Sekda Inhil Hadiri Pisah Sambut Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan

Tembilahan, detikriau.org – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin menghadiri pisah sambut Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan dari yang sebelumnya Dr Irianto kepada Dr Saut Pakpahan, Tembilahan, Selasa (13/2/2018) pagi.

Sebagaimana diketahui, pergantian ini dilakukan oleh keinginan Dr Irianto yang akan melanjutkan studi pada salah satu Perguruan Tinggi di Sumatera Barat. Secara resmi, pengangkatan Dr Saut Pakpahan telah dilakukan pada tanggal 10 Februari 2018 silam.

Sekda Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin dalam pidatonya, menyamapaikan ucapa terima kasih atas pengabdian Direktur RSUD Puri Husada sebelumnya. Dia juga mengharapkan Direktur RSUD Puri Husada yang baru untuk segera menjalankan tugas.

“Segera laksanakan tugas. Rumah sakit ini memerlukan penanganan 24 jam, kita berharap kepada direktur baru langsung melakukan actionnya. Dan kepada direktur lama pak Irianto kami pemerintah kabupaten Inhil mengucapkan terimakasih atas dedikasi yang telah dicurahkan selama ini,” ujar Sekda.

Pernyataan yang hampir sama juga disampaikan Direktur RSUD Puri Husada yang lama, Dr Irianto. Dia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Inh yang telah menyokong kinerja RSUD Puri Husada Tembilahan selama ini.

Dr Irianto juga menyampaikan permohonan maaf atas tugas yang tidak sempat diselesaikan sehingga tugas tersebut harus diselesaikan oleh Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan yang baru.

“Saya sudah cukup lama mengabdi di dunia kesehatan di Kabupaten Inhil ini tentunya banyak kenangan dan perjuangan yang belum terselesaikan, dengan perpindahan jabatan saat ini saya berharap kepada semua tenaga medis di RSUD Puri Husada tembilahan ini, agar bekerja lebih keras lagi untuk memajukan RSUD kita ini. Dan kepada direktur yang baru saya juga berharap dapat meningkatkan akreditasi RSUD kita yang lebih baik,” ujar Irianto.

Sementara itu, berkenaan dengan kinerja RSUD Puri Husada Tembilahan, Direktur yang baru, Dr Saut Pakpahan berkomitmen untuk lebih mengembangkan tingkat pelayanan, mutu serta menciptakan kondisi Rumah Sakit yang sehat dan bersih.

“Dalam mengemban tugas ini, perlu kerja keras dan Saya meminta dukungan seluruh pihak untuk mewujudkan mutu pelayanan yang lebih baik,” imbuh Dr Saut.

Pada acara pisah sambut ini, Sekda Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin juga menyerahkan Sertifikat Akreditasi Pelayanan Rumah Sakit sebagai bukti dan wujud kerja keras RSUD Puri Husada Tembilahan dalam meningkatkan mutu pelayanannya.

Setelah acara pisah sambut, Sekda Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin bersama seluruh Pimpinan OPD dan jajaran RSUD menyerahkan Cinderamata Kepada beberapa orang petugas kesehatan di lingkungan rumah sakit yang memasuki masa pensiun./diskominfops_inhil/adv/*




Bupati Kunjungi Para Pasien RSUD Puri Husada Tembilahan

“Ingatkan untuk selalu memberikan pelayanan terbaik dan memperhatikan segala kebutuhan pasien dalam masa penyembuhan”

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengunjungi para pasien yang dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan, Selasa (13/2/2018) pagi.

Salah satu pasien yang mendapat kunjungan Bupati ialah Indra, pasien penderita patah tangan akibat kecelakaan kenderaan bermotor.

Disamping itu, terdapat sejumlah pasien lainnya di Unit Gawad Darurat RSUD Puri Husada Tembilahan yang dikunjungi Bupati.

Bupati, usai kunjungan menyebutkan, bahwa Dirinya turut prihatin akan musibah yang dialami oleh para pasien dan mengimbau kepada keluarga pasien untuk senantiasa bersabar dan tawakal.

“Anggap ini sebuh cobaan, ujian yang diberikan Allah SWT untuk menguji keimanan mereka,” ujar Bupati.

Bupati juga mendoakan para pasien memperoleh kesembuhan sesegera mungkin agar dapat kembali kepada aktifitas sehari – hari mereka.

