Wakili Bupati, Sekda Inhil Buka Seminar Imunisasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Seminar imunisasi di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Kamis (10/8/2017).

Kegiatan yang ditaja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) ini dibuka resmi oleh Sekdakab Inhil H Said Syarifuddin dan dihadiri Kepala Dinkes Inhil H Zainal Arifin, unsur Forkopimda Inhil, sejumlah pengurus organisasi profesi kesehatan dan ratusan peserta seminar.

Mewakili Bupati Inhil, Sekda menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak terkait yang telah bekerjasama dalam pelaksanaan seminar tersebut, baik dari penyelenggara, narasumber hingga para peserta seminar.

Menurutnya, imunisasi ini penting untuk mewujudkan generasi bangsa yang sehat, kuat, cerdas dan berkualitas. Sebab, imunisasi ini merupakan suatu upaya pengebalan terhadap penyakit dalam bidang kesehatan, dicontohkannya seperti pemberian vaksin untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu pada balita.

“Saya berharap, kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi tenaga kesehatan, terutama para bidan yang berada di garda terdepan dalam melakukan kegiatan imunisasi,” kata Sekda.

Sementara itu, Kepala Dinkes Inhil H Zainal Arifin menambahkan bahwa keberhasilan program imunisasi tersebut ditentukan dengan membuat strategi pencapaian, yakni dengan tetap menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan imunisasi melalui peningkatan pengetahuan SDM.

“Melalui peningkatan pengetahuan SDM ini dilakukan dengan beberapa kegiatan salah satunya seperti seminar hari ini. Untuk itu, saya himbau kepada para peserta kiranya dapat memperhatikan dan mengikuti secara seksama materi yang disampaikan oleh narasumber,” tuturnya.

Sekedar untuk diketahui, seminar yang bertemakan ‘peran bidan dalam mewujudkan generasi emas Inhil melalui pentingnya imunisasi dasar lengkap’ ini diisi oleh beberapa pemateri diantaranya dari Kasubdit Imunisasi Kemenkes RI, Komdat Kipi Provinsi Riau, Dinkes Provinsi Riau dan Ketua IBI Provinsi Riau./Mirwan/ADV




Peringati HUT Riau Ke – 60, Pemkab Inhil Laksanakan Upacara disertai Teleconference dengan Gubri

Sekdakab Inhil H Said Syarifuddin

Tembilahan, detikriau.org – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Riau yang ke – 60 tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan Upacara yang disertai tele – conference dengan Gubernur Provinsi Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman, Rabu (9/8/2017) pagi.

Bertindak selaku Pemimpin Upacara, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil H Said Syarifuddin dengan Wakil Ketua DPRD Inhil, H Ferryandi sebagai Pembaca Visi dan Misi Riau serta Sekretaris Camat Tembilahan, Rio Aditya Pratama selaku Komandan Upacara.

Berbeda dengan Upacara pada umumnya, pada Upacara yang digelar kali ini, seluruh peserta dan petugas upacara terkecuali pihak TNI dan Polri terlihat mengenakan pakaian khas Melayu yang dilengkapi dengan kain songket dan peci.

Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Said Syarifuddin selaku Pemimpin Upacara yang membacakan amanat Gubernur Provinsi Riau (Gubri) mengatakan, peringatan hari jadi ke – 60 tahun Provinsi Riau kali ini mengingatkan kembali segenap elemen masyarakat kepada sejarah perjuangan rakyat Provinsi Riau yang telah berjasa dalam membentuk ‘Bumi Lancang Kuning’ ini yang kala itu masih berada di bawah naungan Provinsi Sumatera Tengah.

“Berbagai perjuangan dilakukan dalam segala bentuk, termasuk turut berkontribusi melawan penjajah. Dengan perjuangan para tokoh pendiri dan seluruh masyarakat Riau kala itu, akhirnya pada 9 Agustus 1957, Riau resmi berdiri menjadi provinsi baru,” pungkas Gubri.

Selain itu, Gubri juga memaparkan makna filosofis tagline peringatan HUT Riau kali ini yakni, menghulu budaya Melayu, menghilir Riau berintegritas. Tagline ini dimaksudkan untuk menunjukan komitmen tentang pentingnya menanamkan integritas mulai dari diri sendiri, keluarga mau pun masyarakat.

