DTPHP Inhil Komitmen Fokus Perjuangkan Usulan Masyarakat

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pada tahun anggaran 2016 ini, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan terus berupaya memperjuangkan dan mendapatkan berbagai bantuan yang telah diusulkan oleh masyarakat, baik itu dari Pemerintah Kabupaten, Provinsi hingga Pusat.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala DTPHP Inhil, Kuswari saat berbincang dengan awak media usai menghadiri salah satu kegiatan di aula lantai 5 Kantor Bupati, Jalan Akasia Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Kuswari, usulan alat-alat pertanian yang dibutuhkan oleh masyarakat harus bisa diakomodir, dalam rangka meningkatkan hasil pertanian dan perekonomian masyarakat di Negeri Seribu Parit.

“Seperti diketahui, masyarakat di Inhil ini kebanyakan berprofesi sebagai petani. Jadi, apa yang mereka butuhkan harus kita perhatikan, karena sudah menjadi tugas dan kewajiban kita,” tutur Kuswari.

Oleh karena itu, lanjut mantan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Inhil ini, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin agar segala kebutuhan masyarakat di bidang pertanian dapat dipenuhi.

“Mudah-mudahan bisa terealisasi di akhir tahun nanti, tapi klau tidak kita upayakan kembali di tahun 2017 mendatang. Yang jelas, kita tetap komit dan akan terus berusaha membantu para petani,” imbuhnya. Adi/adv




DTPHP Inhil Persiapkan Pelaksanaan Musim Tanam ke du Tahun 2016

musim tanamTEMBILAHAN (detikriau.org) – Setelah dilakukan panen raya perdana di Blok E, Kelurahan Kempas, Kecamatan Kempas pada Rabu (9/3/2016) kemarin, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan melakukan persiapan untuk pelaksanaan musim tanam kedua di tahun 2016 ini.

Hal itu diungkapkan Kepala DTPHP Inhil, Kuswari saat diwawancarai awak media usai menghadiri prosesi penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Inhil dengan Kejari Tembilahan tentang TP4D, di aula lantai 5 Kantor Bupati, Kamis (10/3/2016).

Dikatakan Kuswari, saat ini pihaknya sedang sedang mengikuti rapat pengawasan pupuk di Kota Pekanbaru, sebagai persiapan agar suplai pupuk pada masa tanam kedua nanti lancar dan tidak menemukan kendala di lapangan.

“Untuk tanam kedua nanti, direncanakan pada Bulan April akan dimulai,” kata Kuswari.

Oleh karena itu, lanjut mantan Kepala Dinas Perkebunan Inhil ini, pihaknya akan terus berupaya dan berkomitmen, agar Kabupaten Inhil bisa mengembalikan kejayaannya yang dulu dikenal sebagai daerah lumbung padinya Riau.

“Mudah-mudahan, kita bisa meningkatkan produktifitas padi kita, sehingga kesejahteraan masyarakat terutama petani setempat bisa terus meningkat,” imbuhnya. Adi/adv




Perbaiki Sistem Irigasi, Lahan Inhil Sangat Cocok untuk Budidaya Pajale

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejumlah lahan pertanian yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sangat berpotensi sebagai lahan budidaya padi, jagung dan kedele (pajale). Yang diperlukan hanya melakukan perbaikan sistem pengairan, sehingga produktifitas bisa lebih baik dan semakin meningkat.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil, Kuswari dalam sambutannya saat Panen Raya perdana, di lahan pertanian padi Blok E, Kelurahan Kempas, Kecamatan Kempas, Rabu (9/3/2016).

Dikatakan mantan Kepala Dinas Perkebunan Inhil ini, seperti di wilayah Kecamatan Kempas, lahannya sangat bagus dan potensial untuk dilakukan penanaman padi.

Hal itu, lanjut Kuswari, tentunya tidak terlepas dari penyuluhan yang dilakukan DTPHP Inhil, salah satunya untuk meningkatkan produksi melalui perluasan lahan pertanian dan peningkatan produksi panen 3 kali dalam setahun,

“Dengan begitu, diharapkan bisa mewujukan Inhil sebagai pemasok produksi padi se-Riau,” tambahnya.

Adapun lahan yang dipanen saat itu, adalah lahan yang dikelola oleh Kelompok Tani Ingin Makmur, dengan anggota sekitar 130 orang dan luas lahan 100 Hektar, serta panen dilakukan sebanyak dua kali dalam satu tahun.

