ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemilihan Calon Kepala Desa di Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir berjalan lancar alias sukses digelar tanpa ada kendala, Kamis (21/10/2021).
Hal tersebut disampaikan langsung oleh PLH Kepala Desa Panglima Raja, Rahman, S.Pd.I bahwa proses pencoblosan hingga penghitungan suara calon kepala desa berjalan dengan aman dan damai.
“Allhamdulilah pemilihan kepala Kepala Desa ini berjalan dengan lancar, tanpa ada konflik yang terjadi,” tuturnya.
Siapapun yang terpilih itu nantinya kata Ramhan, tentunya itulah hasil demokrasi, artinya masyarakat banyak yang menginginkannya untuk memimpin desa Panglima Raja ini.
“Kita berharap, Kepala Desa yang terpilih ini nantinya mampu membawa perubahan baru atas kepemimpinannya yang berdampak baik bagi masyarakat desa inj,” tutupnya.
(Adv/Gf/Arb)
Potret Dinkes Inhil dan Riau Gelar Monitoring dan Evaluasi Terpadu Intervensi Stunting
ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sebagai upaya penanganan permasalahan stunting di Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir dan Dinkes Provinsi Riau melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Terpadu Intervensi Stunting di Puskesmas Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (21/10/2021).
Tujuan dari kegiatan ini tak lain guna memastikan kesiapan dan implementasi rencana aksi intervensi spesifik dan sensitif di lokus prioritas stunting di Provinsi Riau di tahun 2021. Terdapat 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau yang menjadi prioritas intervensi stunting ini, salah satunya adalah Kabupaten Indragiri Hilir.
“Monitoring dan Evaluasi terpadu ini dilaksanakan untuk penurunan angka stunting, dari pemetaan dan riset terdapat beberapa tempat yang didapati angka stunting yang signifikan salah satunya kita, Inhil,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Drs H. Afrizal Darmawan kepada media ini.
Disebutkannya, dalam upaya penanggulangan penanganan stunting di Kabupaten Inhil, Kementerian Kesehatan sebelumnya telah menyusun rencana aksi intervensi secara holistik integratif yang melibatkan seluruh program terkait. Agar implementasi rencana aksi tersebut berjalan dengan baik, memerlukan koordinasi dan peran aktif serta monitoring dan evaluasi progam di pusat, provinsi, kabupaten dan Puskesmas. Dalam hal ini, Dinkes Inhil sebagai perpanjangan tangan vertikal dari Dinkes Provinsi Riau dan Kemenkes.
“Program penurunan stunting ini tidak bisa berjalan sendiri, semua unsur terkait harus bergerak, pemerintah daerah juga lebih fokus untuk upaya investasi masa depan dan jangka panjang,” sebut Afrizal.
Terkait adanya angka gizi buruk stunting, dikatakan Afrizal, perlu adanya upaya pengukuran yang jelas sehingga harapannya tidak ada lagi kasus stunting di berbagai daerah di Indonesia khususnya Kabupaten Inhil. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan prevalensi stunting adalah melakukan intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif.
“Untuk intervensi gizi spesifik dilakukan bisa melalui pemberian tablet tambah darah dan promosi serta suplemen gizi makro dan mikro. Selain itu juga dilakukan penatalaksanaan gizi kurang/buruk, pemberian obat cacing dan zinc untuk manajemen diare,” jelas Afrizal.
Lanjutnya pemaparannya, intervensi ini disusun berdasarkan siklus hidup. Sedangkan untuk intervensi gizi sensitif dilakukan melalui pemantauan tumbuh kembang, penyediaan air bersih, pendidikan gizi, imunisasi, pengendalian penyakit, penyediaan jaminan kesehatan, Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, Nusantara Sehat, serta akreditasi Puskesmas dan rumah sakit. (Adv/Galeri foto/Arbain)
Gelar Pemilihan Kepala Desa, PLT Kades Panglima Raja Bagi-bagi Masker
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir menggelar pencoblosan untuk pemilihan kepala desa, Kamis (21/10/2021).
Sebagai mana yang diketuhui, terdapat 96 desa di Kabupaten Inhil yang melaksanakan Pilkades serentak ini dimasa pandemi covid 19.
Mengingat pentingnya menerapkan prokes disat pandemi, PLT Kades Panglima Raja, Rahman, S.Pd.I membagikan masker kepada masyarakat yang ada disetiap tempat pemungutan suara.
“Kita bagi-bagi masker di pemilihan kepala desa ini bertujuan untuk mencegah atau mengantisipasi penularan Covid19,” tuturnya.
“Agar pesta demokrasi di tengah pandemi ini berjalan dengan baik, maka sangat penting untuk menerapkan protokol kesehatan, tutupnya. (Adv/GF/ARB)
Potret Dinkes Inhil Gelar Pemeriksaan PTM Bagi Seluruh Pegawai
ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar kegiatan pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi seluruh pegawai dan karyawan, Kamis (21/10/2021) pagi.
