Cuaca Ekstrim, Bupati Ingatkan Perusahaan dan Masyarakat Tidak Bakar Lahan

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengimbau pihak perusahaan maupun masyarakat untuk tidak membakar lahan dengan tujuan apapun.

Himbauan ini dipandang penting mengingat kondisi cuaca ekstrim yang dapat memicu terjadinya resiko kebakaran hutan dan lahan.

“Bagi perusahaan dan masyarakat, jangan lagi membersihkan maupun membuka lahan perkebunan dengan cara membakar. Cuaca saat ini sedang ekstrim, resiko kebakaran dalam kondisi ini sangat tinggi,” Sampaikan Bupati pada kunjungan silahturrahmi dengan pihak manajemen dan karyawan PT Bumi Palma Lestari Persada, pekan kemaren

Pada kesempatan ini, pihak manajemen PT Bumi Palma Lestari Persada memberikan bantuan alat mesin pompa air sebanyak 18 unit guna pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan.

Untuk itu, Bupati Wardan menyampaikan apresiasinya atas kepedulian PT Bumi Palma Lestari Persada terhadap fenomena kebakaran lahan dan hutan yang sempat melanda sebagian besar kawasan di Provinsi Riau beberapa waktu lalu.

“Ini suatu wujud kepedulian yang luar biasa dari PT Bumi Palma Lestari Persada untuk kita. Terlebih, belum lama ini terdeteksi sejumpah hotspot pada beberapa daerah di Provinsi Riau. PT Bumi Palma Lestari Persada begitu cepat tanggap atas hal ini dengan memberikan bantuan alat mesin pompa air ini,” ungkap Bupati Wardan.

Dalam kunjungan silahturrahmi kali ini, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan turut didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Inhil, H M Thaher, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Masdar, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Muhtar T, Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, Helmi D, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, Junaidi serta Asisten II (Dua) Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Rudiansyah./Diskominfo-inhil/Am/ADV

Save

Save







HM Wardan: “Manongkah” Festival Unik yang Hanya Ada di Kabupaten Inhil

Bupati Inhil HM Wardan (tengah)

Tembilahan, detikriau.org – “Manongkah” menurut Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh Kabupaten maupun Kota lainnya di Provinsi Riau.

Kebiasaan keseharian masyarakat pesisir untuk mencari kerang saat air pasang sedang surut dengan mempergunakan sebilah papan kayu yang kini setiap tahunnya diperlombakan itu menjadi Festival yang sangat unik.

“Sangat unik dan luar bisa dalam penyelenggaraan. Festival ini hanya ada di Inhil,” sampaikan Bupati pada momen pembukaan festival Menongkah Heritage tahun 2017 di Pantai Bidari, Desa Tanjung Pasir Kecamatan Tanah Merah, Sabtu (12/8/2017).

Disamping itu, Bupati juga mengungkapkan apresiasi atas kehadiran masyarakat untuk menyaksikan ajang tahunan tersebut serta juga terhadap para peserta menongkah heritage tahun 2017 yang berpartisipasi dengan penuh semangat meski berada dibawah paparan mentari yang cukup terik kala itu.

Kendati merupakan sebuah ajang yang unik, pada festival menongkah heritage tahun ini, Bupati Wardan merasa sedikit kecewa lantaran jumlah pengunjung yang hadir dalam festival relatif sedikit jika dibandingkan dengan tahun 2016 silam.

“Kalau dilihat, pada tahun lalu (2016, red) jumlah pengunjungnya lebih ramai daripada sekarang. Antusiasme masyarakat juga tinggi. Pada penyelenggaraan festival tahun ini antusiasme masyarakat tampak  menurun sangat signifikan,” ujar Bupati Wardan yang sedikit kecewa.

Menyiasati penurunan antusiasme warga tersebut, Bupati Wardan berencana pada penyelenggaraan festival menongkah heritage tahun 2018 mendatang pihaknya akan berupaya menghadirkan Gubernur Riau bahkan Menteri Kepariwisataan Republik Indonesia untuk menyaksikan ajang yang menjadi ikon wisata Kabupaten Inhil setelah penetapan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau beberapa waktu lalu.

“Untuk itu, saya minta hal – hal yang menjadi rangkaian kegiatan dalam festival menongkah heritage, seperti tari menongkah dan lainnya dapat dikemas rapi agar banyak orang yang tahu apa itu menongkah kerang. Tarian menongkah juga merupakan suatu budaya dan tradisi yang harus dilestarikan,” pungkas Bupati Wardan disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Sementara itu, disinggung perihal pengunjung yang mengalami penurunan oleh Bupati Wardan, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Inhil, Junaidi mengaku, hal ini terjadi karena waktu penyelenggaran yang tidak bertepatan dengan hari libur.

“Dulu kita gelar pada hari libur, makanya ramai. Kalau tahun ini digelar pada hari Sabtu, anak-anak pada sekolah. Mudah-mudahan ditahun 2018 nanti, kita akan kemas secantik mungkin agar festival ini sukses ditahun berikutnya,” terang Junaidi.

