Tahukah Kamu, Siapa Tim Sepak Bola Tertua di Indragiri Hilir dan Apa Saja Prestasinya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sepak bola di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memiliki sejarah yang cukup panjang dan menarik.

Menurut dari berbagai sumber-sumber yang ditemukan, sepak bola di Inhil mulai berkembang di daerah ini sejak awal abad ke-20, ketika para pedagang dan pekerja dari berbagai etnis, seperti Melayu, Banjar, Jawa, Bugis, dan Tionghoa, membawa olahraga ini dari tanah air mereka.

Salah satu tim sepak bola tertua di Indragiri Hilir adalah PSIR (Persatuan Sepak Bola Indragiri Raya), yang didirikan pada tahun 1928 oleh para pemuda dari Kecamatan Reteh. Tim ini kemudian berganti nama menjadi PSIR Tembilahan pada tahun 1950, dan menjadi salah satu tim terkuat di Riau.

PSIR Tembilahan pernah menjuarai Piala Gubernur Riau pada tahun 1974, 1975, dan 1976, serta menjadi runner-up pada tahun 1977 dan 1978.

Selain PSIR Tembilahan, ada juga tim-tim sepak bola lain yang berkiprah di Indragiri Hilir, seperti PSIP (Persatuan Sepak Bola Indragiri Pesisir), PSIK (Persatuan Sepak Bola Indragiri Kuindra), PSIKAS (Persatuan Sepak Bola Indragiri Keritang Anak Serka), dan PSIT (Persatuan Sepak Bola Indragiri Tembilahan Hulu).

Tim-tim ini sering bertanding di berbagai kompetisi lokal, regional, maupun nasional, seperti Liga Nusantara, Liga 3, Liga 2, dan Piala Indonesia.

Sepak bola di Indragiri Hilir juga memiliki potensi yang besar untuk berkembang lebih maju, karena banyaknya bakat-bakat muda yang berasal dari daerah ini. (Arb)




Sejarah Singkat Kabupaten Indragiri Hilir Dari Zaman Kerajaan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kabupaten Indragiri Hilir adalah salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Riau, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 12.614,78 km2 dan jumlah penduduk sekitar 695.571 jiwa pada akhir tahun 2023. Ibu kota kabupaten ini adalah Tembilahan, yang terletak di Kecamatan Tembilahan.

Sejarah Kabupaten Indragiri Hilir tidak lepas dari sejarah kerajaan-kerajaan yang pernah berdiri di wilayah ini, seperti Kerajaan Keritang, Kerajaan Indragiri, dan Kerajaan Siak. Kerajaan Keritang didirikan sekitar awal abad ke-6 di wilayah Kecamatan Keritang sekarang. Kerajaan ini merupakan kerajaan tertua di Riau dan berhubungan dengan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit.

Kerajaan Indragiri didirikan pada akhir abad ke-13 oleh Raja Indra Sakti, yang merupakan keturunan dari Kerajaan Keritang. Kerajaan ini berpusat di Muara Indragiri dan beragama Hindu-Buddha. Pada abad ke-15, Kerajaan Indragiri menerima pengaruh Islam dari Kerajaan Malaka dan Kerajaan Aceh. Kerajaan ini kemudian terbagi menjadi dua, yaitu Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

Kerajaan Siak adalah kerajaan Islam yang didirikan pada tahun 1723 oleh Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah, yang merupakan keturunan dari Kerajaan Aceh. Kerajaan ini menguasai wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan sebagian Sumatera Barat. Kerajaan Siak menjalin hubungan baik dengan Kerajaan Indragiri Hilir dan memberikan perlindungan kepada mereka.

Pada masa penjajahan Belanda, wilayah Indragiri Hilir menjadi bagian dari Residen Riau. Pada masa penjajahan Jepang, wilayah ini menjadi bagian dari Shu Sangi Kai Riau. Setelah kemerdekaan Indonesia, wilayah ini menjadi bagian dari Provinsi Sumatera Tengah. Pada tahun 1957, Provinsi Sumatera Tengah dibubarkan dan wilayah ini menjadi bagian dari Provinsi Riau.

