Malam Peringatan Isra' Mi'raj Terbesar Ditaja Polsek GAS, Ribuan Jama'ah Hadir

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ribuan masyarakat hadiri Isra’ Mi’raj 1441 yang di taja Polsek Gaung Anak Serka (GAS). Antusias warga dalam kegiatan keagamaan ini terlihat dari membeludaknya manusia yang hadir di Halaman depan Mapolsek GAS,  Teluk Pinang,  GAS, Inhil,  Jumat (13/3/20) malam. 


Bahkan, malam peringatan Isra’ Mi’raj ini  terbesar dan teramai yang pernah di adakan oleh pihak kepolisian di Kabupaten Inhil khususnya. 


Tujuan diadakan Isra’ Mi’raj oleh Polsek GAS ini selain untuk mengingat perjalanan baginda Nabi besar Muhammad SAW,  juga untuk mempererat tali silaturahmi antar masyarakat Kecamatan GAS dan menjaga stabilitas keamanan serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif.


Dalam sambutannya,  Kapolsek GAS Iptu Agus Susanto SH tak lupa menyampaikan kepada masyarakat untuk selalu mengawasi anak-anak supaya tidak terlibat dalam narkotika. 


Bahkan mantan Kapolsek Tembilahan ini juga mengajak masyarakat menjaga kampung halaman dengan menghidupkan pos ronda untuk mencegah Curas, Curat dan Curanmor (C3).


Saat ini yang menjadi atensi negara yaitu terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Sehingga Kapolsek juga menghimbau kepada pelaku usaha dibidang kehutanan,  perkebunan dan pertanian untuk bersama-sama TNI/Polri berupaya mencegah Karhutla. 


“Hindari melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar lahan dengan sengaja, apabila menemukan titik api/kebakaran hutan dan lahan segera melaporkan kepada pemerintah setempat, instansi terkait, Polri/TNI untuk melakukan pemadaman secara bersama-sama, “kata Kapolsek. 


Ia pun menyempatkan diri untuk menyampaikan kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan akan dikenakan pasal berlapis, karena telah melakukan tindak pidana dengan ancaman sebagai berikut. 


a. Pasal 50 ayat 3 huruf d, UU No 41 tahun 1999 tentang kehutanan. “Ancaman hukumannya, 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 5 milyar,” 


b. UU No 41 tahun 1999, pelaku juga diancam pasal 69 ayat 1 huruf h, UU No32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun, dan denda paling sedikit Rp3 milyar dan paling banyak Rp10 milyar. 


c. Pelaku juga dapat diancam dengan Pasal 187 KUHP yaitu sengaja melakukan pembakaran. Ancamannya, pidana penjara maksimal selama 12 tahun


Sebelum acara Isra’ Mi’raj ini di isi ceramah oleh ustad kondang dari Pekanbaru yaitu Ustad H Yurnalis S. Ag. 


Berikan Bantuan Kepada Warga Kurang Mampu


Polsek GAS berikan bantuan sembako kepada warga yang kurang mampu berupa Beras 10 karung berat 20 kg/ karung, Telur 10 papan, Mie Instant 10 kotak, Minyak Goreng 20 bungkus berat 1 Liter per bungkus dan Gula 10 bungkus berat 1 kg per bungkus.


Sumbangkan Hasil Infaq


Bahkan dalam infaq dari ribuan masyarakat yang hadir itu,  uang yang telah di kumpukan akan disumbangkan ke Masjid Nurul Hidayah Parit 11, Surau Nurul Hijrah Parit 10 Bombay, Surau Al Ikhlas Parit 8 dan Surau Radhiatul Atfal Parit 10.


