Bupati Inhil Tekankan Penguatan Sinergi PSKS pada Rakor di Tembilahan

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, menegaskan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam memperkuat potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS). Hal itu disampaikan melalui sambutan resmi yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah, H. Tantawi Jauhari, saat membuka Rapat Koordinasi PSKS di Aula Hotel Inhil Pratama Tembilahan, Selasa (09/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa persoalan kesejahteraan sosial semakin kompleks dan membutuhkan kolaborasi aktif dari berbagai pihak. “Pemerintah daerah, lembaga sosial, dunia usaha, serta masyarakat harus bergerak bersama dalam menangani isu-isu sosial secara efektif dan berkelanjutan,” ujar Sekda membacakan sambutan Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa Rakor PSKS diharapkan menjadi ruang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan strategi dalam mengimplementasikan program-program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kita membangun sinergi dan memperkuat kapasitas PSKS menuju masyarakat yang lebih sejahtera,” lanjutnya.

Kegiatan Rakor turut dihadiri oleh narasumber dari Dinas Sosial Provinsi Riau, Raja Ronald Armis, Kepala Dinas Sosial Inhil, Camat Tembilahan, serta berbagai perwakilan yayasan dan lembaga kemanusiaan yang selama ini berperan aktif dalam penanganan persoalan sosial di daerah.

Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan penyerahan bantuan sosial oleh Bupati berupa kursi roda, tongkat kaki tiga, alat bantu dengar, serta bantuan nutrisi kepada para penerima manfaat secara simbolis. (ADV)




Aksi Penipu Mengatasnamakan Bupati Inhil Terjadi di WhatsApp, Herman Tegaskan Bukan Dirinya

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Aksi penipuan dengan modus mengatasnamakan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) kembali terjadi. Kali ini, pelaku menggunakan foto profil serta nama Bupati Herman di aplikasi WhatsApp untuk menghubungi calon korban dan meminta transfer dana.

Dalam tangkapan layar yang beredar, pelaku mengirim pesan kepada korban dengan memperkenalkan diri sebagai “Herman, Bupati Inhil”. Pelaku kemudian meminta korban melakukan panggilan suara, sebelum akhirnya mengirimkan nomor rekening atas nama orang lain dan meminta bukti transfer setelah dana dikirim.

Bupati Indragiri Hilir, Herman, menegaskan bahwa pesan tersebut bukan berasal darinya. Ia menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah meminta dana, mengarahkan transfer uang, ataupun berkomunikasi secara pribadi terkait hal-hal seperti itu melalui WhatsApp.

“Saya tegaskan, itu bukan saya. Jangan dipercaya. Masyarakat harus berhati-hati jika ada pihak yang mengatasnamakan Bupati untuk meminta uang ataupun data pribadi,” ujar Herman.

Pemerintah Kabupaten Inhil mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila menerima pesan mencurigakan serupa. Pemkab juga mengingatkan agar masyarakat selalu memverifikasi informasi melalui nomor resmi, kanal komunikasi pemerintah, atau melalui staf protokol.

Kasus ini telah diteruskan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti. Pemerintah daerah kembali menekankan pentingnya kewaspadaan bersama di tengah maraknya modus penipuan digital yang menyasar masyarakat. (Adv)




Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan November 2025

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR — Bupati Indragiri Hilir, Herman, memimpin Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Bulan November Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Aula Kantor Bappeda Inhil, Jumat (5/12/2025) pagi.

Rapat turut dihadiri Sekretaris Daerah Inhil, Tantawi Jauhari, serta Asisten II Setda Inhil, Dwi Budianto.

Kegiatan ini melibatkan seluruh Kepala OPD, camat, dan unsur terkait lainnya. Evaluasi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan daerah berjalan sesuai target menjelang penutupan tahun anggaran 2025.

Berdasarkan data rekapitulasi hingga November, total pagu anggaran APBD 2025 tercatat sebesar Rp2,146 triliun dengan realisasi keuangan mencapai Rp1,472 triliun atau 68,59 persen. Sementara itu, capaian fisik berada pada angka 77,73 persen.

Adapun capaian realisasi masing-masing kelompok OPD meliputi:

Dinas: pagu Rp1,575 triliun, realisasi Rp1,054 triliun, fisik 77,17 persen, keuangan 66,97 persen.

Badan: pagu Rp420,79 miliar, realisasi Rp298,17 miliar, fisik 78,54 persen, keuangan 70,86 persen.

Bagian Sekretariat Daerah: pagu Rp69,84 miliar, realisasi Rp59,32 miliar, fisik 85,16 persen, keuangan 84,94 persen.

Kecamatan: pagu Rp81,10 miliar, realisasi Rp60,13 miliar, fisik 78 persen, keuangan 74,15 persen.

Dalam arahannya, Bupati Herman menegaskan pentingnya percepatan seluruh kegiatan di sisa waktu tahun anggaran. Ia meminta seluruh OPD untuk fokus, bergerak cepat, dan menuntaskan program yang masih tertinggal.

“Evaluasi ini bukan hanya soal angka, tetapi memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Saya minta seluruh OPD fokus, bergerak cepat, dan menyelesaikan kegiatan tepat waktu,” tegas Bupati Herman.

Bupati juga menyoroti secara khusus pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK). Ia mengingatkan OPD pengelola DAK untuk memperhatikan batas waktu penyerapan yang ketat dari pemerintah pusat serta memastikan seluruh kegiatan dapat diselesaikan sebelum akhir tahun.

“DAK ini punya deadline yang ketat. Jangan sampai ada keterlambatan. Saya minta OPD pengelola DAK benar-benar fokus menyelesaikan seluruh pekerjaannya tanpa menunda lagi,” ujarnya menekankan.