Pada tahun 1965, berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1965, Kabupaten Indragiri Hilir resmi dimekarkan dari Kabupaten Indragiri. Kabupaten ini menjadi kabupaten otonom yang berdiri sendiri dengan ibu kota di Tembilahan. Kabupaten ini dikenal dengan sebutan “Kabupaten Seribu Parit” karena memiliki banyak parit atau saluran air yang menghubungkan desa-desa di wilayah ini, selain itu kabupaten ini juga sering disebut dengan “Negeri Hamparan Kelapa Dunia” karena memiliki banyak pohon kelapakelapa.

Kabupaten Indragiri Hilir memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, seperti minyak bumi, gas alam, batu bara, emas, perikanan, pertanian, dan perkebunan. Kabupaten ini juga memiliki kekayaan budaya yang beragam, seperti adat istiadat, bahasa, seni, dan tradisi. Salah satu tradisi yang terkenal adalah manongkah.

Untuk diketahui, artikel sejarah singkat kabupaten Indragiri Hilir ini dimuat dari berbagai sumber. (Redaksi Arb)

.




Sanksi-sanksi Pidana Pada Sistem Peradilan di Indonesia

Artikel ini ditulis oleh Zainuddin Kasim

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Hukum Pidana adalah keseluruhan dari peraturan-peraturan yang menentukan perbuatan apa yang dilarang dan termasuk ke dalam tindak pidana, serta menentukan hukuman apa yang dapat dijatuhkan terhadap yang melakukannya. Bentuk – bentuk hukuman pada dasarnya telah diatur dalam buku 1 KUHP, Bab ke – 2 dimulai dari pasal 10 sampai dengan pasal 43. KUHP sebagai induk atau sumber utama hukum pidana telah merinci dan merumuskan tentang bentuk-bentuk pidana yang berlaku di Indonesia.

Bentuk-bentuk pidana dalam KUHP disebutkan dalam pasal 10 KUHP. Dalam KUHP sanksi-sanksi yang dapat dijatuhkan dibedakan menjadi beberapa kelompok, yaitu:

  1. Pidana Mati
    Pidana mati merupakan hukuman yang terberat dari jenis-jenis ancaman hukuman yang tercantum dalam KUHP bab 2 pasal 10 karena pidana mati merupakan pidana yang pelaksanaannya berupa perampasan terhadap kehidupan Manusia, maka tidaklah heran apabila dalam menentukan hukuman mati terdapat banyak pendapat yang pro dan kontra dikalangan Ahli hukum ataupun Masyarakat itu sendiri.

Isyarat yang diberikan oleh KUHP agar pidana mati tidak terlalu mudah dan sering dijatuhkan yaitu dengan cara bahwa bagi setiap kejahatan yang diancam degan pidana mati selalu diancamkan pula pidana alternatifnya, yaitu pidana penjara seumur hidup atau penjara sementara waktu sekurang-kurangnya 20 tahun penjara, misalnya dalam KUHP pasal 365 ayat (4), pasal 340 dan lain-lain.

Ada empat golongan kejahatan yang diancam dengan pidana mati, yaitu:

  • Kejahatan-kejahatan yang dapat mengancam keamanan negara
  • Kejahatan-kejahatan pembunuhan terhadap orang tertentu dan atau dilakukan dengan faktor-faktor pemberat
  • Kejahatan terhadap harta benda dan disertai unsur atau faktor yang sangat memberatkan
  • Kejahatan-kejahatan pembajakan laut, sungai dan pantai
     
     

2. Pidana Penjara
Pidana ini membatasi kemerdekaan atau kebebasan seseorang, yaitu dengan menempatkan Terpidana dalam sutu tempat (lembaga pemasyarakatan) dimana Terpidana tidak bisa bebas untuk keluar masuk dan di dalamnya diwajibkan untuk tunduk dan taat serta menjalankan semua peraturan dan tata tertib yang berlaku. Hukuman penjara minimum 1 hari dan maksimum 15 tahun (pasal 12 ayat (2)), dan dapat melebihi batas maksimum yakni dalam hal yang ditentukan dalam KUHP pasal 12 (3).

3. Pidana Kurungan

kuman kurungan lebih ringan dari hukuman penjara. Lebih ringan antara lain dalam hal melakukan pekerjaan yang diwajibkan dan dalam hal membawa peralatan. Hukuman kurungan dapat dilaksanakan dengan batasan paling sedikit 1 hari dan paling lama 1 tahun.