Dalam peringatan Isra’ Mi’raj ini dihadiri Camat GAS,  Danramil 05 GAS,  Kepala KUA,  Ketua PHBI,  Lurah dan Kepala Desa, seluruh personil Polsek GAS,  Toga,  Toda, Tomas dan kurang lebih 3000 masyarakat. (rls)


Editor Arb




Sekolah MIN I Inhil Gelar Isra' Mi'raj sekaligus Khatam Al Qur'an Guru dan Sisw

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Peringatan Isra’ Mi’raj tidak hanya diadakan di mesjid dan pengajian saja, namun sekolah juga tidak mau ketinggalan. Madrasah Ibtidaiyah  Negeri I (MIN) Indragiri Hilir, Jalan Soebrantas, Tembilahan pada Rabu (11/3) menggelar peringatan  Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.


Kegiatan itu juga dibarengkan dengan khataman Al Qur’an oleh guru dan siswa madrasah setempat. Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah  Negeri I (MIN) Indragiri Hilir, Masnaldi, S.Pd.I Mengatakan Madrasah Ibtidaiyah  Negeri (MIN) mengharapkan sekali kepada anak-anak didik kami, ikuti Kegiatan program-program yang dilaksanakan sekolah.


“Seperti sholat Dhuha, olahraga dan mudah-mudahan berjalan maksimal,” katanya.


Dukungn dari orang tua terhadap program disekolah sangat diperlukan agar program bisa berjalan lancar dan diikuti semua siswa.  Ada program di MI seperti Program unggulan khatam Alquran setiap tahun kita laksanakan di sekolah.” Alhamdulilah terlaksana dengan baik dan sangat penting kita laksanakan,”ucapnya.


Program ini jangan berhenti disini, harapan dan orang tua juga bisa di kontrol anaknya, program ini memacu dan semangat anak, mudah-mudahan kedepannya , jangan terhenti disini saja.


“Saya lihat acara khatam Alquran di dukung sekali oleh orang tua wali murid, ini terbukti Tabak ibu berikan, itu menggambarkan,”ungkapnya.


Kepsek berharap Kepada bapak/guru Madrasah Ibtidaiyah  Negeri (MIN), teruslah berinovasi baru untuk memberikan sumbangsih kepada dunia pendidikan.


Khatam Al Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah  Negeri (MIN)khususnya jalan Soebrantas tembilahan , ini bukan kali pertama tapi sudah tiap tahun di adakan dan ini salah satu program andalan.


Tujuan tidak lain mudah-mudahan khatam Alquran ini bisa menjadi segusti untuk anak kita, mudah-mudahan termotivasi juga kedepannya dan lebih baik untuk membaca Alquran itu sendiri


“Jumlah kelas VI (enam) tahun ajaran 2019-2020 ada 48 siswa/siswi dan yang mengikuti khatam Alquran 24 orang itulah yang kami bisa lakukan,”ulasnya.


Dilanjutkan, sekolah juga akan memberikan piagam penghargaan kepada anak-anak khatam Alquran pada hari ini, piagam penghargaan bukan jaminan sudah baik membaca Alquran , orang tua latih lagi anaknya.


“Saya mengucapkan ribuan terimakasih kerjasama, sinergitas antara wali murid dan guru,”pungkasnya.


Sementara itu,  Syahrul Badrin, SH selaku orang tua Nazma Aninda merasa sangat bersyukur dan bangga karena anaknya sudah ikut dalam Khatam Al-Qur’an semoga kedepan bisa menjadi anak yang soleha berbakti pada orang tua nusa dan bangsa.


“Alhamdulillah Ya Allah Senang dan Terharu Melihat Anak  (Nazma Aninda) Khatam Qur’an,”katanya.


Terimakasih bapak/ibu guru yang telah mendidik, mudah-mudahan Allah SWT membalas kebaikan bapak dan ibu guru.


“Orangtua mana yang nggak mau. Karena anak-anak penghafal Alquran itu bisa jadi jembatan orangtua nya untuk masuk ke surga. Pengin banget anaknya jadi hafiz dan hafizah,” papar Baden. (rls)




Camat Keritang : Pendidikan di Rumah Tahfiz Lebih dari pada Menghafal Alqur'an

Foto : Camat Keritang Kabupaten Indragiri Hilir, Hady Rahman


ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri (Inhil) HM Wardan telah meresmikan 17 sekaligus Rumah Tahfiz se-Kecamatan Keritang, Kamis (13/2/2020).


