Pemberitahuan !!, Mulai Tanggal 11-15 Februari, Poliklinik Gigi dan Mulut di RS 3M Tembilahan Tidak Melaksanakan Praktek

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Informasi !! L, untuk Poliklinik Gigi dan Mulut oleh dokter Isti Nandasari, terhitung mulai tanggal  11 s/d 16 Februari  2020 tidak melaksanakan praktek di Rumah Sakit 3M Tembilahan.


Dokter Isti Nandasari akan praktek kembali pada tanggal 17 Februari 2020.


Untuk bapak dan ibu yang berencana melakukan pemeriksaan kesehatan di hari tersebut, bisa di atur kembali waktu nya.


Informasi dan pendaftaran bisa langsung hubungi : 085271374484.


(RS 3M Tembilahan)




Sering Debat di TV, Tsamara PSI Bulan Madu Malah Ketemu Rocky Gerung

ARB INdonesia, JAKARTA – Filsuf Rocky Gerung dan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany kerap berlawanan dan beda pendapat saat menjadi narasumber di TV.

Tsamara Amany dikenal sebagai salah satu pendukung setia Presiden Jokowi. Sebaliknya, Rocky Gerung merupakan tokoh yang paling sering mengkritik Jokowi.

Meski sering berdebat di TV, Rocky dan Tsamara rupanya cukup dekat. Keduanya terlihat sangat akrab ketika bertemu di New York.
Tsamara yang ditemani suaminya, Ismail Fajrie Alatas mengabadikan moment tersebut melalui rekaman video dan mengunggahnya di Twitter.

“Biasanya kalau ketemu Bang Rocky Gerung selalu ketika debat. Sesekali boleh lah santai. Sikap politik boleh beda, tapi jangan sampai musuhan,” tulis Tsamara di akun Twitternya @TsamaraDKI, Minggu (9/2).







Dalam rekaman video yang diunggahnya, Tsamara dan Rocky terlihat cukup akrab dan bersahabat.

“Sekarang kita bareng Bung Rocky Gerung nih di New York,” kata Tsamara dalam video tersebut.

“Iya senang banget nih ketemua sahabat lama, Bung Rocky Gerung,” kata suami Tsamara, Ismail Fajrie Alatas.

Rocky Gerung mengaku tak sengaja bertemu Tsamara dan suaminya. Ia menyebut Tsamara dan suaminya sedang bulan madu di New York.

“Gue lagi cari tempat kopi, eh ada dua pemuda dan pemudi, tidak sengaja loh ketemu,” kata Rocky.

“Fajrie dan Tsamara saya ketemu kemarin (saat) mereka menikah, kabur buat honeymoon di sini,” tambah Rocky.



Seperti diketahui, Tsamara Amany dipersunting oleh Ismail Fajrie Alatas pada pada Sabtu, 19 Oktober 2019.

Suami Tsamara Amany dikenal sebagai profesor studi kajian Islam dan Timur Tengah di New York University.

Meski terpaut usia 13 tahun, Tsamara Amany mantap membina rumah tangga bersama Ismail Fajrie Alatas.

Wakil Presiden Indonesia periode 2019-2024, Ma’ruf Amin, menjadi saksi dalam akad nikah Ismail Fajrie Alatas dan Tsamara Amany.
Ma’ruf Amin tampak hadir dengan paduan jas abu-abu dan sarung bernuansa hijau.

“Terima kasih kepada Bapak Wakil Presiden terpilih K.H Ma’ruf Amin & Ibu yang sudah menjadi saksi & menghadiri akad nikah kami,” tulis Tsamara Amany.


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/02/10/sering-debat-di-tv-tsamara-psi-bulan-madu-malah-ketemu-rocky-gerung/




Info Terkini Seputar RS 3M Plus Tembilahan, Mulai Tanggal 10 sampai 15 Februari dr Halomoan Off

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Info terkini seputar Rumah Sakit 3M Plus Tembilahan.


“Mohon maaf, untuk Poli Penyakit Dalam ‘dr Halomoan Budi Susanto, SpPD., FINASIM’ sedang tidak melaksanakn praktek Poliklinik mulai tanggal  10 Februari s/d 15 Februari 2020, dan akan kembali praktek pada 17 Februari 2020,” RS 3 M Plus Tembilahan.




