Tahukah Kamu Mengapa Pi Network Dikembangkan Secara Tertutup?

ARB INdonesia, JAKARTA – Pi Network semakin populer belakangan ini karena sejumlah pihak mendaftarkannya secara tidak resmi di bursa kripto. Mengomentari hal ini, pengembang menguraikan bahwa Pi Network belum terafilisasi dengan pihak luar termasuk bursa kripto.

Pi Network masih dalam pengembangan. Pi Network juga masih berada dalam mainnet tertutup. Pasalnya, protokol ini sedang dipersiapkan untuk peluncuran mainnet terbuka yang sudah dinanti-nantikan penambang Pi Coin. Pada awal Januari lalu, pihak Pi Network mengadakan Pi Network Hackhathon dan sukses menarik perhatian sekitar 1.800 pengembang.

Meski demikain, pengembang belum mengumumkan secara resmi waktu rilis mainnet publik tersebut. Di sisi lain peluncuran mainnet terbuka akan menawarkan banyak kemungkinan. Lalu, apa manfaatnya mengembangkan proyek secara tertutup? Berikut ini akan dijelaskan keuntungannya.

Keuntungan Pi Network di Mainnet Tertutup

Mainnet tertutup memberikan keuntungan bagi pengembang untuk menggarap proyek jangka panjangnya. Penambang Pi dalam level Pinoeer juga diuntungkan dalam hal ini karena mereka telah lebih dulu mengumpulkan Pi Coin sebelum peluncuran mainnet publik.

Berikut ini keuntungan proyek dikembangkan secar tertutup:

Fokus pada Prioritas Utama

Periode mainnet tertutup Pi Network memungkinkan protokol untuk fokus pada dua prioritas utama: Pertama, verifikasi massal identitas Pioneer melalui KYC dan migrasi saldo penambangan Pi mereka ke mainnet Pi. Kedua, penciptaan utilitas nyata untuk mata uang Pi asli.

Mengembangkan Ekosistem Berkelanjutan

Berfokus pada dua prioritas di atas dalam mainnet tertutup memastikan bahwa protokol membangun ekosistem yang layak dan berkelanjutan untuk basis penggunanya yang besar. Solusi KYC yang dapat diskalakan diperlukan untuk keamanan dan menciptakan utilitas cryptocurrency Pi yang nyata akan meningkatkan infrastruktur ekosistem.

Lebih Aman

Menurut laporan BSC, ketika kedua prioritas diselesaikan selama mainnet tertutup, pengguna akan menikmati ekosistem yang lebih aman dan membangun utilitas. Selanjutnya, Pi Network akan melanjutkan ke langkah pengembangan berikutnya, meluncurkan mainnet Terbuka.

Demikiain tiga keuntungan Pi Network dalam pengembangan mainnet tertutup sebelum peluncuran mainnet terbuka. Sebagai informasi, Pi Network adalah platform cryptocurrency dan pengembang baru yang memungkinkan pengguna seluler untuk menambang Pi Coin dengan efisien tanpa membutuhkan daya energi maupun konsumsi baterai besar. Pi berfokus pada pengembangan aplikasi terdesentralisasi (DApps) untuk jutaan pengguna di berbaga negara. (Sumber: Voi.id)




Motif Menjadi Pemimpin Akan Melahirkan Gaya Kepemimpinan

Artikel : Motif Menjadi Pemimpin Akan Melahirkan Gaya Kepemimpinan – oleh : Fauzan Aziz Maulana (Mahasiswa Pasca di Anhui Univeristy, China)

ARB INdonesia – MENJADI seorang pemimpin di era seperti saat ini sungguh sangat berat, apapun yang diperbuat oleh para pemimpin belum tentu membuat orang lain merasa baik, apalagi puas.

Hal itu bisa saja dikarenakan oleh kondisi ekonomi sosial yang masih terpuruk, tuntutan masyarakat sangat luas dan sumber daya yang masih sangat terbatas.

