Wabup Inhil Hadiri Maulid Nabi 1439 H di Pulau Kecil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Raya Al-Ubudiyyah Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Sabtu (2/11/2017).

Saat itu juga tampak dihadiri Sekcam Kecamatan Sungai Batang, Sekcam dan Upika Kecamatan Reteh, Kepala Desa serta Tokoh Alim-ulama dan seluruh lapisan masyarakat Desa Pulau Kecil.

Wabup dalam sambutannya mengatakan,  terdapat banyak sekali sauri tauladan yang ada di diri Rasulullah SAW bisa dijadikan contoh dalam kehidupan baik dari segi kehidupan keluarga maupun sebagai Kepala Daerah.

“Salah satu contoh ketauladanan Beliau (Nabi, red) adalah mampu menyatukan suku Antara kaum muhajirin dan kaum Ashar yang sedang bertikai di Kota Madinah,” kata Rosman.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad merupakan peringatan hari kelahiran beliau yang sudah ditempa sejak awal untuk menjadi seorang Pemimpin sebagai kepala daerah maupun sebagai pemimpin ummat.

Sekedar untuk diketahui, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menghadirkan Penceramah Al-Ustadz Ahmad Syakir Pengasuh Ponpes AL-Fatah Keritang Hulu yang dalam tausiahnya mengajak kepada jamaah yang hadir untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan dan juga selalu bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sangat agung karena merupakan hari kelahiran Nabi yang paling tinggi kedudukannya di antara-antara para Nabi. Beliau mencontohkan seorang Abu lahab saja yang bukan Islam mendapat kerinan siksaan neraka pada hari kelahiran Nabi yaitu hari Senin di karenakan ikut berbahagia pada hari kelahiran Nabi./Mirwan/adv




Pemkab Inhil Komitmen Tuntaskan Infrastruktur Jalan Teluk Pinang

Tembilahan, detikriau.org – Ruas jalan Sungai Piring – Teluk Pinang yang belum mendapatkan perbaikan sepanjang 5 KM di Parit 17, Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), tahun 2017 ini mendapatkan perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagai wujud komitmen penuntasan pembangunan infrastruktur jalan.

Bupati Inhil, HM Wardan mengatakan, penimbunan ruas jalan tersebut ditujukan untuk mempermudah akses menuju Ibu Kota Kecamatan GAS, yakni Kelurahan Teluk Pinang. Meski sebagian besar ruas jalan telah memperoleh pembangunan berupa rigid pavement, namun ada sedikit dari ruas jalan itu yang belum tersentuh perbaikan.

“Alhamdulillah, saat ini kita telah mampu memenuhi kebutuhan infrastruktur jalan masyarakat. Dengan adanya penimbunan ini, akses masyarakat menjadi semakin terbuka. Ini adalah sebuah kemajuan bagi masyarakat yang mendapatkan ‘kue’ pembangunan,” kata Bupati, Jum’at (1/12/2017) pagi.

Bupati berharap, pembangunan jalan, khususnya ruas jalan parit 17, Kelurahan Teluk Pinang yang telah diperbaiki tersebut , seyogyanya dapat dijaga dengan baik oleh masyarakat. Sebab, upaya untuk memperoleh dana pembangunan tersebut bukanlah suatu hal yang mudah.

“Kepada pihak rekanan, juga diharapkan untuk menyelesaikan penimbunan ini dengan tepat waktu dan tetap berfokus pada kualitas bukan hanya sekadar siap, tapi tak berapa lama ruas jalan tersebut kembali mengalami kerusakan. Ini, tentu bukan yang kita inginkan,” imbau Bupati.

Pekerjaan yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan pagu anggaran awal Rp 7.651.000.000 untuk 5 KM, Namun transfer  pekerjaan DAK tahun 2017 hanya terealisasi pada triwulan 1 sebesar 30 persen senilai Rp 26.556.412.000 , dan triwulan 2 tidak di tertransfer oleh Pemerintah Pusat, akibatnya kontrak yang ada diadendum untuk penanganan menjadi 1,5 km,  dan total kontrak sebesar Rp 24.660.552.324 dalam bentuk penimbunan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Inhil, Illyanto mengungkapkan, berdasarkan addendum yang ada, telah berjalan berjalan capaian kurang lebih 75 persen.

“Dari hasil evaluasi sementara tim kelapangan, saat ini sudah terlihat progres yang cukup signifikan, lebih dari 1.1 KM atau sekitar 75 persen ,” ungkap Illyanto.

Dengan begitu, dikatakan Illyanto,  dalam waktu dekat pekerjaan jalan sepanjang 1.5 KM dapat diselesaikan dalam waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak bersama rekanan.