Dengan telah diresmikannya 17 Rumah Tahfiz tersebut, Camat Keritang, Hady Rahman ketika dihubungi awak media mengatakan, semoga dengan program yang dicanangkan Bupati Inhil ini kedepannya bisa berjalan seperti yang diharapkan untuk menciptakan Insan Qur’ani yang berkwalitas.


“Saat sarangkaian peresmian, kita tampilkan anak-anak yang telah sekian bulan dibina di Rumah Tahfiz, Alhamdulillah sukses,” tutur Camat Keritang Kepada media, Kamis (13/2/2020) malam.


Lanjutnya saat peresmian, anak – anak di uji oleh Bupati. Mereka bisa melakukan sambung ayat, menterjemahkan langsung, Jadi tidak sekedar menghafal. Bahkan lebih dari itu ternyata mereka bisa lakukan.


“Artinya pendidikan di Rumah Tahfiz bukan hanya sebatas menghafal saja, tapi sudah seperti acara yang di TV itu,” ujar Hady Rahman.


Selain itu, ketika ditanyai soal guru yang mengajar, Camat Keritang mengatakan bahwa untuk guru yang mengajar di Rumah Tahfiz adalah guru lokal atau guru di dearah tempatan.


“Kita tidak pernah mengambil guru dari luar Kabupaten Indragiri Hilir, Sejak dulu yang mengajar adalah guru tempatan,” jelasnya.


Terakhir dikatakan Camat, saat ini dari 17 Rumah Tahfiz di Kecamatan Keritang sudah ada 283 yang belajar disana.


Untuk diketahui, pada kegiatan peresmian Ruamh Tahfiz yang dipusatkan di Desa Nyiur Permai, Kecamatan Keritang, dihadiri oleh Bupati Inhil, HM Wardan didampingi  ketua TP PKK, HJ Zulaikah Wardan, Ketua Bappeda, H Mukhtar T, Kakan Kamenag, H Harun dan Kabag Kesra, H Arifin dan beberapa pejabat Esolon lll, lV di lingkungan Pemda Inhil.


Video


Reporter ARB




Himbauan Panitia Haul ke 83 Tuan Guru Sapat, Hal ini Jangan Dilakukan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Panitia pelaksana  Haul ke 83 Tuan Guru Sapat ‘Syekh Abdurrahman Siddiq Al Banjari’, menghimbau dan mengingatkan kepada semua pihak, bahwa  dalam menuju pelaksanaan Haul ke 83 Tahun 2020 dilarang keras untuk melakukan hal  sebagai berikut :


1. Membuat proposal untuk kepentingan haul
2. Menyebarkan amplop kepada pihak manapun
3.  Memungut dan meminta dalam bentuk apapun juga kepada semua pihak.


Apabila terjadi hal tersebut, maka pihak panitia akan melaporkan kepada pihak yang berwajib.


Himbauan tersebut dikutip dari jejaringan sosial media, yang disampaikan pada  Sabtu, 18 Januari 2020 di Tembilahan.


Tertanda Panitia Pelaksana Haul ‘Syekh Abdurrahman Siddiq‘ ke 83
1. Dr. H. Ali azhar S.sos.MH. Ketua I
2. Badruzzaman (Guru ujang) Ketua II
3. M. Irham Sekretaris I
4. M. Fajrin Sekretaris II
5. Reza fahlefi Bendahara I
6. Suriansyah Bendahara II.


Untuk diketahui,  pelaksanaan Haul ini direncakan akan diselenggarakan pada Minggu (29/3/2019) di Kampung Hidayat Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuala Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir – Riau.


