DP2KBP3A Inhil Ajak Warga Cegah Stunting dengan Gizi Seimbang

INHIL – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir(Inhil), Drs. H. Sirajuddin, MM, kembali menegaskan pentingnya pemenuhan gizi seimbang, terutama pada remaja, untuk mencegah stunting dan penyakit kronis di masa depan.

Sirajuddin menyebutkan bahwa remaja yang mendapatkan gizi yang baik adalah investasi bagi masa depan bangsa. Mereka tidak hanya akan tumbuh sehat, tetapi juga dapat menghindari penyakit seperti diabetes dan hipertensi di usia dewasa.

“Penting bagi kita semua untuk memastikan remaja mendapatkan gizi yang cukup agar mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat dan siap menghadapi masa depan,” ungkapnya.

Pemerintah daerah, lanjut Sirajuddin, memerlukan peran aktif dari lurah, kepala desa, dan kepala puskesmas untuk memantau dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang.

DP2KBP3A Inhil pun telah melaksanakan berbagai program, seperti gemar makan ikan, penyuluhan 1000 HPK, dan pemeriksaan kesehatan untuk membantu keluarga dalam mengatasi masalah gizi dan mencegah stunting. (ADV)




DP2KBP3A Inhil: KB Vasektomi Solusi Praktis dan Aman

INHIL– Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendorong pria yang memiliki lebih dari dua anak untuk mengikuti program KB vasektomi. Kepala DP2KBP3A Inhil, Sirajuddin, menjelaskan bahwa vasektomi adalah metode KB yang praktis, tidak memiliki efek samping, tidak memengaruhi daya seksual, dan sangat membantu pasangan.

“Vasektomi tanpa pisau (VTP) adalah metode KB jangka panjang yang dilakukan tanpa menggunakan pisau. Prosesnya menggunakan alat kecil bernama ‘klem’, sehingga peserta KB tidak perlu khawatir dengan tindakan operasi,” ujar Sirajuddin.

Manfaat Vasektomi bagi Pasangan
Sirajuddin menegaskan bahwa vasektomi justru memberikan banyak manfaat, terutama bagi istri yang selama ini harus menanggung beban KB, seperti menggunakan pil, suntik, spiral, atau metode lainnya. Dengan vasektomi, pria membantu meringankan peran istri dalam perencanaan keluarga.

“Pria yang telah menjalani vasektomi rata-rata tidak mengalami keluhan. Mereka tetap dapat menjalani hubungan intim seperti biasa, dengan perbedaan bahwa istri tidak lagi perlu khawatir akan kehamilan,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa vasektomi bukanlah bentuk kebiri. Kondisi pria setelah vasektomi tetap normal, termasuk saat berhubungan intim. Cairan yang dihasilkan tetap ada, namun tidak mengandung sel sperma.

Syarat Vasektomi
Program vasektomi diperuntukkan bagi pria yang telah memiliki dua anak atau lebih. Metode ini dinilai sangat membantu pasangan yang ingin memastikan jarak kehamilan atau menghentikan kehamilan sepenuhnya.

“Vasektomi adalah langkah nyata untuk mendukung perencanaan keluarga yang sehat dan berkualitas. Selain itu, metode ini aman dan tidak memengaruhi kualitas hidup pasangan,” tutup Sirajuddin.

DP2KBP3A Inhil terus mengedukasi masyarakat tentang manfaat vasektomi melalui berbagai program sosialisasi, berharap metode ini dapat diterima sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga sehat di Kabupaten Indragiri Hilir. (Adv)




H Arifin Dampingi Pj Bupati Inhil Ikuti Evaluasi Kinerja Triwulan I 2024

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Kabupaten Indragiri Hilir ( Inhil) H Arifin,S.Sos.,MM dampingi PJ Bupati Indragiri Hilir, H. Erisman Yahya, mmenghadiri penyampaian Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah Triwulan I Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jendral Kementerian Dalam Negeri di Lantai 8 Gedung Itjen Kemendagri, Jakarta, Senin (11/11/2024).