“Sebagai upaya nyata menegakkan integritas, Pemerintah Provinsi Riau bersama Pemerintah Kabupaten/Kota se-Riau telah menandatangani komitmen bersama Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi, termasuk melakukan Deklarasi Anti Gratifikasi sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Pemerintah Provinsi Riau dalam upaya mencegah praktik korupsi,” ungkap Gubri.

Gubernur berharap, hendaknya hari jadi Provinsi Riau tahun ini dapat dijadikan momentum untuk merajut kebersamaan dan ‘memompa’ semangat dalam menjalankan dan mewujudkan visi dan misi Provinsi Riau tahun 2020.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan sejumlah capaian dan kesuksesan yang ditorehkan oleh Pemerintah Provinsi Riau, serta program-program yang akan dilaksanakan kedepan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Said Syarifuddin kepada awak media mengatakan, mengacu pada tema HUT Riau Ke – 60 tahun 2017, segenap jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil berkomitmen untuk senantiasa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat tanpa adanya praktik gratifikasi dan korupsi. “Dalam pemberian layanan pun, kami akan tetap mengusung budaya melayu sebagai dasar dari berpijaknya kita saat melaksanakan tugas,” tukas Sekda.

Melalui tunjuk – ajar dalam budaya Melayu, maka hal itu dikatakan Sekda, akan menuntun kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara seluruh komponen masyarakat serta akan senantiasa membuat taat pada aturan dan ketentuan yang berlaku.

Usai upacara, peringatan HUT Riau juga diisi dengan tele – conference antara Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil beserta jajaran dengan Gubernur Riau secara serentak di seluruh Kabupaten maupun Kota se – Provinsi Riau di aula Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Inhil. Saat tele – conference berlangsung, Sekretaris Daerah juga didampingi oleh segenap unsur Forkopimda Kabupaten Inhil lainnya.

Setelah sesi tele – conference selesai, Sekretaris Daerah bersama unsur Forkopimda lainnya melanjutkan peninjauan e – Bilik yang berada di Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Inhil./Diskominfo-inhil/rls/ADV

 




Bupati Inhil Lepas Kontingen Rainas XI Kwarcab Indragiri Hilir.

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Indragiri Hilir HM. Wardan melepas kontingen Kwartir Cabang Indragiri Hilir untuk mengikuti Raimuna Nasional XI 2017 yang berlangsung mulai 13-21 Agustus mendatang di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Selasa (08/08/2017).

Bupati Wardan berpesan agar para peserta dari Inhil untuk tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan serta tolong-menolong di antara sesama.

“Tetap jaga kekompakan, kebersamaan dan sensitivitas serta tolong-menolong di antara sesama angota pramuka, baik secara internal, sesama kontingen Inhil maupun dengan lainnya. Selalu ingat untuk menjadikan ajang Raimuna Nasional ini sebagai tempat belajar menimba ilmu sebagai bekal melangkah ke depan yang penuh tantangan,” ujar Wardan.

Peserta dari 34 Provinsi/514 kabupaten/kota se-Indonesia akan ikut ambil bagian dalam acara perkemahan akbar tersebut. Karenanya, Wardan berharap kehadiran kontingen Inhil pada event itu bisa menjadi duta yang berperan mempromosikan potensi daerah di tingkat Nasional.

“Keikutsertaan kontingen Indragiri Hilir yang terdiri dari pembina, pendamping dan peserta didik utusan Kwarcab Inhil, merupakan wujud dari rasa antusiasme dalam mendukung kegaitan kepramukaan secara Nasional,” ujar Wardan

Wardan juga meminta agar kontingen Inhil bisa menunjukkan keseriusan, kesunguhan dan semangat serta motivasi tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegaitan mulai dari yang umum, petualangan, kecakapan hidup, wawasan, kewirausahaan, global development village bakti, seni budaya, wisata sampai pada kegiatan pilihan dan khusus.

