provinsi Riau tahun 2016 mendatang,” tutur Fitri saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya.

Adapun kategori penilaian dalam perlombaan desa ber-PHBS tersebut, yaitu :

  1. Kelengkapan administrasi, seperti sistem pencatatan yang ada di desa ber-PHBS.
  2. Adanya kegiatan inovatif yang dikembangkan oleh desa, yang menunjang 10 indikator PHBS.
  3. Dukungan kebijakan pemerintah, baik tingkat desa maupun kecamatan.
  4. Observasi langsung kondisi rumah tangga (peranserta masyarakat).

“Kita harapkan, hasil dari perlombaan ini tidak hanya sebatas penilaian pemenang. Tetapi, bagaimana masyarakat dapat menerapkan perubahan perilaku hidup sehat, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” imbuhnya. (adi/adv)




Diskes Gelar Orientasi Petugas Dalam Pemberian Taburia Balita

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar orientasi petugas dalam pemberian taburia balita, Kamis (8/10/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di aula Hotel Grand Tembilahan ini diikuti puluhan peserta, yang terdiri dari petugas pengelola gizi dan petugas promosi kesehatan (promkes) di Puskesmas se-Kabupaten Inhil.

Plt Kepala Diskes Kabupaten Inhil melalui Kasi KIA, KB dan Gizi, Siti Munziarni mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan tentang pemberian taburia pada balita gizi kurang usia 6-24 bulan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mengatasi defisiensi zat gizi mikro pada anak balita,” tutur Siti Munziarni.

Dijelaskan wanita yang akrab disapa Imun ini, kegiatan tersebut sangat penting dilakukan, karena mengingat diusia itu merupakan periode emas dalam memperbaiki status gizi anak.

“Perbaikan status gizi anak dapat dilakukan melalui pemberian multivitamin dan mineral dalam bentuk bubuk tabur gizi, yang berisi 12 macam vitamin dan 4 mineral yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang balita dan mencegah terjadinya anemia,” imbuhnya. (adi/adv)




Puluhan Bidan di Inhil Ikuti Lomba Cerdas Cermat dan Penyuluhan

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Puluhan bidan perwakilan seluruh kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti lomba cerdas cermat dan penyuluhan, Rabu (7/10/2015) kemaren.

Kegiatan yang dipusatkan di aula Wilaya Kusuma Kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil, Jalan M Boya Tembilahan ini, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-64 di Kabupaten Inhil.

Ketua IBI Cabang Inhil, Fitri Astuti SST mengatakan, guna memeriahkan dan menyemarakkan peringatan HUT IBI tahun 2015 ini, pihaknya menggelar berbagai kegiatan.

“Selain pelayanan KB-Kes, kita juga melaksanakan kegiatan seperti hari ini, yang pesertanya adalah anggota IBI se-Inhil,” tutur Fitri.

Sedangkan pada puncak peringatan HUT IBI yang jatuh pada tanggal 27 Oktober nanti, lanjut Fitri, pihaknya akan menyelenggarakan kegiatan seminar, yang dilaksanakan di Gedung Daerah Engku Kelana, Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan.

“Seminar ini tentang hipnoterapy, tujuannya untuk meningkatkan kompetensi bidan dalam memberikan pelayanan kesehaan bagi masyarakat,” terangnya.

Oleh karena itu, Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes) di Diskes Inhil ini berharap, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses.

“Kegiatan-kegiatan ini, juga dalam upaya mempererat tali silaturrahmi dan saling memberi dukungan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di lapangan,” imbuhnya. (adi/adv)




Diskes Laksanakan POMP Filariasis Tahap 4, Keluarga Bupati dan Wabup Inhil Konsumsi Obat di Kediaman Masing-Masing

Bupati Inhil, HM Wardan dan Istri Hj Zulaikah saat menkonsumsi obat filariasis
Bupati Inhil, HM Wardan dan Istri Hj Zulaikah saat menkonsumsi obat filariasis

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan Pemberian Obat Massal Pencegah (POMP) Filariasis tahap 4, yang sudah didistribusikan sejak tanggal 1 Oktober 2015 lalu.

