Ditaja Polsek GAS, Masyarakat Ramai Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H

Foto FB Polsek Gas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepolisan Sektor Kacamatan Gaung Anak Serka (GAS) menyelenggarakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H di Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan GAS, Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (11/11/2019) malam.

Dengan menghadirkan penceramah al-Ustadz Sofian Ats Tsaury, kegiatan Maulid Nabi tersebut ramai dihadiri oleh  masyarakat,  ± 1500 warga.

Selain itu juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kab. Inhil,  DR. H. FERRYANDI, ST, MM, MT., Camat GAS, H. IJMI, S.Sos, M.Si., Danramil 05 GAS, Kapten Arh Panca Prastiyo, Kepala KUA Kec. GAS, Drs. H. Syarkawi, M.Pd.I., Ketua PHBI Kec. GAS, Abdul salam, S.HI, M.Pd.I., serta Personil Polsek GAS., Toga, Toda dan Tomas di lingkungan Kelurahan Teluk Pinang.

Dikutip melalui akun resmi facebook “Polsek GAS” dituliskannya, pelaksaanaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H dilaksanakan guna meningkatkan terjalinnya komunikasi yang baik dengan masyarakat khususnya Kecamatan GAS.

“Guna menjaga stabilitas keamanan serta mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman, damai dan kondusif.”

Selain itu, mengutip dari indragirione com, Kapolsek GAS Iptu Agus Susanto SH  menghimbau kepada masyarakat Kecamatan GAS, khususnya Kelurahan Teluk Pinang untuk selalu menjaga dan memantau anak-anak generasi muda.

“Kepada masyarakat, khususnya para orang tua yang ada di Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan GAS untuk sama-sama menjaga anak-anak generasi muda kita, agar tidak menyalahgunakan zat adiktif seperti minum tuak, ngelem dan mengkonsumsi obat batuk secara berlebihan, hal tersebut dapat merusak masa depan anak-anak kita,” tutur Kapolsek. (Arbain)




Peringatan Maulid Nabi di Masjid Jami’ Al-Ghulam pada 12 November, Panitia Hadirkan Penceramah dari Bekasi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pengurus Masjid Jami’ Al-Ghulam, Tembilahan Hilir bersama Panitia Pelaksana mempersiapkan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah/2019 Masehi yang akan digelar pada Selasa, 12 November 2019 pukul 20.00 WIB.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H ini akan menghadirkan penceramah Abuya Al-Habib Hamid Nagib Bin Syekh Abu Bakar Bin Salim yang merupakan pengasuh Ponpes Al-Khairat Bekasi, Jawa Barat.

Ketua Pelaksana Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah, Syahrul Badrin, SH mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang berpartisipasi, baik panitia maupun masyarakat sekitar Masjid dalam rangka menyukseskan kegiatan yang sangat istimewa tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, baik materiil maupun non-materiil sehingga persiapan dapat berjalan lancar sejauh ini,” pungkas Syahrul Badrin, Selasa (12/11/2019) pagi di Tembilahan.

Syahrul Badrin berharap, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah ini dapat menambah kecintaan kepada Muhammad SAW dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Kami berharap supaya dengan adanya program ini dapat menambah mahabbah dan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, serta dapat menjadi sarana syiar agama Allah,” ungkap Syahrul

Syahrul juga mengajak seluruh masyarakat khususnya yang ada di Tembilahan agar bisa hadir dan berpartisipasi dalam peringatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ke 1441 H /2019 M pada malam ini.

“Merupakan suatu kebanggaan dan kebahagiaan bilamana masyarakat bisa mengikuti dan memperingati bersama Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini,” tutup Sapaan Baden Ajja

Habib Muhsin Bin Hasan Bouftaim Bsa yang merupakan salah satu rombongan, juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

“Alhamdulillah, pada malam hari ini kita sangat bahagia karena kehadiran cucu dari pada Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) yang datang dari berbagai macam daerah dari seluruh Indonesia salah satunya guru besar kita Abuya Al – Habib Hamid Nagib Bin Syekh Abu Bakar Bin Salim,” kata Habib Muhsin.