Gelar Coffee Morning, Kepala Bea Cukai Tembilahan Terangkan Alasan 8 Pelaku Penyelundupan Rokok yang Dilepaskan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Kantor Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tembilahan menggelar Coffee Morning bersama awak media di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (5/2/2020).


Acara tersebut digelar di Aula Sri Gemilang Kantor Pengawasan Bea Cukai di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 48 Tembilahan, Inhil – Riau.


Dalam sambutannya, Kepala Bea Cukai Tembilahan mengatakan agenda ini digelar guna menjalin silaturahmi kepada awak media yang ada di Kabupaten Inhil.


“Acara coffee morning ini merupakan tempat kita untuk menjalin silaturahmi dan agar saya bisa lebih mengenal Insan Pers yang ada di Inhil,” tutur Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan yang baru bertugas, Ari Yusuf Wibawa.


Disela itu, Ari Yusuf Wibawa juga menerangkan terkait alasan dilepaskannya 8 pelaku penyelundupan Rokok Tanpa Cukai yang digagalkan oleh Tim Buru Sergap Narasinga Satuan Reskrim Polres Inhu di ruas jalan lintas Sumatera Desa Danau Rambai, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), beberapa waktu lalu.


“Perlu kami luruskan kenapa 8 orang ini tidak kami tahan. Kami tidak melepaskan orang, tetapi dalam proses lidik kami tidak punya kewenangan menahan orang,” imbuhnya.


Lanjutnya, Karena belum masuk tahapan penyelidikan sehingga orang ini tidak bisa ditahan. Yang pasti saat ini identitas dan segala macam sudah kami pegang, dan begitu masuk proses sidik, orangnya bisa langsung kami ambil.


“Saya pastikan kasus ini masih terus berjalan, tidak ada istilah tidak dikerjakan atau 86,” tegas Ari Yusuf  kepada awak media, dan beberapa awak media dari Kabupaten Inhu  yang turut hadir saat itu.



Sebelumnya pada pemberitaan yang dilansir dari cakaplah.com menuliskan bahwa Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Pengawasan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean C Tembilahan diduga membebaskan para pemilik rokok maupun sopir kendaraan pengangkut rokok illegal tanpa Pita Bea Cukai.


Pemilik dan sopir kendaraan pengangkut rokok tanpa Pita Bea Cukai tersebut ditangkap Tim Buru Sergap Narasinga Satuan Reskrim Polres Inhu di ruas jalan lintas Samutera Desa Danau Rambai, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu Kamis (14/11/2019) lalu.


Kapolres Inhu, AKBP Efrizal S.IK melalui Pejabat Sementara Perwira Urusan (Paur) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Inhu, Aipda Misran saat dikonfirmasi membenarkan pemilik rokok maupun sopir kendaraan pengangkut rokok illegal telah dibebaskan.


“Dari informasi yang kita terima memang benar delapan pelaku penyeludupan rokok tanpa cukai dan barang bukti hasil tangkapan Polres Inhu telah dibebaskan penyidik Bea Cukai Tembilahan. Kenapa dibebaskan, silahkan rekan-rekan pers konfirmasi ke pihak Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Tembilahan,” Kata Misran.







Ia menjekaskan, penangkapan terhadap para pelaku berawal pada Rabu 13 November 2019 Satuan Reskrim (Satres) Polres Inhu mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di sekitar wilayah Kecamatan Batang Gansal sering dilintasi kendaraan roda empat yang bermuatan rokok yang diduga illegal atau rokok yang tidak dilengkapi dengan pita cukai.


Berdasarkan informasi itu, tim Buser Narasinga Polres Inhu yang dipimpin Kanit Buser Narasinga, Ipda Dahniel Syariantoni SSos beserta sejumlah personel melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.


Setelah beberapa jam melakukan penyelidikan dan pengintaian, Kamis Subuh 14 November 2019 sekitar pukul 05.00 WIB melintas 1 unit mobil jenis Toyota Kijang Innova dengan Nopol BH 1034 AP dari arah Sincalang menuju arah Simpang Granit.