Meski demikian, banyak orang yang ingin menjadi pemimpin dengan beragam motif. Ada yang sebatas ingin mendapatkan prestise, fasilitas, kehormatan, dan nama besar, dan ada juga yang benar-benar tulus, ingin membuat perubahan agar masyarakatnya menjadi lebih baik.



Konsekuensinya, beragam motivasi tersebut melahirkan model dan gaya kepemimpinan yang bermacam-macam. Sebagai contoh Model pemimpin yang pertama biasanya sangat hati-hati, tidak banyak mengambil keputusan yang berisiko, agar posisinya tetap aman.

Dia menginginkan suasana tenang dan stabil, perlu memiliki anak buah yang loyal dan menuruti apapun perintahnya, sekalipun tidak pintar. Orang pintar dan orang yang beroposisi diwaspadai dan dilemahkan bahkan di buang jauh supaya tidak bisa melakukan kritikan terhadapnya.



Secara sederhana, hebat, pintar(tidak)-nya seorang pemimpin dapat dilihat dari orang-orang sekelilingnya. Jika mereka kaya prestasi, kaya ide maka kualitas pemimpin itu pasti sangat bagus dan bermutu, begitu juga sebaliknya jika pemimpin miskin prestasi, miskin ide maka dipastikan kualitas pemimpinnya sangat rendah dan tidak bermutu.

Fauzan Aziz Maulana (Mahasiswa Pasca di Anhui Univeristy, China)
Menurut saya pilihlah pemimpin seperti pemimpin yang kaya ide, mau berjuang untuk mewujudkan idenya, dan yang terpenting, dia selalu berani mengambil risiko atas pelaksanaan idenya itu layaknya pemimpin revolusioner.

Untuk itu perlu seorang pemimpin revolusioner yaitu pemimpin yang membawa perubahan untuk kemajuan suatu daerah Selain memiliki jiwa perubahan, siap dan peka dengan kondisi, terlebih memiliki inisiatif untuk melakukan perubahan dan perbaikan di masa yang akan datang.



Pemimpin seperti ini menyukai orang-orang sekitarnya yang memiliki kelebihan, bahkan jika perlu melebihi kapabilitas dirinya.m sebagai pemimpin. mengapa demikian, dia tidak memikirkan kedudukan, dia melihat bahwa keberhasilan kepemimpinannya akan terjadi jika dikelilingi oleh orang-orang yang berkualitas tinggi dan bukan sebatas orang-orang yang berbekal loyalitas.

Kalaupun loyalitas dianggap perlu, maka bukan loyalitas terhadap pemimpinnya, tetapi terhadap visi atau cita-cita besarnya untuk membangun sebuah daerah. 



Di bawah kepemimpinan seperti ini, orang pintar dan orang yang memiliki keahlian tinggi sangat beruntung. Mereka terhormat dan diberi ruang untuk mengekspresikan kepintaran dan keahliannya. Bahkan, diberi kesempatan untuk meningkatkan kemampuannya.



Sangat sayang sekali model pemimpin seperti ini tidak banyak muncul di banyak tempat, Yang banyak timbul justru pemimpin yang ingin mendapatkan fasilitas, prestise, kehormatan, dan berbagai kenikmatan.

Dan saya saran pilihlah pemimpin yang memiliki jiwa pemimpin seperti diatas dan jangan memilih pemimpin yang hanya sekedar mencari tahta, fasilitas apalagi hanya sekedar ikut ikutan untuk maju sebagai kepala daerah maupun sebagai perwakilan rakyat daerah.***

Penulis : Fauzan Aziz Maulana Mahasiswa Pasca di Anhui Univeristy, China asal Kabupaten Indragiri Hilir-Riau.(Ketua Mahasiswa Inhil di Luar Negeri).




Pi Network Punya Pasar Online Terbesar Namanya Pi Chain Mall, Kepoin di Sini!

