Bangun Komunikasi, Pjs Bupati Inhil Sambangi Panwaslu

“Kembali Ingatkan ASN untuk Jaga Netralitas dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018”

Tembilahan, detikriau.org – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rudyanto menyambangi kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di Jalan Trimas, Tembilahan, Sabtu (17/2/2018) pagi.

Selain bersilaturahmi dan memperkenalkan diri, kedatangan Pj Bupati ke Kantor Panwaslu juga bertujuan untuk membangun komunikasi dengan para komisioner Panwaslu.

“Saya kan baru, untuk itu kedatangan Saya ini bertujuan untuk memperkenalkan diri. Disamping itu, juga kita akan mulai membangun komunikasi yang baik dengan lembaga pengawas Pemilu ini,” ungkap Pj Bupati.

Disela kunjungan, Pj Bupati menilai, Panwaslu memiliki peran yang krusial dalam penyelenggaraan Pilkada serentak pada bulan Juni mendatang. Oleh karenanya, sinergitas Pemerintah Kabupaten Inhil dengan Panwaslu harus senantiasa terjaga.

“Perlu adanya sinergitas yang berkesinambungan antara Pemkab Inhil dengan Panwaslu. Terlebih, saat ini tahapan Pilkada telah memasuki masa kampanye bagi para kandidat,” kata Pj Bupati.

Pada kunjungan itu, Pj Bupati menuturkan, bahwa Dirinya juga telah melakukan perbincangan dengan para Komisioner Panwaslu untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi dalam tahapan Pilkada.

“Kita tentunya tidak mau Pesta Demokrasi lima tahunan ini terhambat dengan persoalan – persoalan yang ada karena kita ingin mendapatkan Pemimpin yang benar – bsnar telah melewati seluruh tahapan Pilkada,” tukas Pj Bupati.

*ASN Harus Jaga Netralitas*

Pj Bupati juga berpesan, agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil harus selalu menjaga netralitas dalam penyelenggaraan Pilkada serentak.

“Setelah ini, Saya akan mengumpulkan para Kepala OPD dan eselon lainnya untuk membicarakan masalah netralitas Pilkada. Disitu, kita hadirkan pula Panwaslu untuk menyampaikan hal – hal yang berkenaan dengan netralitas ASN,” pungkas Pj Bupati.

Pertemuan antara ASN dengan Panwaslu, dikatakan Pj Bupati perlu dilakukan, mengingat kewenangan yang diamanahkan undang – undang begitu besar bagi Panwaslu.

“Panwaslu berhak memberikan sanksi tehadap oknum ASN yang terlibat dalam proses politik praktis Pilkada. Bahkan, sanksi tersebut bisa sampai sanksi pidana. Selain oknum ASN yang terlibat, para paslon yang bersangkutan juga bisa digugat,” papar Pj Bupati.

Sebagaimana diketahui, kedatangan Pj Bupati Inhil, Rudiyanto turut didampingi dengan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, beberapa diantaranya ialah, Kepala Kesbangpolinmas, Sekretaris Satpol PP dan Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil./diskominfops_inhil/adv/Am




Pimpin Sementara Pemerintahan di Inhil, Penjabat Bupati Harapkan Dukungan Seluruh Elemen Masyarakat

Tembilahan, detikriau.org – Penjabat Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Rudyanto mengharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat daerah ini agar roda pemerintahan dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berjalan dengan baik.

Pernyataan ini disampaikannya dalam sambutan sebelum pelaksanaan shalat Jum’at (16/2/18) di Masjid Agung Al Huda Tembilahan.

“Sebagai penjabat sementara Bupati Inhil, saya tentunya tidak bisa bekerja sendiri, maka sangat memerlukan dukungan dari tokoh agama dan seluruh lapisan masyarakat daerah ini,” ungkapnya.

Sebagai Pjs yang ditunjuk menjalankan tugas pemerintahan, dikarenakan cutinya Bupati dan Wakil Bupati Inhil yang ikut dalam Pemilihan Bupati dan Wabup Inhil. Maka, ia bertanggung jawab menjamin terlaksananya roda pemerintahan dan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Riau dan Bupati/Wakil Bupati Inhil.

“Roda pemerintahan harus tetap berjalan dengan baik dan helat Pilkada berlangsung sukses dan kondusif,” tegasnya.

Dukungan dari elemen masyarakat Inhil ini tentunya diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mewujudkan suasana Pilkada yang damai dan kondusif.

“Sehingga menghindari terjadinya potensi gesekan selama Pilkada, demi terwujudnya Pilkada damai dan suasana daerah yang kondusif,” imbuhnya./diskominfops_inhil/adv/Am




Kebakaran Asrama Polisi, Pj Bupati Inhil Serahkan Bantuan

Tembilahan, detikriau.org – Penjabat Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rudiyanto menyerahkan bantuan kepada Kapolres Inhil, AKBP Rony Christian Putra, Jum’at (16/2/2018) siang.

