Inhil Berduka, Pulau Kijang Bangkit Bersama

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Langit Reteh mendadak kelabu. Api yang berkobar di kawasan Pasar Bom, Pulau Kijang, Rabu (8/4/2026), menyisakan puing-puing dan air mata. Sebanyak 106 rumah luluh lantak, sebagian besar diantaranya rata dengan tanah, meninggalkan keluarga-keluarga yang kini kehilangan tempat bernaung.

Di tengah kepedihan itu, Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, bergerak cepat. Tanpa menunggu lama, ia menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menyalurkan bantuan logistik darurat.

Satu per satu paket berisi beras, gula, mie instan, minyak goreng, ikan kaleng, susu, dan teh celup didistribusikan ke setiap kepala keluarga terdampak.

“Fokus utama kami adalah memastikan warga tidak kekurangan bahan makanan. Saya sedang berkoordinasi dengan pihak Provinsi agar bantuan yang mengalir ke Pulau Kijang bisa lebih maksimal dan komprehensif,” tegas Bupati Herman, Kamis (9/4).

Namun, ia sadar bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Di hadapan masyarakat, Herman mengetuk pintu hati para pelaku usaha dan seluruh warga Inhil untuk bergandeng tangan.

“Solidaritas kita adalah kekuatan bagi mereka untuk bangkit kembali,” ujarnya penuh harap.

Kini, Pulau Kijang bukan hanya berduka, tetapi juga menjadi saksi bagaimana kepedulian bisa menyala lebih terang dari api yang melalap rumah-rumah warga. (Adv)




Pembangunan Batalyon Harimau Rawa, Inhil Jadi Garda Ketahanan Pangan Nasional

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sebuah langkah strategis menuju swasembada pangan nasional mulai digerakkan dari Indragiri Hilir. Pemerintah Kabupaten Inhil bersama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) melakukan peninjauan langsung lokasi rencana pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan di Kelurahan Kempas Jaya, Kecamatan Kempas, Rabu (8/4).

Peninjauan ini dihadiri Bupati Inhil H. Herman, perwakilan Kemhan RI Gusti Ayu Nyoman selaku Kataloger Ahli Madya Puskod Baranahan, serta Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahid Mustofa Fathurrahman. Kehadiran mereka menandai dimulainya tahapan penting dalam merealisasikan pembangunan batalyon yang diharapkan menjadi motor penggerak ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat target swasembada nasional.

Perwakilan Kemhan RI menilai lokasi yang direncanakan sangat strategis untuk pengembangan jangka panjang. “Kami berharap pembangunan ini segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” ujarnya, menegaskan optimisme bahwa kehadiran TNI akan membawa dampak positif, baik dari sisi pembangunan maupun kesejahteraan warga.

Batalyon yang kelak dikenal dengan nama Batalyon Harimau Rawa ini akan berdiri di atas lahan seluas ±75 hektar, hibah dari H. Haris, Ketua KKSS Inhil, bersama keluarga. Penyerahan lahan tersebut menjadi simbol dukungan nyata masyarakat terhadap program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.

Bupati H. Herman menyambut penuh semangat rencana pembangunan tersebut. Ia menekankan bahwa keberadaan batalyon bukan hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dan menjamin keamanan wilayah.

“Selain mendukung ketahanan pangan nasional, kehadiran TNI akan memberikan rasa aman serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Inhil sendiri berkomitmen mendukung penuh pembangunan ini dengan menyiapkan infrastruktur penunjang, mulai dari akses jalan, listrik, hingga jaringan air bersih. Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan simbolis dokumen hibah tanah kepada pihak Kemhan RI sebagai bagian dari tahapan awal pembangunan.

Turut mendampingi Bupati, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil TM. Saipullah, perwakilan Dinas PUPR, serta Sekretaris Kecamatan Kempas. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan TNI untuk masa depan pangan yang lebih kuat. (Adv)




Bupati Lantik Pejabat Eselon di Rohul: Posisi Sekda Rohul Sementara Akan Ditunjuk PLH

ARBindonesia.com, ROKANHULU – Dinamika roda pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kembali bergulir. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, secara resmi memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat pengawas di Aula Lantai Tiga Kantor Bupati Rohul, Kamis (2/4/2026).

Prosesi ini turut disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj. Sumiartini, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul.

Sorotan utama dalam pelantikan kali ini tertuju pada sosok Muhammad Zaki, S.STP, M.Si. Beliau yang sebelumnya menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul, kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan Sekretariat Daerah Rokan Hulu.
Mutasi ini didasarkan pada Keputusan Bupati tertanggal 30 Maret 2026 Nomor: KPTS. 100.3.3.2.

