Dipusatkan di 2 Tempat Berbeda, Diskes Lakukan Pembinaan dan penilaian desa ber-PHBS

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus melakukan pembinaan dan penilaian lomba desa ber-PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Kali ini, pembinaan dan penilaian lomba desa ber-PHBS dipusatkan di 2 tempat berbeda, yakni di Desa Sari Mulya, Kecamatan Kateman dan Desa Catur Karya, Kecamatan Pelangiran, Kamis (29/10/2015).

Pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes) Diskes Inhil, Fitri Astuti SST didampingi jajarannya, yakni Maria Hairani, Bambang Hariandi, Munawwarah dan Nora Hesvita Sari.

image_1Turut hadir saat itu, Kepala Desa, kader PHBS dan TP PKK Desa Sari Mulya, Kecamatan Kateman dan Desa Catur Karya, Kecamatan Pelangiran.

Kasi Promkes Diskes Inhil, Fitri Astuti mengatakan, pembinaan dan penilaian lomba desa ber-PHBS tingkat Kabupaten Inhil tahun 2015 ini, diikuti sebanyak 10 desa. Dimana, 3 desa terbaik nantinya akan dipilih sebagai pemenang lomba.

“Dari tiga desa pemenang lomba, terbaik satu akan ditetapkan sebagai perwakilan Kabupaten Inhil, untuk mengikuti perlombaan serupa tingkat Provinsi Riau tahun 2016 mendatang,” tutur Fitri saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya.

Adapun kategori penilaian dalam perlombaan desa ber-PHBS tersebut, yaitu :

  1. Kelengkapan administrasi, seperti sistem pencatatan yang ada di desa ber-PHBS.
  2. Adanya kegiatan inovatif yang dikembangkan oleh desa, yang menunjang 10 indikator PHBS.
  3. Dukungan kebijakan pemerintah, baik tingkat desa maupun kecamatan.
  4. Observasi langsung kondisi rumah tangga (peranserta masyarakat).

“Kita harapkan, hasil dari perlombaan ini tidak hanya sebatas penilaian pemenang. Tetapi, bagaimana masyarakat dapat menerapkan perubahan perilaku hidup sehat, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” imbuhnya. (adi)




Puskesmas Sungai Salak Berikan Pelatihan Bagi Kader Poyandu

IMG_20151031_213816Tembilahan. (detikriau.org) – Puskesmas Kecamatan Tempuling memberikan pelatihan bagi kader posyandu. Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan tambahan pengetahuan bagi kader dalam memberikan pelayanan yang lebih baik, sabtu (31/10) kemaren.

Kasubag TU Puskesmas Sungai Salak Kecamatan Tempuling “Azmir, SKM” menyebutkan, pelaksanaan kegiatan di Posyandu dengan nama “sistem 5 meja” adalah, dimana kegiatan di masing-masing meja mempunyai kekhususan sendiri-sendiri. Sistem 5 meja tersebut tidak berarti bahwa Posyandu harus memiliki 5 buah meja untuk pelaksanaanya, tetapi kegiatan Posyandu harus mencakup 5 pokok kegiatan:

Meja 1 Pendaftaran balita, ibu hamil, ibu menyusui, Meja 2 Penimbangan balita, Meja 3 Pencatatan hasil penimbangan, Meja 4 Penyuluhan dan pelayanan gizi bagi ibu balita, ibu hamil dan ibu menyusui dan Meja 5 Pelayanan kesehatan, KB, imunisasi dan pojok oralit.

Azmir berharap kepada semua peserta pelatihan agar dapat memahami materi yang disampaikan, agar semua kader dapat mempraktekkan di posyandu mereka masing-masing imbuhnya.(Fa)




ODHA Bisa Hidup Sehat Dengan Perawatan ARV Sepanjang Hidupnya

stop-hiv-aidsTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seperti kebanyakan virus, tidak ada obat yang benar-benar bisa menghilangkan virus dalam tubuh, termasuk Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti SST kepada detikriau.org di kantornya, belum lama ini.

Dikatakan, Antiretroviral (ARV) merupakan obat yang digunakan dalam perawatan dan pencegahan infeksi HIV.

“Cara kerjanya adalah dengan menghentikan atau memperlambat reproduksi virus dalam tubuh,” tutur Fitri.

Dijelaskan, ARV tidak dapat menghilangkan 100 persen virus dari dalam tubuh.

“Namun, Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA) bisa hidup sehat seperti orang yang tidak terinfeksi, yakni dengan melakukan perawatan ARV sepanjang hidupnya,” imbuhnya. (adi/adv)




Diskes Lakukan Pembinaan Desa Siaga Aktif dan SBH

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pembinaan Desa Siaga Aktif dan Saka Bakti Husada (SBH) di Desa Airbagi, Kecamatan Concong, Kamis (29/10/2015) kemaren.