ARB INdonesia, JAKARTA – Pi Network, proyek kripto yang dikembangkan secara diam-diam dalam beberapa tahun belakangan akhirnya mencuri perhatian publik. Belum lama ini Pi Network meluncurkan program Pi Hackhathon, tanpa diduga acara tersebut berhasil mengundang ribuan pengembang.

Selain itu, Pi Network rupanya punya e-commerce sendiri, yakni Pi Chain Mall (PCM). Ini adalah salah satu aplikasi terdesentralisasi (DApps) terbesar dalam Pi Network. PCM memungkinkan pengguna global untuk membeli, menjual, dan memperdagangkan berbagai barang dan jasa dengan menggunakan token Pi sebagai alat transaksinya.

Kemunculan Pi Chain Mall sendiri hampir berbarengan dengan pengembangan Pi Network sejak awal. Bedanya, Pi Chain Mall ini adalah pemenang Pi Network Hackhathon pertama yang digelar pada Oktober 2021.

Dalam gelaran itu, PCM didapuk sebagai pemenang Pi Network Hackathon. PCM terpilih sebagai aplikasi bisnis terbaik kedua dalam acara tersebut, setelah Pi Workforce Pool, platform yang didesain khusus untuk perekrutan pekerjaan.

Pi Chain Mall bisa berkembang sejaih ini “sejauh ini dari April 2021 hingga sekarang. Kami membangun komunitas bersama. Kami berbagi cerita luar biasa bersama. Kami menunjukkan rasa syukur atas 300 ribu pengikut twitter!” tulis pengembang Pi Chain International @pichainmall, pada 7 Desember 2022 lalu.

Cara Kerja Pi Chain Mall

Pi Chain Mall bekerja dengan sangat sederhana. Pengguna dapat membuat profil, menautkannya ke Pi Wallet mereka, dan mulai membeli dan menjual produk. Tidak diperlukan KYC sepenuhnya untuk bergabung dengan Pi Chain Mall, setidaknya untuk saat ini. Meski begitu, ketika Pi Network meluncurkan mainnet-nya, maka semua anggota Pi harus melakukan verifikasi KYC.

Jaringan PCM bersifat global, dengan anggota yang masuk dari China hingga Nigeria. Para pengguna berdagang dan terlibat dalam bisnis hampir setiap menit setiap hari, menurut smart contract pembayaran PCM di Pi Blockexplorer.

“Pada dasarnya, kami memiliki transaksi di blockchain setiap menit. Kami juga merupakan aplikasi Pi yang paling aktif berdasarkan jumlah transaksi setiap hari,” kata Edwin, Manajer Komunitas Global PCM, dikutip BSC.

“Meskipun kami masih berada di mainnet tertutup dan sebagian besar Pioneer belum mendapatkan KYC,” tambahnya.

Sebagai informasi, Pioneer adalah pengguna aplikasi mobile Pi dan juga menjalankan software node Pi dalam perangkat laptop atau komputer mereka. Para Pioneer juga mendapatkan koin Pi dari peran mereka dalam memvalidasi jaringan.

Masih Pengembangan

Karena dikembangkan secara tertutup, Pi Network belum bisa terintegrasi dengan jaringan lain. Pengguna awal saat ini juga belum bisa mengonversi koin Pi mereka ke uang fiat. Namun, ke depannya, terutama pasca peluncuran mainnet, Pi Network akan dapat terhubung dengan jaringan lain yang memungkinkan pengguna untuk mencairkan koin mereka.

Dalam keterbatasan ini, pengguna Pi Chain Mall belum bisa menautkannya ke layanan keuangan apa pun, sehingga mau tidak mau Pi Coin mereka akan tetap berada di aplikasi Pi Network.

“Saat ini, pengguna PCM hanya dapat menjual produk untuk mendapatkan Pi. Tetapi Pi yang mereka peroleh tidak dapat ditarik atau digunakan untuk membeli barang lain. Hal ini membatasi peredaran Pi di platform kami,” lanjut Edwin, Manajer Komunitas Global PCM.