Kegiatan diikuti sekitar 60 orang pegawai di lingkungan Dinkes Inhil, tidak hanya pemerikasan PTM, para pegawai juga dilakukan pengecekan tekanan darah, berat badan, lingkar perut dan gula darah.
Usai melakukan cek kesehatan, para pegawai mengikuti pengukuran kebugaran atau rockspot dan dilanjutkan dengan kegiatan senam pagi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, dr. H. Afrizal Darmawan, MM melalui Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Kesehatan Kerja dan Olahraga, Leni Rosita, AMK mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin dan berkala per tiga bulan sekali.
Leni menjelaskan kegiatan itu untuk mengetahui apakah pegawai Dinkes Inhil memiliki tingkat kebugaran baik sekali, baik, cukup, atau kurang.
“Pegawai dengan tingkat kebugaran yang baik maka akan memiliki derajat kesehatan yang baik pula sehingga produktifitas kerjanya optimal,” ujar Leni ketika dikonfirmasi inhilklik.com.
Sebaliknya ditambahkan Leni, pegawai dengan tingkat kebugaran yang kurang maka akan memiliki derajat kesehatan yang kurang sehingga produktifitas kerjanya kurang optimal.
Leni berharap kedepannya kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin di instansi pemerintah maupun swasta dengan sasaran ASN, pelajar, dan calon jemaah haji. (Adv/Galeri Foto)
Sebanyak 190 Warga Desa Sungai Berapit Ikuti Lanjutkan Vaksinasi Tahap Pertama
ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sebanyak 190 warga Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti proses vaksinasi tahap pertama, Selasa (19/10/2021).
Kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa itu dilaksanakan di Aula PKK Desa Sungai Berapit.
Sebelumnya, sebanyak 228 warga Desa Sungai Berapit telah mengikuti proses vaksinasi tahap pertama pada Selasa (13/10/2021) lalu.
Berhubung pada waktu itu antusias masyarakat sangat tinggi hingga menghabiskan stok dosis vaksin tahap pertama. Maka untuk vaksinasi dilanjutkan pada hari ini Selasa (19/10/2021) dan di ikuti oleh 190 warga desa.
Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah mengatakan bahwa antusias masyarakat mengikuti lanjutan vaksinasi tahap pertama ini cukup banyak.
“Hari ini ada 190 warga yang mengikuti vaksin tahap pertama,” tutur M Ihsah.
Lanjutnya, untuk vaksinasi tahap pertama ini sudah selesai dan akan dilanjutkan melanjutkan vaksinasi tahap kedua
“Vaksin tahap kedua untuk gelombang pertama Insyaallah akan kita laksanakan pada bulan depan dengan jumlah 228 orang,” tutrunya.
“Untuk Vaksinasi yang dilaksanakan hari ini akan kita lanjutkan tahap keduanya Insyaallah pada Januari 2022 mendatang dengan jumlah 190 orang,” tambah M Ihsah
Selain itu, M Ihsah juga berharap dengan dilaksanakannya vaksinasi tahap pertama ini, antusias masyarakat pada vaksinasi tahap kedua nanti tidak berubah.
“Hal itu bertujuan agar kita benar-benar mengikuti aturan pemerintah demi terputusnya mata rantai penyebaran covid-19,” ungkap Kades.
“Ini menjadi ikhtiar kita bersama dalam memutus penyebaran covid-19 di Negeri Hamparan Kelapa Dunia, khususnya untuk di Desa Sungai Berapit semoga kita semua tidak lalai untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun kita berada ,” tutup M Ihsah. (Adv/Arbain)
Sebanyak 242 KPM di Desa Panglima Terima BLT DD Tahap 9
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sebanyak 242 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Panglima Raja menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk tahap 9. Jum’at (15/10/2021).
Bantuan tersebut diberikan langsung kepada masyarakat desa yang terdampak Covid-19 di Desa Panglima Raja.
Dengan menerapkan protokol kesehatan, hadir dalam penyerahan BLT- DD di Kantor Desa Panglima Raja, PLH Kepala Desa beserta perangkat desa, pendamping desa P3MD dan pendamping desa DMIJPT, Babinkamtibmas dan Babinsa.
PLH Kades Panglima Raja, Rahman, S.Pd.I mengatakan, penyerahan BLT DD kepada 261 KPM tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah Desa yang mengacu kepada Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.
“Kita kembali melakukan pembagian BLT-DD kali ini untuk tahap 9. Masing-masing KPM pada tahapan ini menerima senilai 300 ribu rupiah,” tutrnya.
Selain itu kata Ramhan, Pemerintah Desa Panglima Raja sebelumnya juga telah menyalurkan BLT DD ini mulai dari tahap 1 hingga 8, yang mana tahapan tersebut dibagi menjadi 3 kali.
“Tentunya menajadi harapan kita bersama agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh KPM,” imbuhnya.
“Semoga dengan disalurkannya BLT DD yang sudah masuk pada tahap 9 ini dapat memberikan manfaat sehingga itu dapat sedikit memenuhi kebutuhan keluarga di masa pandemi,” tutupnya. (Adv/Gf/Arb)