Selain posisi Sekda, perombakan juga menyentuh level pengawas. Nasiruddin, SS, yang sebelumnya menjabat Kepala UPTD Pengelolaan Air Bersih Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), kini resmi menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan pada Dinas Koperasi, UKM, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja. Pelantikan Nasiruddin didasarkan pada Keputusan Bupati tanggal 2 April 2026 Nomor: KPTS. 100.3.3.2.

Pasca pergeseran Muhammad Zaki ke posisi Staf Ahli, kursi Sekretaris Daerah untuk sementara waktu akan mengalami kekosongan pejabat definitif. Guna memastikan administrasi pemerintahan tetap berjalan lancar, Bupati Anton berencana menunjuk Pejabat Pelaksana Harian (Plh) dalam waktu dekat. (Adv)




Resmi! Bupati Anton Tunjuk Yusmar Jadi Plt Sekda Rokan Hulu hingga Juni 2026

ARBindonesia.com, ​Rokan Hulu – Menindaklanjuti kekosongan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) pasca pelantikan pejabat Eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, bergerak cepat demi menjamin stabilitas birokrasi.

​Bupati secara resmi menunjuk dan mempercayakan amanah Pelaksana Tugas (Plt) Sekda kepada Drs. H. Yusmar, M.Si. Penunjukan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Rohul Nomor: 100.3.5.2/BKPP-MT/78.19/2026 yang ditandatangani pada Kamis malam (2/4/2026) pukul 22.00 WIB.

​Penunjukan Drs. H. Yusmar, M.Si sebagai nakhoda administrasi Rohul ini berlaku terhitung mulai 2 April 2026 hingga 30 Juni 2026. Langkah strategis ini diambil berdasarkan koridor hukum yang berlaku, di antaranya:

​UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
​UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
​Perbup Rokan Hulu No. 11 Tahun 2022 tentang Pedoman Pengangkatan Plh dan Plt.
​SK Bupati Rohul No. Kpts.100.3.3.2/BKPP-MT/233/2026 terkait mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama.

​Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menegaskan bahwa penunjukan ini merupakan upaya memastikan roda pemerintahan tidak terhambat. Ia berharap Plt Sekda yang baru dapat menjaga ritme kerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

​”Saya berharap dengan ditunjuknya Plt Sekda ini, roda pemerintahan terus berjalan dengan baik. Paling utama adalah senantiasa bersinergi dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta percepatan pembangunan negeri seribu suluk,” ujar Bupati Anton.

​Lebih lanjut, Bupati juga berharap agar Plt Sekda mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara eksekutif dan legislatif, serta memastikan seluruh program strategis daerah yang telah direncanakan dapat terealisasi tepat waktu tanpa kendala administratif.

​Sementara itu, Drs. H. Yusmar, M.Si menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan besar yang diberikan oleh pimpinan daerah. Ia menyatakan kesiapannya untuk langsung bekerja dan mengonsolidasikan jajaran birokrasi.

​”Ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab besar. Fokus utama saya dalam masa tugas ini adalah memastikan pelayanan publik tetap prima dan administrasi pemerintahan tetap tertib. Saya memohon dukungan dari seluruh rekan-rekan OPD agar kita dapat berlari kencang merealisasikan target-target pembangunan yang telah ditetapkan oleh Bapak Bupati,” ungkap Yusmar singkat.

​Dengan penunjukan ini, publik berharap transisi kepemimpinan administratif di Rokan Hulu dapat berjalan mulus, mengingat peran Sekda merupakan posisi sentral sebagai motor penggerak birokrasi daerah.(Adv)




Pemkab Rohul Gelar Rakor Penyaluran Bantuan Pangan 2026, Jumlah Penerima Meningkat Signifikan

ARBindonesia.com, Rokan Hulu – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi penyaluran bantuan pangan pemerintah berupa beras dan minyak goreng di Aula Lantai 3 Kantor Bupati pada Kamis (02/04/2026).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Asisten I Setda Rokan Hulu, H. Syofwan dan dihadiri perwakilan Kapolres, pimpinan Bulog Cabang Kampar Dani Permana, kepala DKPP Zulfikar, SP, Kepala dinas Kominfo Suharman Nasution, S.Pi, M.Si, Kadis Sosial P3A April Liyadi, S.E, M.Si, Perwakilan OPD terkait dan seluruh Camat se-kabupaten Rokan Hulu.

Dalam sambutannya, H. Syofwan menekankan bahwa program bantuan pangan ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Beliau menginstruksikan agar seluruh perangkat daerah, mulai dari tingkat desa, kelurahan, hingga kecamatan, berperan aktif dalam memastikan bantuan ini tepat sasaran.

“Data penerima bantuan harus benar-benar disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan. Saya mengharapkan dukungan penuh dari seluruh perangkat daerah untuk menunjuk petugas penyalur yang proaktif dan memahami mekanisme teknis sesuai petunjuk yang ada,” ujar Syofwan.

Syofwan juga memaparkan adanya kenaikan jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang cukup signifikan di Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2026 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) dari Kementerian Sosial.