Persamaan dan perbedaan antara pidana penjara dan pidana kurungan, yaitu:

    • Persamaan:
    • Sama-sama berupa pidana yaitu menghilangkan kemerdekaan bergerak.
    • Mangenal maksimum umum, maksimum khusus dan minimum umum dan tidak mengenal minimum khusus.
    • Sama-sama diwajibkan untuk bekerja
    • Sama-sama bertempat di penjara
    • Perbedaan:
    • Lebih ringan pidana kurungan dari pidana penjara (pasal 69KUHP)
    • Ancaman maksimum umum dari pidana penjara 15 tahun sedangkan pidana kurungan hanya 1 tahun
    • Pelaksanaan pidana penjara dapat dilakukan di lembaga permasyarakatan di seluruh Indonesia, sedangkan pidana kurungan hanya bisa dilaksanakan di tempat dimana ia berdiam ketika diadakan keputusan hakim.

    4. Pidana Denda
    Hukuman utama ke empat yang disebutkan dalam KUHP pasal 10 adalah pidana denda.Pidana denda di ancamkan pada banyak jenis pelanggaran baik secara alternatif maupun berdiri sendiri.
    Dalam prakteknya pidana denda jarang sekali dilaksanakan, Hakim selalu menjatuhkan pidana kurungan atau penjara jika pidana itu hanya dijadikan sebagai alternatif saja, kecuali apabila tindak pidana itu memang hanya diancam dengan pidana kurungan.

    Apabila Terpidana tidak membayarkan uang denda yang telah diputuskan maka konsekuensinya adalah harus menjalani kurungan (kurungan pengganti denda, pasal 30 ayat (2)) sebagai pengganti dari pidana denda.
    Dan perlu diketahui dalam hal uang denda yang dibayar oleh terpidana menjadi hak milik Negara (pasal 24).

    5. Pidana pencabutan Hak Hak tertentu
    Pencabutan seluruh hak yang dimiliki seseorang yang dapat mengakibatkan kematian perdata tidak diperbolehkan. Dalam pidana pencabutan hak-hak terhadap terpidana menurut pasal 35 ayat 1 KUHP hanya diperbolehkan pada hal-hal sebagai berikut:

    • Hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu
    • Hak menjalankan jabatan dalam angkatan bersenjata/TNI
    • Hak memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum
    • Hak menjadi penasihat umum atau pengurus atau penetapan keadilan, hak menjadi wali, wali pengawas, pengampu atau pengampu pengawas atas anak yang bukan anak sendiri
    • Hak menjalankan kekuasaan bapak, menjalankan perwalian atau pengampuan atas anak sendiri;
    • Hak menjalankan mata pencaharian.

    6. Pidana Perampasan Barang Tertentu
    Hukuman tambahan kedua, menurut pasal 39 berupa perampasan barang-barang milik terhukum dan tidak diperkenankan untuk merampas semua barang milik terhukum.

    Ada dua jenis barang yang dapat dirampas melalui putusan hakim, yaitu berupa barang-barang milik terhukum, meliputi:

    • barang yang diperoleh dengan kejahatan,
    • barang yang dipergunakan untuk melakukan kejahatan
      Untuk pelaksanaan pidana perampasan barang apabila barang tersebut ditetapkan dirampas untuk negara , dan bukan untuk dimusnahkan terdapat dua kemungkinan pelaksanaan, yaitu pada saat putusan dibacakan: barang tersebut telah terlebih dahulu diletakkan dibawah penyitaan, ataukah barang tersebut tidak dilakukan sita.

    Apabila terpidana tidak mau menyerahkan satu diantara keduanya maka harus dijalankan pidana kurungan sebagai pengganti.Mengenai pidana kurungan pengganti perampasan barang lebih lanjut dijelaskan dalam KUHP pasal 30 ayat (2).

    1. Pidana Pengumuman keputusan Hakim

    Seperti yang kita ketahui bahwa putusan hakim harus diucapkan dalam persidangan yang terbuka untuk umum (pasal 195 KUHP), apabila tidak maka keputusan tersebut batal demi hukum.Hal ini berbeda dengan pengumuman putusan hakim sebagai salah satu pidana.

    Pidana pengumuman putusan hakim ini merupakan suatu publikasi ekstra dari suatu putusan pemidanaan seorang dari pengadilan pidana. Jadi dalam pengumuman putusan hakim ini, hakim bebas untuk menentukan perihal cara pengumuman tersebut.