Namun pada penyelenggaraan festival menongkah heritage tahun 2017 ini dikemas agak berbeda dari tahun – tahun sebelumnya. Tidak hanya menyuguhkan pacu menongkah kerang, juga diisi dengan berbagai macam perlombaan lain, salah satunya ialah lomba perapah atau berjalan diatas lumpur./Diskominfi-inhil/rls/Am/ADV




Galeri Foto: Bupati Inhil Buka Festival Heritage Manongkah 2017 di Pantai Bidari




Bupati Lantik 209 Pejabat Eselon dilingkungan Pemkab Inhil

“Ini Dia Nama-Nama Pejabatnya”

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Inhil H Muhammad Wardan melantik dan mengambil sumpah 209 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemkab Inhil, Jum’at malam (11/8/17).

Kegiatan pelantikan yang digelar di Gedung Engku Kelana Tembilahan ini dihadiri Sekda H Said Syarifuddin dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Inhil H Fauzar.

Diantara pejabat yang menempati posisi baru yakni :

  1. Drs Darussalam MM menjabat sebagai Asisten Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat
  2. Drs Encik Kamal Syahindra MP, Asisten Administrasi Umum,
  3. Drs H Afrizal MP, Asisten Perekonomian dan Pembangunan,
  4. Drs Aslimudin, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik,
  5. Drs H Tantawi Jauhari MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan,
  6. Drs Rudiansyah MSi, Kepala Dinas Pendidikan,
  7. Dra Hj Djamilah SH, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah,
  8. Drs H Eddiwan Shasby MM, Kepala Dinas Perkebunan,
  9. H Dianto Mampanini SE MT, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian,
  10. Drs H Syaifuddin MP, Kepala Dinas Sosial,
  11. Drs Helmi D MPd, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,
  12. Hj Nurlia SE MM, Kepala Badan Pendapatan Daerah,
  13. Mizwar Ependi SH, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah,
  14. Illyanto, Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang.

Sedangkan 4 Camat yang dilantik adalah;

  1. H Ahmad Khusairi, Camat Tembilahan,
  2. Drs Azwizarmi MH, Camat Kemuning,
  3. H Marpoyanto SI Kom Msi, Camat Batang Tuaka dan
  4. Hady Rahman SSos, MSi, Camat Keritang.

“Pelantikan ini merupakan momentum penting mengawali tugas baru sebagai pejabat di tempat tugas yang baru,” ungkap Bupati Wardan.

Diharapkan, para pejabat yang baru dilantik ini mampu meningkatkan dinamisasi dan kinerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.

“Amanah ini jangan sampai disalahgunakan, apalagi mengecewakan masyarakat,” pesannya./ADV/Am

Save




Bupati Inhil Perintahkan Jajarannya Selesaikan Kegiatan 2017 Tepat Waktu

“Seluruh Kegiatan Lelang Harus Tuntas di Bulan Agustus Ini”

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan, memerintahkan seluruh jajarannya untuk menyelesaikan tugas pokok dan seluruh kegiatan tahun anggaran 2017 tepat waktu.

Hal ini disampaikan Bupati Wardan saat diwawancarai usai pelaksanaan rapat evaluasi rutin progres fisik dan keuangan Pemerintah Kabupaten Inhil di Aula Lantai V (Lima) Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia Nomor 1, Tembilahan, Kamis (10/8/2017) sore.

“Ini adalah komitmen saya bersama jajaran saya di Pemerintahan Kabupaten Inhil, bahwa semua kegiatan lelang harus sudah selesai di bulan Agustus ini. Jadi, terhitung bulan September kegiatan sudah harus dimulai dan di bulan Desember semua kegiatan diharapkan sudah memasuki tahap finishing,” kata Bupati.

Sampai sejauh ini, progres fisik dan keuangan tahun anggaran 2017 Kabupaten Inhil, diungkapkan Bupati Wardan, masing – masing telah mencapai angka 30 persen dan 21 persen. Dirinya meyakini, persentase penyerapan anggaran serta progres fisik dan keuangan tersebut akan meningkat drastis hingga akhir tahun yang pada akhirnya dapat mencapai angka 100 persen.

“Saat ini, kita tengah berhadapan dengan beberapa kegiatan yang menyita waktu juga pikiran, seperti revisi RPJMD, persiapan penyusunan APBD – P 2017 dan penyusunan draft rancangan APBD tahun 2018. Ditambah lagi dengan kegiatan ceremonial lainnya, semisal 17 Agustus dan Festival Kelapa Internasional,” ungkap Bupati Wardan.

Guna memastikan capaian progres fisik dan keuangan tersebut, Bupati Wardan mengatakan, Dia beserta jajarannya di Pemerintahan Kabupaten Inhil akan terus mengadakan rapat evaluasi rutin 3 kali sebulan. Dalam rapat ini, lanjut Bupati, juga akan dibahas kendala yang dihadapi oleh masing – masing Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Inhil.

“Kita akan mencari solusi bersama – sama. Rapar rutin ini sengaja digelar untuk memantau dan mengetahui bagaimana kemajuan fisik dan keuangan kita. Selain itu, ini juga dijadikan sebagai instrumen pengawasan kami atas segala pelaksanaan kegiatan,” pungkas Bupati.

Terakhir, Bupati Wardan menegaskan, seluruh kegiatan yang telah terprogram untuk tahun anggaran 2017 akan terus digesa dan harus selesai tepat waktu di penghujung tahun 2017. “Tanggal 20 ini, kami akan kembali menggelar rapat evaluasi serupa. Mudah – mudahan ada peningkatan progres, baik fisik maupun keuangan,” tandasnya./Diskominfo-inhil/rls/ADV