“Tim Buser yang telah curiga dengan mobil itu berusaha mengejar dan menghentikan mobil tersebut di wilayah Desa Danau Rambai.


Setelah berhasil dihentikan dan digeledah, ternyata polisi menemukan 26 dus rokok illegal yang terdiri dari 20 dus merek Luffman dan 6 dus merek H Mild,” jelas Misran


Setelah menemukan rokok itu, Kata Misran, kemudian Polisi langsung mengamankan sopir mobil IHK sekaligus pemilik rokok dan temannya PHS.







Selang berapa menit kemudian, lewat lagi mobil jenis Toyota Avanza BM 1372 GA yang dikemudikan SBL yang mengangkut 13 dus rokok illegal merek Luffman.


Kemudian tak lama berselang, lewat lagi mobil Toyota Avanza BM 1639 GD yang dikemudikan oleh SPR bersama temannya SRL yang membawa 22 dus rokok.


Beberapa menit selanjutnya lewat lagi mobil jenis Mitshubishi Expander BM 1751 EI yang dikemudikan HDR dengan muatan 23 dus rokok.


Dan terakhir, lewat lagi mobil jenis Toyota Avanza BM 1496 BV yang dikemudikan IDS bersama temannya APR membawa rokok illegal sebanyak 15 dus.


Delapan pelaku yang diamankan saat itu adalah SBL (43) warga Desa Sekaro Kecamatan Kemuning Inhil sebagai sopir sekaligus pemilik rokok.


HDR (32) warga desa Danau Rambai, Kecamatan Batang Gansal, Inhu sebagai sopir sekaligus pemilik rokok. IHK (32) warga Desa Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida, Inhu sebagai sopir sekaligus pemilik rokok.


PHS (37) Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida sebagai sopir. IDS (32) warga Desa Sekayan Kecamatan Kemuning Inhil sebagai pemilik rokok.







Kemudian APR (31) warga Sekayan Kecamatan Kemuning Inhil sebagai sopir dan pemilik rokok, SPR (31) warga Desa Keritang Kecamatan Kemuning Inhil dan SRL (31) warga Desa Keritang Kecamatan Kemuning Inhil teman SRL.


Kemudian, ungkap Misran, sekira pukul 20.30 WIB dilaksanakan penyerahan para pelaku dan barang bukti kepada PPNS kantor Pengawasan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean C Tembilahan atas nama Cendera Sutanto.


Selain ribuan bungkus rokok illegal merek Luffman dan H Mild, tim Buser juga mengamankan 8 tersangka baik sebagai pemilik rokok maupun sopir kendaraan pengangkut rokok illegal dan lima unit kendaraan roda empat.


Editor Arbain




Jembatan Sungai Piring di Dapil Ketua DPRD Inhil Memprihatinkan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sudah bertahun-tahun kondisi Jembatan Kelurahan Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka, sangat memprihatinkan dan membahayakan masyarakat yang melintas disana.


Menurut penuturan warga setempat, Ali, kondisi tersebut sudah terjadi sangat lama namun seakan tidak pernah mendapat perhatian serius baik dari DPRD maupun pemerintah setempat.


Yang sangat dikeluhkan lagi banyak wakil-wakil dari mereka menduduki posisi strategis mulai sejak menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Inhil priode 2014-2019 sampai menjabat Ketua DPRD Inhil priode 2019-hingga saat ini.


“Wilayah inikan merupakan daerah pemilihan (Dapil) Ketua DPRD Inhil saat ini. Tapi tak juga ada pengaruhnya,”kata bapak beranak 3 ini, kemarin.


Dia menilai bahwa kedekatan para wakil rakyat hanya kepada rakyat ketika hendak Pemilihan Legislatif (Pileg). Akan tetapi setelah itu, janji hanya tinggal janji ibarat cinta monyet manis saat berdua.


Hal yang sama juga disampaikan Masta, salah seorang warga disana. Mereka sangat menaruh harapan besar kepada wakil-wakilnya yang saat ini duduk di kursi Legislatif. Terutama yang punya jabatan strategis pada unsur pimpinan.