    Adapun maksud dari pengumuman putusan hakim tersebut adalah sebagai usaha preventif untuk memberitahukan kepada masyarakat umum agar berhati-hati dalam bergaul dan berhubungan dengan orang-orang yang dapat disangka tidak jujur sehingga tidak menjadi korban dari kejahatan tersebut.

    Nama : Zainuddin Kasim
    NIM : 701221010013
    Materi: Sistem Peradilan di Indonesia
    Dosen: Ibu DR. Fitri
    Program : Pasca Ilmu Hukum Unisi




    Tahukah Kamu Para Caleg, Bahwa Rakyat Menunggu Ide dan Gagasan Mu

    Penulis Artikel: Khairul,S.Sos

    INDRAGIRI HILIR – Pada tanggal 14 Februari 2024, seluruh Indonesia akan menyelenggarakan Pemilihan Legislatif (Pileg) secara serentak, yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI).

    Sebagai rakyat, harapan kita pada pemilihan Legislatif serentak ini adalah menciptakan pemimpin yang berkualitas dan mampu menjadi kekuatan bagi rakyat dalam menyampaikan aspirasi dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

    Di era reformasi yang dinamis ini, diperlukan kesadaran rakyat tentang makna kepemimpinan agar tidak terjadi kebingungan dalam memilih calon wakil rakyat yang akan mewakili kita ke depan.

    Sebagai pembelajaran, kita harus melihat hasil kinerja wakil rakyat pada periode sebelumnya, di mana sering terjadi pergantian wakil rakyat hanya berarti pergantian orang tanpa perubahan substansial. Sebagai pemimpin (wakil rakyat), tugasnya bukan hanya berkuasa, tetapi yang paling penting adalah memiliki kemauan politik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

    Kabupaten Inhil perlu diwakili oleh pemimpin yang berkarakter dan berenergi positif, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat. Pembangunan Inhil harus mencakup berbagai aspek, seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, aspek sosial, dan perkebunan sebagai sektor penting.

    Wakil rakyat terpilih harus berjuang melalui gagasan dan pikiran yang konstruktif untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi, sehingga tidak ada lagi wakil rakyat yang cenderung berorientasi pada kepentingan pribadi, kelompok, partai, golongan, atau bisnis.

    Jadilah wakil rakyat yang memiliki karakter kuat, cerdas, disiplin, tegas, terbuka, dan jujur. Semangat seperti ini adalah harapan dan impian masyarakat, dan pemimpin dengan sifat ini seharusnya mendapatkan amanah dan dukungan dari rakyat. Pemimpin berkarakter adalah pemimpin yang berani mengambil keputusan untuk membela nasib rakyat.

    Namun, terwujudnya hal ini tidak cukup hanya dari usaha calon dan rakyat sendiri, tetapi juga memerlukan dukungan dari sistem dan budaya politik yang sehat dan partisipatif.

    Pada Pileg 2024, diharapkan ada perang ide dan gagasan dari berbagai sektor permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini. Para calon diharapkan berbicara lantang dengan berbagai strategi kepada masyarakat untuk memecahkan masalah yang mereka alami. Dengan demikian, pengetahuan dan kecerdasan masyarakat akan meningkat, sehingga mereka bisa memilih wakil rakyat yang berkualitas dan mengurangi praktik politik uang.

    Namun, hingga saat ini, terlihat bahwa para calon legislatif (Caleg) dari berbagai partai masih mengandalkan baliho dan pengumpulan massa untuk mendapatkan suara, yang dikenal dengan sistem konvensional.

    Belum ada informasi yang jelas tentang adanya para caleg yang secara aktif mempertaruhkan ide, gagasan, dan konsep untuk mendapatkan simpati dan empati masyarakat menjelang pemilu 2024.

    Penting bagi calon kontestan demokrasi untuk menunjukkan kemampuannya dalam hal ide, gagasan, serta konsep yang relevan dengan permasalahan terkini yang dihadapi masyarakat. Para calon memiliki banyak sumber inspirasi untuk menciptakan ide dan gagasan tersebut.

    Saya yakin dan percaya bahwa jika pertarungan pesta demokrasi tahun 2024 didasari oleh ide dan gagasan, acara tersebut akan lebih seru dan terbuka, sehingga masyarakat bisa memahami dan menilai kualitas calon wakil rakyat yang akan mereka pilih.