Layanan Penarikan Pi

Meski begitu, pengembang Pi akan menghadirkan layanan penarikan atau withdrawal dalam waktu dekat. Dengan begitu pengguna dapat menariknya dari aplikasi Pi Network dan mengirimkannya ke dompet pribadi mereka. Hal tersebut disampaikan oleh Manajer Komunitas PCM.

“Namun, PCM akan membuka penarikan bulan depan. Dan pengguna dapat menariknya dari aplikasi PCM ke dompet pi mainnet mereka. Ini akan menjadi momen yang berarti dan bersejarah bagi kami, di mana pengembangan aplikasi ekologi pi akan memasuki level baru. Dan Pi akan menghasilkan lebih banyak nilai karena mereka diedarkan dengan lebih baik,” kata pihak Pi Chain Mall.

Tim Pi Chain Mall menjaga hubungan baik dengan banyak proyek di Pi Ecosystem. Tim ini juga berhubungan dekat dengan anggota Tim Inti Pi dan dapat memasukkan permintaan pembaruan untuk meningkatkan pengalaman Pi Network secara menyeluruh.

Saat ini Pi Chain Mall dapat diakses melalui ponsel dan browser. Selain itu, pengguna juga dapat mengaksesnya melalui aplikasi Pi Network dan Pi Browser. Sebagai informasi tambahan, Pi Network adalah proyek penambangan seluler berbasis blockchain. Pi Network punya misi untuk memberikan akses sistem keuangan dalam bentuk cryptocurrency ke semua orang.

Sumber: Voi.id




LGBT dan Perspektifnya di Indonesia

Artikel : LGBT DAN PERSPEKTIFNYA DI INDONESIA, Oleh : Salsabilla SS.

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – LGBT adalah singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Istilah ini ditujukan kepada kaum yang sedang mengalami kelainan seksual dengan kata lain adalah ketidaknormalan dalam hal seksual. Lambang dari LGBT itu sendiri adalah sebuah bendera dengan beraneka warna yang tersesusun di dalamnya atau lumrah disebut dengan istilah “Pelangi”.

Dikutip dari Wikipedia, bahwasanya warna-warna pelangi pada bendera merefleksikan keragaman komunitas LGBT, dan sering kali digunakan sebagai sebuah simbol gay saat bendera tersebut dibawa pada pawai-pawai hak asasi LGBTQ+ Pada 2008.

Varian paling umum terdiri dari enam strip dengan warna merah, jingga, kuning, hijau, biru dan violet.

Bendera tersebut umumnya dikibarkan secara horizontal, dengan strip merah di bagian atas, seperti halnya pelangi alam. Bendera tersebut bermula di California Utara, tetapi sekarang digunakan di seluruh dunia.

Lesbian adalah istilah yang digunakan bagi perempuan yang memiliki rasa ketertarikan kepada sesama perempuan pula. Gay adalah istilah yang digunakan bagi laki-laki yang memiliki rasa ketertarikan kepada sesama laki-kaki.

Biseksual adalah ketika seseorang mengalami kebiasaan ketertarikan dalam hal percintaan atau seksual terhadap pria atau wanita (dua-duanya) dan Transgender adalah istilah umum untuk seseorang dengan identitas gender yang tidak sesuai dengan jenis kelamin mereka saat lahir.

Lalu bagaimana perspektif LGBT di Indonesia? Indonesia sebagai negara hukum tidak mengakui adanya istilah kelainan seksual ini karena dengan menerima LGBT maka akan merusak susunan tatanan hukum serta nilai -nilai moral yang telah diatur sedemikian rupa oleh para leluhur Negara Indonesia.

Perkembangan LGBT semakin pesat bahkan sudah diperbolehkan untuk diterapkan oleh negara luar seperti Negara Jerman dan Amerika Serikat.