“Terutama komandan-komandan disana yang punya aspirasi lebih besar,”celetuknya, mengibaratkan komandan adalah unsur pimpinan  DPRD Inhil.


Bukan saja jembatan tersebut, bahkan banyak lagi jembatan di Dapil 2 yang mengalami kerusakan cukup parah. Salah satunya Jembatan Sungai Pinggan. Akibat kerusakannya, sehingga menelan korban jiwa.


Ketua RT setempat, Edi Ruspian, menjelaskan hal itu sudah beberapa kali di bahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang). Hanya saja belum ada realisasi pembangunan.


“Kami berharap kepada anggota Dewan untuk memperhatikannya. Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak,”jelasnya.


Lurah Sungai Piring, Suratman, mengakui kondisi Jembatan tersebut. Menurutnya hal itu sudah di bahas di dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) di wilayahnya.


“Jembatan ini sudah cukup tua. Sehari bisa ribuan masyarakat yang melintas disana,”terangnya. Oleh karena itu dia minta pihak terkait DPRD dan Pemerintah segera mengawal agar dana perbaikan jembatan agar segera terealisasi.


Sementara itu Ketua DPRD Inhil H Ferriyandi, saat di konfirmasi melalui sambungan seluler pribadinya tidak menjawab. Demikian pula pesan singkat yang dikirimkan, hingga berita ini dinaikan belum ada jawaban dari yang bersangkutan.(rls)


Editor Arb




Rocky Gerung Minta Jokowi ‘Diungsikan’: Kekuasaan Sudah Keropos, Pembelaan Harun Masiku Compang-Camping

Foto : Rocky Gerung







ARB INdonesia, JAKARTA – Polemik keberadaan Harun Masiku yang masih buron karena lari dari kasus korupsi pergantian antar waktu (PAW) Anggota DPR RI PDIP Dapil Sumsel I Riezky Aprilia, kembali mendapat tanggapan dari pengamat politik.


Kali ini, Rocky Gerung angkat bicara terkait sikap pemerintah yang terkesan plin-plan menjelaskan keberadaan Harun.


Sebab, ia melihat pernyataan Presiden Joko Widodo yang hanya menyindir penjelasan Menkumham Yasonna H. Laoly soal keberadaan Harun tidak memperjelas keberadaan buronan itu.


Kata Rocky pernyataan politik Kepala Negara itu justru menguatkan adanya permainan politik yang dilakukan oleh para penguasa.







“Permainan semacam ini dengan mudah dibongkar karena logika pembelaannya compang-camping,” ucap Rocky.


Selain itu, sikap Yasonna Laoly yang secara tiba-tiba memutasi Direktur Jendral Imigrasi Kemenkumham, Ronny F. Sompie, juga dianggap oleh Rocky sebagai ketidakjujuran pemerintah.


Ditambah dengan temuan CCTV Tempo media di Bandara Soekarno-Hatta, yang memperlihatkan keberadaan Harun di Jakarta pada tanggal 7 Januari 2020.


“Jadi delegitimasi itu berjalan terus karena ketidakmampuan kekuasaan bersikap jujur terhadap peristiwa itu,” kata Rocky.


Fakta-fakta itu yang kemudian disebutkan Rocky sebagai kebobrokan pemerintah. Sebab katanya, keadilan hanya bisa didapatkan ketika penguasa berkata.







“Bahwa ada yang decay (membusuk) dalam kekuasaan. Itu enggak bisa dicegah, karena tidak ada cara lain untuk mengatakan bahwa kekuasaan ini sudah keropos,” imbuh Rocky.


Lebih lanjut, pendiri Setara Institute ini berharap Presiden Jokowi sadar bahwa dirinya tengah dikelilingi oleh elite-elite haus kekuasaan.


“Jadi saatnya memang, bukan memindahkan ibukota, tapi memindahkan kepala negara ke tempat seperti suaka politik sebentar, supaya dia bisa mengambil jarak dengan kelompok koalisinya,” pungkasnya. (*)




loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/02/03/rocky-gerung-minta-jokowi-diungsikan-kekuasaan-sudah-keropos-pembelaan-harun-masiku-compang-camping/