    Para caleg perlu mengubah pola pikir mereka. Bagi saya, baliho hanya merupakan tahap perkenalan dan bukan bagian dari cara untuk mendapatkan suara rakyat. Lebih efektif dan berarti jika para caleg menyapa masyarakat dengan ide, berkunjung dengan gagasan dan konsep yang lebih baik, sehingga terjalin kedekatan emosional dengan pemilih.

    Saya berharap agar para caleg di Kabupaten Inhil, khususnya, dapat memberikan pelajaran politik yang sehat kepada calon pemilihnya.

    Untuk teman-teman caleg, mulailah bersuara dari sekarang jangan membisu, tawarkan ide, gagasan, serta konsep untuk menghadapi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat kemana arah dari berbagai masalah yang mereka hadapi bagai cara menyelesaikan nya. Jangan biarkan masyarakat menunggu ide dan gagasan dari kalian. Melalui pertarungan gagasan, kita bisa menciptakan pemimpin berkualitas yang diharapkan oleh rakyat.

    Penulis : Khairul S.Sos (Artikel ini ditulis dari berbagai sumber referensi dan pengetahuan serta pengalaman)




    Tahukah Kamu Mengapa Pi Network Dikembangkan Secara Tertutup?

    ARB INdonesia, JAKARTA – Pi Network semakin populer belakangan ini karena sejumlah pihak mendaftarkannya secara tidak resmi di bursa kripto. Mengomentari hal ini, pengembang menguraikan bahwa Pi Network belum terafilisasi dengan pihak luar termasuk bursa kripto.

    Pi Network masih dalam pengembangan. Pi Network juga masih berada dalam mainnet tertutup. Pasalnya, protokol ini sedang dipersiapkan untuk peluncuran mainnet terbuka yang sudah dinanti-nantikan penambang Pi Coin. Pada awal Januari lalu, pihak Pi Network mengadakan Pi Network Hackhathon dan sukses menarik perhatian sekitar 1.800 pengembang.

    Meski demikain, pengembang belum mengumumkan secara resmi waktu rilis mainnet publik tersebut. Di sisi lain peluncuran mainnet terbuka akan menawarkan banyak kemungkinan. Lalu, apa manfaatnya mengembangkan proyek secara tertutup? Berikut ini akan dijelaskan keuntungannya.

    Keuntungan Pi Network di Mainnet Tertutup

    Mainnet tertutup memberikan keuntungan bagi pengembang untuk menggarap proyek jangka panjangnya. Penambang Pi dalam level Pinoeer juga diuntungkan dalam hal ini karena mereka telah lebih dulu mengumpulkan Pi Coin sebelum peluncuran mainnet publik.

    Berikut ini keuntungan proyek dikembangkan secar tertutup:

    Fokus pada Prioritas Utama

    Periode mainnet tertutup Pi Network memungkinkan protokol untuk fokus pada dua prioritas utama: Pertama, verifikasi massal identitas Pioneer melalui KYC dan migrasi saldo penambangan Pi mereka ke mainnet Pi. Kedua, penciptaan utilitas nyata untuk mata uang Pi asli.

    Mengembangkan Ekosistem Berkelanjutan

    Berfokus pada dua prioritas di atas dalam mainnet tertutup memastikan bahwa protokol membangun ekosistem yang layak dan berkelanjutan untuk basis penggunanya yang besar. Solusi KYC yang dapat diskalakan diperlukan untuk keamanan dan menciptakan utilitas cryptocurrency Pi yang nyata akan meningkatkan infrastruktur ekosistem.

    Lebih Aman

    Menurut laporan BSC, ketika kedua prioritas diselesaikan selama mainnet tertutup, pengguna akan menikmati ekosistem yang lebih aman dan membangun utilitas. Selanjutnya, Pi Network akan melanjutkan ke langkah pengembangan berikutnya, meluncurkan mainnet Terbuka.

    Demikiain tiga keuntungan Pi Network dalam pengembangan mainnet tertutup sebelum peluncuran mainnet terbuka. Sebagai informasi, Pi Network adalah platform cryptocurrency dan pengembang baru yang memungkinkan pengguna seluler untuk menambang Pi Coin dengan efisien tanpa membutuhkan daya energi maupun konsumsi baterai besar. Pi berfokus pada pengembangan aplikasi terdesentralisasi (DApps) untuk jutaan pengguna di berbaga negara. (Sumber: Voi.id)




    Motif Menjadi Pemimpin Akan Melahirkan Gaya Kepemimpinan

    Artikel : Motif Menjadi Pemimpin Akan Melahirkan Gaya Kepemimpinan – oleh : Fauzan Aziz Maulana (Mahasiswa Pasca di Anhui Univeristy, China)

    ARB INdonesia – MENJADI seorang pemimpin di era seperti saat ini sungguh sangat berat, apapun yang diperbuat oleh para pemimpin belum tentu membuat orang lain merasa baik, apalagi puas.