Disebutkan Wardan bahwa Raimuna Nasional yang akan diikuti oleh Gerakan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega merupakan kegiatan yang akan diisi dengan aktivitas yang bersifat kreatif, produktif, edukatif, inovatif dan rekreatif dalam bentuk perkemahan yang berlangsung satu kali dalam lima tahun. Khusus untuk generasi muda, bagaimaan memupuk rasa persahabatan, persaudaraan dan perdamaian sebagai simpul pengikat rasa persatuan dan kesatuan.

“Kita ketahui bersama, dampak globalisasi, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menyebabkan gencarnya pengaruh budaya luar baik bersifat konstruktif maupun destruktif. Kondisi ini sangat memerlukan kekokohan jati diri sebagai bangsa Indonesia untuk tidak terpengaruh pada pergaualn bebas dan obat terlarang, apalagi sekarang sudah ada jenis baru yang bisa berdampak buruk,” jelas Wardan

Selain itu, Wardan juga mengingatkan bahwa keberagaman masyarakat harus bisa disikapi dengan arif dan bijak. Sebab jika tidak, akan berdampak terjadinya kecenderungan munculnya sentimen kedaerahan, kesukuan, agama serta feodalisme yang berpotensi memunculkan benih disintegrasi bangsa. Karenanya ia menilai, gerakan Pramuka sebagai satu jalan mengembangkan sikap dan prilaku generasi muda kepada hal positif.

“Kepada Ketua Kontingen saya berharap dapat melaksanakan tugas pengayoman dan pendampingan penuh tanggung jawab,” terangnya.

Dalam pelepasan tersebut, juga dihadiri anggota mabicab, Ketua Kwarcab Inhil, camat dan ketua kwarran se-Indragiri Hilir./Diskominfo-inhil/rls/ADV




Bupati Inhil Minta Peran Serta Perusahaan Cegah dan Tanggulangi Karhutla

Pelangiran, detikriau.org – Bupati Indragiri Hilir H Muhammad Wardan meminta dukungan perusahaan dalam upaya mencegah dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Penegasan ini disampaikan beliau dalam kegiatan kunjungan kerja dan tatap muka dengan manajemen dan karyawan PT Guntung IdamanNusa, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Senin (7/8/17). 

“Saya mengharapkan dukungan dan peran serta perusahaan dalam upaya mencegah dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan,” tegas Wardan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah agar Karhutla di Provinsi Riau yang  pernah mendapatkan sorotan secara nasional tidak terulang.

Diharapkan, terjadi sinergi antara pemerintahan desa dan kecamatan, masyarakat dan perusahaan dalam upaya pencegahan dan mengatasi Karhutla, mengingat saat ini cuaca sedang terik.

“Saya juga menyampaikan terima kasih atas bantuan speedboat bagi pihak pemerintah kecamatan, desa dan pihak petugas pemadam Karhutla, saat melakukan patroli dan pemadaman Karhutla,” sebutnya.

Wardan juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian pihak perusahaan kepada dunia pendidikan, ini sejalan dengan program pemerintah.

Sedangkan Camat Pelangiran Abdul Pani menyampaikan, sampai saat ini Kecamatan Pelangiran dalam kondisi kondusif.

“Kami bersama pihak perusahaan PT GIN juga bersama-sama melakukan patroli dan segera bergerak ke lapangan, bagi pencegahan dan penanggulangan Karhutla,” sebutnya.

Muhammad Nur Ihsan, GM PT Guntung IdmamanNusa (PT GIN) menyampaikan terima kasih atas kedatangan Bupati H Muhammad Wardan ini.

“Hal ini memberikan motivasi bagi kami untuk berkarya bagi pembangunan Inhil,” imbuhnya.

Kegiatan ini dihadiri Asisten II Rudiansyah, Kadisnaker Masdar, Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan Helmi D, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Mukhtar T, Kadispora Junaidi, Camat Pelangiran Abdul Pani, Kabid Penyediaan, Pelayanan, Pengelolaan dan Penguatan Sumber Daya Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik Inhil./Diskominfo-inhil/rls/ADV




Bupati Apresiasi Semangat Keagamaan di Kalangan Generasi Muda

TEMBILAHAN, detikriau.org – Bupati Inhil H Muhammad Wardan bangga dengan generasi muda yang aktif dalam kajian dan kegiatan keagamaan.