Dilihat dari kurun waktu beberapa bulan kebelakang, ada sebuah fenomena yang sempat viral di platform media sosial yakni pasangan Gay dimana salah satunya berasal dari Indonesia dan telah berdomisili selama kurang lebih 10 tahun di Jerman.

Hal ini sempat membuat masyarakat Indonesia geger akibat kasus tersebut. Mengapa demikian? Karena di Indonesia LGBT masih dianggap tabu. Selain itu, Indonesia adalah negara yang mayoritasnya berpegang teguh pada keyakinan agamanya. Mulai dari agama islam, Kristen, katolik, hindu, budha, dan konghucu.

Keberadaan keenam agama itu yang membuat corak yang berbeda-beda namun tetap satu. Hal inilah yang membuat salah satu alasan LGBT tidak diterima pada nalar di Indonesia.

Walaupun demikian, suka tidak suka pada kenyataannya LGBT telah berhasil masuk di Indonesia. Hal ini masih menjadi pro dan kontra dikalangan masyarakat. .

Hal ini didukung oleh keberadan media sosial termasuk media cetak dan elektronik. Pelaku LGBT telah membuktikan media masa adalah instrument yang paling ampuh dalam merubah paradigma dan penerimaan masyarakat terhadap mereka.

Dikutip dari CORE.Reader berdasarkan hasil jajak pendapat yang dilakukan harian Jawa Post terhadap empat ratus mahasiswa Surabaya, diperoleh informasi bahwa sebanyak 78 % responden tidak setuju dengan keberadaan gay, sedangkan 22 % memilih jawaban setuju.

Selanjutnya terdapat 54,0 % reponden yang mengaku bersikap biasa saja menaggapi orang yang memproklamirkan dirinya sebagai gay, sedangaan 25,6 % mengaku memilih untuk menjauhi, dan sisanya atau 20,4% memilih untuk membimbingnya agar kembali normal.

Ketika ditanya tentang organisasi gay di Indonesia, 90,8 % reponden memilih jawaban tidak tahu, sedangkan 9,2% menjawab bahwa dirinya tahu.

Penulis : Salsabilla SS, Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam UIN Suska Riau.




Maraknya LGBT di Indonesia: Bagaimana Pandangan Islam dan Sikap Kita Mengenai Hal Tersebut?

ARB INdonesia, PEKANBARU – Saat ini LGBT merupakan isu yang sangat banyak diperbincangkan oleh masyarakat Indonesia, para golongan LGBT secara terang-terangan mengatakan bahwasanya mereka merupakan bagian dari kelompok LGBT tersebut.

Saat ini mereka juga semakin banyak terbuka dalam mengekspresikan orientasi seksualnya dan juga menuntut hak-hak mereka dan bahkan banyak orang-orang yang mendukung kaum LGBT melalui platform media sosialnya, seperti misalkan pada aplikasi Tiktok.

LGBT merupakan sebuah perilaku penyimpangan seksual, yang merupakan singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual, dan juga Transgender. Perilaku LGBT sangat tidak dibenarkan dan juga sangat bertentangan dengan norma dan agama di Indonesia, dikarenakan sudah menyalahi kodrat sebagai manusia.

Perilaku seksual yang menyimpang tersebut merupakan sebuah hal yang tabu bagi masyarakat Indonesia, dikarenakan mereka masih sangat kental dan juga memegang teguh ajaran etika, moral dan juga agama, maka dengan itu perilaku seksual yang menyimpang tidak dapat diterima begitu saja.

Islam sangat menginginkan terjadinya sebuah pernikahan antara lawan jenis yaitu laki-laki dan juga perempuan, hal tersebut bukan semata-mata hanya saja memenuhi hasrat biologis tetapi juga sebagai ikatan suci untuk dapat menciptakan sebuah ketenangan hidup dan juga membentuk keluarga yang sakinah. Sedangkan untuk penyimpangan seksual, agama Islam sangat menentang hal tersebut walaupun dengan berbagai alasan apapun.