“Jangan lupa berdoa untuk kesembuhan saudara. Begitu juga, kepada pihak keluarga agar selalu berdoa demi kesembuhan mereka,” imbau Bupati.

Selenjutnya, Bupati juga meminta kepada pihak RSUD Puri Husada Tembilahan untuk memberikan pelayanan terbaik, memperhatikan segala kebutuhan pasien dalam masa penyembuhan.

“Pelayanan adalah hal yang penting diperhatikan. Sedikit banyak mungkin bisa membantu kesembuhan pasien karena pelayanan primanyang diberikan,” jelas Bupati.

Salah satu pihak keluarga pasien, Indra yang menderita patah tulang akibat kecelakaan kendaraan bermotor mengaku senang dan tidak menyangka atas kehadiran Bupati di tengah duka yang menyelimuti keluarganya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah meluangkan waktu untuk menjenguk keluarga kami,” ucapnya lirih.

Dalam kedatangan Bupati Inhil, HM Wardan ke RSUD Puri Husada Tembilahan ini juga turut didampingi oleh sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil./diskominfops_inhil/adv/*




Pelantikan DPD LMR Inhil, Bupati: ‘Tak Kan Melayu Hilang Di Bumi, Bumi Bertuah Negeri Beradat’

Tembilahan, detikriau.org – “Tak kan melayu Hilang di bumi, Bumi bertuah Negeri beradat”, petuah yang penuh pesan moril ini disampaikan Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan saat menyaksikan pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Melayu Riau (LMR) Kabupaten Inhil, Minggu (11/2/2018) malam.

Petuah dari tokoh melayunyang melegenda, Hang Tuah yang disampaikan Bupati Inhil, HM Wardan itu dimaksudkan agar seluruh jajaran pengurus DPD LMR senantiasa menjaga nilai – nilai kemelayuan, adat dan tradisi melayu, khususnya di ‘Bumi Sri Gemilang’.

“Kehadiran LMR patut disyukuri karena diyakini akan memberikan dampak positif terhadap eksistensi melayu itu sendiri,” ujar Bupati dalam sambutannya pada acara yang berpusat di Gedung Daerah, Engku Kelana, Tembilahan.

Disamping itu, Bupati meyakini, keberadaan LMR Kabupaten Inhil juga akan mampu memberikan motivasi bagi generasi muda melayu dan mengantisipasi potensi konflik horizontal di tengah masyarakat yang heterogen.

“Motivasi bagi generasi muda tersebut merupakan upaya menjaga tradisi melayu yang identik dengan Islam. Begitu pula dengan upaya menjaga keharmonisan antar suku, etnis yang beragam di Kabupaten Inhil,” pungkas Bupati.

Keyakinan Bupati terhadap peran LMR sebagai patron nilai – nilai kemelayuan di kalangan generasi muda melayu dilatarbelakangi oleh proses akulturasi budaya barat di era globalisasi ini yang tanpa disadari telah diterapkan dalam kehidupan sehari – hari.

Terakhir, Bupati berpesan agar keberadaan LMR Kabupaten Inhil dapat memberikan kontribusi terhadap eksplorasi potensi daerah, seperti dari perkebunan dan perikanan. Selain itu, diharapkan pula dapat senantiasa menjalin hubungan baik dengan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Inhil./diskominfops_inhil/adv/*




Galeri Foto: Gerakan 1000 Telur ke XIII di Tanah Merah




Masuki Masa Cuti Pilkada, Bupati Inhil Sampaikan Salam Perpisahan

“masa cuti selama 4 bulan, dari tanggal 15 Februari – tanggal 23 Juni 2018”

Tembilahan, detikriau.org – Memasuki masa cuti Pilkada yang jatuh pada tanggal 15 Februari, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyampaikan salam perpisahan kepada segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, Sabtu (10/2/2018) sore.

Penetapan masa cuti tersebut berlaku setelah diterbitkannya Surat Keputusan Gubernur Riau tentang Masa Cuti bagi Bupati Kabupaten Inhil yang akan mengikuti ajang Pilkada serentak pada bulan Juni mendatang sebagai calon petahana.

Selaku calon petahana, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan akan memasuki masa cuti selama 4 (empat) bulan, dari tanggal 15 Februari sampai dengan tanggal 23 Juni. Bupati dijadwalkan akan kembali bertugas aktif pada tanggal 24 Juni mendatang.

Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan mengungkapkan, rasa terima kasih dan kebanggaannya terhadap seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil atas kerja keras dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan kinerja positif Pemerintah Daerah.