Habib Muhsin menuturkan, 17 orang rombongan ulama dari keturunan Nabi Muhammad SAW akan ikut hadir pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 di Masjid Jami’ Al-Ghulam malam ini. Dia berharap, pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini dapat menjadi sarana mendekatkan diri dengan Rasulullah Muhammad SAW dan Allah SWT serta para Ulama.

“Semoga dengan pelaksanaan ini masyarakat bisa semakin dekat dengan Rasulullah semakin dekat dengan Allah semakin dekat lagi dengan para ulama. Sebagaimana kata sedih khalifah yang pertama dari Rasulullah SAW Beliau mengatakan Muhammad Ali Muhammad dekatkan diri kalian dengan Nabi Muhammad dengan cara mendekatkan diri kalian kepada keluarga keturunan Nabi Muhammad,” harapnya. (***)




Kodim 0314/Inhil Gelar Acara Maulid Nabi

loading…


ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kodim 0314/Inhil menyelenggarakan acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tahun 1441 Hijriyah/2019 Masehi yang berlokasi di Aula Makodim 0314/Inhil Graha Bhakti, jalan Ahmad Yani, parit 9, Tembilahan, Kamis (07/11/19) sekira pukul 16:00 Wib.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan mengusung tema “Dengan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H / 2019 M Kita Implementasikan Akhlak Mulia dalam Kehidupan Sehari-hari Guna Mewujudkan Prajurit dan PNS TNI – AD Profesional Kebanggaan Rakyat” yang disampaikan oleh Ustadz Yayat Rukyat dalam tausyiahnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal, Perwira Staf Dim 0314/Inhil, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana cabang LIV ibu Tuti Ratnasari, Anggota Makodim 0314/Inhil, Anggota Persit Kartika Chandra Kirana cabang LIV beserta Masyarakat sekitar lingkungan Makodim 0314/Indragiri Hilir.

Dalam penyampaian kata sambutannya, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal menuturkan harapannya dalam kegiatan ini agar kita semua dapat menjadi insan yang baik dan berakhlak mulia.

“Dengan melalui kegiatan ini semoga kita semua menjadi insan yang berahlak mulia dan menjadikan insan hamba Allah yang lebih baik,” ujar Dandim 0314/Inhil.

Lalu beliau menambahkan semoga diri pribadi kita semua menjadi lebih baik dan tidak salah dalam menjalani hidup serta selalu dalam lindungan-Nya.

“Semoga kita semua menjadi pribadi yang lebih baik dan semoga kita tidak terjerumus kedalam jurang kenistaan serta tidak salah jalan dalam menjalani hidup ini dan semoga kita semua berada dalam lindungan Allah Swt.” tambahnya.

Ustad Yayat Rukyat dalam menyampaikan tausyiahnya beliau menuturkan bahwa kegiatan ini adalah salah satu wujud rasa syukur kita kepada Allah swt.

“Dengan memperingati maulid nabi Muhammad SAW kita jadikan sebagai wujud syukur kita kepada Allah SWT dan rasa cinta kita kepada nabi Allah sebagai kekasih Allah.” tuturnya.

Lalu lanjutnya, beliau menyampaikan isi materi pokok tentang kebijaksanaan dan kecintaan Nabi Muhammad Saw terhadap kita para umatnya yang sangat dikasihinya.

“Nabi besar Muhammad Saw telah berjanji kepada umatnya yaitu beliau tidak akan masuk surga sebelum semua umatnya masuk ke surga. Kita umatnya Rasulullah sebenarnya berhutang budi kepada Rasulullah yaitu karena sebelum beliau meninggal dunia yang dipanggil hanya umatku, umatku, umatku. Begitulah saking sayangnya Rasulullah kepada umatnya.” jelas Ustad Yayat Rukyat kepada para hadirin.