Di dalam agama Islam, perbuatan seperti itu merupakan suatu perbuatan yang sangat hina dan juga akan mendapatkan dosa yang sangat besar, dan hukumnya haram. Hal tersebut telah dijelaskan di dalam Q.S Hud ayat 82 yang mana mengatakan “Maka ketika keputusan kami datang, kami menjungkirbalikkannya negeri kaum Luth, dan kami hujani mereka bertubi-tubi dengan batu dari tanah yang terbakar”.

Maksud dari arti ayat tersebut ialah, Allah SWT sangat murka dan akan menghukum sekelompok orang-orang yang melakukan tindakan homoseksual (penyimpangan seksual) tersebut.

Perbuatan LGBT merupakan sebuah perbuatan yang lebih keji dari pada perbuatan zina, hal tersebut dikarenakan dilakukan oleh sesama jenis. Nabi Muhammad saw pernah bersabda, “Semoga Allah swt mngutuk orang-orang yang melakukan perbuatan kaum Luth”. Bahkan ia mengulainya hingga tiga kali pernyataan tersebut.

Dikarenakan maraknya penyimpangan seksual (LGBT) di Indonesia, maka kita harus dapat menyikapi hal tersebut secara bijak. Dengan cara menyuarakan aspirasi kita melalui berbagai macam media, baik secara offline ataupun media online.

Kita dapat memberikan edukasi kepada banyak orang, bahwasanya LGBT merupakan sebuah perilaku seksual yang menyimpang baik dari segi sosial dan juga agama, dan kita juga dapat memberikan informasi mengenai dampak negatif dari LGBT tersebut.

Kita juga dapat memberikan doa kepada orang-orang yang telah melakukan penyimpangan seksual, agar dapat kembali kejalan Allah swt agar kita semua terhindar dari perbuatan yang tidak diridhoi oleh Allah, dan kita juga terhindar dari fitanh akhir zaman.

Penulis : Hanifa Nabila
Mahasiswa : UIN Suska Riau




Kontroversi LGBT di Jerman dan Dampak Negatifnya

KONTROVERSI LGBT DI JERMAN DAN DAMPAK NEGATIFNYA, oleh : AYU SRIANA

ARB INdonesia, PEKANBARU – Apa itu LGBT?,
LGBT merupakan singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual dan Trangender, istilah ini digunakan semenjak tahun 1990-an dan menggantikan frasa “komunitas gay” karena istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan.

Terkadang istilah LGBT digunakan untuk semua orang yang tidak heteroseksual, bukan hanya homoseksual, biseksual, atau transgender.Istilah LGBT sangat banyak digunakan untuk memperlihatkan diri. Istilah ini juga diterapkan oleh mayoritas komunitas dan media yang berbasis identitas seksualitas dan gender di Jerman dan beberapa negara lainya.

Penyebaran LGBT di Negara Jerman berkembang cepat pada tahun 1920 an, LGBT pada umumnya ditoleransi oleh masyarakat dan terdapat banyak bar dan klub yang dibuka untuk laki-laki gay, namun LGBT atau aktivitas seks sesama jenis baru di legaslisasikan di Jerman bagian timur pada tahun 1968 dan di Jerman bagian barat tahun 1969, dan batas usia untuk berhubungan seks lalu disamakan dengan batas usia seks lawan jenis pada tahun pada tahun 1994.

Tepatnya pada bulan oktober 2017 silam presiden jerman Frank-walter steinmeier menandatangani undang-undang atas legimasi LGBT. Namun permerintah jerman tidak langsung menyetujuinya melaikan melakukan voting terlebih dahulu.

Oleh karena itu undang-undang tersebut mempunyai kekuatan penuh. Sebelum di sahkan nya legalisasi dijerman pasangan sejenis tidak bisa menikah dan hanya bisa mencatatakan status hidup bersama ke kantor catatan sipil.