“Terima kasih Saya ucapkan. Setelah tanggal 15 (Februari, red) nanti. Saya akan memasuki masa cuti. Artinya, seluruh aset dan perlengakapan sewaktu Saya menjabat sebagai Bupati Inhil untuk sementara waktu akan dikembalikan,” ujar Bupati yang sejenak menciptakan keharuan para hadirin acara Pengukuhan Desk Pilkada di Gedung Engku Kelana, Tembilahan.

Seisi Gedung Daerah Engku Kelana sempat terhenyak, manakala Bupati mengungkapkan kesan – kesan yang Dia peroleh selama menjabat sebagai Kepala Daerah Kabupaten Inhil.

“Saya juga memohon maaf, bilamana selama Saya menjabat terdapat kesalahan dan kekhilafan atau hal – hal yang tidak berkenan lainnya di hati rekan – rekan ASN,” ucap Bupati singkat membuat rasa haru kian membuncah.

Setelah ini, dikatakan Bupati, Dirinya akan kembali ke aktifitas non – Pemerintahan sembari mempersiapkan diri menghadapi kontestasi Pilkada serentak yang tidak lama lagi akan berlangsung./diskominfops_inhil/adv/*




Sukseskan Pilkada Serentak, Bupati Inhil Kukuhkan Desk Pilkada

Tembilahan, detikriau.org – Sukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung pada bulan Juli mendatang, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengukuhkan Dukungan Elemen Satuan Kinerja (Desk) Pilkada yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin, Tembilahan, Sabtu (10/2/2018) siang.

Desk Pilkada Kabupaten Inhil yang dikukuhkan terdiri dari beberapa bidang yang dipimpin oleh seorang koordinator dan sejumlah anggota.

Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan selaku Aparatur Sipil Negara mengharapkan peran aktif dari Desk Pilkada dalam ajang pilkada serentak, seperti langkah sosialisasi penyelenggaraan Pilkada kepada masyarakat.

Dalam sambutan yang diberikan, Bupati menekankan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Inhil untuk menjaga netralitas pada penyelenggaraan Pilkada sebagai bentuk profesionalisme kerja.

“Sesuai ketentuan Undang – Undang, ASN dilarang melakukan politik praktis, ikut serta dalam kampanye serta membuat keputusan yang menguntungkan atau merugikan salah satu kandidat,” pungkas Bupati.

Bupati menuturkan, peraturan yang diberlakukan itu tentunya harus ditaati. Manakala peraturan tersebut dilanggar, maka akan ada sanksi yang diterima oleh pelanggar.

“Pemantauan atas pelanggaran peraturan oleh ASN tersebut, merupakan salah satu tugas dari Desk Pilkada. Jadi, tolong benar – benar diperhatikan,” tukas Bupati.

Sejak dibentuk pada akhir tahun 2017, dikatakan Bupati, Desk Pilkada telah memulai tugas, khususnya dalam hal pendataan dan penganggaran.

“Koordinasi dengan lembaga penyelenggara Pilkada, KPUD Inhil telah pula dijalin. Saya berharap, keberadaan Desk Pilkada dapat menciptakan suasana Pilkada serentak yang aman, tertib dan kondusif hingga seluruh tahapan Pilkada selesai,” pungkas Bupati.

Ketua Desk Pilkada, H Said Syarifuddin dalam sambutannya mengatakan, terdapat 4 (Empat) tujuan umum pembentukan Desk Pilkada sesuai peraturan yang diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Tujuan tersebut diantaranya, melakukan pemantauan pelaksanaan Pilkada, mengidentifikasi dan mengantisipasi permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan Pilkada, memberikan saran sebagai solusi atas permasalahan Pilkada yang teridentifikasi serta melaporkan informasi terkait pelaksanaan Pilkada yang diperoleh kepada Menteri Dalam Negeri.

“Desk Pilkada merupakan kerja sama atau bentuk dukungan dari beberapa satuan kerja, baik dari instansi Pemerintahan Daerah maupun lembaga vertikal, seperti TNI dan Polri,” jelas Said Syarifuddin.

Said Syarifuddin mengatakan, setidaknya, terdapat 5 poin pokok yang menjadi dasar tugas dari Desk Pilkada, yakni Keamanan, penganggaran, data dan kependudukan, informasi dan dokumentasi serta pengawasan netralitas ASN./diskominfops_inhil/adv/*