Pernyataan ini disampaikan beliau saat menghadiri Kajian Pecinta Hijrah bertemakan ‘Antara Aku, Kamu dan Hijrah Kita’ yang digelar di Gedung Puri Cendana, Sabtu malam (5/8/17).

Kegiatan yang mendatangkan empat orang penceramah dari Pekanbaru ini diawali dengan shalat Isya berjamaah yang diimami Bupati Inhil H Muhammad Wardan ini dihadiri Ketua PKK Hj Zulaikhah Wardan, unsur Forkopimda, serta ratusan pelajar yang memadati gedung ini.

“Saya bangga dan mengapresiasi para generasi muda yang berhimpun dalam gedung ini untuk mengikuti kegiatan kajian keagamaan,” pujinya.

Dikatakan, kegiatan semacam ini sejalan dengan program Pemkab Inhil, diantara Maghrib Mengaji, Gerakan Shalat Berjamaah, Gerakan Shalat Subuh Berjamaah dan kegiatan bernuansa religi lainnya.

“Dalam upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda kepada ajaran agama,” ujarnya.

Seperti Gerakan Maghrib Mengaji yang telah menumbuhkan ghirah generasi muda Islam untuk belajar Al-Qur’an dan ilmu agama lainnya. Program ini sudah berjalan dengan baik di setiap masjid dan mushalla di Inhil.

Ghirah kehidupan beragama di Inhil telah mengantarkan Kabupaten Indragiri Hilir meraih 3 rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), yakni untuk kategori berbuka puasa dengan bubur Asyura terbanyak, tahun kedua dalam kategori shalawat dengan peserta terbanyak dan tahun ketiga untuk kategori penampilan 1001 pemain Berdah.

Kemudian tahun ini diupayakan meraih rekor MURI untuk kategori 1.000.000 Tabak (telur beserta bunga) pada peringatan 1 Muharram./diskominfo-inhil/rls/adv




Bupati Buka Bhaksos Operasi Katarak di RSUD Puri Husada Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wadan membuka secara resmi Bhakti Sosial Operasi Katarak di halaman RSUD Puri Husada Tembilahan, Sabtu (5/8/2017).

Kegiatan tersebut dalam rangka Milad Ke-52 Kabupaten Inhil. Saat itu, turut di hadiri Unsur Forkopimda, Ketua Persatuan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI) dr Efhandi Nukman SpM, Ketua K3S Hj Zulaikhah Wardan dan sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, berharap dengan adanya Bhakti Sosial berupa Operasi Katarak masyarakat yang ikut jadi peserta Operasi ini bergembira karena bisa sembuh dari penyakit yang di deritanya.

Ia juga menghimbau kepada Camat, Lurah, Kepala Desa dan RT/RW untuk mendata penderita katarak agar kedepannya bisa dianggarkan melalui Dinas Sosial sehingga suatu saat Inhil bebas penderita katarak, seperti sekarang ini bahwa Inhil bebas pasung.

“Kepada para penderita katarak jangan takut melakukan Operasi katarak demi kesehatan mata kita. Karena, Operasi ini didukung dengan peralatan yang canggih serta Dokter spesial.  Sehingga Mata kita sehat kembali dan kalau Mata kita sehat sepatutnyalah kita bersyukur kepada Allah dan bisa kembali membaca  Al-Qura’an,” katanya.

Sementata itu, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Irianto mengatakan bahwa kegiatan Bhakti Sosial Operasi Katarak ini sudah dilaksanakan selama 4 Tahun berturut dan peserta Operasi Katarak ini setiap tahunnya selalu meningkat.

Untuk tahun ini, ditargetkan yang mengikuti Operasi katarak yang di laksanakan dari tanggal 5-6 Agustus 2017 sebanyak 250 orang tapi yang layak mengikuti Operasi sebanyak 223 orang.

“Untuk diketahui, di Kabupaten Inhil setiap tahunnya sebanyak 800 orang yang menderita buta karena katarak,” katanya./Mirwan/ADV