Dalam kegiatan ini, PJ Bupati yang juga didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil H. Tantawi Jauhari, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan sejumlah Kepala Bagian dari Sekretariat Daerah.

“Evaluasi kinerja ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan Pasal 18 hingga Pasal 22 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penjabat Gubernur, Bupati, dan Wali Kota,” tutur Pj Bupati.

Aspek yang dievaluasi mencakup pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, dengan fokus pada dua materi utama, yaitu 10 indikator yang dipaparkan dan 111 indikator prioritas yang dilaporkan berkaitan dengan arahan Presiden RI, termasuk isu-isu seperti inflasi, stunting, BUMD, layanan publik, pengangguran, kemiskinan ekstrem, kesehatan, penyerapan anggaran, kegiatan unggulan, dan perizinan.

Dalam pemaparannya, PJ Bupati Erisman Yahya menyatakan akan terus berupaya maksimal dan berkomitmen meningkatkan kinerja.

“Kami telah berupaya maksimal untuk memenuhi semua indikator yang ditetapkan. Kami akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerja kami,” ungkapnya.

Ia menguraikan tiga aspek kinerja yang telah dicapai selama menjabat. Setelah mendengarkan pemaparan tersebut, tim evaluasi memberikan beberapa catatan penting yang harus diperhatikan untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan di Kabupaten Indragiri Hilir.

Tim evaluasi merekomendasikan agar PJ Bupati melakukan pembenahan terkait kelengkapan data dan memastikan semua dokumen disusun sesuai ketentuan yang berlaku. Menanggapi masukan tersebut, PJ Bupati berkomitmen untuk segera melengkapi data dan meningkatkan kinerja serta tata kelola pemerintahan demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

“Setiap saran akan kami tindak lanjuti demi mencapai hasil yang lebih optimal,” tegasnya.

PJ Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri atas arahan dan masukan yang diberikan selama proses evaluasi. Ia mengucapkan terima kasih kepada Tim Evaluator Irjen Kemendagri, yang telah memberikan pencerahan dan masukan berharga sebagai landasan untuk perbaikan dalam menjalankan tugasnya sebagai Penjabat Bupati di Indragiri Hilir. (Adv)




DP2KBP3A Inhil Himbau Calon Pengantin untuk Lakukan Cek Kesehatan Sebelum Menikah

INHIL –Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui bidang Keluarga Berencana (KB) menghimbau kepada calon pengantin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan minimal tiga bulan sebelum menikah. Langkah ini diambil untuk memastikan calon pengantin dalam kondisi fisik dan mental yang sehat, demi mewujudkan generasi yang berkualitas di masa depan.

Kepala Dinas DP2KBP3A Inhil, Drs. H. Sirajuddin, MM, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan sebelum pernikahan sangat penting untuk mengetahui kondisi tubuh calon pengantin. Jika ditemukan masalah kesehatan, pemeriksaan lebih lanjut dan pengobatan dapat segera dilakukan.

Manfaat pemeriksaan kesehatan adalah untuk memastikan calon pengantin dalam kondisi sehat. Jika ada masalah, kita bisa segera mengatasinya, sehingga generasi yang dilahirkan nanti dapat tumbuh dengan baik dan terhindar dari masalah kesehatan seperti stunting,” ujarnya.

Sirajuddin menjelaskan bahwa pemeriksaan ini tidak hanya mencakup kondisi fisik, tetapi juga status gizi calon pengantin. Kondisi kesehatan yang baik akan mencegah risiko kelahiran anak yang kurang sehat atau mengalami masalah pertumbuhan.

“Penting bagi calon pengantin untuk menjalani cek kesehatan yang mencakup anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Bagi perempuan, pemeriksaan tambahan seperti lingkar lengan akan dilakukan untuk memeriksa risiko kekurangan energi kronis,” tambahnya.

