Instruksi Presiden, Inhil Siap Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Inhil, Dr. Trio Beni Putra, SE, MM menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Operasionalisasi Koperasi Merah Putih se-Riau. Kegiatan ini digelar secara virtual melalui Zoom Meeting di ruang rapat Dinas Koperasi dan UKM Inhil, Senin (15/9/2025).

Rakor yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Riau itu membahas progres percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di seluruh kabupaten/kota.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, Inhil masih berada pada urutan terendah dalam perkembangan operasionalisasi KDMP hingga akhir pekan lalu di Riau.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Trio Beni Putra menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan langkah perbaikan.

“Ada beberapa input yang tidak sesuai, dan hal ini akan segera kami benahi dalam laporan minggu ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemkab Inhil akan mempercepat peluncuran operasional KDMP sebagai pilot project, memfasilitasi penyelesaian pembuatan akun aplikasi Kopdes (microsite), melaksanakan rapat koordinasi tim percepatan KDMP/KKMP bersama BUMN yang mendapat mandat dari Presiden untuk mendukung kebutuhan usaha koperasi, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna meyakinkan manfaat menjadi anggota koperasi.

“Koperasi Desa maupun Kelurahan Merah Putih merupakan instruksi Presiden untuk membangun perekonomian rakyat. Melalui koperasi ini, negara hadir bukan hanya sebagai fasilitator, tetapi juga penggerak yang membuka akses, memutus ketergantungan, dan memperkuat ekonomi kerakyatan,” tegas Trio Beni.

Dengan komitmen tersebut, Pemkab Inhil optimis progres operasionalisasi KDMP dapat segera meningkat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. (adv)




Ketua PKK Inhil dampingi Henny Sasmita dalam Program Jelajah Anak Riau

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ketua Tim Penggerak PKK Indragiri Hilir (Inhil) Katerina Susanti Herman mendampingi Ketua TP. KK Provinsi Riau Henny Sasmita Wahid, dalam program Jelajah Anak Riau, sebuah program untuk memastikan anak tumbuh sehat dan cerdas, tangguh, dan terlindungi dari kekerasan fisik dan psikis, serta ancaman kejahatan digital.

SMA Negeri 1 Tembilahan, menjadi lokasi pertama dilaksanakannya kegiatan edukatif yang interaktif tersebut. Sejumlah siswa dan majelis guru hadir di Perspustakaan Aksara SMAN 1 Tembilahan, untuk mengikuti rangkaian demi rangkaian acara yang berlangsung pada Selasa (16/9) pagi ini.

Kehadiran Bunda Henny Sasmita Wahid, menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ketua TP. PKK Inhil, Katerina Susanti Herman.

“Terimakasih kepada Ibu Gubernur yang menyempatkan diri hadir ke Inhil, dengan membawa semangat dan melaksanakan berbagai kegiatan demi melayani masyarakat,” ujar Katerina Susanti Herman.

Kedatangannya ke Inhil, terkhusus dalam program Jelajah Anak Riau ini, dikatakan Henny Sasmita Wahid, demi mewujudkan generasi muda yang tumbuh sehat secara fisik dan mental.

“Masa remaja ialah momen penuh gejolak, maka dari itu, kami bersinergi dengan kawan-kawan psikolog untuk mengenalkan pentingnya kesehatan mental. Kita upayakan sekolah menjadi ruang aman dan penuh toleransi agar anak bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik,” ungkap Ketua TP. PKK Riau.

Untuk mewujudkan anak yang sehat secara fisik dan mental, dalam program Jelajah Anak Riau dilaksanakan cek kesehatan fisik gratis, serta Screening Kesehatan Mental bersama Ikatan Psiklog Klinis Indonesia Wilayah Riau yang dipandu Sarah Aurelia Saragih, seorang Psikolog sekaligus Puteri Indonesia Riau 2025.

Dalam momen ini pula, program Gemas atau Gerakan Menanam di Sekolah diluncurkan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan. (Adv)




Tinjau Proyek Drainase Block Culvert, Bupati Inhil H. Herman: Ini Solusi Utama Atasi Banjir

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus berupaya mencari solusi konkret untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda wilayah Kota Tembilahan. Salah satu langkah nyata yang kini tengah dilakukan adalah pembangunan sistem drainase modern dengan metode Block Culvert.