“Kita yakin menjelang akhir tahun 2017 ini pekerjaan pisik 1.5 KM tersebut dapat diselesaikan 100 persen,” tukas Illyanto seraya mengatakan, pihak rekanan yang melaksanakan pekerjaan tersebut ialah PT. Gunung Guntur./diskominfops_inhil/rls/adv




Bupati Inhil Saksikan Aksi Teatrikal Bengkres Production Berjudul ‘Marhum Buantan’

Yogya, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyaksikan aksi teatrikal Bengkel Kreasi (Bengkres) Production berjudul ‘Marhum Buantan’ di Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (29/11/2017) malam.

‘Marhum Buantan’ sendiri merupakan sebuah kisah yang bercerita tentang cikal – bakal terbentuknya Kerajaan Siak Sri Indrapura. Drama kehidupan bangsawan di tanah Melayu yang penuh intrik pun disuguhkan dalam pementasan tunggal.

‘Marhum Buantan’ berfokus pada kronik historika perjalanan ‘Raja Kecil’ yang membangun tapak Kerajaan baru di Buantan yang menjadi asal – muasal Kerajaan Siak Sri Indrapura setelah adanya perseteruan dengan saudara iparnya Raja Sulaiman dan Tengku Tengah putra – putri Abdul Jalil.

Perseteruan baru berakhir setelah adanya penyerahan Regalia Kerajaan Johor serta pembagiam wilayah kekuasaan. Setelah peristiwa penyerahan Regalia, Raja Kecil pun berundur ke Lingga kemudian beranjak ke Bengkalis.

Dengan bekal pengalaman sebagai Sultan Johor dan Bentan selama 5 tahun, pada tahun 1723, Raja Kecil pun membangun tapak kerajaan baru di Buantan yang menjadi cikal bakal berdirinya Kerajaan Siak Sri Indrapura.

Bupati Inhil, HM Wardan mengaku, sangat menikmati sekaligus bangga dengan performa apik dari para pelakon ‘Marhum Buantan’. Dia mengatakan, bahwa bakat dan talenta yang dimiliki pelakon ‘Marhum Buantan’ yang notanene adalah putra dan putri asal Inhil merupakan sebuah aset berharga bagi daerah.

“Tinggal bagaimana mana mencarikan sponsor. Saya merasa bangga dan siap memfasilitasi dan mensupport. Ini aset Inhil, sangat luar biasa, jangan hanya berkiprah di tingkat nasional kalau bisa sampai tingkat Internasional,” kata Bupati seusai menyaksikan drama kolosal ‘Marhum Buantan’.

Bupati meyakini, saat pementasan berlangsung, para penonton pun terbawa oleh alur cerita tentang sejarah di Provinsi Riau itu. Disamping dapat menambah wawasan, cerita yang dipertontonkan juga diyakini mampu menambah pengetahuan seputar cikal bakal Kerajaan Siak Sri Indrapura.

“Saya merasa bahagia, bangga dan bersyukur sekali, karena alhamdulillah pada kesempatan ini dapat bersama-sama mahasiswa Inhil yang menempuh pendidikan di Yogya menyaksikan persembahan penampilan teater anak negeri sanggar bengkel kreasi Inhil dalam suasana yang penuh kebersamaan dan kekeluargaan,” pungkas Bupati.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil, Bupati menyambut baik, mendukung dan sangat mengapresiasi kesenian Inhil dengan dilaksanakannya penampilan teater anak negeri sanggar bengkel kreasi Inhil ini.

“Penampilan teater yang mengambil judul “marhum buatan” ini merupakan langkah yang sangat baik untuk menggali dan meningkatkan potensi generasi muda di bidang seni teater, sekaligus sebagai ajang positif untuk mengembangkan dan memperkenalkan seni teater Inhil kepada masyarakat Yogyakarta,” kata Bupati.

Bupati berharap kegiatan kesenian ini juga dapat menjadi sebuah upaya yang mampu membentengi generasi muda dari perbuatan yang mengarah pada hal – hal yang negatif, yang bisa memberikan pengaruh buruk terhadap diri sendiri maupun orang lain dan lingkungan.

“Kemudian, melalui kesempatan ini, saya mengajak kepada semua pihak, marilah kita terus melestarikan dan mengembangkan kesenian daerah kita terutama kesenian asli Inhil agar tetap bertahan, dan dikenal baik oleh masyarakat generasi milenial saat ini dan generasi yang akan datang,” pungkas Bupati.

Disamping itu, mengingat yogyakarta ini merupakan daerah yang kaya akan seni dan budaya, Bupati mengharapkan, agar kedepan seni teater ini dapat dikolaborasikan dengan kesenian setempat agar lebih menarik dan variatif.