Pengkonsumsian obat pencegah penyakit yang juga dikenal dengan sebutan Kaki Gajah ini, dimulai pertama kali oleh Bupati dan Wakil Bupati Inhil beserta keluarga di kediamannya masing-masing, Rabu (7/10/2015).

Turut hadir saat itu, Plt Sekda, para Asisten dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, serta Sekretaris Kecamatan dan Lurah Tembilahan Hilir.

Kader kesehatan saat menyerahkan obat filariasis kepada Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dan Istri, Hj Siti Bungatang
Kader kesehatan saat menyerahkan obat filariasis kepada Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dan Istri, Hj Siti Bungatang

Plt Kepala Diskes Inhil, dr Saut Pakpahan mengatakan, sebelumnya obat Filariasis tersebut telah didistribusikan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Inhil, dan pencanangannya pun dilakukan di kecamatan masing-masing, baik oleh Camat maupun tenaga kesehatan setempat.

“POMP Filariasis ini dilaksanakan selama satu bulan atau tepatnya hingga akhir Bulan Oktober 2015 nanti,” tutur Saut.

Dijelaskan Saut, obat Filariasis ini merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat, yang pendistribusiannya di lapangan dibantu oleh kader-kader posyandu dan relawan-relawan kesehatan.

“Pada tahun ke-4 ini, tidak ada lagi penemuan kasus Filariasis atau Kaki Gajah kronis. Kita harapkan mudah-mudahan ke depan kegiatan ini berjalan dengan lancar, sehingga penyakit filariasis dapat kita tuntaskan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Wardan menginstruksikan kepada seluruh petugas dan kader kesehatan, agar dalam melakukan POMP Filariasis ini bisa langsung datang dan mengunjungi rumah-rumah masyarakat, serta menyediakan pos-pos kesehatan yang bisa dikunjungi masyarakat, sehingga pendistribusiannya lebih efektik.

“Upaya ini harus kita lakukan secara sungguh-sungguh, dalam upaya mencegah dan mengantisipasi sejak dini penularan penyakit Kaki Gajah di tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya. (adi/adv)




Jaga Kebugaran, Anggota Keluarga Diimbau Lakukan Aktifitas Fisik 30 Menit Setiap Hari

foto ilustrasi. net
foto ilustrasi. net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat terutama anggota keluarga di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diajak, untuk melakukan aktifitas fisik selama 30 menit setiap hari.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti SST kepada detikriau.org di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan, aktifitas fisik adalah melakukan pergerakan anggota tubuh yang menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan kesehatan fisik, mental dan mempertahankan kualitas hidup agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari.

Adapun jenis-jenis aktifitas fisik yang dapat dilakukan berupa kegiatan sehari-hari, yakni berjalan kaki, berkebun, kerja di taman, mencuci pakaian, mencuci mobil, mengepel lantai, naik turun tangga dan membawa belanjaan.

“Bisa juga berupa olahraga, yaitu push up, lari ringan, bermain bola, berenang, senam, bermain tenis, yoga, fitness dan angkat beban/berat,” kata Fitri.

Sementara itu, untuk lamanya waktu seseorang perlu melakukan aktifitas fisik setiap hari, adalah secara teratur paling sedikit 30 menit dalam sehari, sehingga dapat menyehatkan jantung, paru-paru dan alat tubuh lainnya.

Apabila lebih banyak waktu yang digunakan untuk beraktifitas fisik, lanjut Fitri, maka manfaat yang diperoleh juga lebih banyak.

“Jika kegiatan ini dilakukan setiap hari secara teratur, maka dalam waktu 3 bulan ke depan akan terasa hasilnya,” terangnya. (adi/adv)