Pada Selasa (9/9/2025), Bupati Inhil H. Herman turun langsung ke lapangan meninjau progres pekerjaan drainase tersebut. Ia mengunjungi sejumlah titik, termasuk di sekitar kawasan Jalan Pangeran Hidayat yang kini menjadi fokus pembangunan saluran pembuangan air baru.

Dalam keterangannya kepada media, Bupati H. Herman menyebutkan bahwa pembangunan drainase ini sangat penting, terutama untuk mendukung sistem pembuangan limbah air dari fasilitas vital seperti Rumah Sakit Puri Husada Gemilang.

“Kita melihat, salah satu penyebab utama genangan banjir yang lambat surut adalah buruknya saluran pembuangan air. Apalagi di area rumah sakit, itu harus jadi prioritas, karena penting bagi pelayanan masyarakat,” kata H. Herman saat meninjau proyek, Selasa pagi.

Ia menjelaskan, sistem Block Culvert dipilih karena lebih efektif dalam mengalirkan air, sekaligus tahan terhadap beban berat di atasnya. Metode ini dinilai cocok untuk lingkungan perkotaan yang padat seperti Tembilahan.

Namun di sisi lain, proyek ini sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga yang melintas, terutama di jalur utama seperti Jalan Pangeran Hidayat. Meski demikian, Bupati meminta masyarakat untuk bersabar dan mendukung upaya pemerintah dalam jangka panjang.

“Memang saat ini masyarakat agak terganggu, terutama yang sering melintas. Tapi kita ingin memberikan solusi permanen. Jadi nanti kalau air laut surut, air dari daratan juga bisa ikut mengalir lancar. Tidak lagi tergenang berhari-hari seperti sebelumnya,” terangnya.

Tak hanya di sekitar rumah sakit, Pemkab Inhil juga telah memetakan beberapa wilayah lain yang masuk kategori rawan banjir. Di antaranya adalah Jalan H. Said dan Jalan Jenderal Sudirman, yang juga akan dibangun sistem drainase serupa.

“Kami sudah petakan titik-titik rawan banjir. Insyaallah, tahun ini dan tahun depan kita akan lanjutkan pembangunan Block Culvert di kawasan tersebut. Harapan kami, banjir yang selama ini menjadi masalah rutin bisa teratasi secara menyeluruh,” ujarnya optimis.

H. Herman menegaskan bahwa penanganan banjir menjadi salah satu fokus utama dalam program pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung langkah pemerintah dan ikut menjaga fasilitas yang sudah dibangun.

“Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Mari kita jaga bersama lingkungan, dan dukung program-program yang manfaatnya langsung dirasakan oleh warga,” pungkasnya.

Dengan pengerjaan yang terus dikebut dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan persoalan banjir yang selama ini menjadi momok di Kota Tembilahan bisa segera teratasi. Pembangunan infrastruktur drainase seperti ini menjadi bukti nyata bahwa solusi teknis yang tepat dan terencana bisa membawa perubahan signifikan bagi masyarakat. (Adv)




Mengawal Pembangunan, Bupati Inhil Gelar Mitigasi dan Management Resiko Bersama BPKP

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, menggelar Mitigasi dan Manajemen Risiko Bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau.

Giat ini bertujuan untuk mengawal pembangunan di Kabupaten Inhil agar lebih tepat sasaran dan meminimalisir kegagalan program.

Memahami pentingnya mitigasi risiko bagi pembangunan, Bupati Inhil ceritakan langkah yang telah diambilnya dalam mengelola pemerintahan di tengah tantangan anggaran.

“Tahun 2024 kita defisit anggaran lebih kurang 450 Milyar, sehingga banyak OPD dan Kuasa Pengguna Anggaran ragu untuk bekerja. Lalu kita sepakat untuk melakukan efisiensi anggaran, tentunya dengan pertimbangan bersama legislatif juga,” ungkap Haji Herman, Senin (8/9).

Bagi Bupati, tak ada pilihan yang tak memiliki risiko, hal inilah yang disepakatinya bersama Wakil Bupati untuk mengenyampingkan Visi Misi demi pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik.

“Bahkan Saya dan Bu Yuliantini memegang prinsip biarlah visi dan misi kami mengalah terlebih dahulu untuk kita atur kesiapan keuangan daerah. Dan alhamdulillah, pada akhirnya kita bisa menyeimbangkan antara Pendapatan dan Belanja Daerah,” imbuh Bupati.