Melalui kegiatan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Saw ini kita jadikan diri pribadi sebagai hamba Allah yang selalu bersyukur dan bertakwa kepada Allah Swt.

Acara tersebut selesai sekira pada pukul 17:30 Wib dan diakhiri dengan kegiatan Ramah Tamah dan bersalam-salaman. Diakhir acara, Dandim 0314/Indragiri Hilir juga memberikan santunan kepada anak yatim. (***)




Tanda Orang yang Buta Mata Hatinya

Barangsiapa yang berusaha mencapai apa yang sudah dijamin dan mengabaikan apa yang menjadi tugas dan kewajibannya, maka mata hatinya telah buta. Foto Ilustrasi/Dok 1000gooddeeds.com

loading…



ARB INdonesia – Mata hati dalam istilah syar’i disebut Bashirah. Di dalam Alqur’an terdapat banyak kata tentang ‘bashirah’, salah satunya dalam Surah Al-Isra’ [17] ayat 72 disebutkan: “Dan barangsiapa yang buta (a’maa) di dunia, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta dan lebih tersesat jalannya” .

Dalam Kitab Al-Hikam, Syeikh Ibnu ‘Athoillah As-Sakandariy menjelaskan tanda orang yang buta mata hatinya. Dalam satu ayat, Allah Ta’ala berfirman:

خَتَمَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ وَعَلَىٰ أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Allah telah mengunci-mati qalb-qalb mereka dan telinga-telinga mereka, dan bashirah-basirah mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. (Al-Baqarah: 6)

Syeikh Ibnu ‘Athoillah mengatakan, meski seseorang bisa melihat hingga ke ujung dunia atau dapat menembus langit yang tujuh, namun bila masih bingung dengan kehidupan, maka itu sebuah penanda bahwa bashirah kita masih tertutup.

Karena bashirah itu bukan untuk melihat hal-hal di luar diri, tetapi untuk melihat kebenaran hakikat. Siapa yang disibukkan mencari apa yang sudah dijamin Allah (seperti rezeki), dan meninggalkan apa yang diperintahkan Allah, itulah tanda orang yang buta hatinya.

Allah Ta’ala berfirman yang artinya: “Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS. Thaha: 132).

Dalam sebuah hadits Qudsi yang kurang lebih artinya: “Hambaku, taatilah semua perintah-Ku, dan jangan memberi tahu kepada-Ku apa yang baik bagimu, (jangan mengajari kepada-Ku apa yang menjadi kebutuhanmu).

Syeikh Ibrahim al-Khawwas berkata: “Jangan memaksa diri untuk mencapai apa yang telah dijamin dan jangan menyia-nyiakan (mengabaikan) apa yang diamanatkan kepadamu.”

Karena itu, barangsiapa yang berusaha mencapai apa yang sudah dijamin dan mengabaikan apa yang menjadi tugas dan kewajibannya, maka mata hatinya telah buta. Allahu A’lam bisshowab.

Sumber Sindonewscom




Tujuh Keutamaan Membaca Alquran Setiap Hari

ARB INdonesia, AGAMA — membaca Al-Qur’an menjadi sebuah ibadah yang akan mendatangkan pahala dan juga keberkahan. Apa saja keutamaan membaca Al-Qur’an setiap hari?

Alquran diturunkan kepada Muhammad SAW dan umat manusia sebagai mukjizat. Alquran menjadi salah satu bukti yang tak terbantahkan akan kebenaran Muhammad sebagai Rasulullah sekaligus kebenaran Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin.

Kemukjizatan Alquran terletak pada janji Allah SWT yang akan menjamin dengan dirinya sendiri memelihara dan menjaga-Nya. Sebagaimana firman-Nya, “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Alquran dan sesungguhnya Kami pula yang memiliharanya.” (QS. Al-Hijr [15]:9).