“Hasil panen raya kali ini naik 2,5 persen jika dibandingkan dengan tahun yang lalu,” imbuhnya. Adi/adv




DTPHP Inhil Matangkan Persiapan Panen Raya

Bupati Inhil, HM Wardan saat mencoba mempergunakan mesin perontok bulir padi pada pelaksanaan salah satu panen raya didaerah Inhil beberapa waktu lalu
Bupati Inhil, HM Wardan saat mencoba mempergunakan mesin perontok bulir padi pada pelaksanaan salah satu panen raya didaerah Inhil beberapa waktu lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Menjelang pelaksanaan panen raya perdana pada Rabu (9/3/2016) besok, hinga saat ini Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus mematangkan berbagai persiapan.

Hal itu diungkapkan Sekretaris DTPHP Inhil, Sudinoto saat berbincang dengan awak media usai menghadiri rapat di aula Kantor Bappeda, Jalan Akasia Tembilahan, Selasa (7/3/2016) kemarin.

Dikatakan Sudinoto, pihaknya sangat menginginkan pelaksanaan panen raya perdana di tahun ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses serta hasilnya memuaskan, sesuai dengan harapan bersama.

“Untuk persiapannya sudah sekitar 90 persen lebih, tinggal pelaksanaannya saja lagi,” kata Sudinoto.

Sebelumnya, Kepala DTPHP Inhil, H Kuswari menjelaskan, panen raya padi ini, akan dilakukan di lokasi lahan yang terletak di Blok E Kecamatan Kempas.

“Luas lahan disana sekitar 151 hektar. Tapi yang dipanen besok hanya untuk tanaman padi milik kelompok tani (poktan) Ingin Makmur, dengan luas 100 hektar,” terangnya. Adi/adv

 




Esok Lusa, DTPHP Inhil Agendakan Panen Raya Perdana Masa Tanam 2016 di Kempas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Diagendakan, Rabu (9/3/2016) esok lusa, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan melakukan panen raya perdana di tahun ini.

Rencana tersebut diungkapkan Kepala DTPHP Inhil, H Kuswari saat ditemui sejumlah awak media usai mengikuti rapat forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Jalan Akasia Tembilahan, Senin (7/3/2016).

Dikatakan Kuswari, panen raya padi pada masa tanam pertama di tahun 2016 ini, akan dilakukan di lokasi lahan yang terletak di Blok E Kecamatan Kempas.

“Luas lahan disana sekitar 151 hektar. Tapi yang dipanen besok hanya untuk tanaman padi milik kelompok tani (poktan) Ingin Makmur, dengan luas 100 hektar,” tutur Kuswari.

Selanjutnya, mantan Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Inhil ini berharap agar hasil panen padi tersebut memuaskan dan lebih meningkat dari sebelumnya.

“Dengan begitu, diharapkan dapat memakmurkan para petani setempat, sesuai dengan nama poktannya Ingin Makmur,” imbuhnya. Adi/adv




2016, DTPHP Inhil Ini Terus Genjot Upaya Suprlus Beras

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tahun 2016 ini, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan terus berupaya menjaga ketersediaan dan mencukupi kebutuhan beras di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala DTPHP Inhil, H Kuswari diwakili Sekretaris, Sudinoto saat berbincang dengan awak media di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dikatakan Sudinoto, pihaknya akan terus berusaha agar Kabupaten Inhil surplus beras dan tidak lagi mendatangkan stok beras dari daerah lain.

“Jangan sampai seperti tahun 2014 lalu, kita mengalami devisit sekitar 17 ribu ton, sehingga terpaksa mendatangkan beras dari luar daerah,” tutur Sudinoto.

Oleh karena itu, salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga stabilitas produksi beras di Kabupaten Inhil, adalah dengan penggunaan bibit atau varitas padi yang unggul.

“Varitas yang digunakan ini, meliputi bibit padi yang tahan hama penyakit, produksi tinggi, umur pendek (masa tanam hingga panen), toleransi terhadap lingkungan, seperti cuaca dan lain-lain,” terangnya.

Sedangkan untuk mengembalikan Inhil sebagai lumbung berasnya Riau, diakui mantan Camat Tembilahan Kota ini, memerlukan waktu dan penanganan yang serius dari seluruh pihak terkait.

“Yang jelas harus ada upaya bersama, mulai dari pemerinah pusat hingha daerah, seperti pembenahan infrastruktur perkebunan, yang membutuhkan dana yang cukup besar,” tambahnya.

Lebih jauh dijelaskan Sudinoto, Pemkab Inhil di bawah pimpinan Bupati HM Wardan, yang sejatinya putera petani dari negeri bera Keritang juga sangat mendukung upaya peningkatan produktifitas padi di Negeri Seribu Parit.

“Alhamdulillah, Bupati kita sangat peduli dan selalu memberi dukungan penuh terhadap masyarakat, khususnya para petani,” imbuhnya. Adi