Bantuan atas musibah kebakaran asrama polisi di Jalan Jendral Sudirman, yang diserahkan Pj Bupati ini berasal dari Baznas Inhil.

“Alhamdulillah, hari ini Saya bisa menyerahkan bantuan kepada Kapolres Inhil atas kebakaran yang menimpa asrama polisi. Bantuan ini berasal dari Baznas Inhil yang memang dikhususkan bagi korban bencana,” Sampaikan Pj Bupati di lokasi kebakaran.

Melalui bantuan tersebut, Pj Bupati berharap agar pihak Polres Inhil dapat sedikit diringankan dalam hal penanganan pasca bencana yang terjadi.

Lebih lanjut, Pj Bupati juga mengimbau kepada segenap masyarakat Inhil untuk senantiasa waspada terhadap bahaya kebakaran yang kerap terjadi di Kabupaten Inhil.

“Saya mengimbau agar masyarakat selalu waspada, hati – hati dalam menggunakan peralatan yang bisa memicu terjadinya kebakaran. Seperti yang diketahui daerah kita ini memang sedikit rawan kebakaran. Tetap waspada dan jangan lengah,” pesan Pj Bupati.

Kapolres Inhil, AKBP Rony Christian Putra yang menerima langsung bantuan tersebut mengungkapkan apresiasinya terhadap Pemerintah Kabupaten dan Baznas Inhil. Dia menganggap bantuan yang diberikan akan dapat meringankan pihak Polres yang terkena musibah.

“Kedepan, kami akan kembali membangun asrama polisi yang ludes terbakar ini. Asrama ini secepatnya akan dibangun sebagai tempat tinggal anggota Polres Inhil,” ungkap Kapolres./diskminfops_inhil/adv/Am




Sekda : Jajaran Pemkab Inhil Sambut Baik Kehadiran Pj Bupati

Sekda Inhil H Said Syarifuddin

Tembilahan, detikriau.org – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil menyambut baik kehadiran Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Inhil, Rudiyanto, Kamis (15/2/2018)

Pasca pengukuhan yang dilakukan oleh Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman sehari sebelumnya. Pj Bupati Inhil, Rudiyanto yang juga adalah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau secara resmi menjadi Kepala Daerah sekaligus Kepala Pemerintahan menjelang masa cuti Bupati Inhil definitif, HM Wardan berakhir.

“Kami, khususnya Saya selaku Sekda tentunya menyambut baik kehadiran Pj Bupati Inhil, Bapak Rudiyanto. Begitu pula dengan jajaran lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, baik itu Kepala OPD beserta staf juga menyambut baik kehadiran Pj Bupati,” tukas Sekda melalui sambungan seluler.

Menurut Sekda, tugas di hari – hari pertama Pj Bupati yang telah diagendakan adalah melakukan peninjauan – peninjauan terhadap sejumlah kegiatan, khususnya kegiatan – kegiatan kepemerintahan.

“Disamping itu, Senin nanti, Beliau (Pj Bupati, red) juga dijadwalkan akan memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional yang memang rutin dilaksanakan pada tanggal 17 di setiap bulannya,” ujar Sekda seraya mengatakan Pj Bupati Inhil tengah dalam perjalanan dari Pekanbaru menuju Kabupaten Inhil.

Sekda juga menuturkan, pergantian sementara Kepemimpinan daerah Kabupaten Inhil ini, tidak serta – merta membuat pelaksanaan kegiatan yang telah berjalan pada masa Bupati, HM Wardan terhenti. Justru, pelaksanaan kegiatan, baik fisik maupun non – fisik akan diupayakan secepatnya dilaksanakan dan diselesaikan.

“Itu adalah tugas yang tidak boleh terhenti, meski terjadi pergantian kepemimpinan karena pelaksanaaan kegiatan, khususnya yang bersentuhan dengan persoalan pembangunan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kasihan masyarakat kalau sempat terhenti,” ujar Sekda.

Sekda juga berkeyakinan, bahwa Pj Bupati Inhil, Rudiyanto akan mampu mengemban amanah dan tugas yang dmtelah dipercayakan kepadanya sebagai Kepala Daerah.

Berkenaan dengan masa cuti kampanye, Sekda Inhil menyatakan Bupati Definitif Inhil, HM Wardan yang kembali mencalonkan diri pada Pilkada serentak mendatang sudah tidak lagi menggunakan fasilitas negara terhitung sejak tanggal pengukuhan Pj Bupati Inhil, Rudiyanto.