Rapat evaluasi ditutup dengan penyampaian langkah tindak lanjut dari masing-masing OPD serta komitmen bersama dalam meningkatkan capaian kinerja pembangunan hingga penutupan tahun anggaran 2025. (Adv)




Pemkab Inhil Tetapkan Siaga Bencana Hidrometeorologi, Galakkan Aksi Gotong Royong Massal

ARBindonesia.com, TEMBILAHAN – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) resmi menetapkan status Siaga Bencana Hidrometeorologi sebagai respons atas meningkatnya potensi curah hujan ekstrem yang berisiko memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Inhil H. Herman menginstruksikan pelaksanaan Aksi Gotong Royong Massal sebagai langkah mitigasi dini yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan tim gabungan lintas instansi.

Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan saluran air, normalisasi parit, serta penataan lingkungan di titik-titik rawan banjir guna meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi.

Kegiatan dilaksanakan bertahap selama empat hari dengan lokasi sebagai berikut:

1. Senin, 1 Desember 2025 – Jl. Lingkar II
2. Selasa, 2 Desember 2025 – Jl. Trimas
3. Rabu, 3 Desember 2025 – Jl. Batang Tuaka
4. Kamis, 4 Desember 2025 – Jl. Baharuddin Yusuf

Pelaksanaan aksi ini menjadi bukti sinergi kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Personel yang terlibat merupakan Tim Gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Tim Juang, Satpol PP, Dishub, Damkar, Dinsos, DLHK, Perkim, Kecamatan Tembilahan, serta masyarakat setempat.

Bupati Inhil H. Herman menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi seluruh pihak yang turut turun ke lapangan.

“Aksi gotong royong ini adalah wujud nyata dari semangat ‘Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing’. Saya berharap momen ini tidak hanya menjadi kegiatan insidentil, tetapi dapat berkembang menjadi budaya kebersihan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indragiri Hilir,” ujar Bupati Herman, Senin (1/12/2025).

Ia juga menambahkan, dengan menjadikan kebersihan dan pemeliharaan lingkungan sebagai kebiasaan sehari-hari, masyarakat Inhil akan memiliki ketahanan lebih kuat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di masa mendatang. (Adv)




Bupati Inhil Hadir di Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM Muammar Ghaddafi, hadiri haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Syekh Nawawi Berjan dan Syekh Muhammad Ali Bin Syekh Abdul Wahab.

Kegiatan keagamaan yang berlangsung Senin (10/11) pagi ini, diadakan di Pondok Pesantren sekaligus Majelis Taklim Nurul Hidayah, Kelurahan Seberang Tembilahan.

Dihadapan para ulama, Habaib, pejabat terkait dan jemaah yang hadir, Staf Ahli menyampaikan apresiasi Bupati Inhil atas terselenggaranya kegiatan yang dapat menyambung silaturahim dan sarat dengan syiar Islam tersebut.

Bupati harapkan, haul yang yang dilaksanakan tidak hanya untuk mendoakan para ulama, tetapi jadi momentum memperbaiki diri menjadi manusia lebih baik dan bertakwa.

“Ulama merupakan pewaris Nabi, mari kita hormati dan muliakan serta jadikan ia tempat bertanya dan berkonsultasi tentang berbagai persoalan kehidupan. Jika hal demikian dilaksanakan, Insyaallah kita diberi jalan yang lurus dan di Ridhoi Allah SWT,” ujar Muammar.

Lebih lanjut Staf Ahli membawa pesan Bupati agar masyarakat senantiasa meningkatkan kualitas keagamaan.

“Mari kita makmurkan masjid dan musala dengan mengadakan kajian-kajian Islam, serta yang terpenting selalu menjauhi perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama, agar tak berdampak buruk bagi lingkungan masyarakat,” pesan Bupati.

Pesan-pesan keagamaan pun semakin lengkap dengan tausiah yang disampaikan K.H Fakhruddin Nur dari Kuala Tungkal. (Adv)




Cabai Merah dan Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Tertinggi di Riau

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman yang diwakili Asisten II Setda Inhil, Dwi Budianto, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah (Rakor PID) secara virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Selasa (11/11/2025).

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diikuti oleh seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia. Turut hadir pula perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan Bank Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan inflasi hingga awal November 2025 serta memperkuat langkah antisipatif daerah menjelang akhir tahun dan menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

Berdasarkan data nasional yang dipaparkan dalam rakor, Provinsi Riau mencatat inflasi sebesar 3,85 persen (year-to-date), menempati posisi kedua tertinggi nasional setelah Sumatera Barat yang mencapai 3,87 persen. Sementara Sumatera Utara berada di posisi berikutnya dengan angka 3,39 persen. Dari 37 provinsi yang dipantau, sebagian besar menunjukkan tren penurunan tekanan inflasi, terutama pada sektor pangan.

Di Provinsi Riau, cabai merah dan emas perhiasan menjadi dua komoditas utama penyumbang inflasi. Cabai merah mengalami kenaikan harga signifikan dengan inflasi mencapai 148,18 persen dan memberikan andil sebesar 1,51 persen terhadap total inflasi Riau. Emas perhiasan juga mengalami kenaikan sebesar 43,88 persen dengan andil 0,86 persen. Selain itu, komoditas seperti biaya kuliah, ikan serai, beras, dan rokok jenis SKM turut memberi kontribusi terhadap inflasi di wilayah Riau.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi. Ia meminta seluruh daerah untuk memperkuat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), melakukan pemantauan harga secara harian di pasar-pasar utama, mengoptimalkan operasi pasar dan distribusi bahan pangan, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor bersama Bulog, Bapanas, dan Bank Indonesia.

“Pemerintah daerah harus mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pengendalian harga. Inflasi harus tetap dalam koridor target nasional,” tegas Mendagri Tito Karnavian. (Adv)