Kegiatan yang dilaksanakan di dua tempat berbeda ini, yaitu Desa Siaga Aktif di aula desa dan SBH di Sekolah Madrasah Aliyah setempat, menghadirkan narasumber Kepala Diskes Inhil diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan (PPKDPK), Ns Matzen, S.Kep, MSi, MKes dan dr Rika Oktavia.

Kabid PPKDPK Diskes Inhil, Matzen mengatakan, pembinaan Desa Siaga Aktif tersebut diikuti puluhan peserta, yang terdiri dari kader Posyandu dan tokoh masyarakat.

“Sedangkan kegiatan SBH, diikuti oleh siswa Sekolah Madrasah Aliyah Desa Airbagi,” tutur Matzen.

Adapun materi yang diberikan pada pembinaan Desa Siaga Aktif, lanjut Matzen, meliputi 10 indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yaitu persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, memberi bayi ASI Eksklusif, menimbang balita setiap bulan dan menggunakan air bersih.

Selanjutnya, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik di rumah sekali seminggu, makan buah dan sayur serta melakukan aktifitas fisik setiap hari, dan tidak merokok di dalam rumah.

“Sedangkan untuk pembinaan SBH bagi para siswa sekolah, diberikan materi tentang bahaya dampak rokok pada remaja tingkat SMA sederajat,” terangnya. (adi)




PNS dilingkungan Diskes Inhil Diimbau erkomitmen Jaga Kesehatan Bersama

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan honorer yang ada di lingkungan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diimbau, untuk turut berkomitmen dalam menjaga kesehatan bersama, salah satunya dengan mengikuti senam sehat secara rutin.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan (PPKDPK), Ns Matzen, S.Kep, MSi, MKes usai mengikuti senam sehat bersama, yang dipusatkan di halaman Kantor Diskes, Jalan M Boya Tembilahan, Jum’at (30/10/2015).

Dikatakan Matzen, olahraga senam bersama ini merupakan salah satu upaya untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, karena seperti diketahui, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, serta pemikiran pun akan menjadi sehat dan jernih.

“Dengan seringnya kita melakukan olahraga, seperti senam pagi bersama ini, selain bisa menyehatkan tubuh, juga bisa menambah dan mempererat hubungan silaturrahmi antar sesama,” tutur Matzen

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran di lingkungan Dinkes Inhil, untuk dapat mengikuti senam pagi bersama tersebut sebelum melaksanakan kegiatan dan pekerjaan rutin di kantor, karena sangat banyak manfaat positif yang bisa diperoleh dari melakukan olahraga secara teratur.

“Melalui kegiatan senam bersama ini, diharapkan mampu meningkatkan kualitas komunikasi dan koordinasi antar masing-masing pegawai, sekaligus meningkatkan tali kekeluargaan antar sesama, dalam upaya memasyarakatkan olahraga,” tambahnya.

Untuk diketahui, senam pagi bersama tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Dinkes Inhil dua kali dalam 1 bulan, yakni pada Hari Jum’at pertama dan ketiga, dengan tujuan untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan ketahanan tubuh dalam diri masing-masing peserta, sehingga dapat menunjang dan memberikan pengaruh positif terhadap kelancaran pekerjaan dan aktifitas seluruh pegawai.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat Inhil, mari kita bersama-sama menjaga kesehatan mulai dari diri kita sendiri, khususnya dari hal-hal yang bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit,” imbuhnya. (adi/adv)

 




Puskesmas Diminta Buat Perencanaan Program BOK dan JKN Dengan Baik

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jajaran Puskesmas yang ada di seluruh wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk membuat perencanaan program pada dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Permintaan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil melalui Kepala Seksi Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), dr Enni Kholisatun.

Dikatakan Enni, pada pekan lalu pihaknya sudah menggelar Rapat Koordinas (Rakor) Perencanaan Program BOK dan JKN, yang dilaksanakan di aula Wijaya Kusuma Kantor Diskes Inhil, Jalan M Boya Tembilahan.

image_1“Pesertanya adalah seluruh Kepala Puskesmas, Bendahara BOK dan Bendahara JKN di 27 Puskesmas di Kabupaten Inhil,” tutur Enni.

Adapun tujuan kegiatan tersebut, lanjut Enni, adalah untuk membuat rencana kegiatan di seluruh Puskesmas di Negeri Seribu Parit tahun anggaran 2016, khususnya program yang berkaitan dengan penggunaan dana BOK dan JKN.

“Dengan begitu, diharapkan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun depan benar-benar baik dan maksimal, serta menyentuh dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan,” imbuhnya. (adi/adv)