“Sekali lagi terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bengkel kreasi Inhil dan semua pihak yang telah terlibat, berperan dan turut berpartisipasi dalam pertunjukan seni teater ini. semoga kegiatan ini bermanfaat dan dapat kita laksanakan kembali pada kesempatan berikutnya,” tutup Bupati./diskominfops_inhil/rls/adv
 




Hingga Akhir November 2017, Penyelesaian Pekerjaan Oleh OPD Capai Angka 65 Persen

“Jumlah Ini Meningkat Jika dibandingkan Periode Waktu yang Sama pada 2016 yang lalu yang hanya mencapai 61%”

Tembilahan, detikriau.org – Hingga akhir November 2017, progress pekerjaan fisik seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Inhil baru mencapai angka 65%. Ditargetkan, menjelang penutupan tahun 2017, capaian akan melebihi 90%.

“Kita sedang menunggu hasil laporan fisik final dari sejumlah dinas yang memiliki alokasi anggaran terbesar, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Dinas Pendidikan,” kata Sekda kepada wartawan seusai memimpin rapat, Kamis (30/11/2018) siang.

Menurut Sekda, saat 3 (tiga) OPD tersebut menyerahkan laporan pekerjaannya, maka diyakini angka progres pekerjaan fisik yang berpedoman pada postur APBD Kabupaten Inhil tahun anggaran 2018 akan meningkat drastis.

“Sebagian besar pekerjaan fisik di lapangan sudah dikerjakan dan sudah selesai. Tinggal menunggu tim PHO. 2 OPD ini kan punya paket pekerjaan yang banyak, sementara tidak berimbang dengan jumlah tenaga kerja yang ada,” ungkap Sekda.

Sekda mengungkapkan, pencapaian penyelesaian pekerjaan fisik pada tahun anggaran 2017 ini sedikit lebih tinggi bila dibandingkan dengan pencapaian di tahun anggaran 2016 silam. Pada waktu yang sama, kala itu, capaian penyelesaian pekerjaan fisik hanya mampu menyentuh angka 61 persen.

Sekda mengatakan, penyelesaian pekerjaan fisik ditargetkan berada pada akhir bulan Desember ini. Sebelumnya, jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil akan kembali menggelar rapat evaluasi fisik sebagaimana yang telah dilakukan.

“Insya Allah, target di akhir bulan Desember bisa diatas 90 persen. Kalau bisa mencapai 100 persen ya Alhamdulillah, kita akan tetap berusaha mencapai angka sempurna itu,” tutup Sekda./Adv/Am




Sempena HUT Korpri dan PGRI, Bupati Inhil Berikan Penghargaan Kepada 10 ASN Berprestasi

TEMBILAHAN, detikriau.org – Bupati Inhil HM Wardan menyerahkan penghargaan kepada 10 Aparatur Sipil Negara (ASN) Berprestasi, Rabu (29/11/17) kemaren.

Penyerahan penghargaan ini dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil H Said Syarifuddin saat peringatan HUT ke-46 Korpri, HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2017 digelar di Lapangan Jalan Gajah Mada Tembilahan.

Kegiatan ini dihadiri para unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Inhil.

“Sejak pertama kali berdiri, korpri sebagai satu-satunya wadah bagi pegawai Republik Indonesia selalu berupaya terus menerus dalam meneguhkan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa, menjaga netralitas dan hanya berkomitmen tegak lurus terhadap kepentingan bangsa dan negara,” ungkap Sekda membacakan sambutan Presiden Jokowi.

Sejalan dengan berlakunya undang-undang Aparatur Sipil Negara, Korpri siap bertransformasi menjadi bagian integral dari pemerintahan yang berperan menjaga kode etik dan standar profesi, mewujudkan jiwa korps sebagai pemersatu bangsa, memberikan perlindungan hukum, serta mengemban kesejahteraan anggota.

“Ketika kita bicara memenangkan kompetisi global dengan pelayanan publik yang prima, maka sesungguhnya anggota Korpri berada di garis depan perjuangan. Agar indonesia bisa menjadi bangsa pemenang dalam era kompetisi global maka rakyat membutuhkan anggota korpri yang disiplin, anggota Korpri yang bertanggung jawab, anggota Korpri yang berorientasi kerja. Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti egosektoral, mental priyayi, mental penguasa, mental koruptif, yang hanya terpaku pada formalitas belaka,” katanya.

Sedangkan terkait guru, harus diakui bahwa masih banyak persoalan guru yang belum sepenuhnya teratasi. Oleh sebab itu, kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru lebih kompeten, profesional, terlindungi dan pada gilirannnya lebih sejahtera, mulia dan bermartabat.