Untuk mitigasi atau pengurangan risiko dan dampak kerugian dalam menjalankan program pembangunan, selanjutnya Bupati berpesan kepada jajaran Pemkab Inhil untuk mengupas persoalan yang dihadapi demi tercapainya solusi terbaik. (Adv)




Rapat Evaluasi, H Herman: Realisasi Fisik dan keuangan Harus Tepat Sasaran

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir, H Herman, menghadiri rapat evaluasi fisik dan keuangan dengan pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.

Rapat evaluasi tersebut berlangsung di Kantor Bupati Indragiri Hilir dihadiri Wakil Bupati Inhil, Hj Yuliantini, para Asisten, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Evaluasi ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan daerah berjalan sesuai target, baik secara fisik maupun keuangan.

Dalam sambutannya, H Herman menekankan pentingnya percepatan realisasi anggaran dan ketepatan pelaksanaan kegiatan pembangunan di setiap OPD.

“Kita harus pastikan bahwa setiap program yang telah direncanakan benar-benar terlaksana dan membawa manfaat bagi masyarakat. Realisasi fisik dan keuangan harus berjalan beriringan, transparan, dan tepat sasaran,” tegas Bupati, Kamis (4/9/2025).

Bupati juga mengingatkan agar setiap OPD lebih proaktif dalam menyelesaikan hambatan teknis maupun administratif yang masih menghambat progres kegiatan.

Sementara itu, Wakil Bupati Hj Yuliantini dalam arahannya menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk menjaga konsistensi pencapaian target pembangunan daerah.

“Kita harus bersinergi, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi antar OPD sangat menentukan keberhasilan kita dalam membangun Inhil yang lebih baik,” ujar Wakil Bupati.

Rapat evaluasi ini diakhiri dengan penyampaian laporan dari masing-masing kepala OPD terkait progres fisik dan keuangan yang sudah, sedang, maupun akan dilaksanakan.

Selain itu, juga dibahas solusi konkret terhadap permasalahan yang dihadapi di lapangan.

Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berharap seluruh kegiatan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan, dengan kualitas yang terjaga dan serapan anggaran yang maksimal. (Adv)




Bupati Inhil Terima Dua Penghargaan Dari Kementerian Keuangan RI

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini, dua penghargaan diserahkan langsung oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kantor Wilayah DJKN Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau, serta Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Inhil, Haji Herman, di Kediaman Dinas Bupati, Jalan Kesehatan Tembilahan, Rabu (3/9/2025).

Adapun dua penghargaan yang diraih, yakni Satuan Kerja Terbaik Dalam Kemandirian Stakeholder Pada Penilaian Aset Tahun Anggaran 2024, yang diberikan kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Inhil.

Selanjutnya Terbaik III Dalam Akselerasi dan Tindak Lanjut Pengurusan Piutang Negara/Daerah Tahun Anggaran 2024, yang diberikan kepada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Inhil.

Dalam kesempatan itu, Bupati Herman didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Inhil, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Inhil, Sekretaris BKAD Inhil dan pejabat terkait.

Kepala KPKNL Pekanbaru, Maulina Fahmilita, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja Pemkab Inhil dalam pengelolaan aset dan penyelesaian piutang daerah.

“Tujuan utama kami adalah memperkuat sinergi dan kolaborasi antara KPKNL Pekanbaru dan Kabupaten Indragiri Hilir. Kami memberikan apresiasi karena di tahun 2024, BPKAD berhasil meraih predikat satker mandiri dalam penilaian aset, sementara Dinas Koperasi mampu menyelesaikan sejumlah piutang daerah yang diserahkan ke kami. Harapannya, di tahun 2025 kinerja ini semakin meningkat,” ujarnya.

Maulina juga menekankan pentingnya optimalisasi aset daerah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Jangan sampai aset tidur sementara kita yang bekerja. Justru aset yang harus bekerja untuk daerah, sehingga neraca keuangan semakin baik dan piutang macet dapat dituntaskan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Inhil, Haji Herman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diterima.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam pendataan dan optimalisasi aset daerah. Kami berkomitmen memperbaiki tata kelola aset agar memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya. (Adv)