(Panpel Haul ke 83 Tuan Guru Sapat  )


Editor Arb




Mualaf, Marcell Darwin Sempat Ingin Ganti Nama

Foto: Marcell Darwin Resmi Nikah. Palevi/detikHOT







ARB INdonesia, JAKARTA – Marcell Darwin sempat ingin mengganti namanya saat menjadi mualaf. Hal itu diutarakan oleh Ustaz Aa Reza, ulama yang mengislamkannya.


“Tadinya mau nambahin Muhammad dan segala macem tapi nggak jadi biar dalam hatinya aja namanya berubah,” ujar Aa Reza, saat ditemui di pernikahan Marcell Darwin, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (12/1/2020).


Karena menurut Aa Reza, nama tidak begitu bermasalah untuk diubah. Yang penting, ibadah salat lima waktu jangan ditinggalkan sebagai seorang muslim.







“Namanya tetap saja Marcell Darwin. Karena nggak apa-apa lah. Nama bule tapi Islam,” kata Aa Reza.


“Aa cuma bilang ‘jaga salatnya ya’ karena yang paling utama dalam Islam itu ibadahnya salat. ‘Kamu jangan meninggalkan salat dan harus menjadi contoh yang baik. Karena kalau suatu saat kamu menikah, kamu akan menjadi imam bagi istri dan anak-anak,” tukasnya. (*)


loading…




Sumber detik.com
https://m.detik.com/hot/celeb/d-4856607/mualaf-marcell-darwin-sempat-ingin-ganti-nama?tag_from=wpm_nhl_7





Haul Akbar Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, Bupati Inhil: Kehadiran Masyarakat Tanda Cinta Terhadap Syiar Islam

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti iven keagamaan. Menurutnya, kehadiran masyarakat merupakan tanda cinta terhadap syiar Islam.

Hal ini diungkapkan Bupati saat memperingati Haul Akbar Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani dan Haul Jama’ serta HUT Ponpes Al-Baaqiyaatussa’adiyah Ke-19 dan Majelis Ta’lim Al-Hidayah Ke-23 Cabang Tembilahan, Sabtu (21/12/2019) di Lapangan Gajah Mada Tembilahan.






“Terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat Inhil yang sangat antusias mengikuti acara keagamaan seperti ini baik dikota maupun di desa-desa,” kata Bupati dihadapan para Jamaah.

Dalam Haul Akbar 1441 H yang turut dihadiri Wakil Ketua DPRD, Unsur Forkopimda, Alim Ulama, Ketua TP PKK, Hj Zulaikhah Wardan, Tokoh Masyarakat, diungkapkan Bupati, informasi terkait penyelenggaraan kegiatan mesti ditingkatkan lagi.

“Ke depan semoga kegiatan seperti ini lebih ditingkatkan lagi sehingga informasinya sampai kedesa. Karena, kehadiran masyarakat merupakan tanda cintanya masyarakat Inhil akan Syiar Islam dan ini diharapkan untuk dipertahankan,” pungkas Bupati.






Pada kesempatan ini, Bupati juga menekankan agar masyarakat untuk lebih menjaga sikap toleransi antar umat beragama. Menurut Bupati, saling menghormati antar umat beragama akan berdampak positif terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.

Selanjutnya, Bupati menyampaikan ucapan selamat atas HUT Ponpes Al-Baaqiyaatussa’adiyah Ke-19 dan Majelis Ta’lim Al-Hidayah Ke-23 Cabang Tembilahan.

Haul Akbar ini diisi dengan tausiyah oleh Penceramah KH Muhammad Idrus Ramli yang merupakan Dewan Pakar Aswaja Centre PWNU Provinsi Jawa Timur.






Dalam tausiyahnya, KH Muhammad Idrus Ramli menyampaikan tentang keberkahan mendo’akan bagi umat Muslim yang sudah meninggal.

“Dengan acara haul hari ini, kita berharap kepada Allah SWT semoga meninggikan derajat kita semuanya dan menjaga lingkungan kita. Terakhir semoga Allah menjaga daerah kita,” jelasnya. (Arb/rl)