Berikut ini beberapa keutamaan membaca Al-Qur’an setelah sholat yang perlu dibaca setiap hari:

1. Mendapat Pahala Berlipat

Memiliki banyak keistimewaan, Rasulullah SAW dalam sabdanya mengatakan bahawa orang yang membaca satu huruf ayat Al- Qur’an akan diberikan balasan oleh Allah SWT 10 kali lipat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Alquran maka ia akan mendapat satu kebaikan dan dari satu kebaikan itu berlipat menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan alif lam mim sebagai satu huruf. Akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.” (HR. Bukhari).

2. Derajatnya Diangkat

Allah SWT akan mengangkat derajat orang-orang yang selalu membaca Al-Qur’an dan mempelajari isi kandungannya serta mengamalkannya setiap hari.

3. Mendapatkan ketenangan hati

Sebagaimana dituangkan dalam surah Al-Isra [17] ayat 82 bahwa Alquran diturunkan Allah SWT untuk menjadi obat segala macam penyakit kejiwaan. Sehingga keutamaan membaca Alquran di rumah ataupun di masjid akan mendapatkan ketenangan jiwa.

4. Mendapat Pertolongan Allah SWT di hari Kiamat

Keutamaan membaca Al-Qur’an dengan tartil akan mendapatkan syafaat (pertolongan) pada hari Kiamat.

5. Terbebas dari Aduan Rasulullah SAW pada Hari Kiamat

Memperbanyak membaca Alquran akan mengantarkan kemudahan ketika kita menghadap Allah SWT.

6. Dihadiri Malaikat

Rumah yang dibuat untuk membaca Al-Qur’an akan dihadiri malaikat. Penghuni rumah akan merasakan bahwa rumahanya menjadi luas.

7. Ditempatkan Bersama Malaikat

Dikutip dalam islam.nu.or.id, orang yang mahir membaca Al-Qur’an nantinya akan ditempatkan bersama malaikat-malaikat pencatat yang patuh kepada Allah yang selalu berbuat kebaikan.

Menurut al-Qurthubi sebagaimana dikutip dalam kitab Fathul Bârî, yang dimaksud mahir di sini adalah orang yang cerdas, maksudnya, hafalan dan tajwidnya sama-sama mempunyai kualitas bagus, tidak perlu mengulang-ulang.

Sumber Detikcom




5 Keutamaan Salat Berjamaah di Masjid Bagi Muslim

ARB INdonesia – Salat menjadi bagian yang paling pokok dalam ibadah kita. Dan merupakan amal yang paling awal dihisab oleh Allah SWT. Lalu, apa saja Keuatamaan sholat berjamaah?

Salat berjamaah ialah peningkatan dari salat munfarid (salat yang dikerjakan sendirian). Pahala salat berjamaah lebih besar, terutama jika dilakukan di masjid. Secara syariah jamaah atau berjamaah adalah salat bersama-sama lebih dari satu orang. Ada yang bertugas menjadi imam, seorang lagi jadi makmum.

Dikutip dalam buku Salat Berjamaah dan Permasalahannya oleh Wawan Shofwan Sholehudin, Rasulullah SAW bersabda:

Dari Abu Umamah, ia berkata: “Seseorang datang dan tidak mendapatkan salat. Maka Rasulullah SAW bersabda kepadanya, ‘Salatlah’ Lalu bersabda, ‘Adakah seseorang yang hendak bersedekah, salatlah bersamanya?’ Maka berdirilah seseorang dan salat bersamanya. Maka Rasulullah SAW bersabda, ‘Inilah jamaah.” Ath-Thabrani, Al-Mu’jam Alkabir, VII: 285, no. 7091.

Lalu apa saja keutamaan salat berjamaah dan tepat waktu? Mengenai keutamaan salat berjamaah. Rasulullah SAW menetapkan ukuran dengan kelipatan, kemudahan, jumlah yang berjamaah, hingga jarak pejalanan menuju berjamaah semua dinilai pahala dan keutamaan termasuk dari semua pekerjaan yang akan melancarkan dan mengkhusyukkan salat berjamaah.