    Hal itu bisa saja dikarenakan oleh kondisi ekonomi sosial yang masih terpuruk, tuntutan masyarakat sangat luas dan sumber daya yang masih sangat terbatas.

    Meski demikian, banyak orang yang ingin menjadi pemimpin dengan beragam motif. Ada yang sebatas ingin mendapatkan prestise, fasilitas, kehormatan, dan nama besar, dan ada juga yang benar-benar tulus, ingin membuat perubahan agar masyarakatnya menjadi lebih baik.



    Konsekuensinya, beragam motivasi tersebut melahirkan model dan gaya kepemimpinan yang bermacam-macam. Sebagai contoh Model pemimpin yang pertama biasanya sangat hati-hati, tidak banyak mengambil keputusan yang berisiko, agar posisinya tetap aman.

    Dia menginginkan suasana tenang dan stabil, perlu memiliki anak buah yang loyal dan menuruti apapun perintahnya, sekalipun tidak pintar. Orang pintar dan orang yang beroposisi diwaspadai dan dilemahkan bahkan di buang jauh supaya tidak bisa melakukan kritikan terhadapnya.



    Secara sederhana, hebat, pintar(tidak)-nya seorang pemimpin dapat dilihat dari orang-orang sekelilingnya. Jika mereka kaya prestasi, kaya ide maka kualitas pemimpin itu pasti sangat bagus dan bermutu, begitu juga sebaliknya jika pemimpin miskin prestasi, miskin ide maka dipastikan kualitas pemimpinnya sangat rendah dan tidak bermutu.

    Fauzan Aziz Maulana (Mahasiswa Pasca di Anhui Univeristy, China)
Menurut saya pilihlah pemimpin seperti pemimpin yang kaya ide, mau berjuang untuk mewujudkan idenya, dan yang terpenting, dia selalu berani mengambil risiko atas pelaksanaan idenya itu layaknya pemimpin revolusioner.

    Untuk itu perlu seorang pemimpin revolusioner yaitu pemimpin yang membawa perubahan untuk kemajuan suatu daerah Selain memiliki jiwa perubahan, siap dan peka dengan kondisi, terlebih memiliki inisiatif untuk melakukan perubahan dan perbaikan di masa yang akan datang.



    Pemimpin seperti ini menyukai orang-orang sekitarnya yang memiliki kelebihan, bahkan jika perlu melebihi kapabilitas dirinya.m sebagai pemimpin. mengapa demikian, dia tidak memikirkan kedudukan, dia melihat bahwa keberhasilan kepemimpinannya akan terjadi jika dikelilingi oleh orang-orang yang berkualitas tinggi dan bukan sebatas orang-orang yang berbekal loyalitas.

    Kalaupun loyalitas dianggap perlu, maka bukan loyalitas terhadap pemimpinnya, tetapi terhadap visi atau cita-cita besarnya untuk membangun sebuah daerah. 



    Di bawah kepemimpinan seperti ini, orang pintar dan orang yang memiliki keahlian tinggi sangat beruntung. Mereka terhormat dan diberi ruang untuk mengekspresikan kepintaran dan keahliannya. Bahkan, diberi kesempatan untuk meningkatkan kemampuannya.



    Sangat sayang sekali model pemimpin seperti ini tidak banyak muncul di banyak tempat, Yang banyak timbul justru pemimpin yang ingin mendapatkan fasilitas, prestise, kehormatan, dan berbagai kenikmatan.

    Dan saya saran pilihlah pemimpin yang memiliki jiwa pemimpin seperti diatas dan jangan memilih pemimpin yang hanya sekedar mencari tahta, fasilitas apalagi hanya sekedar ikut ikutan untuk maju sebagai kepala daerah maupun sebagai perwakilan rakyat daerah.***

    Penulis : Fauzan Aziz Maulana Mahasiswa Pasca di Anhui Univeristy, China asal Kabupaten Indragiri Hilir-Riau.(Ketua Mahasiswa Inhil di Luar Negeri).