“Beliau (HM Wardan, red) sudah tidak lagi menggunakan fasilitas negara, seperti rumah dinas Bupati, mobil dan lain sebagainya. Itu semua sudah dikembalikan sampai Beliau kembali menjabat untuk menghabiskan masa Jabatannya sebagai Bupati Inhil periode 2013 – 2018,” jelas Sekda.

Untuk diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Riau, kepemimpinan Pj Bupati Inhil akan berlangsung setidaknya selama 4 bulan hingga bulan Juni mendatang. Pengukuhan dilaksanakan, mengingat kekosongan kursi kepemimpinan Bupati Inhil dikarenakan Bupati Inhil Definitif, HM Wardan tengah mengikuti tahapan kampanye Pilkada serentak selaku calon Bupati petahana./diskominfops_inhil/adv/*




Isi Kekosongan Jabatan Bupati Inhil Definitif, Gubri Lantik Rudyanto

Pekanbaru, detikriau.org – Memasuki masa cuti Pilkada serentak, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengakhiri jabatannya sementara waktu. Untuk itu, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman melantik Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Rudyanto, Rabu (14/2/2018).

Pelantikan Penjabat Bupati Inhil ini didasarkan pada Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri yang telah diterbitkan. Sebagai satu rangkaian, Pj Bupati Inhil juga melakukan penandatanganan Pakta Integritas.

Dalam arahannya, Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman menyampaikan, pelantikan sekaligus pengukuhan Pj Bupati Inhil adalah untuk mengisi kekosongan Jabatan yang sementara waktu ditinggalkan oleh Bupati Definitif sehingga roda pemerintahan dapat tetap berjalan.

“Pak Rudyanto itu mengisi kekosongan sementara Bupati Inhil yang ditinggalkan Bupati Definitif mengikuti Pilkada,” katanya Gubri seraya mengatakan bahwa Pj Bupati Inhil, Rudiyanto merupakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Lebib lanjut, kepada Pj Bupati Inhil, Rudyanto, Gubri berpesan agar segera melakukan komunikasi dan koordinasi, baik dengan pejabat Pemerintah Kabupaten Inhil maupun unsur penyelenggara daerah lainnya.

“Ya, Pj Bupati Inhil harus menggelar rapat dengan Sekda dan ASN Pemkab Inhil, serta menjumpai pimpinan DPRD dan tokoh masyarakat yang ada di sana,” pesan Gubri./diskominfops_inhil/adv/*




Sekda Inhil Hadiri Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Bupati Dan Wakil Bupati Inhil Periode 2018 – 2023

foto: net

Tembilahan, detikriau.org – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menghadiri pengundian nomor urut peserta Pemilu Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Inhil periode 2018 – 2023 yang diselenggarakan oleh KPUD Kabupaten Inhil di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Selasa (13/2/2018).

Dari hasil verifikasi, baik administratif maupun faktual didapat 3 nama pasangan calon Bupati dan Wakil Nupati Kabupaten Inhil yang berhak mengikuti ajang Pilkada serentak pada bulan Juni mendatang, yakni Rosman Malomo – Musmulyadi, Ramli Walid – Ali Azhar dan Muhammad Wardan – Syamsuddin Uti.

Berdasarkan hasil rapat pleno penetapan nomor urut oleh KPUD Inhil, ketiga pasangan calon tersebut masing – masing memperoleh nomor urut satu atas nama Rosman Malomo – Musmulyadi, nomor urut dua Ramli Walid – Ali Azhar dan nomor urut tiga Muhammad Wardan – Syamsuddin Uti.

Sekda Kabupaten Inhil, Said Syarifuddin yang ditemui usai pengundian nomor urut mengatakan, Pemerintah Kabupaten Inhil sangat mengapresiasi kinerja KPUD Inhil yang telah menjalankan setiap tahapan Pilkada tepat waktu.

“Pemerintah Kabupaten Inhil juga berkomitmen untuk senantiasa mendukung jalannya setiap tahapan Pilkada hingga hasil akhir dari pesta demokrasi masyarakat Inhil ini diperoleh,” ungkap Sekda.

Sekda juga meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif sehingga setiap tahapan Pilkada dapat berjalan lancar. “Jangan mudah terprovokasi dengan pernyataan dari pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab yang pada akhirnyabakan bermuara pada perpecahan antar sesama. Berkompetosilah secara adil dan beradab,” imbau Sekda.

Sebelumnya, Ketua KPUD Kabupaten Inhil, Suhaidi mengeluarkan pernyataan serupa. Dia sangat berharap, penyelenggaraan kontestasi Pilkada Serentak dapat berlangsung aman dan tertib. “Ciptakan situasi yang kondusif, suasana persaudaraan sehingga lahir rasa aman dalam ajang Pilkada ini,” minta Suhaidi./diskominfop_inhil/adv/*