“Tahun 2025 jumlah penerima sebanyak 27.158 penerima dengan jumlah bantuan 543.160 kg sementara untuk tahun 2026 dengan 51.184 penerima dan total bantuan 1.023.680 kg.” Terangnya

Terdapat kenaikan sebanyak 24.026 penerima atau sekitar 88,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan bantuan sosial di wilayah Rokan Hulu.

Lebih lanjut, Asisten I meminta para Camat dan pihak terkait untuk memberikan perhatian ekstra pada proses distribusi undangan agar dilakukan secara tertib dan terfilter berdasarkan nama dan NIK guna menghindari selisih data. Jika terdapat kekosongan penerima, pihak desa diminta mengutamakan penerima pengganti dari data cadangan yang telah ditetapkan Bappenas.

“Sampaikan informasi secara terbuka sehingga masyarakat memahami hak dan mekanisme yang berlaku. Mari kita samakan persepsi dan perkuat koordinasi demi keberhasilan penyaluran bantuan ini,” pungkasnya. (Adv)




Senyum Idul Fitri di Rumah Dinas Bupati: Saat Pemimpin dan Rakyat Melebur dalam Ketulusan Maaf

ARBindonesia.com, Rokan Hulu – Senyum cerah penuh kedamaian yang terpancar dari wajah Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, bersama Ketua TP- PKK Ny.dr Yeni Dwi Putri dan keluarga saat berdiri di ambang pintu rumah dinasnya, Kamis (26/3/2026). Ia baru saja menanggalkan ihram dan menyelesaikan perjalanan spiritual di Tanah Suci sejak pertengahan Ramadan hingga lebaran Idul Fitri 1447 H. Namun, alih-alih memilih istirahat setelah perjalanan jauh, ia justru membuka lebar-lebar pintu rumahnya.

​Bagi Anton, ibadah Umroh bukan sekadar perjalanan pribadi, melainkan proses “mengisi ulang” batin untuk kembali melayani masyarakat Bumi Seribu Suluk dengan hati yang lebih jernih.

​Sejak pagi buta, suasana di kediaman dinas Bupati sudah berdenyut. Suasana yang biasanya kaku mencair oleh gelak tawa warga. Di sana tidak ada batas antara pejabat teras yang mengenakan batik rapi dengan warga yang datang membawa anak-anak mereka dengan pakaian lebaran sederhana.

​Mereka semua punya tujuan yang sama: menyambut kembali pemimpin mereka sekaligus merayakan hari kemenangan.

​”Ibadah di Mekkah dan Madinah mengajarkan saya tentang kesetaraan. Di depan Tuhan, kita semua sama. Maka di rumah ini, saya ingin semua warga merasa memiliki ruang yang sama untuk bersilaturahmi,” ungkap Anton di sela-sela kesibukannya menyalami tamu.

​Adapun yang membuat Open House kali ini terasa berbeda adalah bagaimana Anton menempatkan dirinya. Ia bukan hanya berdiri sebagai “Orang Nomor Satu” di Rokan Hulu, melainkan sebagai seorang abang, ayah, dan sahabat bagi warganya.

​Ia tak segan membungkuk saat menyalami orang tua, atau mengusap kepala anak-anak yang malu-malu saat diajak berfoto. Keramahan ini bukan sekadar polesan kamera; ia tampak menikmati setiap obrolan santai, mendengar cerita warga, hingga menerima doa-doa tulus agar ia tetap amanah dalam memimpin.

​Momen ini merupakan cerminan dari kepemimpinannya seperti, ​Kepemimpinan Berbasis Kedekatan: Bahwa kebijakan yang baik lahir dari telinga yang mau mendengar langsung di tengah kerumunan.

​Stabilitas Sosial: Silaturahmi dianggap sebagai “perekat” yang paling kuat untuk menjaga persatuan di Rokan Hulu yang majemuk.

​Semangat Baru: Kepulangan dari Umroh membawa energi positif untuk melanjutkan pembangunan daerah dengan paradigma yang lebih manusiawi.

​Saat matahari mulai meninggi, arus warga tak kunjung surut. Namun semangat kebersamaan itu justru semakin mengental. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa komunikasi terbaik antara pemimpin dan rakyat tidak selalu terjadi di ruang rapat, melainkan di atas hamparan karpet rumah dinas sambil berbagi tawa.

​”Alhamdulillah, tali silaturahmi ini adalah berkah. Persatuan inilah modal utama kita untuk membangun Rokan Hulu yang lebih maju dan sejahtera, bersama membangun negeri” tegasnya dengan mata berbinar.

​Anton menutup hari itu dengan pesan sederhana namun mendalam: bahwa pembangunan fisik sehebat apa pun akan terasa hampa jika tidak dibarengi dengan keharmonisan hati masyarakatnya.

(Adv)