Dengan mempersiapkan kesehatan sejak dini, calon pengantin dapat menjalani kehidupan pernikahan dengan lebih siap dan mencegah dampak negatif yang dapat memengaruhi kesehatan anak di masa depan.




DP2KBP3A Inhil Gelar Wisuda Lansia Bugar

INHIL– Sebanyak 22 peserta dari Sekolah Lansia Bugar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti prosesi wisuda yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Inhil.

Acara ini berlangsung di Gedung Wanita Tembilahan dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia agar tetap produktif, sehat, serta memiliki kehidupan yang bermakna.

Dalam sambutan tertulis Penjabat (Pj) Bupati Inhil yang dibacakan oleh Kepala DP2KBP3A, disampaikan bahwa program Sekolah Lansia Bugar dirancang untuk menciptakan lansia yang tangguh, sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.

Proses pembelajaran di sekolah ini dipimpin oleh fasilitator dari berbagai bidang, termasuk Biro Psikologi Unique, Pokja 1 Tim Penggerak PKK, dosen gizi dari STIKes Husada Gemilang, dokter dari Puskesmas Tembilahan Kota, pimpinan PAUD Ziqra, Perkumpulan Warga Tulang Sehat (Perwatusi), dan penyuluh KB Kecamatan Tembilahan.

Pj Bupati menjelaskan bahwa kegiatan pembelajaran dimulai sejak Mei 2024 dan telah mencakup 12 pertemuan. Setiap peserta dinyatakan lulus setelah memenuhi standar program, sehingga layak mengikuti prosesi wisuda dan menerima sertifikat kelulusan.

“Semoga acara wisuda ini menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin peduli terhadap kesejahteraan para lansia di Kabupaten Indragiri Hilir. Mari kita terus bersama-sama mendukung dan memajukan program Sekolah Lansia Bugar, agar semakin banyak lansia yang mendapatkan manfaat dan hidup lebih berkualitas,” ujar Pj Bupati dalam sambutan tertulisnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Dra. Mardalena Wati Yulia, beserta jajaran, Kepala OPD terkait, Camat Tembilahan, Kepala STIKes Husada Gemilang, kepala Sekolah Lansia Bugar, para fasilitator, serta sejumlah undangan lainnya.

Momentum ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesejahteraan lansia, sekaligus mendorong keberlanjutan program-program inovatif seperti Sekolah Lansia Bugar di Kabupaten Indragiri Hilir.




Pemkab Inhil Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024 Secara Virtual

 
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Penjabat Bupati Indragiri Hilir, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Fajar Husin, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Indragiri Hilir, kembali mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2024 secara virtual di ruang video conference Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo-Pers) Kabupaten Indragiri Hilir, pada Senin, 28 Oktober 2024.

 
Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang dalam paparannya menyampaikan perkembangan inflasi nasional per bulan September 2024 masih terjaga dengan baik di angka 1,84%.

 
“Kita mencapai angka yang masih dalam kisaran yang ditargetkan oleh pemerintah pusat. Target inflasi nasional berada di rentang 1,5% hingga 3,5%, dan saat ini kita berada di titik 1,84%, yang masih sangat baik,” ungkap Tito.

 
Lebih lanjut, Tito menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan konsumen dan produsen agar kedua belah pihak dapat diuntungkan. Ia menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi harus memastikan harga tetap stabil, tidak hanya dari sisi konsumen, tetapi juga menjaga agar produsen tidak mengalami kesulitan dalam proses produksi.

 
“Kita harus mencapai keseimbangan. Konsumen harus senang dengan harga yang terjangkau, namun kita juga harus memastikan produsen tetap dapat berproduksi dengan baik,” tambahnya.

 
Tito juga mengingatkan provinsi dan kabupaten/kota yang memiliki angka inflasi terendah agar terus menjaga stabilitas harga. Hal ini penting demi memastikan produsen di daerah tersebut tidak mengalami kesulitan yang bisa berdampak pada kelangsungan produksi dan perekonomian lokal. (Adv)