“Pemberian tunjangan profesi bagi guru yang telah tersertifikasi, serta tunjangan khusus bagi guru yang mengabdi di daerah khusus akan terus menjadi perhatian. Demikian pula guru-guru yang memiliki keahlian ganda untuk memenuhi kebutuhan pendidikan kejuruan akan terus ditingkatkan bersamaan dengan program-program guru garis depan untuk mencapai pemerataan pendidikan yang berkualitas,” sebut Sekda, membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Namun demikian, perlu kita sadari bersama bahwa secara konstitusional mendidik adalah tanggung jawab negara, tetapi secara moral merupakan tanggung jawab kita bersama. Upaya pemerintah pusat tentu memiliki keterbatasan dan oleh karena itu sangat pantas kita berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah ikut membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru.

Adapun 10 ASN yang mendapatkan penghargaan, yakni dr H Afrizal MM (Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Raja Musa Sungai Guntung), Toto (Kasi Trantibum pada Kantor Camat Tembilahan Hulu), Budi Supriyanto SH (Kepala Sub Bagian Hukum dan Hak Asasi Manusia Setda Kabupaten Inhil), Efrizon (Kepala Sub Bidang Pengadaan dan Pemberhentian ASN BKPSDM Kabupaten Indragiri Hilir). Andy Slamet (Pemroses RencanaProgrampada RSUD Puri Husada Tembilahan), Hartini (Fungsional Umum pada Bagian Humas dan Protokol Setda Kabuaten Indragiri Hilir), Nani Mariani (Kepala TK Negeri Pembina Tembilahan Hulu), Non Syafriafdi (Kepala SD Negeri 006 Sungai Ara Kecamatan Kempas), Dahlia (Kepala SMP Negeri Satu Atap Sungai Rukam) dan Najab (Penyuluh Pertanian Madya pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Indragiri Hilir)./diskominfops_inhil/rls/adv




Perayaan Idul Adha 1438 H, Bupati Wardan Saksikan Penyembelihan 9 Ekor Hewan Qurban Setda Inhil

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyaksikan langsung penyembelihan 9 (Sembilan) ekor hewan qurban berupa sapi, sebagai rangkaian prosesi perayaan Idul Adha 1438 Hijriyah (H) oleh Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Inhil, Kompleks Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia, Tembilahan, Sabtu (2/9/2017) pagi.

Sebelum penyembelihan dilangsungkan, Bupati Wardan selaku salah satu peserta kurban, mengikuti kegiatan do’a bersama di sekitar lokasi penyembelihan sebagaimana yang rutin digelar bertepatan dengan prosesi qurban.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Wardan mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia penyelenggara yang telah berupaya untuk menyelenggarakan prosesi mulia ibadah qurban dalam peringatan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah tahun ini.

“Ibadah qurban ini mempunyai makna dan hikmah yang sangat terpuji untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwa’an kepada Allah SWT, dua sisi yang sangat penting, Hablumminallah dan Hablumminannas,” tukas Bupati Wardan.

Kendati demikian, dilihat dari sisi jumlah Aparatur Sipil Negara yang ada dilingkunhan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Bupati Wardan meminta kepada pihak panitia penyelenggara untuk lebih aktif lagi mensosialisasikan pentingnya ibadah qurban. Sebab, Dia menilai, potensi untuk menambah jumlah hewan qurban masih sangat besar.

“Kalau dilihat dari potensi, baik dari jumlah pejabat dan pegawai ASN. Sesungguhnya, kita bisa memotong lebih banyak lagi. Mungkin bisa 20 sampe 30 ekor. Memang tidak mudah, perlu sosilalisasi, kesungguhan dan keuletan dari panitia,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati Wardan menjelaskan, langkah – langkah yang dapat ditempuh oleh pihak panitia dalam konteks menambah jumlah hewan qurban dengan melihat potensi ASN yang ada di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil. Menurutnya, pihak panitia dapat menerapkan pola angsuran bagi para ASN yang berniat untuk melaksanakan ibadah qurban sejak jauh hari.

“Cukup 200 ribu per bulan. Saya yakin bagi seorang pegawai apalagi pejabat nominal tersebut tidaklah begitu memberatkan. Oleh karena itu, harapan saya agar potensi ini kedepan bisa dioptimalkan oleh panitia sehingga masyarakat bisa mendapatkan pembagian daging qurban lebih luas dan lebih merata lagi sampai ke daerah – daerah sekalipun,” terang Bupati panjang lebar.

Usai acara, Bupati Wardan dengan didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikha Wardan dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Inhil melakukan peninjauan ke beberapa lokasi penyembelihan hewan qurban pada sejumlah Mesjid di Kota Tembilahan.

“Semoga semangat ibadah qurban ini dapat menggema dan menggaung meliputi seluruh ‘Negeri Hamparan Kelapa Dunia’ ini. Dengan demikian, kita berharap Negeri yang kita cintai ini mendapat Rahmat dan Keberkahan dari Allah SWT, Amiin,” tutup Bupati Wardan./diskominfo-inhil/rls/adv