Berikut ini beberapa keutamaan salat berjamaah:

1. Menjadi syiar bagi masyarakat

Keutamaan salat berjamaah di masjid salah satunya adalah dapat bersilaturahmi dengan muslim saleh lainnya. Salat berjamaah merupakan lembaga pendidikan atau lebih tepat disebut laboratorium pendidikan yang sangat besar manfaatnya.

Kita akan berkembang bersama orang-orang yang memiliki tradisi yang saleh. Yakni orang-orang yang memiliki tanggung jawab yang besar kepada Allah SWT. Maka, kita pun akan menjadi orang saleh yang sejati.

2. Meningkatnya kualitas salat

Kualitas salat terdiri dari dua tahap yaitu sahnya salat dan diterimanya salat. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa membeli baju seharga sepuluh dirham, sedangkan padanya terdapat satu dirham berupa uang haram, Allah tidak akan menerima salatnya selama ia mengenakan baju tersebut,” (HR. Ahmad dari Ibnu Umar)

“Barang siapa meminum seteguk khamr, ia tidak akan diterima salatnya selama empat puluh hari.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Darimi).

Tentu salat berjamaah harus dilakukan pada awal waktu dan di masjid. Seorang Muslim harus mempelajari kekhusyuk-an dalam salat.
3. Pahala Salat Berjamah

Keutamaan salat berjamaah dibandingkan salat sendirian adalah pahalanya lebih besar. Dalam buku Mutiara Shalat Berjamaah: Meraih Pahala 27 Derajat oleh M. Nurkholis menyebutkan bahwa salat sendirian diibaratkan seperti domba yang terpisah dari kawanannya sehingga serigala dengan mudah dapat menerkam dan memangsanya.

Sedangkan seseorang yang melaksanakan salat jamaah, ibarat kawanan domba yang kompak sehingga serigala tidak berani menyerangnya secara langsung.

Berikut hadist yang menjelaskan keutamaan salat berjamaah dibandingkan dengan salat sendirian yang dikutip dari Islam.nu.or.id:

صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

Artinya: “Salat berjamaah melampaui salat sendirian dengan (mendapatkan) 27 derajat.” (HR. Bukhari)

4. Dijauhkan dari sifat munafik

Keuatamaan sholat berjamaah dalah dijauhkan dari sifat munafik. Karena diantara sifat orang munafik adalah yang bermalas-malasan dalam salat. Seperti yang tertuang dalam surat An-Nisa ayat 142:

إنَّ المُنَفِقِيْنَ يُخَدِعُوْنَ اللهَ وَهُوَ خَدِعُهُمْ وَإذَا قَامُوا إلىَ الصَّلاَةِ قَامُوْا كُسَالَى يُرَاءُوْنَ النَّاسَ وَلاَ يَذْكُرُوْنَ اللهَ إلاَّ قَلِيْلاً

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah. Dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk salat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya’ (dengan sholat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” (An-Nisa: 142)

Dan dalam sebuah hadist Nabi bersabda:

“Tidaklah ada salat yang lebih berat bagi orang-orang munafik melebihi salat Shubuh dan Isya’. Dan seandainya mereka mengetahui pahala pada keduanya, niscaya mereka akan datang (berjama’ah) meskipun dengan merangkak.” (Muttafaqun ‘Alaih)

5. Diampuni Dosanya oleh Allah SWT

 Keutamaan Sholat Berjamaahbagi wanita dan laki-laki sama-sama diampuni dosanya oleh Allah SWT. Sebagaimana Rasulullah bersabda:

إِذَا قال اْلإِمَامُ (غَيْرِ اْلمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَالضّآلّين) فَقُوْلوُا : آمين, فَإِنَّهُ مِنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلُ اْلمَلاَئِكَةِ غَفِرَ لَهُ ماَتَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ — رواه البجارى و مسلم

“Jika imam mengucapkan “Ghoiril maghdhubi ‘alaihim waladhdholliin”, maka ucapkan amin, karena sesungguhnya siapa yang mengucapkan amin bersamaan dengan ucapan malaikat maka ia akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Sumber Detikcom