Dengan berlakunya undang-undang pengesahan nikah sejenis banyak di antara masyakat jerman bersuka ria dan menyambut baik terhadap legimasi tersebut.

Namun demekian permyataan LGBT dan pengakuan bahkan pengesahan nya menimbulkan berbagai kontroversi dan jugan kecaman. Persoalan ini tidak hanya menjadi perdebatan diantara kaum agamawan,namun juga telah menyentuh bidang-bidang yang lain misalnya persoalan etis,kesehatan dan ilmu pengetahuan serta persoalan Hak Asasi Manusia (HAM).

Beberapa pihak perdebatan LGBT ini sebenarnya sama tua dengan sejarah kitab suci (terutama berkaitan dengan kisah Sodom dan gomora,namun menjadi perdebatan dalam ranah yang lebih luas pada tahun 1960,ketika LGBT (hampir seluruh eropa) secara tegas menuntut kesamaan hak dengan warga lainnya tanpa membedakan orientasi seksualnya. Berlanjut di Amsterdam,pada tanggal 4 mei 1970 aksi kelompok gay Muda Amsterdam melakukan aksi nasionaluntuk para korban meninggal akibat kekerasan yang dialami korban homoseksual.

Baik individu maupun kelompok yang terdiri dari 7152 group lesbian dan gay memberi dukungan dan antusiasme terhadap LGBT dari seluruh dunia internasional.Diantara negara-negara itu adalah Kanada, Swedia, Finlandia dan beberapa negara di Eropa dan negara bagian Amerika Serikat.

Penolakan LGBT ini tidak hanya datang dari kaum keagamaan,tetapi juga telah menyentuh kepada golongan elit dari para pemimpin bangsa yang engan tegas menolak LGBT, bahkan menyesalkan keputusan badan kesehatan dunia yang memberikan bantuan dana untuk mensosialsasikan gerakan LGBT ini.

Di Indonesia, LGBT juga mendapat perhatian dan juga tanggapan yang sangat beragam. Hal ini terlihat dari perdebatan-perdebatan yang terjadi di media sosial semisal facebook, twitter, bahkan juga telah banyak dilakukan banyak seminar dan kegiatan-kegiatan yang bertemakan LGBT. Pokok utama dari berbagai pendapat bahwa LGBT di anggap tidak sesuai dengan kebudayaan dan ke agamaan di Indonesia.

Dampak negatif LGBT terhadap kesehatan bisa mengakibatkan Kanker anal atau dubur para gay melakukan hubungan sek anal sehingga mereka memiliki resiko tinggi terkena penyakit kanker anal,bahkan Kanker Mulut kebiasaan melakukan oral seks bisa menyebabkan kanker mulut.

Sebab, faktanya rokok bukanlah satu-satunya penyebab kanker mulut terjadi. Hal ini sesuai dengan studi di New England Journal of Medicine yang dimuat di situs Dallasvoice dan HIV/AIDS umumnya, para LGBT memiliki gaya hidup seks bebas dengan banyak orang sehingga kecenderungan terkena virus HIV/ AIDS sangat tinggi.

Dampak LGBT dalam pendidikann, sebagainmana Penelitian membuktikan bahwa pasangan homo menghadapi permasalahan putus sekolah lima kali lebih besar dari pada siswa normal karena mereka merasakan ketidakamanan dan 28 persen dari mereka dipaksa meninggalkan sekolah.

Dampak sosial bagi  Seorang gay akan sulit mendapatkan ketenangan hidup karena selalu berganti ganti pasangan. Penelitian menyatakan: “Seorang gay mempunyai pasangan antara 20-106 orang pertahunnya.Sedangkan pasangan zina saja tidak tidak lebih dari 8 orang seumur hidupnya. Sebanyak 43 persen orang gay yang didata dan diteliti menyatakan bahwa seumur hidupnya melakukan homoseksual dengan 500 orang.

Penulis : AYU SRIANA
Universitas : UIN Suska Riau
Jurusan : Bimbingan Konseling Islam